Jumat, 30 November 2018

Risiko ? Hadapi !

Oleh : @K21-Rohit, @ProyekJK09



Mengambil resiko, mungkin saat mendengar kalimat ini sebagian orang akan menghindarinya.
Kenapa ya? Sebelum kita lanjut membahas tentang mengambil resiko kita harus tahu dulu apa itu resiko. Resiko adalah bahaya, akibat atau konsekuensi yang dapat terjadi akibat sebuah proses yang sedang berlangsung atau kejadian yang akan datang. Dalam bidang asuransi, resiko dapat diartikan sebagai suatu keadaan ketidakpastian, di mana jika terjadi suatu keadaan yang tidak dikehendaki dapat menimbulkan suatu kerugian. Sekarang pasti kalian sudah tahu kenapa banyak orang yang tidak mau mengambil resiko.

Kamis, 29 November 2018

Orang Sukses Pasti Mengambil Resiko


Disusun Oleh : @K18-Fierdian (41618010018)

Abstrak
Masa depan dimiliki oleh para pengambil resiko, bukan pencari keamanan. Semakin Anda mencari keamanan, justru akan semakin sedikiti keamanan yang Anda miliki dan semakin mengejar peluang, semakin banyak keamanan yang akan Anda raih. Dari Brian Tracy. Saya setuju dengan Brian Tracy, bahwa masa depan adalah milik mereka yang berani mengambil resiko. Hanya orang yang berani mengambil resiko akan mencapai hal yang besar. Semakin besar resiko yang diambil, akan semakin besar hasil yang menanti. Resiko kecil, atau yang disebut dengan “keamanan” menjanjikan hasil yang kecil juga. Hukum resiko dan imbalan sudah seperti itu. Inilah pentingnya mengapa kita harus berani mengambil resiko.

Kata Kunci : Pengambil Resiko

Perubahan, mulai lah dari hal-hal kecil!


Oleh:@J10Faishal

Kebanyakan manusia pasti tidak ingin hidupnya monoton atau begitu gitu saja yang diingin kan setiap manusia ialah perubahan ke arah yang lebih baik setiap waktunya. akan tetapi perubahan akan sulit dilakukan jika hanya dipikirkan tanpa dilaksanakan maka diperlukan hal hal kecil untuk memulai perubahan, seperti contohnya jika ingin rajin mulai lah dari hal kecil seperti membereskan kamar yang berantakan, lalu bagaimana selanjutnya apasih perubahan itu? mengapa kita perlu perubahan? mari kita bahas.

Berani Mengambil Resiko dengan Percaya Akan Kemampuan Diri

Oleh : Nia Wulandari (@K09-Nia)

Pembahasan
            Resiko dapat diartikan sebagai suatu ketidakpastian dimasa yang akan datang dan dapat diartikan juga sebagai suatu konsekuensi yang dapat memunculkan dampak yang belum pasti.

Sukses dengan Mengambil Resiko

dibuat oleh : Musela Carentia (@K11-Musela)



Abstrak : pengambilan resiko adalah bagian penting untuk melangkah maju di era modern seperti sekarang ini. Pengalaman kita sendiri dan kondisi riwayat emosional masing-masing individu juga mempengaruhi seberapa besar kita mengambil resiko.

Kreativitas dalam Perubahan Hidup

dibuat oleh : Musela Carentia (@K11-Musela)



Abstrak : kreativitas apa itu? Mungkin sesuatu yang baru, unik, hal yang tidak biasa, atau jauh dari apa yang kita bayangkan sebelumnya. Berpikir kreatif adalah mengubah focus atau menggeser sudut pandang kita.

DIRI TERTANTANG DENGAN MENGAMBIL RESIKO.

(Gambar 1: Mind Mapping)
Oleh: Denny Farazumar Arief Kelana (@J11-Denny) ASA.

