Tampilkan postingan dengan label @ProyekJK07. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @ProyekJK07. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 November 2019

berkepribadian menarik


disusun oleh: @p15 -rusdi


Abstrak
Kepribadian merupakan kecenderungan psikologis seseorang untuk melakukan tingkah laku social tertentu, baik berupa perasaan, berpikir, bersikap, dan berkehendak maupun perbuatan. Dari sisi Pisikologi, Gordon Allport mengatakan bahwa kepribadian untuk suatu organisasi (berbagai aspek psikis & fisik) yang juga merupakan struktur dan sekaligus proses. Jadi, kepribadian ialah suatu yang bisa berubah. Secara khusus Allport mengatakan, kepribadian secara teratur tumbuh dan juga mengalami perubahan.

Pendahuluan
Kepribadian yang menarik terdiri dari macam-macam faktor. Mulai dari penampilan, gaya berbicara, sikap, wawasan dan pola pikir Anda. Dan perlu Anda ingat, meskipun penampilan dan uang juga berpengaruh namun seseorang yang memiliki penampilan menawan, cantik, ganteng ataupun kaya raya belum tentu memiliki kepribadian yang menarik.
Pembahasan
Dalam bersosialisasi dengan orang-orang dilingkungan sekitarmu ada beberapa cara yang akan membuatmu terlihat berbeda dan menarik dari yang lainnya, berikut beberapa caranya:

1.      Kenali dan Tata Ego Pribadi
Anda tidak akan bisa menjadi pribadi yang menarik jika belum mengenal secara utuh diri Anda sendiri. Untuk itu, Anda harus bisa mengenali ego yang muncul ketika berbicara dengan orang lain. Jika sudah mampu menata diri sendiri, Anda sudah punya pondasi kuat untuk menjadi sosok yang disukai banyak orang.

2.      Selalu Bersikap Ramah
Di balik senyum yang ikhlas akan ada kebahagiaan yang dirasakan orang lain. Senyum yang ramah saat menyapa orang lain menjadi cara termudah untuk menjadi pribadi yang baik. Seseorang akan lebih senang bertemu dengan orang lain yang selalu menebar senyuman. Tentu bukan senyuman untuk tebar pesona sebagai sebuah pencitraan.

3.      Rendah Hati
Tidak ada orang yang senang bertemu dengan orang yang sombong alias tinggi hati. Orang sombong cenderung akan dijauhi oleh lingkungannya. Karena itu, jangan pernah terpikir untuk merasa lebih baik dari orang lain. Pahami filosofi padi, semakin dia punya kelebihan atau berisi seperti padi, maka semakin rendah hatilah orang tersebut.

4.      Selalu Berempati
Bisa merasakan apa yang dirasakan orang lain, itulah pengertian singkat empati. Selalu mengetahui kondisi hati dan perasaan orang lain atas peristiwa yang mereka alami. Ketika orang lain menilai Anda punya empati terhadap dirinya, rasa hormat akan segera muncul. Mereka akan menjadikan Anda sosok yang patut dijadikan teman bahkan menjadi sahabat dekat.

5.      Senang Membantu Sesama
Senang menolong merupakan cara untuk menjadi pribadi yang menarik. Apalagi jika sering berinisiatif memberikan pertolongan sebelum diminta. Inisiatif yang dilakukan akan membuat kepribadian orang tersebut semakin menarik.
6.      Jadi Pendengar yang Baik
7.      Bersikap Sopan
8.      Jadilah Sosok Humoris
Teman yang bisa bikin Anda ketawa dan bahagia adalah sosok yang selalu dicari setiap orang. Teman seperti ini akan selalu dibutuhkan untuk mengubah suasana muram menjadi riang gembira.
9.      Bisa Dipercaya
10.  Selalu Menghargai Orang Lain

Kesimpulan
Menjadi pribadi yang menarik adalah menjadi pribadi yang selalu berbuat baik dalam segala situasi karna setiap kebaikan selalu dibalas dengan kebaikan, tetaplah berbuat baik walaupun orang lain menganggap itu jahat.

Daftar pustaka
Hatta, Raden Trimutia. 2019. Jangan Takut, Ini 5 Manfaat Baik dari Kepribadian Pemalu di https://www.liputan6.com
Dwi, Agus. 2019. 10 Cara Menjadi Pribadi yang Menarik dan Disukai Banyak Orang di https://www.tipspengembangandiri.com
https://sepositif.com/cara-menjadi-pribadi-yang-menarik/


KEPRIBADIAN YANG MENARIK


 Oleh : Dicky Abdillah Maulana
@P03-DICKY

 

 ABSTRAK
Setiap manusia, termasuk diri kita dikaruniai pribadi yang sangat unik, yang memiliki kelebihan dan kekurangan. Selain itu kita juga dikaruniai kemampuan untuk membangun pribadi sehingga kita dapai mengembangkan diri. Yang perlu kita kembangkan tentu saja adalah pribadi yang menyenangkan baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Salah satu faktor utama dalam pembentukan kepribadian yang menarik adalah HIDUP YANG MENARIK. Agar Anda dapat memiliki kepribadian yang menarik, pertama-tama Anda harus memiliki dan menjalani kehidupan yang menarik. Yang penuh dengan petualangan, pergaulan luas, pengalaman-pengalaman baru yang unik dan menyenangkan. Anda harus menyukai dan menikmati hidup Anda terlebih dahulu sebelum membuat orang lain tertarik ingin tahu tentang Anda dan kehidupanmu.

