Y002-YULIANI
Tampilkan postingan dengan label Y002-YULIANI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Y002-YULIANI. Tampilkan semua postingan
Rabu, 09 Desember 2015
PROAKTIF
Pengertian atau definisi proaktiv adalah orang yang relatif
tidak terpengaruh oleh kekuatan situasi di sekitarnya, bahkan orang tersebut
mampu mempengaruhi timbulnya perubahan dalam lingkungannya.
Label:
Artikel Peserta,
Proaktif,
Y002-YULIANI
BAGAIMANA KAH ADIL ITU ?
Adil berasal dari bahasa Arab yang berarti berada di
tengah-tengah, jujur, lurus, dan tulus. Secara terminologis adil bermakna suatu
sikap yang bebas dari diskriminasi, ketidakjujuran.
Label:
Adil,
Artikel Peserta,
Y002-YULIANI
COOPERATION
Kerja sama adalah suatu bentuk interaksi sosial antara
orang-perorangan atau kelompok manusia untuk mencapai satu atau beberapa tujuan
bersama.
Label:
Artikel Peserta,
Kerjasama,
Y002-YULIANI
SEMANGAT !
Menurut KBBI SEMANGAT adalah roh kehidupan yang menjiwai
segala makhluk, baik hidup maupun mati (menurut kepercayaan orang dulu dapat
memberi kekuatan.)
Label:
Artikel Peserta,
Bersemangat,
Y002-YULIANI
KENDALIKAN LAH DIRIMU
Mengendalikan diri (self control) atau pengendalian diri
adalah suatu usaha untuk mengendalikan atau meredam semua keburukan yang
mungkin ada dalam diri kita masing-masing dan melakukan perbuatan sesuai nilai
dan norma yang berlaku. Dalam bahasa umum pengendalian diri adalah
tindakan menahan diri untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang akan
merugikan dirinya dimasa kini maupun dimasa yang akan dating. Kerugian itu
bentuknya macam-macam mungkin sakit badan, sakit hati, bangkrut, gagal dalam
mencapai cita-cita dan tidak dipercayai oleh orang lain. Dalam bahasa agama pengendalian
itu adalah upaya untuk menjaga diri dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh
agama. Oleh karna itu mengendalikan diri merupakan bagian dari karakter
kesuksesan dan saya masing berusaha untuk mampu mengendalikan diri.
CARA MENGENDALIKAN EMOSI DIRI
1.
Dengan mengetahui penyebab munculnya emosi
Tips pertama dalam mengendalikan emosi untuk menjadi
seseorang yang pandai dalam mengendalikan emosi yaitu dengan mengenali terlebih
dahulu diri kita secara lebih dalam. Dalam hal ini disaat kita mulai merasakan
emosi yang memuncak atau emosi yang akan keluar maka perlu kita cermati kenapa
hal itu bisa terjadi, sehingga kita tau beberapa hal yang dapat memicu emosi
kita. Kemudian kenali gerak tubuh yang menunjukkan kita sedang emosi, seperti
tangan yang mulai berkeringat, jantung tang seakan berdetak lebih kencang dll,
karena jika kita mengetahui hal ini maka kita dapat menghindari emosi yang
memuncak jika dapat meminimalisir akar dari hal itu.
2.
Memberi otak lebih banyak waktu untuk berfikir
Kadang kita disaat emosi memuncak selalu melakukan sesuatu
hal secara tiba-tiba yang pada akhirnya hanya akan membuat kita merasa menyesal
pada apa yang telah kita lakukan. Maka penelitian menyebutkan salah satu cara
mengendalikan emosi adalah dengan berhenti mengerjakan sesuatu selama 6 detik,
karena dapat mengurangi tingkat emosi kita. Hal itu juga dapat membuat otak
kita lebih mengajak kita untuk mengetahui apa yang akan kita lakukan dan
dampaknya, untuk mengetahui benar dan salahnya apa yang akan kita lakukan.
3.
Lebih fokus kepada hal yang bisa kita kontrol
Mengenai sulitnya seseorang dalam mengendalikan emosi diri
biasanya karena faktor dari luar.
Seringkali yang dapat menyulut emosi kita
karena faktor eksternal yang kurang dapat kita kendalikan, seperti bos yang
sangatlah galak, atau kemacetan jalan dan juga teman kerja yang selalu
bertindak ceroboh. Maka semua itu adalah hal diluar kemampuan kita untuk dapat mengubahnya.
Sehingga untuk menanggapi semua itu maka sebaiknya kita mengerjakan apa yang
dapat kita kerjakan, abaikan mereka untuk sementara dengan bekerja yang
sungguh-sungguh dll.
Maka dapat disimpulkan bahwa, pengendalian diri adalah
tindakan mengendalikan atau mengarahkan tingkah laku seseorang, sebagai upaya
pencegahan (preventif), sebagai suatu tindakan penundaan pemuasan kebutuhan,
sebagai suatu keterampilan, keahlian, potensi, perbuatan untuk pembinaan tekad.