“Resiko adalah tolak ukur seseorang. Orang yang berani mengambil resiko adalah mereka yang berusaha untuk menjaga semangat dalam dirinya ketika melalui langkah-langkah dan menikmati hasil usahanya. Artinya, orang berhasil bukan sekadar karena melalui langkah-langkah pencapainnya, tapi juga siap menerima resiko yang ditimbulkannya. Merekalah orang sukses yang sesungguhnya.”

Mengambil Risiko Hidup


Lintang Gurun Cahyo
@J09-Lintang


Pernahkah anda mengambil risiko dalam hidup anda? Atau anda hanya pasrah saja dengan keadaan yang terjadi? Yap! Anda seharusnya pernah mengambil risiko dalam hidup anda, karena sekecil apapun tindakan yang anda lakukan, pasti ada risikonya;. Baik risiko kecil maupun risiko besar. Risiko itulah yang harus dihadapi dan dijalani dalam hidup untuk mencapai kesuksesan.
Dikutip dari laman catatanmini.com, ada lima alasan mengapa kita harus berani mengambil risiko. Kelima alasan ini pasti akan membuat Anda sadar kenapa Anda harus mulai berani mengambil risiko.
1. Risiko membuat Anda terlihat
Kebanyakan orang akan mengambil rute mudah, karena pada umumnya manusia kekurangan kepercayaan diri. Namun, Anda memilih jalur lain. Alih-alih mengikuti program yang sudah Anda, Anda hadir dengan ide Anda sendiri. Karena jarang sekali orang yang mau ambil risiko, begitu Anda melakukannya, Anda akan mendapatkan perhatian. Dan ketika Anda mulai dilihat, Andalah yang akan dipikirkan oleh mereka ketika akan mengembangkan bisnis atau kerjasama.
2. Risiko menciptakan perubahan
Sangat mudah untuk terjebak dalam suatu kebiasaan yang sudah Anda lakukan bertahun-tahun. Hal ini bisa berlaku bagi organisasi besar, perusahaan kecil ataupun individu. Jika Anda ingin ada yang berubah, Anda harus melakukan sesuatu yang berbeda. Tapi melakukan suatu yang berbeda mungkin tidak terasa nyaman, dan penuh risiko. Tapi, jika ingin ada perubahan, Anda harus berani mengambil risiko ini.
3. Risiko membuat Anda merasa hidup
Ada kepuasan ketika Anda bisa melakukan segala sesuatu dengan benar. Tapi hal yang sama juga bisa datang ketika Anda berani mengambil risiko. Adrenalin yang terasa saat Anda memulai hal baru adalah sensasi yang sangat istimewa. Dan hal ini sangat menyenangkan dan membuat Anda merasa hidup.
4. Risiko menciptakan standar yang lebih tinggi
Ketika Anda mulai mengambil risiko dan melihat hasil yang ditawarkan, dalam pikiran Anda sudah mulai terbentuk suatu standar baru. Anda tidak lagi puas dengan kata cukup. Dan Anda sadar bahwa Anda harus mencapai level lebih tinggi untuk bisa mencapai keunggulan. Perilaku semacam ini mendorong Anda atau perusahaan Anda untuk maju dan menetapkan standar baru.
5. Risiko mengajarkan Anda tentang diri Anda
Risiko biasanya adalah ekspresi dari ide Anda. Jadi hal ini bisa mengajarkan banyak sekali tentang diri Anda sendiri. Semakin nyaman Anda dengan menjelajahi kemampuan baru dalam diri Anda, semakin sadar Anda akan bisa menjadi apa yang ada dalam diri Anda.

