Tampilkan postingan dengan label @JK14. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @JK14. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Januari 2020

Contoh Sikap Proaktif

Oleh : Andi Muhamad Iskandar

Pengertian Proaktif

Bersikap proaktif berarti melakukan sesuatu dengan inisiatif sendiri, kemudian bertanggung jawab terhadap perilakunya sendiri baik dari masa lalu, sekarang ataupun masa mendatang.

Kamis, 09 Januari 2020

Kepribadian Proaktif Untuk Meningkatkan Prestasi

Kepribadian Proaktif Untuk Meningkatkan Prestasi
Oleh : Hana Muyesca (@P10-HANA)

Abstrak :
Tingkat proaktivitas secara operasional didefinisikan sebagai suatu sikap mental dan  tindakan seseorang yang Memilih sikap bertanggungjawab, atas sikap dan perilakunya; Memusatkan enrgi dengan berfokus pada kerja; Menggunakan pendekatan dari dalam keluar; Mendahulukan prinsip atau nilai di atas suasana hati; dan Mengembangkan dan menggunakan empat anugrah unik manusia.
Kata Kunci :
Proaktif, kinerja individu
I.                   Pendahuluan
Pengaruh globalisasi mendorong munculnya perubahan secara mendasar pada dunia kerja dan organisasi. Menurut Cascio (1998: 4) ada lima macam perubahan yang terjadi pada organisasi. Perubahan tersebut adalah Perubahan dalam pasar produksi dan pelayanan jasa, Perubahan dalam teknologi, Perubahan dalam struktur dan desain organisasi, Perubahan peran manajer, dan Perubahan peran kerja. Perubahan tersebut tampak dalam bidang pasar produksi dan pelayanan jasa.
II.                Rumusan Masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan proaktif?
2.      Apa saja ciri-ciri orang yang berkepribadian proaktif?
3.      Apa saja faktor yang memengaruhi prestasi kinerja?
III.             Pembahasan
3.1  Pengertian Proaktif
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), proaktif adalah tindakan yang lebih aktif. Kata proaktif berarti lebih daripada sekedar mengambil inisiatif. Pengertian proaktif sering dikatakan sebagai lawan kata dari tindakan reaktif. Arti kata proaktif ini sering digunakan di dalam konteks pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari. 
3.2  Ciri-ciri orang yang berkepribadian proaktif
Ciri-ciri tersebut adalah:
a.       Memilih sikap bertanggungjawab atas sikap dan perilakunya,
b.      Memusatkan energi dengan berfokus dan bekerja pada lingkaran pengaruh (influence circle),
c.       Menggunakan pendekatan dari dalam ke-luar (in side out-approach),
d.      Mendahulukan prinsip atau values di atas suasana hati, kondisi atau tekanan sosial,
e.       Mengembangkan dan menggunakan “empat anugrah unik manusia”, (four unique human gifts).
3.3  Faktor yang memengaruhi prestasi kinerja
Keith Davis (1964 : 484) menyatakan bahwa faktor yang mempengaruhi pencapaian kerja adalah faktor kemampuan (ability) dan faktor motivasi (motivation). Byars & Rue (1984: 311-312) berpendapat bahwa ada dua faktor yang mempengaruhi kinerja, yaitu faktor individual dan faktor lingkungan. Faktor individual meliputi, energi fisik dan mental yang digunakan menyelesaikan tugas, sifat pribadi, dan persepsi peran. Faktor lingkungan meliputi kondisi fisik, peralatan, waktu, material, pendidikan, supervisi, desain organisasi, pelatihan dan sebagainya
IV.             Kesimpulan
Kemampuan dan motivasi seseorang bisa menjadi dorongan agar kinerja kita berprestasi. Dengan berkepribadian proaktif, artinya kita harus lebih bertanggung jawab dalam melakukan sesuatu
V.                Daftar Pustaka

Selasa, 07 Januari 2020

Proaktif

Proaktif terhadap Indonesia
Oleh : Wening Suciati (@P05-WENING)

