Tampilkan postingan dengan label @K23-Nofiyanto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @K23-Nofiyanto. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Desember 2018

pentingnya bersikap Proaktif

Dibuat oleh : @K23-Nofiyanto 

Proaktivitas adalah orang yang relatif tidak terpengaruh oleh kekuatan situasi di sekitarnya, bahkan orang tersebut mampu mempengaruhi timbulnya perubahan dalam lingkungannya.
Orang dengan proaktivitas tinggi mampu mengidentifikasi kesempatan dan mengambil tindakan yang tepat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut, menampakkan inisiatif dan mempertahankannya sampai perubahan yang bermakna terjadi. Lawan dari proaktif adalah pasif atau reaktif, yaitu orang yang cenderung untuk beradaptasi atau berkompromi dengan keadaan, daripada berusaha merubah dirinya untuk memberikan pengaruh positif pada situasi disekitarnya.
Contoh sikap PROAKTIF :
  • Inisiatif (dalam arti tidak pasif menunggu perintah), untuk menyelesaikan pekerjaan atau masalah;
  • Kreatif (dalam arti mampu menciptakan cara kerja, metode baru atau mekanisme kerja baru, dsb,), dalam hal menghadapi permasalahan, pekerjaan atau situasi keseharian;
  • Aktif (senantiasa  sibuk mencari jalan atau cara untuk mempermudah penyelesaian pekerjaan atau masalah), dalam arti tidak hanya reaktif menunggu adanya pekerjaan atau masalah;
  • Responsif (bertindak atau berbuat sesuatu yang positif), terhadap pertanyaan dan permohonan pelanggan maupun masyarakat, perintah atasan atau atas timbulnya masalah yang dihadapi mereka;
  • Koordinatif (dalam arti tidak bekerja sendiri-sendiri), melainkan bekerja sejalan bersama dalam upaya mencapai tujuan bersama;
  • Kooperatif (saling menunjang dengan upaya memberikan bantuan kepada unit lainnya, di mana perlu), dengan maksud tercapainya tujuan bersama;
  • Produktif (dengan waktu, dana dan peralatan yang tersedia), mampu menciptakan hasil optimal.
Mengapa kita memerlukan sikap proaktif ini? Karena tidak ada kehidupan apapun yang tidak menghadapi kompetisi, selalu ada persaingan. Sehingga untuk memenangkan persaingan itu maka diperlukanlah sikap proaktif ini. Bersikap proaktif adalah bagaimana cara kita mengambil sikap terhadap segala sesuatu yang terjadi. Selain itu, bersikap proaktif juga merupakan cara kita mengendalikan sikap kita. Apabil kita sudah bisa bersikap proaktif terhadap segala sesuatu yang terjadi, maka hidup kita akan terkendali karena kita sudah bisa bertanggung jawab terhadap sikap kita sendiri.
Berikut adalah ciri – ciri orang kreatif :
1.       Tidak mudah tersinggung pada apa yang membuat pada sesuatu yang tidak sesuai.
2.       Bertanggung jawab terhadap tindakannya sendiri dan memilih berfikir sebelum bertindak.
3.       Orang – orang Proaktif adalah pelaku – pelaku perubahan dan memilih untuk tidak menjadi korban, untuk tidak bersikap reaktif, untuk tidak menyalahkan orang lain.
4.       Fokus pada hal – hal yangbisa mereka ubah
5.       Tidak menyalahkan keadaan ataupun kondisi lingkungan.
6.       Mampu mengambil keputusan yang tepat walaupun pada situasi yang sulit
7.       Mengunakan bahasa Proaktif. Contoh : aku bisa, aku akan, dll.
8.       Sadar bahawa mereka mampu meresp[on sesuai keinginannya.

