Kerjasama adalah suatu usaha antara orang perorangan atau kelompok manusia diantara kedua belah pihak untuk tujuan bersama sehingga mendapatkan hasil yang lebih cepat dan lebih baik.
Tampilkan postingan dengan label Kerjasama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kerjasama. Tampilkan semua postingan
Selasa, 29 Desember 2015
KERJASAMA
Kerjasama adalah
suatu usaha antara orang perorangan atau kelompok manusia diantara kedua belah pihak
untuk tujuan bersama sehingga mendapatkan hasil yang lebih cepat dan lebih
baik. Dengan kerja sama maka kita juga dapat mewujudkan salah satu ciri khusus
masyarakat Indonesia yaitu meyelesaikan pekerjaan dengan gotong royong dan
menemukan jalan keluar dengan musyawarah. Dalam kerjasama tentunya ada beberapa
aturan yang harus dijadikan landasan sehinga untuk menjalankan kerjasama
tersebut terjalin rasa saling di untungkan.
Wujud dari kerjasama bisa merupakan kerja kelompok ataupun kerja yang mencakup skala luas misalnya kerjasama antar organisasi atau kerjasama antar negara (kerjasama internasional). Untuk kerjasama yang melibatkan negara lain maka diatur dalam skala yang lebih besar tentunya dengan berbagai tujuan misalnya untuk bertukar pendidikan, kerjasama dalam dunia perdagangan dan lain sebagainya.
Dengan menerapkan konsep kerjasama maka kita akan mendapatkan kemudahan dalam menyelesaikan pekerjaan yang berat atau membutuhkan kekuatan kelompok. Dalam hal ini tentunya harus ada batasan yang jelas ketika suatu kerjasama ditetapkan, agar kelak dikemudian hari tidak menjadi kabur apa tujuan dan manfaat dari kerjasama tersebut. Juga, supaya kerja sama yang terjalin tetap pada jalur yang sudah disepakati dan tidak menimbulkan konflik dalam kerjasama tersebut.
.
Wujud dari kerjasama bisa merupakan kerja kelompok ataupun kerja yang mencakup skala luas misalnya kerjasama antar organisasi atau kerjasama antar negara (kerjasama internasional). Untuk kerjasama yang melibatkan negara lain maka diatur dalam skala yang lebih besar tentunya dengan berbagai tujuan misalnya untuk bertukar pendidikan, kerjasama dalam dunia perdagangan dan lain sebagainya.
Dengan menerapkan konsep kerjasama maka kita akan mendapatkan kemudahan dalam menyelesaikan pekerjaan yang berat atau membutuhkan kekuatan kelompok. Dalam hal ini tentunya harus ada batasan yang jelas ketika suatu kerjasama ditetapkan, agar kelak dikemudian hari tidak menjadi kabur apa tujuan dan manfaat dari kerjasama tersebut. Juga, supaya kerja sama yang terjalin tetap pada jalur yang sudah disepakati dan tidak menimbulkan konflik dalam kerjasama tersebut.
.
Label:
Artikel Peserta,
Kerjasama,
Y009-PEGGY
Kerjasama
Kerja sama, atau kooperasi merujuk pada praktik seseorang atau
kelompok yang lebih besar yang bekerja di khayalak dengan tujuan atau
kemungkinan metode yang disetujui bersama secara umum, alih-alih bekerja secara
terpisah dalam persaingan.
Cara
Membangun Semangat Kerjasama di Sekolah
1. Tentukan
tujuan bersama dengan jelas. Sebuah tim bagaikan sebuah kapal
yang berlayar di lautan luas. Jika tim tidak memiliki tujuan atau arah yang
jelas, tim tidak akan menghasilkan apa-apa. Tujuan memerupakan pernyataan
apa yang harus diraih oleh tim, dan memberikan daya memotivasi setiap anggota
untuk bekerja. Contohnya, sekolah yang telah merumuskan visi dan misi sekolah
hendaknya menjadi tujuan bersama. Selain mengetahui tujuan bersama,
masing-masing bagian seharusnya mengetahui tugas dan tanggungjawabnya untuk
mencapai tujuan bersama tersebut.
2. Perjelas
keahlian dan tanggung jawab anggota. Setiap
anggota tim harus menjadi pemain di dalam tim. Masing-masing bertanggung jawab
terhadap suatu bidang atau jenis pekerjaan/tugas. Di lingkungan sekolah, para
guru selain melaksanakan proses pembelajaran biasanya diberikan tugas-tugas
tambahan, seperti menjadi wali kelas, mengelola laboratorium, koperasi, dan
lain-lain. Agar terbentuk kerja sama yang baik, maka pemberian tugas tambahan
tersebut harus didasarkan pada keahlian mereka masing-masing.