ABSTRAK
Sikap proaktif sangat penting dalam berbisnis, karena seseorang mampu menangkap peluang yang ada, memiliki visi yang jelas ke depan, selalu aktif dan memikirkan apa yang dapat mereka lakukan untuk meningkatkan kualitas ke depannya. Mengapa kita memerlukan sikap proaktif? Karena tidak ada bisnis apapun yang tidak menghadapi kompetisi, selalu ada persaingan. Untuk memenangi persaingan itu dibutuhkan sikap proaktif. Artikel berikut akan membahas mengenai sikap proaktif.
KATA KUNCI: proaktif, reaktif

            Salah satu ciri orang yang sukses adalah orang yang punya sikap proaktif bukan reaktif atau pasif. Lalu apasih proaktif dan reaktif? Kata proaktif berarti lebih daripada sekedar mengambil inisiatif. Kata ini mengandung arti, bahwa sebagai manusia, kita bertanggung jawab atas hidup kita sendiri. Perilaku kita adalah fungsi dari keputusan kita, bukan kondisi kita. Orang yang sangat proaktif mengenali tanggung jawab. Mereka tidak menyalahkan keadaan, masa lalu, dan kondisi. Perilaku mereka adalah produk dari pilihan sadar mereka, yang berdasar nilai, dan bukan produk dari kondisi mereka yang berdasar perasaan dan masa lalu mereka. Sedangkan kebalikan dari sifat proaktif adalah reaktif, reaktif merupakan reaksi negatif seseorang terhadap lingkungan. Orang reaktif sering merasa menjadi korban. Mereka tidak bisa mengambil peluang yang ada, belum sepenuhnya sadar akan tanggung jawabnya, dan suka menyalahkan orang lain. Biasanya, orang reaktif menggunakan bahasa reaktif seperti “Saya tidak bisa..”, “Seandainya..”. Orang reaktif percaya bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas apa yang mereka katakan dan lakukan, karena mereka merasa tidak punya pilihan.
            Sikap proaktif telah disebutkan sebagai salah satu dari 7 kebiasaan manusia yang sangat efektif dalam buku The 7 Habits Of Highly Effective Peopleoleh Stephen R. Covey, “Jadilah proaktif”. Proaktif berkaitan dengan mengambil tanggung jawab untuk hidup Anda. Anda tidak bisa terus menyalahkan segala sesuatu pada lingkungan atau orang lain. Orang proaktif sadar bahwa mereka mampu merespon sesuai keinginannya. Salah satu kata-kata mutiara Stephen R. Covey yang sangat bagus, tentang sikap proaktif adalah:
“ If you’re proactive, you don’t have to wait for circumstances or other people to create perspective expanding experiences. You can consciously create your own. “
Stephen R. Covey
Ciri-ciri sikap proaktif :
  • Tidak mudah tersinggung pada apa yang membuat pada sesuatu yang tidak sesuai
  • Bertanggung jawab terhadap tindakannya sendiri dan memilih berfikir sebelum bertindak.
  • Orang-orang proaktif adalah pelaku-pelaku perubahan dan memilih untuk tidak menjadi korban, untuk tidak bersikap reaktif, untuk tidak menyalahkan orang lain.
  • Fokus pada hal-hal yang bisa mereka ubah dan tidak mengkhawatirkan hal-hal yang tidak bisa mereka ubah.
  • Tidak menyalahkan keadaan ataupun kondisi lingkungan jika seandainya ada yang tidak sesuai dengan keinginannya.
  • Mampu mengambil keputusan yang tepat walaupun pada situasi yang sangat sulit.
  • Orang proaktif biasanya menggunakan bahasa proaktif, seperti: “Saya bisa”, “Saya akan”, karena mereka berpikir positif pada setiap keadaaan.
Orang-orang yang proaktif, adalah orang yang fokus pada Circle of Influence yang ada di dalam Circle of Concerns. Dengan kata lain, kita harus melakukan hal-hal yang dapat kita kerjakan daripada menunggu atau mengandalkan orang lain. Seseorang yang proaktif dapat memperbesar lingkaran pengaruhnya (Circle of Influence), contoh:
Seorang mahasiswa yang proaktif, bisa jadi mulai magang ketika semester 6. Tujuannya bukan hanya uang, tetapi juga pengalaman kerja, menambah kenalan (network) dan menjadi nilai tambah di curriculum vitae(CV).
Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk bersikap proaktif salah satunya adalah mengerjakan pekerjaan sebelum disuruh oleh atasan dampaknya atasan akan senang dengan kinerja kita dan kita berpeluang naik jabatan.
KESIMPULAN
Dalam artikel di atas dapat diambil kesimpulan bahwa, sikap proaktif sangat disukai banyak orang berbeda dengan sifat reakitf. Selain itu manfaatnya pun bisa kita rasakan sendiri. Mulailah bersikap proaktif sedini mungkin di masa sekolah agar kita terbiasa untuk selalu bersikap proaktif saat di dunia kerja nanti.
DAFTAR PUSTAKA
v  Windasuri, Heria. 2018. “APA ITU PROAKTIF DAN REAKTIF” dalamhttps://www.studilmu.com/blogs/details/apa-itu-proaktif-dan-reaktif  ( diakses 14 Desember 2018)
v  Suryanti, HHS. 2015. “Widya Wacana: Jurnal Ilmiah” dalam e-jurnal
v  Pristiani, Ilawati. 2013. “Pentingnya Sikap Proaktif Dalam Berbisnis”dalam http://www.ilawati-apt.com/pentingnya-sikap-proaktif-dalam-berbisnis/ (diakse 14 Desember 2018)
v  Anonim. 2016. “pengertian proaktif dan contohnya”http://www.definisimenurutparaahli.com/pengertian-proaktif-dan-contohnya/(diakses 14 Desember 2018)

