Jumat, 12 Januari 2024

MENGGALI KEPEMIMPINAN : BAGAIMANA MENJADI PEMIMPIN YANG EFEKTIF


 

beberapa konsep utama, seperti visi dan tujuan, kepemimpinan situasional, empati, kepemimpinan transformasional, kepercayaan dan integritas, kepemimpinan partisipatif, keterampilan komunikasi, pemberian dukungan, pengembangan, dan etika kepemimpinan. Poin pentingnya adalah bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang posisi atau jabatan, melainkan keterampilan yang dapat dipelajari dan dikembangkan, memerlukan integritas tinggi, dan melibatkan partisipasi serta dukungan terhadap anggota tim.

KERJASAMA TIM YANG MENGINSPIRASI: RAHASIA TIM BERKINERJA TINGGI


 

Kerjasama Tim merupakan perilaku tiap individu yang berjuang untuk mencapai tujuan bersama tujuan bersama yang ingin dicapai dalam meraih kesuksesan. Anggota tim yang produktif membagi tugas dan tanggung jawab, dan berkomunikasi dengan baik.

MENGUKIR JEJAK PROFESIONAL: KUNCI SUKSES DALAM KARIR YANG BERKELANJUTAN


konsep profesionalisme yang mencakup norma, nilai, sikap, dan perilaku untuk berhasil dalam lingkungan kerja atau bidang tertentu. Profesionalisme melibatkan kompetensi, etika, dan tanggung jawab tinggi. Aspek-aspek seperti kerja tim, pengembangan diri, penampilan fisik, dan kepatuhan hukum juga menjadi bagian dari konsep ini. Kesadaran terhadap kebutuhan pelanggan, ketepatan waktu, dan respek terhadap rekan kerja juga menandai profesionalitas. Meskipun dapat bervariasi sesuai bidang, prinsip dasar profesionalisme universal untuk mencapai kesuksesan karir dan menjaga reputasi yang baik.

RAHASIA KESUKSESAN PROFESIONALISME : KUALITAS YANG MEMBUAT PERBEDAAN DI DUNIA PEKERJAAN


 

Profesionalisme melibatkan keahlian, pengetahuan, keterampilan, dan komitmen dalam menjalankan tugas dengan etika yang tinggi. Para profesional harus memiliki pendidikan atau pelatihan khusus, mematuhi kode etik profesi, dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan dan pihak terkait. Kualitas seperti kepemimpinan, kemampuan komunikasi, kreativitas, serta integritas menjadi elemen kunci dalam membentuk profesionalisme. Selain itu, pengembangan diri, tanggung jawab, kerja tim, patuh pada hukum, dan paham terhadap regulasi bidangnya juga penting. Kesimpulannya, pengertian profesionalisme mencakup beragam aspek, dan penerapannya menjadi kunci kesuksesan dan reputasi yang baik dalam karir atau profesi.

KARAKTERISTIK PARA PROFESIONAL TERBAIK: SIFAT-SIFAT YANG PERLU DIMILIKI UNTUK SUKSES DI DUNIA KERJA


 

Dalam video ini,  telah membahas karakteristik para profesional yang sukses. Integritas, kejujuran, tanggung jawab, kepemimpinan, kemampuan komunikasi, pengembangan diri, kreativitas, kesadaran terhadap pelanggan, manajemen waktu, penghargaan terhadap keanekaragaman, kepatuhan terhadap hukum, kerja tim, adaptabilitas, dan penampilan adalah sifat-sifat yang menonjol. Para profesional sukses mampu menggabungkan elemen-elemen ini untuk menciptakan reputasi yang terjaga dan karir yang berkembang. Kesimpulannya, karakter yang kuat dan beragam adalah kunci bagi para profesional untuk mencapai kesuksesan dan dihormati di berbagai lingkungan kerja.

MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER: KUNCI SUKSES DALAM HIDUP

 


Kepribadian adalah gabungan sifat, nilai, dan perilaku yang membentuk watak seseorang atau kelompok. Saat seseorang berinteraksi dengan orang lain, kepercayaan diri atau pesonanya terlihat jelas, sehingga menunjukkan tingkat harga dirinya.  Pembentukan karakter pribadi dan kelompok, karakter peran pendidikan, serta keteladanan dari guru, siswa, dan masyarakat umum sangat baik dan baik hati. Pendidikan formal, nonformal, dan praktis memberikan pemahaman komprehensif tentang pengembangan karakter.  Berbicara tentang tekanan sosial dan perlunya prinsip moral dalam kehidupan sehari - hari membawa perbedaan besar dalam pengembangan karakter yang baik. Karakteristik penting dalam mengembangkan masyarakat yang sadar terhadap lingkungan sekitar dan mengurangi perilaku negatif dinyatakan dengan jelas. Pembelajaran ini memberikan pemahaman tentang bagaimana karakter berperilaku ketika berusaha membentuk individu dan masyarakat menjadi individu yang sadar sepenuhnya. Materi ini juga dapat menjadi penguat positif bagi pengembangan karakter positif sehari - hari. 

Kamis, 11 Januari 2024

Membangun literasi anti korupsi di kalangan anak anak dan remaja

 


Mengenal arti dari korupsi

Korupsi adalah tindakan penyalahgunaan kekuasaan atau posisi untuk memperoleh keuntungan pribadi, biasanya dalam bentuk uang atau imbalan lainnya. Itu melibatkan praktik-praktik tidak etis seperti suap, nepotisme, atau penggelapan dana.


Mengajarkan kepada anak anak sedari dini tentang sikap moral yang baik

Ajarkan kepada anak-anak sedari dini tentang nilai-nilai moral yang baik dengan memberikan contoh perilaku yang jujur, bertanggung jawab, dan peduli terhadap orang lain. Diskusikan tentang pentingnya kejujuran, kesetiaan, dan empati. Buku cerita, permainan, atau aktivitas kreatif juga bisa menjadi sarana efektif untuk mengajarkan nilai-nilai moral ini secara menyenangkan.


Mulai memberikan tanggung jawab kecil

Memberikan tanggung jawab kecil kepada anak-anak dapat membantu mereka belajar tentang kemandirian dan tanggung jawab. Berikan tugas-tugas sederhana sesuai dengan usia mereka, seperti merapikan mainan, membersihkan meja setelah makan, atau merawat tanaman. Berikan pujian dan dorongan positif saat mereka menyelesaikan tugas dengan baik, agar mereka merasa dihargai dan termotivasi untuk melanjutkan tanggung jawab mereka.


Menerapkan sistem pemberian reward sebagai bentuk respon positif

Menerapkan sistem pemberian reward sebagai respon positif dapat menjadi pendekatan yang efektif. Berikan pujian atau hadiah kecil setiap kali anak menyelesaikan tanggung jawabnya dengan baik. Ini tidak hanya meningkatkan motivasi mereka, tetapi juga memperkuat koneksi antara usaha dan hasil positif. Pastikan bahwa reward sesuai dengan usaha yang diberikan, dan berikan umpan balik positif secara konsisten untuk membangun kebiasaan yang baik.

Selasa, 09 Januari 2024

MENGUKIR JEJAK PROFESIONAL : KUNCI SUKSES DALAM KARIR YANG BERKELANJUTAN


 






PEMBAHASAN

profesionalisme itu juga atau profesionalitas menyangkut etika dalam hal ini profesionalitas menekankan pentingnya berperilaku nah perilaku ini penting Ya pemirsa di manaun berada dengan integritas dan etika yang tinggi dalam semua tindakan dan keputusan nah para profesional selalu menerbitkan melahirkan mengeluarkan tindakan atau keputusan tapi harus dengan etika dan integritas yang tinggi itu adalah ciri-ciri profesionalitas yang beretika, kemudian Bagaimana di sini juga menghindari konflik kepentingan