Berdasarkan pengertian yang telah diuraikan, maka pengendalian diri dalam
penelitian ini memiliki maksud sebagai kemampuan yang dimiliki oleh individu
untuk mengarahkan dirinya mendekati tujuan yang diharapkan dengan jalan
mendisiplinkan diri dan melakukan penundaan terhadap perilaku yang dapat
menghambat pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.
Saya sendiri belum mampu sepenuhnya mengendalikan diri saya,
masih banyak belajar untuk mengedalikan diri terutama emosi pada diri saya.
SUMBER :
Selasa, 08 Desember 2015
BERANIKAH ANDA ?
Karakter yang satu ini yaitu "MENGAMBIL RESIKO"
cukup sulit untuk dilakukan. Tidak semua orang mampu Mengambil Resiko terhadap
sesuatu yang akan dia lakukan. Kebanyakan dari kita hanya mencari aman atau
tetap berada pada COMFORT ZONE mereka, tanpa berani mengambil resiko yang akan
meeka hadapi. Nyatanya dibalik resiko yang besar, terdapat pula peluang
kesuksesan yang jauh lebih besar.
Berikut ada enam cara yang ditulis oleh Beth Banks,
PhD-seorang ahli di bidang leadership development, yang bisa mengantar kita
menjadi salah satunya.
Percaya pada insting
Jangan menunggu sampai suatu petunjuk nyata datang kepada kita, baru mengambil keputusan, karena bisa saja petunjuk itu datang terlalu telat atau malah tidak datang sama sekali. Kalaupun ada petunjuk yang sangat baik, bukan hanya kita saja yang mengetahuinya, tetapi juga orang lain yang mungkin memiliki tujuan yang sama. Saat ide brilian menghampiri, jangan banyak membuang waktu, langsung realisasikan dan kerjakan saat itu juga! Percaya pada apa kata hati.
Jangan takut untuk meminta bantuan
Bila memang kita sedang menghadapi suatu hal yang memang kita kurang pahami, sedangkan sesuatu itu bisa membawa kemajuan besar menuju apa yang kita ingin capai, jangan ragu untuk meminta bantuan kepada yang lebih ahli. Bila kita terus terjebak dalam rasa takut akan risiko-takut bila meminta bantuan kepada orang lain, maka kemampuan kita akan diremehkan, maka kita tidak akan pernah bisa maju.
Lepaskan energi positif
Rasa takut, stres, dan ketidakpastian bisa kita jadikan "teman", bukan musuh yang harus dihindari, asalkan kita memperlakukannya sebagai motivasi, bukan sebagai penghalang. Biasakan untuk menolelir perasaan-perasaan itu. Selalu ingatkan kepada diri sendiri, bahwa kemajuan tidak akan datang bila kita tidak melangkah maju ke keadaan yang penuh ketidakpastian.
Antisipasi dan tindakan
Tidak membuat suatu keputusan sebenarnya adalah sebuah keputusan, yang buruk tentunya. Berpikirlah seperti seorang atlet, dan belajar untuk menempatkan diri bahwa aksi dan tindakan diperlukan untuk mencapai suatu prestasi.
Belajar dari Kegagalan
Pelajaran yang paling berharga dalam hidup kita adalah apa yang dihasilkan dari sebuah kegagalan. Orang-orang bisa menjadi sangat pemaaf bila kita benar-benar sudah melakukan yang terbaik dan bersikap penuh dengan integritas.
Realistis
Memang, terkadang ide-ide dan mimpi yang superfantastis akan terlihat sangat bagus di atas kertas, tetapi kenyataan tidak semudah menulis di atas selembar kertas. Saat kita sudah merasa siap untuk mengambil risiko, pikirkan tentang alasan yang masuk akal mengapa kita akan melakukannya.
Ada beberapa halangan yang bisa membuat kita mengurungkan niat untuk menjadi seorang pengambil risiko. Mungkin, dengan mengetahui apa saja halangan/perasaan itu, kita bisa jadi lebih siap dan tidak berubah pikiran untuk melangkah maju demi mencapai apa yang kita inginkan, walaupun ada risiko yang menghadang!
Sayapun bukanlah pribadi yang mudah berani mengambil resiko. Sangat sulit untuk berani mengambil resiko, karna resiko bukan lah hal yang mudah dihadapi. Dan saya pun sampai saat ini masih belajar dan berusaha dan mencoba untuk berani mengambil resiko.