PENDAHULUAN
Pribadi yang menarik sangat kita butuhkan untuk membangun langkah-langkah keberhasilan dalam hidup, baik itu keberhasilan dalam pekerjaan, bisnis, karier, maupun kekuarga. Sebaliknya, pribadi yang membosankan yang ”tidak dapat dikenal” orang lain, akan menghadapi kesulitan dalam mengembangkan diri. Termasuk hambatan dalam mengembangkan kesuksesan dalam setiap bidang kehidupan. Oleh karena itu, tidak ada pilihan lain, selain membangun pribadi yang menyenangkan; menyenangkan bagi diri sendiri, juga bagi orang lain, terutama orang-orang terdekat, rekan kerja, atasan, klien dan orang-orang yang membutuhkan pertolongan kita

PEMBAHASAN

PENGERTIAN
Menurut gordon Alport (1951) kepribadian atau personality didifinisikan sebagai suatu kesatuan organisasi dinamis dalam diri individu sebagai sistem psikofisis yang menentukan caranya yang khas dalam penyesuaian diri dengan atau terhadap lingkungannya. Berbicara kepribadian kita harus membicarakan temperament, sifat, karakter, kebiasaan. Temperament adalah gejala karakteristik dari setiap emosi individu, termasuk juga mudah atau tidaknya terkena rangsangan emosi, kekuatan serta kecepatannya beraksi, kualitas kekuatan suasana hatinya dan gejala ini tergantung kepada faktor konstitusional dan terutama berasal dari keturunan. Sifat/trait adalah sistem neuropsikis yang digeneralisasikan dan diarahkan dengan kemampuan untuk menghadapi bermacam-macam perangsang secara sama, serta melalui membimbing tingkah laku adaptif dan ekspresif secara sama. Watak atau karakter lebih bersifat stabil, herediter atau bawaan dan bersifat normatif. Kebiasaan adalah sama dengan trait hanya perbedaan situasi yang dicocoki atau direspon yang terjelma dari kondisi itu
Tipologi Kepribadian

Tipe Kepribadian
Kontruksi ideal si pengamat dan seseorang dapat disesuaikan dengan type itu tetapi dengan konsekuensi diabaikan sifat-sifat khas individualnya. Perkembangan kepribadian dimulai masa remaja dengan ciri-ciri aktualisasinya dengan kematangan individu itu sendiri dan motivasi memang sudah dibawa pada masa kanak-kanak semata-mata kepribadian itu belum dimiliki. Anak dilengkapi dengan dorongan nafsu-nafsu dan reflek-reflek. Dari lahir anak sudah memiliki potensi dan sifat. Pada tahun pertama akhir, anak telah menunjukkan sifat yang khas itu.

Pembentukan Kepribadian
Membentuk kepribadian menurut Sigmmund Freud dimulai dai Id, Ego, Super Ego, karena Id adalah sumber dari motif yang paling dalam, sedangkan motivasi merupakan motor berprilaku seseorang yang akan mencerminkan kepribadiannya. Menurut Murray Ego adalah kenamaan kebudayaan dan nilai kesatuan yang mengatur tingkah lalu/aktifitas dan akan menunjukkan kepribadian seseorang. Murray penganut pembentukan kepribadian itu berdasarkan analisa motif yang tentunya tidak bisa terlepas dari alam kebutuhan seseorang

Perkembangan kepribadian
Anak 2-3 tahun belum begitu tertari pada nilai-nilai. Anak lahir memiliki dorongan- dorongan naluri dan reflek-reflek dan belum punya kepribadian. Usia 2,5 tahun belum mempunyai kepribadian, tetapi sudah terlihat perbedaan kualitas kepribadian meliputi; deferensiasi, integrasi, kematangan, imitasi, belajar dan pengembangan diri. Anak usia 5 tahun keatas mulai mempunyai kualitas kepribadian. Anak mulai mengenal nilai, berdasarkan faktor pertambahan usianya, berarti bertambah pula kematangannya, otomatis kepribadian semakin berkembang.

Faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap Kepribadian
Faktor sikap, bakat, kecakapan, minat dan perasaan (instrinsik faktor) sangat berpengaruh terhadap perkembangan kepribadian seseorang. Juga kebutuhan dan motivasi serta tujuan seseorang berperilaku sangat menentukan kepribadian seseorang. Demikian pula dengan persepsi seseorang. Faktor ekstrinsik atau faktor yang datangnya dari luar seperti; sosialisasi seseorang (hubungan inter atau antar personal). Faktor budaya, nilai, ideologi, politik, dan Hankam akan pula berpengaruh terhadap kepribadian. Karena kepribadian seseorang itu berkembang dan dinamis maka dapat berubah atas pengaruh faktor belajar, pengalaman, instrospeksi dan tingkat energi dalam tubuh ( faktor Biologis).