1. manajemen konflik

Bagaimana konflik diselesaikan dihindari dengan cara yang terpuji cara yang baik kemudian menyangkut etika juga Berbicara jujur dan mematuhi kode etik profesional yang berlaku dalam bidang tertentu jadi setiap profesi ada kode etik profesional baik itu di bidang keinsinyuran kedokteran jurnalistik eh dan sebagainya ada kode etik profesional yang harus di penuhi. kemudian  aspek lainnya dari konsep profesionalitas adalah

2. tanggung jawab 

di sini profesionalitas mencakup tanggung jawab individu terhadap tugas-tugas mereka klien pelanggan atau pihakpihak terkait lainnya Jadi bagaimana bertanggung jawab terhadap  mitra kerja terhadap pelanggan terhadap siapun yang terkait jadi ada unsur tanggung jawab yang melekat ber seseorang harus bertanggungjawab atas hasil kerjanya bisa dipertanggungjawabkan bisa diaudit dan memastikan bahwa pekerjaannya memenuhi standar yang ditetapkan nah ini bagian dari tanggung jawab ya Bagaimana kualitas pekerjaan kuantitas pekerjaan sesuai dengan standar yang ditetapkan kemudian di dalam  Profesionalitas 

3. kerja sama tim 

profesional juga menyangkut kerja sama tim dalam banyak kasus profesionalitas melibatkan kemampuan untuk bekerja dalam tim pemain profesional jadi ada di dalam sepak bola di Liga 1 misalnya E baik di Indonesia atau di Eropa pemain yang profesional pemain bintang berbayar mahal tentu harus bisa bekerja sama di dalam tim kalau tidak ya tidak bisa main sendiri namanya juga tim ya jadi individu harus mampu berkomunikasi dengan baik berkolaborasi dan mendukung rekan kerja dalam mencapai tujuan bersama jadi tidak bisa individualis tidak bisa egois jadi harus bisa e berkomunikasi itu yang pertama membicarakan apa yang akan dikerjakan apa yang dituju bersama kemudian berkolaborasi saling membagi energi bersinergi berbagi kekuatan berbagi Visi dan kemudian mendukung rekan kerja saling mendukung ini penting profesionalitas tidak bisa eh secara mandiri harus ada dukungan tim harus ada penyemangat 

4. pengembangan diri 

profesionalitas juga mencakup komitmen untuk pengembangan diri dan pembelajaran berkelanjutan.
tidak ada istilah berhenti belajar selalu berkelanjutan dari mulai lahir sampai  menjelang di kubur terus belajar ya terus belajar jadi di sini profesionalitas meliputi komitmen untuk mengembangkan diri dan pembelajaran yang terusmenerus pemirsa di di Manap pun berada kemudian individu yang profesional berusaha untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan supaya tetap relevan dalam lingkungan kerja yang berubah ini sekarang zaman cepat berubah disrupsi jadi segalanya cepat berlalu cepat  datang hal-hal baru jadi lingkungan kerja lingkungan masyarakat selalu berubah jadi ini tentu saja setiap individu harus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan agar tetap relevan tetap relevan itu artinya sesuai bisa beradaptasi dengan lingkungan kerja yang terus berubah.

Senin, 08 Januari 2024

MENGGALI KEPEMIMPINAN : BAGAIMANA MENJADI PEMIMPIN YANG EFEKTIF



Rubrik pemberdayaan ini menyoroti kepemimpinan sebagai topik yang sedang hangat, terutama menjelang pemilihan presiden Republik Indonesia pada 2024. Kepemimpinan, pada dasarnya, adalah kemampuan mempengaruhi, memotivasi, dan mengarahkan orang lain menuju tujuan bersama. Ini melibatkan keterampilan dan sifat-sifat yang memungkinkan seseorang memimpin dan mempengaruhi dengan efektif, lebih dari sekadar posisi atau jabatan.