SUMBER :
http://gozalionline.blogspot.co.id/2010/09/menjadi-seorang-pengambil-risiko.html
http://yulianimardikawati-industri15.blogspot.co.id/
Percaya pada insting
Jangan menunggu sampai suatu petunjuk nyata datang kepada kita, baru mengambil keputusan, karena bisa saja petunjuk itu datang terlalu telat atau malah tidak datang sama sekali. Kalaupun ada petunjuk yang sangat baik, bukan hanya kita saja yang mengetahuinya, tetapi juga orang lain yang mungkin memiliki tujuan yang sama. Saat ide brilian menghampiri, jangan banyak membuang waktu, langsung realisasikan dan kerjakan saat itu juga! Percaya pada apa kata hati.
Jangan takut untuk meminta bantuan
Bila memang kita sedang menghadapi suatu hal yang memang kita kurang pahami, sedangkan sesuatu itu bisa membawa kemajuan besar menuju apa yang kita ingin capai, jangan ragu untuk meminta bantuan kepada yang lebih ahli. Bila kita terus terjebak dalam rasa takut akan risiko-takut bila meminta bantuan kepada orang lain, maka kemampuan kita akan diremehkan, maka kita tidak akan pernah bisa maju.
Lepaskan energi positif
Rasa takut, stres, dan ketidakpastian bisa kita jadikan "teman", bukan musuh yang harus dihindari, asalkan kita memperlakukannya sebagai motivasi, bukan sebagai penghalang. Biasakan untuk menolelir perasaan-perasaan itu. Selalu ingatkan kepada diri sendiri, bahwa kemajuan tidak akan datang bila kita tidak melangkah maju ke keadaan yang penuh ketidakpastian.
Antisipasi dan tindakan
Tidak membuat suatu keputusan sebenarnya adalah sebuah keputusan, yang buruk tentunya. Berpikirlah seperti seorang atlet, dan belajar untuk menempatkan diri bahwa aksi dan tindakan diperlukan untuk mencapai suatu prestasi.
Belajar dari Kegagalan
Pelajaran yang paling berharga dalam hidup kita adalah apa yang dihasilkan dari sebuah kegagalan. Orang-orang bisa menjadi sangat pemaaf bila kita benar-benar sudah melakukan yang terbaik dan bersikap penuh dengan integritas.
Realistis
Memang, terkadang ide-ide dan mimpi yang superfantastis akan terlihat sangat bagus di atas kertas, tetapi kenyataan tidak semudah menulis di atas selembar kertas. Saat kita sudah merasa siap untuk mengambil risiko, pikirkan tentang alasan yang masuk akal mengapa kita akan melakukannya.
Ada beberapa halangan yang bisa membuat kita mengurungkan niat untuk menjadi seorang pengambil risiko. Mungkin, dengan mengetahui apa saja halangan/perasaan itu, kita bisa jadi lebih siap dan tidak berubah pikiran untuk melangkah maju demi mencapai apa yang kita inginkan, walaupun ada risiko yang menghadang!
Sayapun bukanlah pribadi yang mudah berani mengambil resiko. Sangat sulit untuk berani mengambil resiko, karna resiko bukan lah hal yang mudah dihadapi. Dan saya pun sampai saat ini masih belajar dan berusaha dan mencoba untuk berani mengambil resiko.
SUMBER :
http://gozalionline.blogspot.co.id/2010/09/menjadi-seorang-pengambil-risiko.html
http://yulianimardikawati-industri15.blogspot.co.id/
Label:
Artikel Peserta,
Mengambil Resiko,
Y002-YULIANI
AYO BERADAPTASI !
Mampu beradaptasi. Mungkin mampu beradaptasi pada tugas
karakterku ini bukanlah adaptasi pada hewan. namun lebih bagaimana kita bisa
atau mampu beradaptasi terhadap lingkuangan kita yang baru dan dapat
menyesuaikan diri dengan keadaan yang ada.
Label:
Artikel Peserta,
Mampu Beradaptasi,
Y002-YULIANI
HAVE A GOOD PERSONALITY
Masing-masing individu memiliki kepribadiannya masing masing. Berkepribadian menarik cukup sulit, dan tidak semua orang
memiliki kepribadian yang menarik. karna kepribadian menarik dapat disebut
memiliki sifat sifat yang baik pula.
SUDAH KAH ANDA MEMILIKI PRINSIP HIDUP ?
Prinsip adalah suatu pernyataan fundamental atau kebenaran
umum maupun individual yang dijadikan oleh seseorang/ kelompok sebagai sebuah
pedoman untuk berpikir atau bertindak.
Senin, 07 Desember 2015
HARUSKAH KITA PEDULI?
Peduli adalah suatu tindakan yang didasari pada keprihatinan
terhadap masalah orang lain. Peduli, salah satu kata kerja yang memiliki arti
mengindahkan, memerhatikan, menghiraukan. Kata peduli sudah terlalu awam untuk
didengar, terlebih dalam kehidupan yang semakin modern seperti saat ini.
Label:
Artikel Peserta,
Peduli,
Y002-YULIANI
Langganan:
Postingan (Atom)