Kemudian ada beberapa hal supaya anda lebih yakin dan berani dalam mengambil keputusan. Dikutip dari kadir (2012), Agar berani mengambil risiko, paling tidak seseorang mesti memiliki beberapa hal:
Pertama, berbaik sangka kepada Allah
Meyakini adanya takdir buruk yang datang dari Allah adalah bagian dari keimanan. Takdir buruk terjadi atas izin Allah dan ada yang benar-benar menjadi cobaan maupun pelajaran bagi manusia. Namun, ada juga takdir buruk yang justru terjadi karena keteledoran manusia.
Kedua, yakin bahwa kesuksesan punya proses
Hampir tak ada kejadian yang tidak melalui proses. Orang hidup saja melalui proses. Dilahirkan dan begitu seterusnya. Begitu juga orang mati, dia mesti melalui sakaratul maut. Dan begitu seterusnya. Dalam konteks yang lain, hampir tak ada yang mendapatkan kesuksesan tanpa usaha serta tantangan yang bergulat di dalamnya.
Ketiga, percaya bahwa semuanya berisiko
Dengan adanya kesadaran bahwa semuanya berisiko, seseorang akan matang secara psikologis. Di samping itu, dia juga akan berusaha sejak dini untuk mencari solusi dari kemungkinan-kemungkinan yang terjadi ke depan. Dengan adanya risiko, seseorang menjadi antisipatif dalam melakoni kehidupannya.
 Keempat, percaya diri atas hasil usaha
Orang sukses adalah dia yang siap menerima hasil akhir dari usaha maksimalnya. Apapun impiannya, jika perwujudannya dilalui dengan langkah-langkah terbaik dan dilalui dengan sungguh-sungguh, apapun hasilnya, itu adalah keberhasilan. Dia sangat percaya bahwa apa yang sudah dilaluinya adalah satu perjuangan yang tak sia-sia. Dia sangat yakin akan mendapatkan hasil terbaik. Dia percaya bahwa apa yang diperolehnya adalah hasil usaha dan pembuktian dari keringatnya sendiri. Dia bangga dengan hasil apapun yang dia dapatkan dari usahanya.

Kelima, percaya akan peluang
Orang sukses selalu meyakini bahwa satu jalan tempuh yang sudah dicoba dan menghasilkan sesuatu yang belum memuaskan bukanlah hasil akhir yang sesungguhnya. Itu justru pertanda bahwa dia mesti menata kembali langkah-langkah sebelumnya, atau jika tidak, dia mesti mencari jalan atau langkah-langkah baru yang lebih jitu. Sebab dia yakin bahwa peluang itu selalu terbukan bagi siapapun yang menginginkan kesuksesan. Bukankah Allah akan memberi pertolongan kepada mereka yang bersungguh-sungguh?



Daftar Pustaka
CDSNEWS. 2018. 5 Alasan Anda Harus Berani Mengambil Risiko. https://catatanmini.com/5-alasan-anda-harus-berani-mengambil-risiko/ 
Kadir, Syamsudin. 2012. Berani Mengambil Risiko. https://akarsejarah.wordpress.com/2012/07/30/berani-mengambil-risiko/

Menjadi sukses dengan mengambil resiko




OLEH: LU'LU ILMAKNUN
Menjadi sukses dengan berani mengambil resiko
Abstrak
Bagaimana untuk menjadi sukses? Untuk menjadi sukses tentunya harus berani untuk mengambil resiko. Para pemimpin bisnis mengatakan bahwa resiko adalah bagian penting untuk melangkah maju di zaman sekarang. Banyak dari kita takut untuk keluar dari zona aman saat ini, tetapi jika kita berani untuk keluar dari zona aman, kita akan mendapat benefit yang lebih besar dari zona aman kita saat ini. Artikel berikut akan membahas tentang pengambilan resiko dalam kehidupan sehari-hari.
Kata kunci: resiko, sukses

pribadi menarik itu penting

oleh : @J21-Gusti @ProyekJ07


Apa sebenarnya kepribadian MENARIK itu? Tentu jawabannya adalah kepribadian yang menarik. Akan tetapi, apa yang menyebabkan kepribadian seseorang menarik? Mari kita mencari tahu. Kepribadian kita adalah keseluruhan karakteristik dan penampilan kita yang membedakan kita dari orang lain. Pakaian yang kita kenakan, garis wajah kita, nada suara kita, pemikiran-pemikiran kita, karakter yang telah kita kembangkan dengan pemikiran-pemikiran tersebut, semuanya membentuk kepribadian kita. Entah kepribadian kita menarik atau tidak  adalah hal yang lain lagi.