DAFTAR PUSTAKA
( Anonim ). 2013. Bersikap Proaktif untuk Siapa. http://lehmannsblog.com/bersikap-proaktif-untuk-siapa.html

Kamis, 20 Desember 2018

Bersikap Adil

Dibuat Oleh : @K23-Nofiyanto

Secara bahasa adil mempunyai arti meletakkan sesuatu pada tempatnya, tidak memihak ke salah satu pihak, bersikap prorporsional, dan memihak kepada yang benar.
Kemudian secara istilah, pengertian dari perilaku terpuji adil yaitu menetakpkan suatu kebenaran terhadap dua masalah atau beberapa masalah untuk dipecahkan sesuai dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh agama. Dengan demikian perbuatan adil adalah suatu tindakan yang berdasar kepada kebenaran, bukan mengikuti kehendak hawa nafsu pribadi.

Rabu, 12 Desember 2018

Dengan Kerja sama membuat kita sukses bareng

Dibuat oleh @K23-Nofiyanto

Abstrak : Meraih sukses memerlukan waktu, usaha dan kerja sama dengan orang lain. Tanpa kerja sama, maka kita akan sulit berkembang. Demikian juga dalam hal usaha setiap orang perlu kerja sama untuk meningkatkan taraf hidupnya.
Kerja sama merupakan sebuah bentuk dari interaksi social yang bersifat asosiatif yaitu hal ini di lakukan oleh dua orang atau lebih dimana mereka memiliki pandangan yang sama untuk mencapai tujuan tertentu. Jadi bisa di katakan jika kerja sama di lakukan oleh kelompok atau perorangan untuk mencapai satu tujuan bersama. Kerja sama ini terjadi antara orientasi antar kelompok maupun grup.
Menurut Charles H. Cooley mengatakan bahwa kerja sama akan timbul jika seseorang atau kelompok yang sadar jika mereka memiliki kepentingan yang sama dan pada saat yang sama pula. Bagi mereka yang bekerja sama akan memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk memenuhi segala kepentingannya.
Kusnadi (2003) mengatakan bahwa berdasarkan penelitian kerja sama mempunyai beberapa manfaat, yaitu sebagai berikut:
·         Kerja sama mendorong persaingan di dalam pencapaian tujuan dan peningkatan produktivitas.
·         Kerja sama mendorong berbagai upaya individu agar dapat bekerja lebih produktif, efektif, dan efisien.
  • Kerja sama mendorong terciptanya sinergi sehingga biaya operasionalisasi akan menjadi semakin rendah yang menyebabkan kemampuan bersaing meningkat.
  • Kerja sama mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antarpihak terkait serta meningkatkan rasa kesetiakawanan.
  • Kerja sama menciptakan praktek yang sehat serta meningkatkan semangat kelompok.
  • Kerja sama mendorong ikut serta memiliki situasi dan keadaan yang terjadi dilingkungannya, sehingga secara otomatis akan ikut menjaga dan melestarikan situasi dan kondisi yang telah baik.
Faktor-faktor pendorong bentuk kerjasama
Motivasi seseorang atau suatu kelompok melakukan kerja sama dengan pihak lain, dapat dilihat dari beberapa hal berikut ini.

1) Orientasi perorangan terhadap kelompoknya sendiri yang meliputi arah, tujuan, atau kepentingan-kepentingan lain. Untuk mencapainya setiap anggota kelompok mengharapkan dan mengandalkan bantuan dari anggota kelompoknya. Misalnya kerja sama untuk menyelesaikan tugas kelompok.

2) Ancaman dari luar (musuh bersama) yang dapat mengancam ikatan kesetiaan atau persaudaraan yang secara tradisional dan institusional telah tertanam di setiap anggotam kelompoknya. Misal, adanya semangat membela tanah air dari setiap ancaman dan gangguan dari negara lain.

3) Rintangan dari luar. Untuk mencapai cita-cita kelompoknya kadang-kadang muncul kekecewaan atau rasa tidak puas karena apa yang diinginkan tidak tercapai. Hal inilah yang menimbulkan sifat agresif dan membutuhkan kerja sama di antara anggotanya.

4) Mencari keuntungan pribadi. Dalam kerja sama, seseorang kadang berharap mendapatkan keuntungan yang diinginkan, hal inilah yang mendorong untuk bekerja sama. Motivasi ini biasanya tidak baik sehingga terkadang dapat menimbulkan perpecahan.