v  Anonim. 2018. Bagaimana Cara Menjadi Pribadi Yang Proaktif? Dan Apa Untungnya Jadi Proaktif? Jangan Jadi yang Reaktif”dalam https://www.finansialku.com/proaktif-reaktif/ (diakses 14 Desember 2018)

Senin, 06 Januari 2020

Proaktif

Oleh: Sunu Dwi Prambudi (@P11-SUNU)


ABSTRAK
Hidup yang kita jalani berasal dari berbagai macam bentuk keputusan yang kita buat dan kita sebagai manusia juga punya tanggung jawab dan berbagai inisiatif untuk membuat segalanya terjadi. Beberapa merupakan hal-hal yang dipersiapkan dan dilakukan untuk menjadi manusia yang proaktif. Secara umum, proaktif merupakan sikap seseorang yang mampu mengenali kesempatan dan memanfaatkanya sehingga menghasilkan perubahan ke arah yang lebih baik. Tidak hanya sekedar bereaksi tetapi berdiam diri ditempat, ia memiliki inisiatif untuk melakukan aksi terhadap perubahan. contoh yang sering kita temui saat ini yakni sikap yang ditunjukkan oleh para aktivis lingkungan hidup untuk membersihkan sampah di sungai. Ini merupakan contoh sikap proaktif untuk menjaga lingkungan agar sampah tidak menumpuk di sungai yang dapat menyebabkan banjir.
KATA KUNCI : Proaktif.



I.PENDAHULUAN                  
perilaku proaktif adalah individu yang perilakunya cenderung bertindak atas inisiatif sendiri tanpa paksaan dari siapapun dalam memilih respon yang tepat sehingga dirinyalah yang bertanggung jawab terhadap pilihannya. Menurut Robbins (2001), kepribadian proaktif adalah di mana beberapa individu secara aktif berinisiatif untuk memperbaiki keadaannya atau menciptakan inisiatif-inisiatif baru di saat individu lain duduk dengan pasif dalam menghadapi berbagai situasi.



II. PEMBAHASAN
Ciri Ciri Orang Yang Proaktif
·         Tidak mudah tersinggung
·         Bertanggung jawab atas pilihan-pilihannya sendiri
·         Berpikir sebelum bertindak
·         Cepat pulih kalau terjadi sesuatu
·         Selalu mencari jalan untuk menjadikan segalanya terlaksana
·         Fokus terhadap hal-hal yang bisa mereka ubah, dan tidak mengkhawatirkan hal-hal yang tidak bisa mereka ubah