Tiga ciri kepribadian menarik
Menurut My Domaine, memiliki ketiga sifat ini akan membuat Anda mudah memenangkan seseorang secara profesional, percintaan, dan platonis.
Sifat pertama, sikap positif, akan menolong Anda menarik banyak orang yang berkualitas baik. Sejumlah penelitian menemukan bahwa orang yang optimis memiliki umur lebih panjang, bekerja lebih baik, dan lebih menarik secara sosial juga.
Memiliki sifat terbuka dan perhatian terhadap orang lain akan membuat Anda terlihat baik secara sosial, lebih bahagia, dan bersedia mengeksplorasi banyak peluang.Seperti dilansir lama Daily Mail, Psikolog Adrian Furnham, Ph.D. dari Psychology Today bahkan mengatakan kalau orang yang extrovert cenderung lebih berhasil dalam menemukan pasangan.

Sifat ketiga dan terakhir, percaya diri, yang disebut sebagai sifat dari orang yang menarik karena kata para psikolog sifat ini membuat orang lain merasa nyaman di dekat Anda dan juga membuat status sosial Anda cepat melesat.

10 tips berkepribadian menarik

1. Jadi Diri Sendiri
Mungkin sudah banyak dari kalian yang bosan mendengar cara satu ini. Namun cara ini merupakan cara terbaik untuk bisa menjadi seseorang yang menarik. Kita perlu tahu bahwa setiap orang diciptakan dengan keunikan tersendiri, jadi bukan menjadi suatu alasan untuk berakting menjadi orang lain. Dengan menjadi diri sendiri akan membuka peluang adanya orang yang menyukai kepribadian kita.

2. Bersikap Positif

Menjadi orang yang berpikiran positif menjadi salah satu cara yang dianjurkan untuk bisa menjadi seseorang yang menarik. Tidak ada orang yang mau berteman dengan orang yang bisanya selalu melihat sisi buruk dari sesuatu. Selalu jadi orang yang bisa menjadi cahaya dalam suatu kelompok. Orang yang bisa memberikan energi positif dalam lingkungan masyarakat akan selalu dicari oleh orang banyak.

3. Jadi Orang Yang Humoris

Siapapun pasti lebih senang bergaul dengan orang yang memiliki selera humor bagus. Dengan kehadiran orang yang humoris dapat memberikan suasana senang dalam suatu kelompok. Disaat mengalami suatu masalah dalam suatu kelompok, maka kehadiran orang humoris bisa mencairkan suasana yang tegang. Tentunya kita harus memperhatikan bahwa selera humor tiap orang berbeda-beda, jadi harus berhati-hati dalam memilih bahan lelucon agar tidak ada yang tersinggung. 

4. Hormati Orang Lain

Ingin menjadi orang yang menarik tentunya kita juga harus bisa menghargai orang lain. Orang yang bisa menghargai orang lain biasanya akan diberikan kredit lebih. Contoh mudahnya adalah menegur orang yang lebih tua lebih dahulu atau bisa juga memberikan ucapan terima kasih bila mendapat bantuan dari seseorang. Jangan berharap kita akan bisa dihargai orang lain apabila kita tidak menghargai orang lain terlebih dahulu.

5. Selalu Mendukung Orang Lain

Menjadi orang yang dapat mendukung sesama adalah salah satu sikap yang dibutuhkan untuk bisa menjadi pribadi yang menarik. Diri kita sendiripun tentunya membutuhkan seseorang yang bisa memberika dukungan bila kita menghadapu suatu masalah, begitu juga dengan orang lain. Hal tersebut itulah yang seharusnya bisa mengajarkan kita untuk bisa membantu orang lain ketika mereka mengalami kesulitan. Perlu diketahui bahwa tidak ada orang di dunia ini yang bisa mengatasi masalah sendirian.