Beberapa konsep utama dalam kepemimpinan mencakup:

1. Visi dan Tujuan

Seorang pemimpin harus memiliki visi yang jelas dan kemampuan untuk mengkomunikasikannya, memberikan arah dan tujuan yang menginspirasi

2. Kepemimpinan Situasional

Pemimpin harus mampu menyesuaikan gaya kepemimpin sesuai dengan situasi dan karakteristik anggota timnya

3. Empati

Pemimpin yang berempati memahami dan peduli terhadap perasaan, kebutuhan, dan kekhawatiran anggota timnya, memfasilitasi komunikasi yang lebih baik

4. Kepemimpinan Transformasional

Mampu menginspirasi orang untuk mencapai potensi terbaik mereka dan memotivasi perubahan positif dalam organisasi

5. Kepercayaan dan Integritas

Kejujuran, ketulusan, dan konsistensi dalam tindakan dan perkataan membangun kepercayaan yang kuat

6. Kepemimpinan Partisipatif

Melibatkan anggota tim dalam pengambilan keputusan, meningkatkan rasa kepemilikan terhadap tujuan bersama

7. Keterampilan Komunikasi

Berkomunikasi dengan jelas dan efektif, termasuk mendengarkan dengan baik, merupakan kunci dalam kepemimpinan yang sukses

8. Kepemimpinan Etika

Bertindak dengan etika dan keadilan, memastikan keputusan dan tindakan menghormati nilai-nilai norma organisasi dan masyarakat


Kepemimpinan bukanlah sifat bawaan, tetapi keterampilan yang dapat dipelajari dan dikembangkan melalui pembelajaran, pengalaman, refleksi, dan kesediaan untuk terus berkembang. Ini menekankan bahwa setiap orang dapat menjadi pemimpin yang efektif dengan dedikasi untuk belajar dan tumbuh.

KERJASAMA TIM YANG MENGINSPIRASI : RAHASIA TIM BERKINERJA TINGGI



Pembahasan tentang kerja sama tim ini adalah bahwa kerja sama tim sangat penting dalam mencapai tujuan bersama. Tim yang efektif membutuhkan tujuan yang jelas, pembagian tugas yang baik, komunikasi yang efektif, kepercayaan sesama anggota tim, kolaborasi, penghargaan, penyelesaian konflik yang konstruktif, fleksibilitas, dan keterbukaan terhadap perubahan. Dengan adanya kerja sama tim yang baik, dapat meningkatkan produktivitas, inovasi, kepuasan kerja, dan menciptakan lingkungan kerja yang positif. Oleh karena itu, penting bagi setiap anggota tim untuk bekerja sama dengan baik demi mencapai kesuksesan bersama.

Point - point Penting tentang Kerja Sama Tim


1. Tujuan Bersama

Kerja sama tim efektif membutuhkan tujuan yang jelas dan dipahami bersama untuk mencapai sukses

2. Pembagian Tugas

Anggota tim harus memahami peran dan kontribusinya, menghindari tumpang tindih, dan memastikan setiap aspek pekerjaan dikelola dengan baik.

3. Komunikasi Efektif

Komunikasi terbuka dan jujur antar anggota tim sangat penting, termasuk kemampuan mendengarkan dengan penuh perhatian

4. Kepercayaan

Kepercayaan sesama anggota tim menjadi dasar untuk mengatasi konflik dan tantangan dengan efektif

5. Kolaborasi dan Sinergi

Anggota tim harus bersedia bekerja sama, berkolaborasi, dan saling membantu untuk mencapai tujuan bersama

6. Penghargaan dan Pengakuan

Mengakui kontribusi anggota tim dengan penghargaan dan pengakuan dapat meningkatkan motivasi dan semangat kerja

7. Penyelesaian Konflik Konflik normal dalam tim harus ditangani dengan manajemen konflik yang baik, dengan pendekatan terbuka dan mencari solusi bersama

8. Belajar dari Pengalaman

Anggota tim harus bersedia belajar dari pengalaman, baik dari individu yang berpengalaman maupun dari situasi yang telah terjadi.