Aplikasi teori perkembangan kepribadian bagi perawat dan keperawatan
1. Perawat dapat mengembangkan kepribadiannya sesuai profil pribadi perawat tanpa harus melalui pendidikan formal.
2.  Perawat dalam melaksanakan tugasnya dalam Asuhan Keperawatan sesuai dengan teori kepribadian, pembentukan kepribadian, perkembangan kepribadian, tipe dan jenis kepribadian.
      Menurut Hartman (2004), setiap orang memiliki kepribadian dasar. Kepribadian seseorang telah terbentuk sejak nafas pertama ditiupkan di dalam kandungan. Kepribadian seseorang memang dapat berkembang tetapi tidak akan keluar dari sifat-sifat inti atau dasarnya. Kepribadian adalah inti pikiran dan perasaan di dalam diri seseorang yang memberitahu bagaimana ia membawa diri. Kepribadian merupakan daftar respon berdasarkan nilai-nilai dan kepercayaan yang dipegang kuat. Kepribadian akan mengarahkan reaksi emosional seseorang disamping rasional terhadap setiap pengalaman hidup. Dengan kata lain, kepribadian adalah proses aktif didalam setiap hati dan pikiran seseorang yang menentukan bagaimana ia merasa, berpikir dan berperilaku.
       Taylor Hartman (2004) membagi tipe kepribadian menurut empat aspek dominan didalam alam; api, tanah, air dan udara. Atas dasar ini kemudian ia membedakan empat tipe kepribadian orang menurut kode warna, yaitu tipe kepribadian merah, biru, putih dan kuning. Kepribadian merah merepresentasikan sifat-sifat api memiliki semangat yang membara dalam kehidupan; kepribadian biru merepresentasikan sifat-sifat tanah kuat dan teguh dalam pendirian; kepribadian putih merepresentasikan sifat-sifat dasar air mengalir dan mengikuti arus; kepribadian kuning merepresentasikan sifat-sifat angin bertiup kesana kemari. Masing-masing tipe kepribadian memiliki keunikan sendiri yang merupakan gabungan antara kekuatan dan kelemahan.
       Kepribadian memang bersifat unik, sehingga tidak ada satu orangpun yang sama persis dengan orang yang lain, meski terlahir kembar satu telur. Memang ada jutaan variasi kepribadian, namun menurut Hartman (2004) kepribadian setiap orang dapat digolongkan menurut motif dasar, kebutuhan dan keinginan yang cenderung stabil sepanjang hayat. Di pandang dari sudut perbedaan motif dasar, kebutuhan dan keinginan maka setiap orang dapat digolongkan kedalam tipe kepribadian merah, biru, putih dan kuning. Penggolongan berdasarkan warna ini dengan maksud agar lebih mudah untuk diingat.
       Kepribadian merah menjalani hidup dengan penuh kekuatan. Merah sangat berkomitmen pada tujuan dan bertekad untuk menyelesaikan apapun yang disodorkan kehidupan di hadapannya. Kepribadian merah begitu penuh tekad dan produktif sehingga keintiman diabaikan atau disangkal sebagai bukan hal penting.

Langkah-langkah menjadi pribadi yang memarik.
  1.      Jadilah Pemberi yang Tulus
  2.      Memiliki Kemauan yang Kuat
  3.      Jadilah Diri Sendiri
  4.      Memiliki Etika
  5.      Pribadi yang Sederhana
  6.      Selalu tahu Berterima Kasih
  7.      Lancarlah Berkomunikasi
  8.      Kendalikan Diri
  9.      Jujurlah pada Diri Sendiri
  10.   Bersikaplah Percaya Diri
  11.  Cepat Tanggap Bersikaplah
  12.  Buat daftar perilaku anda yang terdiri dari kebaikan dan keburukan.
  13.   Jagalah ‘ucapan’
  14.   Dengarkan orang lain
  15.  Jangan menunjukkan sikap tidak setuju pada orang lain secara frontal
  16.  Jangan biarkan orang lain merasa tidak nyaman dengan kehadiran anda.

DAFTAR PUSTAKA
Elizabeth dan renee baron. 2005. Eneagram.: PT serambi ilmu sementara.
Goleman, daniel, 1995. Emosional intelligance. Jakarta. PT gramedia pustaka utama.
Presetyo herry.2007. pribadi yang menyenangkan. Jakarta : PT bhuana ilmu populer.
Widayatun tri rusmi. 1999, ilmu prilaku M.A 104, jakarta : CV saagung seto; PT pajar interpratama.
www.google.com \glorianet.org.psikolog\keperibadian.