6. Bertemu Orang Baru

Ingin menjadi orang yang menarik? Cobalah untuk memperluar pergaulan dengan cara bertemu dengan orang-orang baru. Dengan bertemu orang baru bisa membuat kita lebih mengerti bagaimana caranya menjadi orang yang lebih baik. Kita juga bisa belajar dari orang tersebut bagaimana caranya menjadi orang yang menarik. Apa yang dimiliki oleh mereka sehingga mereka bisa memiliki kepribadian menarik seperti sekarang ini.

7. Perbanyak Membaca Dan Kembangkan Minat Baru

Tidak ada guru yang lebih baik daripada pengalaman dan buku. Membaca buku tentang kepribadian juga dapat membantu Anda untuk menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya. Banyak cara yang mungkin Anda belum ketahui namun ada di buku. Selain itu, mengembangkan minat baru juga dapat membantu Anda berkembang. Mempelajari minat baru juga membuka kesempatan bagi Anda untuk memperluas lingkup pergaulan.

8. Jadi Pendengar Yang Baik

Jangan menjaadi orang yang selalu ingin didengarkan saja namun cobalah untuk menjadi pendengar yang baik. Dengarkan dengan seksama apa yang lawan bicara Anda bicarakan dan beri tanggapan atas ucapan yang dilontarkan kepada Anda. Awalnya memang sulit untuk bisa menjadi pendengar yang baik, namun dengan latihan dan kesabaran, Anda pasti bisa menjadi seorang pendengar yang baik.

9. Bahasa Tubuh

Dalam suatu pertemuan atau percakapan, bahasa tubuh adalah hal yang sangat penting yang dapat menentukan kepribadian Anda. Jaga bahasa tubuh Anda jangan sampai Anda melakukan gerakan yang tidak diinginkan yang bisa membuat orang tersinggung. Seperti misalnya jangan melipat tangan ketika Anda sedang berbicara dengan orang, atau juga jangan meletakkan tangan Anda di pinggang.

10. Gaya Berpakaian

Gaya berpakaian yang baik dan sopan juga bisa menentukan apakah Anda orang yang berkepribadian menarik atau tidak. Untuk itu Anda perlu mengerti tentang fashion. Tidak mungkin Anda datang ke suatu acara resmi hanya dengan menggunakan kaos dan celana pendek. Anda harus bisa menentukan pakaian apa yang tepat bila menghadiri suatu acara. Anda ingin orang melihat Anda sebagai orang yang menarik, bukan orang yang memalukan.
Daftar pustaka
Maksum, ali. 2016. Kepribadian menarik. Dalam http://cirill.net/kepribadian-yang-menarik/. Diunduh pada (29 november 2018).
Viva. 2008. Tiga ciri kepribadian menarik menurut para ahli. Dalam https://www.viva.co.id/gaya-hidup/kesehatan-intim/871780-tiga-ciri-kepribadian-menarik-menurut-para-ahli. Diunduh pada (29 november 2018).
Reagan. 2016. 10 tips membuat kepribadian anda lebih menarik. Dalam http://www.tahupedia.com/content/show/792/10-Tips-Membuat-Kepribadian-Anda-Lebih-Menarik. Diunduh pada (29 november 2018).

Sikap Dalam Menghadapi Resiko



Kenapa kita berani mengambil resiko dalam kehidupan ini? Jawabannya adalah ada sesuatu yang ingin kita capai yang harus diperjuangkan dengan berbagai caranya. Apa saja contoh sesuatu yang harus diperjuangkan, misalnya mendapatkan nilai yang baik pada saat sekolah, ingin berpacaran atau menikah dengan seseorang ataupun ingin mendapatkan penghasilan sesuai yang diinginkan. Berbagai cara kita tempuh untuk mencapai tujuan tersebut.
Akan tetapi ada hambatan yang kita hadapi ketika kita berada dalam proses tersebut. Misalnya saja zona nyaman yang tidak bisa kita tinggalkan, keadaan fisik tubuh kita, kondisi alam (cuaca dan sebagainya) ataupun tidak ada orang sekitar kita yang mendukung. Semua yang sebutkan tadi adalah sebuah hambatan yang seringkali muncul ketika kita akan mencapai tujuan kita.