5) Menolong orang lain. Kerja sama dilakukan semata-mata hanya untuk meringankan beban penderitaan orang lain tanpa mengharapkan imbalan apapun. Misalnya kerja sama mengumpulkan dana untuk korban bencana alam.

DAFTAR PUSTAKA
Anonim. 2016. Pengertian Kerjasama Manfaat dan Contohnya. http://artikel-az.com/pengertian-kerja-sama/ (Diakses pada tanggal 7 desember 2018)
Eko, Handoko. 2014. Manfaat Kerjasama. http://handokoberbagi.blogspot.co.id/2014/01/manfaat-kerjasama.html (Diakses pada tanggal 7 Desember 2018)

Anonim. 2015. Pengertian Kerjasama dan Bentuknya beserta Contoh-contohnya.http://www.berpendidikan.com/2015/06/pengertian-kerja-sama-dan-bentuknya-beserta-contohnya.html (Diakses pada tanggal 7 Desember 2018)

Semangat dalam menjalani hidup

Dibuat Oleh : @K23-Nofiyanto

Abstrak : Semangat adalahkeadaan pikiran ketika batin tergerak untuk melakukan satu atau banyak tindakan. Jadi, semangat itu memiliki fungsi sebagai penggerak batin untuk bertidak.
Diperlukan tekad yang kuat untuk mempertahankan semangat. Jika sekarang anda merasa sedang memiliki semangat, anda pula seharusnya mengingat-ingat satu kondisi dan situasi dimana semangat itu sedang pergi atau dengan kata lain ketika anda sedang tidak bersemangat. Sebab jika semangat itu tidak menghasilkan sesuatu yang menyenangkan, nantinya cenderung biasa-biasa saja bagi anda dalam hal tekad mendapatkan sesuatu, yang seharusnya didukung oleh semangat yang kuat.

Kata semangat memiliki arti sebagai berikut.
  1. roh kehidupan yang menjiwai segala makhluk yang dapat memberi kekuatan;
  2. kekuatan (kegembiraan, gairah) batin;
  3. perasaan hati;
  4. gairah untuk bekerja, berjuang, dsb. 
Cara Menambah Semangat
Semangat yang melemah bisa ditambah dengan beberapa hal dibawah ini, diantaranya adalah :
  • Merasa HARUS bertindak
  • Keinginan untuk melakukan sesuatu yang bermakna bagi diri sendiri, keluarga, kerabat dan orang banyak serta alam semesta
  • Perasaan bertanggung jawab
  • Merasa peduli terhadap sesama, dan lain-lain
Ciri Individu yang Memiliki Semangat Kerja Tinggi
1.      Tersenyum dan tertawa
Senyuman dan tawa mencerminkan kebahagiaan individu. Walaupun tersenyum dan tertawa tidak diungkapkan dalam bentuk perilaku, tetapi individu selalu diliputi perasaan tenang dan nyaman .
2.      Memiliki inisiatif.
Individu yang memiliki semangat yang tinggi akan terus bergerak untuk mencapai hal baru. Individu cepat mengambil tindakan agar sesuatu cepat selesai, namun selalu mematuhi aturan yang berlaku.
3.      Berpikir kreatif dan luas 
Individu memiliki pemikiran yang kreatif, meneliti lingkungannya, dapat dengan leluasa dan tidak memiliki hambatan untuk menyalurkan ideidenya.
4.      Menyenangi apa yang sedang dilakukan
Individu lebih fokus terhadap pekerjaannya dan tertarik untuk mencaripenyelesaian masalah yang berhubungan dengan pekerjaannya daripadamerusak atau meninggalkan pekerjaannya.
5.      Tertarik dengan pekerjaannya
Individu ingin segera tiba di tempat kerja untuk menyelesaikanpekerjaannya.
6.      Bertanggung jawab 
Individu yang memiliki semangat yang tinggi selalu menghargai tugasnya, bersungguh-sungguh dan memiliki rasa tanggung jawab untuk memberikan hasil yang terbaik dalam bekerja.
7.      Memiliki kemauan bekerja sama
Bersedia untuk bekerjasama dengan pekerja yang lain untuk mempermudah atau mempertahankan kualitas kerja.