MENGUKIR JEJAK PROFESIONAL : KUNCI SUKSES DALAM KARIR YANG BERKELANJUTAN



Konsep profesionalitas melibatkan seperangkat norma, nilai, sikap, dan perilaku yang diperlukan untuk berhasil dalam lingkungan kerja atau bidang tertentu. Ini mencakup kompetensi tinggi, etika, dan tanggung jawab. Profesionalitas juga menekankan kemampuan bekerja dalam tim, pengembangan diri, dan komitmen terhadap pembelajaran berkelanjutan.


Aspek-aspek termasuk:

1. Kompetisi

Keahlian, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang tinggi untuk menjalankan tugas dengan efektif

2. Etika

Berperilaku dengan integritas dan etika tinggi, menghindari konflik kepentingan, dan mematuhi kode etik profesional

3. Tanggung Jawab

Bertanggung jawab terhadap tugas, klien, dan standar yang ditetapkan

4. Kerja Sama Tim

Kemampuan bekerja dalam tim, berkomunikasi, berkolaborasi, dan mendukung rekan kerja

5. Pengembangan Diri

Komitmen terhadap pengembangan diri dan pembelajaran berkelanjutan

6. Ketepatan Waktu

Menepati tenggat waktu dan komitmen waktu yang dijanjikan

7. Kesadaran Terhadap Kebutuhan Pelanggan Merespons kebutuhan pelanggan atau klien dengan mendengarkan dan memberikan solusi yang memuaskan

8. Respect Terhadap Rekan Kerja

Menghormati rekan sejawat, atasan, dan semua pihak dalam lingkungan kerja


Profesionalitas juga mencakup aspek penampilan, kepatuhan hukum, dan kesadaran terhadap regulasi yang berlaku. Ketepatan waktu, penghargaan terhadap jadwal, dan respek terhadap orang lain juga menjadi bagian penting dari konsep ini. Kesuksesan karir terkait erat dengan menjaga reputasi baik dalam masyarakat profesional

RAHASIA KESUKSESAN PROFESIONALISME : KUALITAS YANG MEMBUAT PERBEDAAN DI DUNIA PEKERJAAN

 


Profesional adalah seseorang yang memiliki keahlian, pengetahuan, keterampilan, dan komitmen untuk menjalankan pekerjaan atau tugas tertentu secara etis dan bertanggung jawab. Profesional seringkali merujuk pada individu yang telah menjalani pendidikan atau pelatihan khusus dalam bidang tertentu dan beroperasi dalam lingkungan yang mengharapkan tingkat kompetensi tinggi.


Elemen-elemen kunci bagi seorang profesional meliputi:

1. Keahlian dan Pengetahuan

Pengetahuan mendalam dan keahlian yang relevan dalam bidangnya

2. Etika dan Integritas

Berperilaku dengan etika tinggi, mematuhi kode etik profesi, dan memiliki integritas yang baik

3. Tanggung Jawab

Bertanggung jawab terhadap pekerjaan, klien, dan pihak terkait lainnya

4. Pengembangan Diri

Komitmen untuk pengembangan diri dan pembelajaran berkelanjutan

5. Kepemimpinan

Kemampuan memimpin tim, mengambil inisiatif, dan membimbing rekan kerja

6. Kemampuan Komunikasi

Kemampuan berkomunikasi secara efektif, baik lisan maupun tulisan

7. Kreativitas

Kemampuan berpikir kreatif dan menemukan solusi inovatif

8. Kepatuhan Hukum

Mematuhi hukum dan regulasi yang berlaku dalam bidang kerjanya


Profesionalisme mencerminkan kualitas dan perilaku individu dalam konteks pekerjaan atau profesi mereka. Penerapan prinsip profesionalisme menjadi kunci untuk mencapai kesuksesan dan membangun reputasi yang baik dalam karir atau bidang-bidang tertentu.