Resiko adalah tolak ukur seseorang. Orang yang berani mengambil risiko adalah mereka yang berusaha untuk menjaga semangat dalam dirinya ketika melalui langkah-langkah dan menikmati hasil usahanya. Artinya, orang berhasil bukan sekadar karena melalui langkah-langkah pencapainnya, tapi juga siap menerima risiko yang ditimbulkannya. Merekalah orang sukses yang sesungguhnya.

Lalu, bagaimanakah kita mengambil sikap dalam menghadapi risiko?

1. Mengetahui penyebab rasa takut dari risiko
Sering kali kita takut menghadapi risiko karena merasa pernah mengalami kegagalan serta dampak negatif yang dialami, jadi pahami permasalahan dan pelajari dampak paling negatif risiko dari keputusan yang di ambil.

2. Menghadapi rasa takut
Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Dengan adanya kegagalan kita tahu kesalahan kita, kelak lebih harus berhati-hati kembali dan pikir betul-betul jalan mana yang akan ditempuh.

3. Pelajari manfaat kegagalan
Ketika orang menghadapi risiko terbesar yaitu kegagalan, seperti pepatah mengatakan "Hidup adalah serangkaian penderitaan, semakin mecoba akan semakin lebih baik kehidupan kita". Kita semakin tahu cara mengatasi masalah dengan kita banyak belajar dari kegagalan yang pernah kita alami.

4. Mengantisipasi masalah
Dari setiap permasalahan yang pernah dialami pastinya kita lebih bisa mengantisipasi setiap keputusan yang dapat menjadi masalah, maka dari itu dalam hal ini akan memperkecil persentasi kegagalan dari pilihan yang kita miliki.

5. Menyiapkan strategi
Hal ini dipersiapkan sebelum ada keputusan yang mutlak. Menyiapkan strategi berguna untuk mempermudah jalannya usaha keras Anda dan mempersiap diri untuk menghadapi segala resiko.

Manfaat Mengambil Resiko:

1. Risiko Menciptakan Perubahan
Sekecil apapu risiko yang diambil, ia tetap membawa efek perubahan dalam kehidupan seseorang. Semakin besar risiko yang diambil, semakin besar pula perubahan yang ia bisa dapatkan.
Memang melakukan sesuatu yang berbeda bukanlah satu hal yang menyenangkan. Membuat pikiran menjadi lebih kreatif untuk berpikir sukses dan gagal dalam mengatasi risiko.
Kondisi tidak nyaman ini, sering kali membawa seseorang untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik. Seperti mencari informasi di internet, membentuk kebiasaan membaca atau membaca lebih banyak buku, datang ke seminar, atau bertanya kepada orang yang dianggap bisa memberi solusi.
Ini semua untuk memuaskan pikiran kreatif mereka agar tidak terjadi sesuatu yang buruk di masa depan.

2. Risiko Membuat Anda Lebih Hidup
Akan ada kepuasan tersendiri jika Anda berhasil mengatasi sebuah risiko. Meskipun di waktu lain Anda akan mendapatkan rasa yang tidak menyenangkan karena melakukan kesalahan atau gagal mengatasi risiko yang ada. Pada akhirnya, kedua-duanya tetap memberi kesempatan dan pembelajaran untuk bertumbuh.
Keberhasilan inilah yang membuat orang sukses “kecanduan” untuk mendapatkan rasa yang sama di masa depan. Bukan hanya sekedar rasa, pencapaian dan penghargaan yang diberikan orang lain juga menjadi motivasi tersendiri.
Bukan hanya sekedar mendapat kehidupan yang memuaskan, secara tidak langsung mereka mengasah otak mereka menjadi lebih kreatif. Seperti mencari solusi untuk mengatasi risiko yang ada, bahkan memaksa pikiran mereka untuk tetap tenang memikirkan jalan keluar.
Jadi, janganlah ragu untuk mengambil lebih banyak risiko. Lihat dan rasakan sendiri kegetaran emosi yang muncul. Anda akan merasa jauh lebih hidup saat mengambil risiko daripada melakukan rutinitas biasa Anda.
Jangan memfokuskan diri pada kelemahan Anda, tubuh dan pikiran Anda akan menyesuaikan diri membantu Anda mengatasi masalah yang ada.