  

DAFTAR PUTAKA

Ruslani. 2015. Pengertian tentang semangat. http://www.ruslani.com/pengertian-tentang-semangat.html (Diakses pada tanggal 6 Desember 2018)

(Anonym). 2011. Ciri Individu yang Memiliki Semangat Kerja Tinggi.
http://bramap.blogspot.co.id/
 (Diakses pada tanggal 6 Desember 2018)

mengendalikan diri

Dibuat Oleh : @K23-Nofiyanto

Mengendalikan diri merupakan kemampuan diri dalam mengendalikan perilaku untuk mencapai tujuan tertentu. Seorang individu dengan pengendalian diri yang baik dapat memahami benar konsekuensi akibat tindakan yang akan mereka lakukan.

Pengendalian diri (self control) didefinisikan sebagai “pengaturan proses fisik, psikologis, dan perilaku seseorang, dengan kata lain serangkaian proses yang membentuk dirinya sendiri”. Pengendalian diri merupakan keseluruhan dari proses yang membentuk diri individu yang mencakup proses pengaturan fisik, psikologis dan perilaku.

Dalam keadaan tertentu kita kadang sulit untuk mengendalikan diri sendiri dimana banyak hal yang sangat membuat kita ingin marah dan berontak terhadap sesuatu hal yang membuat kita ingin marah. Semua itu timbul karena emosi yaitu perasaan yang timbul dalam diri kita sendiri secara alamiah, yaitu bisa berupa amarah, sedih, senang, benci, cinta, bosan, dan sebagainya yang merupakan efek atau respon yang terjadi dari sesuatu yang kita alami. Berikut adalah cara mengendalikan diri :

1.    Menjaga prinsip kemoralan. Seperti menjaga sikap, ucapan, maupun menjaga dari pikiran-pikiran negative terhadap apapun yang dihadapi. Saat ada dorongan hati untuk melakukan sesuatu yang negatif, coba larikan ke rambu-rambu kemoralan. Apakah yang kita lakukan ini sejalan atau bertentangan dengan nilai-nilai moral dan agama?

2.    Menggunakan kesadaran. Pada umumnya orang tidak mampu menangkap pikiran atau perasaan yang muncul. Dengan demikian mereka langsung lumpuh dan dikuasai oleh pikiran dan perasaan mereka. Kalau masih belum bisa atau dirasa berat sekali untuk mengendalikan diri, larikan pikiran kita pada prinsip moral. Biasanya kita akan lebih mampu mengendalikan diri.

3.     Perenungan. Saat kita sudah benar-benar tidak tahan, mau ”meledak” karena dikuasai emosi, saat kita mau marah besar, coba lakukan perenungan. Tanyakan pada diri seperti :
1)      sendiri pertanyaan, misalnya, berikut ini:
2)      Apa sih untungnya saya marah?
3)      Apakah benar reaksi saya seperti ini?

4.    Sibukkan diri dengan pikiran atau aktivitas yang positif. Pikiran hanya bisa memikirkan satu hal dalam suatu saat. Saat kita berhasil memaksa diri memikirkan hanya hal-hal yang positif maka dengan demikian pengaruh dari keinginan atau suatu emosi akan  mereda. 

Manfaat yang diperoleh dari keberhasilan seseorang dalam mengendalikan dirinya antara lain
1.  Mampu untuk meningkatkan kesabaran. Karena jika kita sedang dalam keadaan marah, kita tidak sabar,tawakal,bersyukur.dll.dapat meningkatkan komunikasi positif dilingkungan masyarakat sehingga di peroleh suasana tenang.

2.       Dapat mengontrol amarah.

3.       Memiliki pikiran yang lebih panjang. Tidak asal dalam mengambil keputusan jika menghadapi masalah. Dipikirkan hingga matang cara mengatasinya.