KARAKTERISTIK PARA PROFESIONAL TERBAIK: SIFAT-SIFAT YANG PERLU DI MILIKI UNTUK SUKSES DI DUNIA KERJA

 


Dalam eksplorasi karakter para profesional, kita menemukan bahwa integritas, jujur, bertanggung jawab, kepemimpinan, kemampuan komunikasi, pengembangan diri, kreativitas, dan kepatuhan terhadap hukum adalah aspek-aspek kunci. Profesional yang sukses juga memiliki kemampuan manajemen waktu, penghargaan terhadap keanekaragaman, keahlian dalam bekerja tim, ketahanan terhadap perubahan, dan kesadaran terhadap kebutuhan pelanggan. Di samping itu, adaptasi terhadap perkembangan teknologi, sikap terbuka terhadap perubahan, dan penekanan pada penampilan fisik juga menjadi elemen penting. Keseluruhan karakter ini membentuk fondasi profesionalisme yang memberikan dampak positif pada reputasi dan peluang karir. Oleh karena itu, mengadopsi dan menerapkan karakteristik ini dalam kehidupan sehari-hari dapat membantu menciptakan profesional yang dihormati dan dapat diandalkan di berbagai lingkungan kerja. Semoga wawasan ini bermanfaat untuk pengembangan pribadi dan karir Anda. 
Karakter Profesional Sukses:

1. Integritas
Profesional yang baik dikenal dengan integritas tinggi, memegang prinsip moral dan etika, serta tidak tergoda untuk terlibat dalam praktik-praktik tidak etis.

2. Jujur dan Bertanggung Jawab
Mampu berbicara jujur, tidak menyembunyikan informasi, mengakui kesalahan, dan bertanggung jawab terhadap tugas, klien, dan komitmen.

3. Kepemimpinan
Profesional sukses mengembangkan kemampuan kepemimpinan yang kuat, dapat memotivasi rekan kerja, mengambil inisiatif, dan mengelola tanggung jawab yang besar.

4. Kemampuan Komunikasi
Memiliki kemampuan komunikasi yang baik, bisa menyampaikan ide dengan jelas, mendengar dengan baik, dan berkomunikasi efektif dengan berbagai pihak.

5. Pengembangan Diri
Selalu berusaha meningkatkan diri, mengikuti perkembangan terbaru dalam bidangnya, dan terus belajar untuk berkembang secara pribadi dan profesional.

6. Kreativitas dan Inovasi
Berpikir kreatif, menemukan solusi inovatif untuk masalah, dan memiliki ide-ide yang dapat memberikan manfaat lebih banyak.

7. Manajemen Waktu
Kemampuan untuk mengelola waktu secara efisien, memprioritaskan tugas, dan menghormati tenggat waktu.

8. Penghargaan Terhadap Keanekaragaman
Bersikap toleran, menghargai keanekaragaman budaya, dan dapat berinteraksi dengan sensitivitas terhadap berbagai latar belakang.

MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER: KUNCI SUKSES DALAM HIDUP

 


Karakter terbukti sebagai fondasi utama dalam membentuk kepribadian individu dan warga negara yang bertanggung jawab. Pengaruh moral, etika, dan integritas dalam interaksi sehari-hari sangat signifikan. Kondisi kebatinan dan paradigma individu memainkan peran kunci dalam membentuk perilaku dan pengambilan keputusan. Pendidikan karakter, dengan fokus pada pengajaran nilai-nilai dasar sejak dini, diakui sebagai langkah efektif dalam memperkuat karakter positif.

Peran guru, orang tua, tokoh masyarakat, dan pemimpin sangat penting sebagai model yang baik. Diskusi moral dan pengalaman praktis membantu menginternalisasikan nilai-nilai moral dalam tindakan nyata. Keterampilan sosial seperti empati dan komunikasi efektif membantu individu berinteraksi secara positif dalam masyarakat. Pendidikan karakter dapat diterapkan di berbagai konteks, memberikan peluang bagi individu untuk tumbuh dan berkembang.

Dengan pendidikan karakter yang efektif, diharapkan setiap individu dapat berkontribusi pada masyarakat yang beradab, mengurangi perilaku negatif, dan membangun kesejahteraan bersama. Semoga pembahasan ini memberikan wawasan dan manfaat. 