3. Sediakan
waktu untuk menentukan cara bekerjasama. Meskipun
setiap orang telah menyadari bahwa tujuan hanya bisa dicapai melalui kerja
sama, namun bagaimana kerja sama itu harus dilakukan perlu adanya pedoman.
Pedoman tersebut sebaiknya merupakan kesepakatan semua pihak yang terlibat.
Pedoman dapat dituangkan secara tertulis atau sekedar sebagai konvensi.
4. Hindari
masalah yang bisa diprediksi. Artinya mengantisipasi masalah
yang bisa terjadi. Seorang pemimpin yang baik harus dapatmengarahkan anak
buahnya untuk mengantisipasi masalah yang akan muncul, bukan sekedar
menyelesaikan masalah. Dengan mengantisipasi, apa lagi kalau dapat mengenali
sumber-sumber masalah, maka organisasi tidak akan disibukkan kemunculan masalah
yang silih berganti harus ditangani.
5. Gunakan
konstitusi atau aturan tim yang telah disepakati bersama.
Peraturan tim akan banyak membantu mengendalikan tim dalam menyelesaikan
pekerjaannya dan menyediakan petunjuk ketika ada hal yang salah. Selain itu
perlu juga ada konsensus tim dalam mengerjakan satu pekerjaan..
6. Ajarkan
rekan baru satu tim agar anggota baru mengetahui
bagaimana tim beroperasi dan bagaimana perilaku antaranggota tim berinteraksi.
Yang dibutuhkan anggota tim adalah gambaran jelas tentang cara kerja, norma,
dan nilai-nilai tim. Di lingkungan sekolah ada guru baru atau guru pindahan
dari sekolah lain, sebagai anggota baru yang baru perlu ”diajari” bagaimana
bekerja di lingkungan tim kerja di sekolah. Suatu sekolah terkadang sudah
memiliki budaya saling pengertian, tanpa ada perintah setiap guru mengambil
inisiatif untuk menegur siswa jika tidak disiplin. Cara kerja ini mungkin belum
diketahui oleh guru baru sehingga perlu disampaikan agar tim sekolah tetap
solid dan kehadiran guru baru tidak merusak sistem.
Kerjasama
Kerjasama adalah
suatu usaha antara orang perorangan atau kelompok manusia diantara kedua belah
pihak untuk tujuan bersama sehingga mendapatkan hasil yang lebih cepat dan
lebih baik. Dengan kerja sama maka kita juga dapat mewujudkan salah satu ciri
khusus masyarakat Indonesia yaitu meyelesaikan pekerjaan dengan gotong royong
dan menemukan jalan keluar dengan musyawarah. Dalam kerjasama tentunya ada
beberapa aturan yang harus dijadikan landasan sehinga untuk menjalankan
kerjasama tersebut terjalin rasa saling di untungkan.
Wujud dari kerjasama bisa merupakan kerja kelompok ataupun kerja yang mencakup skala luas misalnya kerjasama antar organisasi atau kerjasama antar negara (kerjasama internasional). Untuk kerjasama yang melibatkan negara lain maka diatur dalam skala yang lebih besar tentunya dengan berbagai tujuan misalnya untuk bertukar pendidikan, kerjasama dalam dunia perdagangan dan lain sebagainya.
Dengan menerapkan konsep kerjasama maka kita akan mendapatkan kemudahan dalam menyelesaikan pekerjaan yang berat atau membutuhkan kekuatan kelompok. Dalam hal ini tentunya harus ada batasan yang jelas ketika suatu kerjasama ditetapkan, agar kelak dikemudian hari tidak menjadi kabur apa tujuan dan manfaat dari kerjasama tersebut. Juga, supaya kerja sama yang terjalin tetap pada jalur yang sudah disepakati dan tidak menimbulkan konflik dalam kerjasama tersebut.
Kerjasama yang baik adalah kerjasama yang seua pihak ikut berpartisipasi tidak hanya mengandalkan salah satu anggota saja. Contohnya ketika mendapat tugas kelompok maka yang engerjakan hanya satu atau duaorang saja padahal ada lebih dari 2 anggota dari kelompok tersebut, anggota lainnya tidak ikut berpartisipasi, maka dari itu gunakan komunikasi yang baik dan diskusi terlebih dahalu untuk mendapatkan kesepakatan pembagian tugas atau yang lainnya, maka kerjasama akan berjalan dengan biak.