4.       Meningkatkan rasa syukur atas nikmat yang di berikan oleh Tuhan.

5.       Dapat  mengurangi rasa gelisah,cemas,iri dan tidak puas yang dapat terjadi pada semua tingkatan.



DAFTAR PUSTAKA

Rahayu, Srikandi. 2015. Pengertian Pengendalian Diri.http://seputarpengertian.blogspot.co.id/2015/08/pengertian-pengendalian-diri.html (Diakses Pada tanggal 4 desember 2018)
Marita, Yulia. 2012. Pengendalian Diri.http://maritayulia.blogspot.co.id/2012/11/pengendalian-diri.html (Diakses pada tanggal 4 desember 2018)

Berani Mengambil Resiko

Dibuat Oleh @K23-Nofiyanto

Resiko adalah bahaya, akibat atau konsekuensi yang dapat terjadi akibat sebuah proses yang sedang berlangsung atau kejadian yang akan datang. Meraih kesuksesan adalah impian semua orang. Bagi mereka yang benar-benar menginginkannya akan bersungguh-sungguh menjalani prosesnya. Mereka berani mengambil risiko, walaupun risiko tersebut sangat menantang kehidupannya. Tentu saja, risiko yang dimaksud bukanlah risiko ringan saja, tapi juga risiko berat.
Bagi mereka yang hanya menghayal, mereka menginginkan sesuatu tapi prosesnya mereka lalui dengan santai alias tanpa melakukan pekerjaan atau melalui langkah-langkah kecil sekalipun. Mereka terlalu cepat takut mengambil risiko bahkan tidak ingin menghadapi risiko apapun.
Lalu, adakah langkah penting bagi seseorang yang ingin menggapai kesuksesan dalam dunia apapun yang memperolehnya dengan melalui resiko-resiko?
·         Berbaik sangka kepada Allah
Siapapun yang ingin menggapai impiannya, jika dia berani berikhtiar, maka dia mesti yakin bahwa ikhtiarnya benar-benar berada dalam naungan Allah, berada dalam ridha Allah.

·         Percaya bahwa semuanya berisiko
Tidak ada yang diperoleh dalam hidup ini yang tidak berisiko

·         Percaya akan peluang
Yakin bahwa peluang itu selalu terbuka bagi siapapun yang menginginkan kesuksesan.

·         Percaya diri atas hasil usaha
Orang sukses adalah dia yang siap menerima hasil akhir dari usaha maksimalnya.

·         Yakin bahwa kesuksesan punya proses
Hampir tak ada kejadian yang tidak melalui proses. Orang hidup saja melalui proses. Jika seseorang ingin meraih impian atau menggapai kesuksesan, maka dia mesti melalui proses atau langkah-langkahnya.

Mengapa  orang sukses tidak pernah takut dengan resiko yang mereka ambil? Berikut adalah alasan mengapa harus mengambil resiko :

·         Akan mendapatkan pengalaman setiap kali mengambil resiko. Setiap masalah dan resiko, pengalamannya pun berbeda. Oleh sebab itu jangan pernah menghindari resiko. 
·      Orang yang mengambil resiko adalah orang yang kuat. Mereka ditempa oleh resiko-resiko yang mereka ambil. Sampai akhirnya mereka menjadi pribadi yang kuat. 
·         Resiko bagi adalah tanda kesuksesan dan keberhasilan. Tidak ada resiko, Tidak ada yang sukses. 
·         Orang yang mengambil resiko bukan berarti bodoh dan gegabah. Mereka cerdas, karena ketika mereka mencelupkan diri ke dalam resiko tersebut, mereka sebelumnya sudah mempelajari setiap resiko yang ada di hadapannya.
·         Setiap ada resiko, bukan hanya mengalami hal baru, tapi juga mendapatkan pengetahuan yang mungkin tidak semua orang miliki. 