1. Karakter adalah bagian integral dari kehidupan sehari-hari, mencakup sifat, nilai, dan perilaku yang membentuk kepribadian individu atau kelompok.

2. Pendidikan karakter adalah proses sistematis untuk membentuk dan memperkuat karakter individu atau kelompok, dengan tujuan mengembangkan nilai positif, etika, dan perilaku bertanggung jawab.

3. Kualitas kepemimpinan nasional memiliki dampak besar pada karakter bangsa, dengan pentingnya contoh etika, kejujuran, dan tanggung jawab.

4. Diskusi mengenai situasi moral membantu individu memahami dan merenungkan nilai-nilai mereka, sementara pengalaman praktis menginternalisasikan karakter yang baik.

5. Keterampilan sosial, seperti empati dan komunikasi efektif, penting untuk interaksi sosial yang baik dalam masyarakat.

6. Pendidikan karakter berkontribusi pada pembangunan masyarakat yang beradab, mengurangi perilaku negatif, dan mempromosikan nilai-nilai positif.

RAHASIA KESUKSESAN PROFESIONALISME : KUALITAS YANG MEMBUAT PERBEDAAN DI DUNIA KERJA

 








PEMBAHASAN


profesional merupakan seseorang yang memiliki keahlian pertama keahlian kedua pengetahuan berikutnya keterampilan dan komitmen

 apa yang dimiliki profesional ternyata ada empat

1. Keahlian

2. pengetahuan

3. keterampilan dan

4. komitmen 

untuk apa saja untuk menjalankan pekerjaan dan tugas tertentu dalam cara yang komitmen etis dan bertanggung jawab menarik sekali.

Kemudian istilah profesional sering digunakan untuk merujuk pada individu yang telah Mengikuti pendidikan atau pelatihan khusus di bidang tertentu. dan biasanya beroperasi dalam lingkungan kerja atau industri yang mengharapkan tingkat kompetensi yang tinggi ya jadi berkaitan juga dengan kompetensi dan juga adanya pendidikan pelatihan jadi untuk mencapai taraf profesional tertentu secara formal ada Pendidikan dan Pelatihan yang harus diikuti pada bidang-bidang tertentu ini adalah kunci bagi seseorang untuk menjadi seorang profesional.

Sifat-sifat yang perlu dimiliki untuk sukses di dunia kerja

 











PEMBAHASAN 


Berdasarkan pengamatan  interview atau hasil diskusi dengan profesional yang sukses yang dihormati kemudian

beberapa karakter yang sering dikaitkan dengan profesional yang sukses dan dihormati tersebut adalah 

1. integritas

profesional yang baik tentu dikenal dengan integritas yang tinggi jadi  untuk apa namanya tahap awalnya adalah bagaimana memiliki integritas Jadi mereka berpegang pada prinsip moral dan etika mereka tidak tergoda untuk terlibat dalam praktik-praktik yang tidak etisah jadi bagaimana para profesional di bidang penyelenggara hukum penegakan hukum di negara ini harus punya integritas jadi di sini tidak tergoda untuk melibatkan dalam praktik-praktik yang tidak etis untuk terlibat dalam praktik-praktik tidak etis Kenapa masih terjadi penyimpangan ya karena integritas yang kurang berarti belum profesional juga di bidang-bidang lainnya ya pemsa di man berada kemudian

2. kejujuran

karakteristik inti dari seorang profesional nah bagaimana bisa menjalankan tugas dan kewenangan dengan baik kalau tidak jujur jadi harus berbicara jujur tidak menyembunyikan informasi 

3. mengakui kesalahan 

ketika terjadi tiga aspek penting dalam dunka kerja bagaimana dia Berani mengakui kesalahan dan bagaimana tentu saja harus bertanggung jawab nah menyangkut tanggung jawab bahwa profesional bertanggung jawab terhadap pekerjaan mereka klien pelanggan atau atasan atau siapun yang terkait dengan pekerjaannya atau kegiatannya harus berani bertanggung jawab dan harus berani memastikan bahwa mereka memenuhi komitmen dan menyelesaikan tugas dengan baik komitmennya seperti apa Apakah tugasnya diselesaikan dengan baik.