Wujud dari kerjasama bisa merupakan kerja kelompok ataupun kerja yang mencakup skala luas misalnya kerjasama antar organisasi atau kerjasama antar negara (kerjasama internasional). Untuk kerjasama yang melibatkan negara lain maka diatur dalam skala yang lebih besar tentunya dengan berbagai tujuan misalnya untuk bertukar pendidikan, kerjasama dalam dunia perdagangan dan lain sebagainya.
Dengan menerapkan konsep kerjasama maka kita akan mendapatkan kemudahan dalam menyelesaikan pekerjaan yang berat atau membutuhkan kekuatan kelompok. Dalam hal ini tentunya harus ada batasan yang jelas ketika suatu kerjasama ditetapkan, agar kelak dikemudian hari tidak menjadi kabur apa tujuan dan manfaat dari kerjasama tersebut. Juga, supaya kerja sama yang terjalin tetap pada jalur yang sudah disepakati dan tidak menimbulkan konflik dalam kerjasama tersebut.
Kerjasama yang baik adalah kerjasama yang seua pihak ikut berpartisipasi tidak hanya mengandalkan salah satu anggota saja. Contohnya ketika mendapat tugas kelompok maka yang engerjakan hanya satu atau duaorang saja padahal ada lebih dari 2 anggota dari kelompok tersebut, anggota lainnya tidak ikut berpartisipasi, maka dari itu gunakan komunikasi yang baik dan diskusi terlebih dahalu untuk mendapatkan kesepakatan pembagian tugas atau yang lainnya, maka kerjasama akan berjalan dengan biak.
kerjasama
Kerjasama adalah proses beregu (berkelompok) dimana anggota-anggotanya mendukung
dan saling mengendalikan untuk mencapai suatu hasil yang mufakat.kerja sama merupakan
interaksi yang paling penting karena pada hakikatnya manusia tidaklah bias hidup
sendiri tanpa orang lain sehingga ia senantiasa membutuhkan orang lain.
Kerja sama dapat berlangsung manakala individu-individu yang
bersangkutan memiliki kepentingan yang sama dan memiliki kesadaran untuk bekerja
sama guna mencapai kepentingan mereka tersebut.
Adapun bentuk-bentuk kerja sama yang ada dalam masyarakat sekitar adalah;
1.bergaining yaitu perjanjian mengenai pertukaran barang-barang dan jasa
antara individu maupun antar kelompok,dalam arti yang lebih luas bargaining adalah
nilai awar
2.koopatis yaitu orises penerimaan unsur-unsur baru dalam kepimpinan atau
pelaksanaan pilotik dalam suatu organisasi
3.koalasi yaitu gabung sn situasi kombinasi dua kelompok atau lebih yang
memiliki tujuan yang sama dan berusaha untuk mencapai tujuan tersebut
4.joint venture yaitu bentuk kerjasama yang dilakukan oleh dua orang
perusahaan dalam melaksanankan suatu pekerjaan
Saya sendiri belum merasakan yang namanya kerja sama terhadap teman-teman
saya sendiri atau orang terdekat saya,saya juga tidak tau apa yang saya rasakan
itu benar atau cumin pandangan saya saja.kita bias rasakan yang namanya kerja sama
itu saling membantu dan menyelesaikan masalah yang ada didepan mata
Factor-faktor pendorong bentuk kerja sama yaitu;
1.orientasi perorangan terhadap kelompoknya sendri yang meliputi arah,tujuan,atau
kepentingan-kepentingan lain.
2.ancaman dari luar(musuhbersama)yang dapat mengancam ikatan kesetian atau
persaudaraan yang secarat radisional dan institusional telah tertanam disetiap anggota
kelompoknya
3.rintangan dari luar untung mencapai cita-cita kelompoknya kadang-kadang muncul kekecewaan atau rasa
tidak puas karena apa yang diinginkan tidak tercapai
4.mencari keuntungan pribadi dalam kerja sama seseorang kadang berharap mendapatkan
keuntungan yang diinginkan hal inilah yang mendorong untuk bekerja sama
5.menolong orang lain kerja sama dilakukan semata-mata hanya untuk meringankan
semata-mata hanya untuk meringankan beban penderitaan orang lain tanpa mengharapkan
imbalan apapun
Label:
Artikel Peserta,
Kerjasama,
y010-prima
Langganan:
Postingan (Atom)