DAFTAR PUSTAKA

Kadir, Syamsudin. 2012. Berani Mengambil Resiko.https://akarsejarah.wordpress.com/2012/07/30/berani-mengambil-risiko/ (Diakses pada tanggal 28 November 2018)
Farhana, Karla. 2015. 8 Alasan Kamu Enggak Boleh Takut Sama Resiko. http://www.bintang.com/lifestyle/read/2285064/8-alasan-kamu-enggak-boleh-takut-sama-resiko (Diakses pada tanggal 28 November 2018)

Pentingnya Beradaptasi untuk sebuah kesuksesan

Dibuat oleh @K23-Nofiyanto

Abstrak : Sebagai individu kita dapat dipastikan akan menghadapi lingkungan baru. Sebagai contoh, pertama kali masuk kuliah, mendapat teman baru, pertama kali kos, bekerja di tempat baru, dan yang lainnya yang masuk dalam bagian lingkungan baru. Sebagian besar individu akan merasa takut untuk memasuki dunia baru, karena mereka akan merasakan hal – hal asing yang sebelumnya belum didapatkan. Ketakutan ini sangatlah wajar, namun perlu diketahui lingkungan yang baru bisa saja mendatangkan berbagai hal positif. Lalu bagaimanakah agar individu itu dapat meraih hal – hal positif dari lingkungan baru?. Yang perlu dilakukan adalah dengan Beradaptasi.

Beradaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya. Ada beberapa cara penyesuaian diri yang dapat dilakukan, yaitu dengan cara penyesuaian bentuk organ tubuh, penyesuaian kerja organ tubuh, dan tingkah laku dalam menanggapi perubahan lingkungan. Kadang, saat proses adaptasi itu tersebut, tidak jarang seseorang itu mengalami hambatan. Banyak faktor-faktor yang mempengaruhinya. Misalkan saja ada seseorang yang memiliki sifat pendiam dan pemalu, akan sulit untuk beradaptasi di lingkungan barunya karena mungkin dia tertutup dan sulit untuk memulai komunikasi sehingga proses adaptasinya terhambat. Bisa juga jika ada seseorang yang 'minderan'. Dia merasa minder karena mungkin kekurangan yang dimilikinya sehingga dia sulit untuk bergaul dengan orang-orang baru maupun lingkungan baru.

Cara mudah beradaptasi dengan lingkungan baru :
1.      Menata Persepsi Kita Tentang Lingkungan Baru Kita.
Untuk menghindari persepsi yang salah, sebelumnya kita harus membekali diri dengan informasi yang benar dan terpercaya tentang lingkungan baru tersebut.
2.      Persiapkan Mental.
Intinya adalah kita menanamkan kepada diri bahwa kita adalah orang baru yang harus berlaku baik agar diterima. Janganlah segan menyapa. Jangan pula takut bertanya.
3.      Rajin – rajinlah Memulai Pembicaraan
Rajin – rajinlah menyapa atau mengobrol dengan teman2 baru kita. Dengan membuka pembicaraan terlebih dahulu berarti kita sedang menunjukkan bahwa adalah pribadi yg hangat & terbuka terhadap lingkungan baru.
 
4.      Mintalah Penilaian dari Orang-orang di Sekitar Kita.
Cobalah minta penilaian terhadap apa yang sudah kita lakukan. Baik dan buruknya mesti kita terima, sehingga kita bisa meningkatkan kualitas diri kita di lingungan baru.
5.      Hargailah Budaya & Aturan di Lingkungan Baru.
Percayalah, jika kita memasuki suatu lingkungan, pastilah kita berhadapan dengan peraturan. Sebebas-bebasnya suatu lingkungan, pastilah ada aturannya. Peraturan ini mutlak diperlukan agar kehidupan dalam lingkungan tersebut berjalan teratur.
6.      Menata Diri
Persiapkan diri menghadapi lingkungan baru tersebut. Secara fisik, jika lingkungan baru kita membutuhkan persiapan ekstra, maka persiapkan fisik kita.