Minggu, 07 Januari 2024

MENGGALI KEPEMIMPINAN : BAGAIMANA MENJADI PEMIMPIN YANG EFEKTIF

 

Disusun Oleh : Lintang Sayyidina P. N

(@B41-LINTANG)


Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi, memotivasi, dan mengarahkan orang lain dalam mencapai tujuan bersama. Kepemimpinan tidak hanya tentang posisi atau jabatan, tetapi juga tentang kualitas kepemimpinan dan cara memimpin. Terdapat beberapa konsep utama dalam kepemimpinan, seperti:

  • Memiliki visi dan tujuan yang jelas.
  • Menyesuaikan gaya kepemimpinan dengan situasi dan karakteristik anggota tim.
  • Memiliki empati terhadap anggota tim.
  • Mampu menginspirasi dan memotivasi orang lain untuk mencapai potensi terbaiknya.
  • Memiliki integritas dan kepercayaan yang tinggi.
  • Melibatkan anggota tim dalam pengambilan keputusan.
  • Memiliki keterampilan komunikasi yang baik.
  • Memberikan dukungan dan pengembangan kepada anggota tim.
  • Memimpin dengan etika dan keadilan.

Kepemimpinan bukanlah sifat bawaan, tetapi keterampilan yang dapat dipelajari dan dikembangkan melalui pembelajaran, pengalaman, refleksi, dan kesediaan untuk terus berkembang.

Membagun kepercayaan diri melalui pendidikan karakter


 PEMBAHASAN 

tujuan pendidikan karakter bahwa pendidikan karakter adalah profesi yang sistematis rencana yang bertujuan membentuk dan memperkuat karakter individu atau kelompok Nah jadi ada kesengajaan ada proses ada rekayasa melalui pendidikan ada proses ya sistematis prosesnya dan direncanakan sebaik mungkin tujuannya 

membentuk dan memperkuat karakter individu atau kelompok jadi di sini tujuan utama pendidikan karakter adalah membantu individu Bagaimana mengembangkan nilai positif etika yang baik dan perilaku yang bertanggung jawab jadi Itulah kenapa ada pendidikan karakter yaitu tujuannya untuk membantu mendorong memberikan semangat ya bahwa individu itu bisa berkembang nilai-nilai positif dia ada potensi untuk berbuat baik kemudian dikembangkan ada etika yang baik ditumbuhkan ada perilaku yang bertanggung jawab dibiasakan
Jadi melalui Bagaimana ada pembelajaran pengajaran dan pengalaman yang dirancang untuk merangsang pemahaman penerimaan dan penerapan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari Nah jadi ada kebiasaan untuk menerapkan berbagai karakter yang baik.

pendidikan karakter antara lain meliputi unsur-unsur pembelajaran nilai moral ini bagaimana melibatkan pengajaran nilai dasar seperti kejujuran integritas kebaikan rasa hormat tanggung jawab keadilan dan empati  jadi bagaimana  nilai-nilai dasar ya Ada nilai-nilai dasar seperti kejujuran integritas kebaikan rasa hormat tanggung jawab keadilan dan empati ini harus diajarkan sedini mungkin supaya melekat melekatnya kuat. Tentu penanamannya akan lebih efektif Ketika seseorang ketika masih balita atau mungkin Pendidikan Anak Usia Dini Nah inilah saatnya bagaimana pengajaran nilai-nilai dasar diterapkan jadi idealnya adalah guru PAUD yang punya gaji paling tinggi karena paling sulit pada awal tahap pembentukan karakter seseorang ini di PAUD kemudian di TK SD dan sebagainya basicnya ada pada Pendidikan Anak Usia Dini TK dan sebagainya. 

model perilaku positif jadi guru orang tua tokoh masyarakat memainkan peran penting dalam menjadi contoh dan model perilaku yang baik bagi individu muda nah ini Jadi bukan hanya guru orang tua tokoh masyarakat pemimpin.