Faktor yang mendorong seseorang berperilaku proaktif
1.       Sumber (Resources)
Individu yang berperilaku proaktif percaya pada adanya sumber-sumber daya memadai baik eksternal dan internal. Barang-barang, jasa dan orang orang dapat dipengaruhi untuk mendukung pencapaian tujuan. Kecerdasan keberanian dan kekuatan.
2.       Tanggung Jawab (Responsibility)
Individu yang berperilaku proaktif, bertanggung jawab terhadap pertumbuhannya sendiri. Sebuah masa kehidupan tidaklah sepenuhnya ditentukan oleh kekuatan-kekuatan dari luar tetapi dapat dipilih. Kejadian kejadian baik atau buruk tidak secara serampangan dikaitkan pada penyebab penyebab luar.
3.       Nilai-nilai (Values)
Individu yang berperilaku proaktif digerakkan oleh nilai-nilai. Perilaku orang lain mungkin ditentukan oleh lingkungan sosial, sedangkan orang-orang proaktif memperhatikan nilai-nilai mereka dan memilih jalur tindakan yang sesuia.
4.       Visi (Vision)
Individu yang berperilaku proaktif memiliki sebuah visi dan menciptakan arti dalam kehidupan dengan mengupayakan pencapaian tujuan-tujuan yang ambisius.


Manfaat Kebiasaan Proatif
Ada berbagai manfaat kebiasaan proaktif (Covey, 2001) antara lain:
Ø  Meningkatkan keberhasilan dalam memimpin diri sendiri. Dia sendirilah yang mengendalikan dirinya dan tidak dikendalikan oleh orang lain.
Ø  Meningkatkan keterampilan berkomunikasi dengan orang lain, sehingga dapat mendukung keberhasilannya dalam menjalin hubungan dengan orang-orang di lingkungan sekitarnya.
Ø  Meningkatkan pengembangan diri menjadi pribadi dewasa yang berkembang seutuhnya dan seoptimal mungkin sesuai dengan potensinya.
Ø  Menolong diri sendiri ketika menghadapi masalah.
Ø  Meningkatkan pemahaman diri dengan merubah cara pandang terhadap sesua tu hal.
Ø  Bersedia belajar dari kesalahan.
Ø  Meningkatkan komitmen diri dalam mempengaruhi lingkungan secara positif. Orang proaktif cenderung kreatif dan berinisiatif untuk berbuat sesuatu bagi lingkungannya.



III. KESIMPULAN
Proaktif adalah kemampuan seseorang untuk memilih respon. Sikap proaktif adalah sikap seseorang yang mampu membuat pilihan dikala mendapatkan rangsangan(stimulus). Kita sebagai manusia harus pintar pintar mengolah akal pikiran kita agar setiap apa yang kita hadapi tidak menimbulkan masalah yang baru,Sesutu yang negatif yang kita hadapi lebih baik mengutamakan lihat sisi positifnya dulu. Sikap proaktif akan berdampak untuk kemajuan kelompok dan perkembangan pribadi yang bertanggung jawab (karena didasari oleh sistem nilai dan mengenal tanggung jawab masa depan).



DAFTAR PUSTAKA
Farah dina. 2009. Faktor pendorong seseorang berperilaku proaktif. https://lib.unnes.ac.id/124/1/6095.pdf
H susilawati. 2018. Perilaku proaktif. http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/2683/3/BAB%20II.pdf

Minggu, 05 Januari 2020

Proaktif

Proaktif

Oleh : Gayatri Wahyu Andini (@P13-GAYATRI)

Kata Kunci : proaktif, aspek, perkembangan, karakteristik, ciri-ciri, tips

I.                    Pendahuluan
Proaktivitas berasal dari kata proaktif. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, proaktif memiliki arti lebih aktif sehingga proaktivitas adalah kemampuan individu untuk lebih aktif dalam melakukan sesuatu. Murray (Schultz, 1994:81) mendefinisikan proaktif sebagai sebuah kebutuhan. “Proactive needs do not depend on the presence of a particular object. They are spontaneous needs that elicit appropriate behavior whenever they are aroused, independent of the environment.”Kebutuhan proaktif adalah kebutuhan yang tidak bergantung kepada objek tertentu, kebutuhan yang berasal dari dalam diri dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan.

II.                  Permasalahan
1.       Apa itu proaktif ?
2.       Apa saja yang menjadi aspek-aspek proakivitas ?
3.       Bagaimana perkembangan proaktivitas ?
4.       Bagaimana karakterisitik dalam karakter proaktivitas ?
5.       Apa saja ciri-ciri dari karakter proaktivitas ?
6.       Bagaimana cara menjadi individu proaktivitas ?