 
DAFTAR PUSTAKA
Eko, Ardian. 2012. Cara Agar Mudah Beradaptasi di Lingkungan Baru. https://ardianeko.wordpress.com/2012/03/08/cara-agar-mudah-beradaptasi-di-lingkungan-baru/ (Diakses pada tanggal 20 november 2018)

Nugroho, Bagus. 2013. Kemampuan Beradaptasi. http://bagusnunu.blogspot.co.id/2013/10/kemampuan-beradaptasi.html

Kamis, 15 November 2018

Berpenampilan Menarik

Dibuat Oleh K23-Nofiyanto

Abstrak :
Saat ini perkembangan peradaban di Indonesia masih diwarnai dengan perilaku moral yang negatif. Meningkatnya jumlah kasus-kasus korupsi, kekerasan, dan kriminal menunjukkan amoral tingkah laku. Perilaku ini adalah hasil dari kepribadian seseorang. Pembentukan kepribadian sudah dimulai sejak zaman keemasan (Golden Age) yaitu 0-6 tahun, atau selama masa kanak-kanak pendidikan. Oleh karena itu, makalah ini mengingatkan kita tentang perlunya Kepribadian pendidikan baik di rumah maupun di sekolah menjadi lebih banyak diintensifkan

Kamis, 18 Oktober 2018

Prinsip hidup

Dibuat oleh : K23-Nofiyanto

Abstrak : Pagi hari ini gw mau membahas mengenai apa itu prinsip? Menurut gw pribadi prinsip adalah suatu pedoman atau bisa dibilang pegangan hidup seseorang dalam menjalani kehidupan didunia ini. Misalnya : Seseorang mempunyai prinsip kalo dia tidak mau korupsi, maka dalam menjalani kehidupannya dia tidak akan melakukan tindakan korupsi tersebut, kecuali dia melanggar prinsip yang telah dia buat tersebut. Jadi bisa dibilang prinsip ini ada pada setiap individu atau manusia, kalo seseorang tidak mempunyai prinsip berarti dia tidak mempunyai pedoman atau pegangan hidup.

Kamis, 11 Oktober 2018

Tanggung Jawab

Dibuat oleh K23-Nofiyanto

 Abstrak : Berbicara mengenai Tanggung Jawab, tentu akan sangat bervariasi tergantung dari sudut mana seseorang menafsirkan maupun makna yang terggantung

Minggu, 30 September 2018

Disipin Kunci kesuksesan

Dibuat Oleh : K23-Nofiyanto


Abstrak : Disiplin berawal dari diri sendiri, itu sangatlah wajib. Karena segala sesuatunya disiplin itu akan percuma jika tidak diawali dari diri sendiri. Kebanyakan orang-orang pada umumnya hanya mampu mendisiplinkan dirinya sendiri, tapi ada juga yang minoritas mampu mendisiplinkan diri sendiri dan orang lain, dan juga hanya mampu mendisiplinkan orang lain saja. Tiga kategori ini yang akan menjadi pilihan bagi setiap diri dari manusia. Pertama, orang yang mampu mendisiplinkan diri sendiri dan orang lain, biasanya dimiliki oleh orang-orang yang berpotensi untuk menjadi pemimpin, atau atasan yang mempunyai target dan tujuan yang jelas.


Jumat, 21 September 2018

Konsep diri

Dibuat oleh : K23-Nofiyanto

Abstrak : Menurut John Robert Powers (1977),  konsep diri adalah ‘kesadaran dan pemahaman terhadap dirinya sendiri yang meliputi ; siapa aku, apa kemampuanku, apa kekuranganku, apa kelebihanku, apa perananku, dan apa keinginanku’ Konsep diri menjadi dasar perilaku hidup sehari-hari yang disadari. Kesadaran dan pemahaman akan dirinya semakin mencerminkan prinsip hidup dan kehidupannya.

Kamis, 20 September 2018

Ayo berani jujur

Dibuat oleh :K23-Nofiyanto

Abstrak : jujur? apa sih arti dari kata jujur itu?mungkin banyak orang mengaku bahwa dirinya adalah orang yang jujur tapi apakah itu sesuai dengan perbuatan dan ucapannya?
jujur adalah dimana hati,ucapan, dan pebuatannya sesuai dengan kenyataan. dan jujur juga tidak merugikan loh. kita ambil contoh : Dio pulang sekolah, ia diajak oleh temannya pergi nonton, tapi ia belum bilang pada orang tuanya. Ia menelephon mamanya dan ia bilang " Ma, Dio pulangnya telat ma"
lalu ibunya menjawab "emangnya kamu kemana?".