3. Risiko Menciptakan Standar Hidup yang Lebih Tinggi
Untuk berhasil mengatasi risiko yang ada, seseorang akan memaksa dirinya meningkatkan kualitas dirinya. Mulai dari cara berpikir, berbicara, berpakaian, skill, kepribadian, spiritual, sampai hal-hal yang detail seperti makanan.
Kondisi ini membuat mereka secara tidak sadar meningkatkan standar diri. Sesuatu yang dulunya nyaman akan diganti dengan sesuatu yang lebih atau dulunya dirasa cukup sekarang sudah tidak lagi.
Ini semua karena mereka berhasil keluar ke dari zona nyaman dan berhasil masuk ke zona baru yang lebih mendukung kemajuan diri mereka.

4. Risiko Sebagai Jembatan untuk Mengenal Diri Lebih Dalam
Mengambil risiko akan menghantarkan Anda pada pengenalan diri yang lebih dalam. Mulai dari kelebihan dan kekurangan, kebaikan dan keburukan, sampai potensi terpendam yang belum Anda ketahui.
Dan pada akhirnya, Anda akan menemukan solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Ini akan membimbing Anda menemukan diri Anda yang belum pernah Anda jumpai sebelumnya. Ini hanya terjadi selama Anda mau membuka diri untuk mengenal diri Anda sendiri lebih dalam.

5. Risiko Mengajarkan Anda Tentang Proses
Satu pelajaran yang paling berharga dari mengambil risiko adalah, belajar tentang proses. Banyak masyarakat saat ini ingin mendapatkan hasil kerja yang cepat, instan, kalau bisa tidak perlu melewati proses. Langsung dapat dan bisa dinikmati saat itu juga.

Syamsudin kadir,2012,''Berani Mengambil Resiko''
https://akarsejarah.wordpress.com/2012/07/30/berani-mengambil-risiko/
Ronal Biring,2015,''5Mamfaat Mengambil Resiko Lebih Banyak''
http://aquariuslearning.co.id/5-manfaat-mengambil-risiko-lebih-banyak/
Artha Nugraha Jonar,2017,''Kenapa kita Berani Mengambil Resiko''
https://www.arthanugraha.com/berani-mengambil-resiko/

Perubahan adalah sebuah " KEHARUSAN "


ABSTRAK :
Perubahan adalah sebuah keharusan, karena perubahan adalah esensi dari kemajuan. Perubahan sering kali menjadi suatu hal yang mudah diucapkan dalam hal-hal yang bersifat teoritis, namun sulit dalam implementasinya. Perubahan bisa terjadi dalam banyak hal, salah satunya adalah perubahan pada diri sendiri. Dari yang awalnya tidak tahu menjadi tahu, dari yang awalnya tidak bisa menjadi bisa itu merupakan sebuah perubahan yang mengarah ke positif, sedangkan ada juga beberapa perubahan yang mengarah ke negatif. 

Never Try, Never Know!



Dibuat Oleh: Muhammad Rivaldi 
41618010015












Abstrak
Risiko adalah bahayaakibat atau konsekuensi yang dapat terjadi akibat sebuah proses yang sedang berlangsung atau kejadian yang akan datang. Dalam bidang asuransirisiko dapat diartikan sebagai suatu keadaan ketidakpastian, di mana jika terjadi suatu keadaan yang tidak dikehendaki dapat menimbulkan suatu kerugian.