III.                Pembahasan
Secara umum proaktivitas tidak dipengaruhi oleh lingkungan fisik dan lingkungan sosial (Stephen Covey, Saputra (Ed), 2010:82). Proaktivitas tidak dipengaruhi oleh fator luar seperti perubahan cuaca dan perilaku orang lain kepada individu. Individu yang tidak menggunakan proaktivitas menunjukan respon yang dipengaruhi oleh lingkungan fisik dan lingkungan sosial, seperti cepat marah atau merasa tersinggung atas sikap orang lain atau menyalahkan cuaca buruk atas sikap yang ditunjukan. Individu yang menggunakan proaktivitas digerakan oleh nilai-nilai yang dipikirkan dengan matang, diseleksi dan dihayati dalam mengambil keputusan.

Aspek-Aspek Proaktivitas Steven Covey berpendapat proaktivitas memiliki tiga aspek, yaitu :
1.       Kebebasan memilih respon
Frankl (Covey, Saputra (Ed) 2010:81) menggambarkan sebuah peta diri dalam mengembangkan proaktivitas.
2.       Kemampuan mengambil inisiatif
Menurut Stephen Covey (Saputra (Ed) 2010: 86) sifat dasar manusia adalah bertindak, dan bukan menjadi sasaran tindakan. Kemampuan mengambil inisiatif memungkinkan seorang individu untuk memilih jawaban terhadap suatu keadaan bahkan memberi kekuatan untuk menciptakan keadaan tertentu.
3.       Kemampuan untuk bertanggung jawab
Pada bahasa inggris, tanggung jawab adalah responsibility yang berasal dari dua buah kata “response-ability” atau dalam bahasa Indonesia adalah “kemampuan merespon”. Tanggung jawab menurut Elfiky (Damasdan Fath(Ed) 2010: 235) adalah kemampuan untuk menghindari sikap menyalahkan, mengkritik, dan membanding-bandingkan apa yang terjadi pada diri individu dengan orang lain.

Perkembangan Proaktivitas
1.       Lingkaran Pengaruh
Lingkaran pengaruh adalah hal-hal yang dapat dikerjakan dan dikontrol atau segala hal yang dapat diperbuat oleh individu seperti, memfokuskan diri pada penyelesaian masalah, mengakui kesalahan dan mempertanggungjawabkannya.
2.       Lingkaran Kepedulian
Lingkaran Kepedulian adalah hal-hal yang tidak dapat dikontrol oleh individu, seperti kelemahan orang lain, sikap orang lain, cuaca buruk, dan berbagai faktor yang disebabkan dari luar diri individu.

Karakteristik Individu yang Memiliki Proaktivitas
Menurut Stephen Covey (Saputra (Ed) 2010: 86) karakteristik individu yang memiliki proaktivitas yaitu :
1.         Dapat mengambil inisiatif. Individu yang memiliki proaktivitas tidak berdiam diri dan menunggu sesuatu terjadi namun menciptakan sesuatu terjadi dengan mengambil inisiatifinisiatif.
2.         Bertindak dan tidak menjadi sasaran tindakan.
3.         Bahasa individu proaktif berbeda dengan yang tidak.
Ciri-ciri Remaja yang Memiliki Proaktivitas
Ciri-ciri remaja yang memiliki proaktivitas menurut Sean Covey (Saputra (Ed) 2010:84-85) adalah :
1.         Tidak mudah tersinggung
Remaja yang memiliki proaktivitas tidak akan mudah tersinggung. Perasaannya tidak mudah dipengaruhi oleh lingkungan luar. Remaja yang proaktif tahu apa saja hal yang baik untuk diri sendiri.
2.         Bertanggung jawab atas pilihannya sendiri Remaja yang memiliki proaktivitas akan bertanggung jawab terhadap pilihan sendiri. Setiap pilihan yang diambil telah melalui proses pemikiran yang panjang sehingga sudah menyiapkan diri untuk mendapatkan hasil terburuk dan tidak menyalahkan orang lain jika apa yang didapat tidak sesuai dengan harapan.
3.         Berpikir sebelum bertindak Remaja proaktif berpikir sebelum melakukan sesuatu. Mempertimbangkan kesadaran diri, imajinasi, kata hati dan kehendak bebas dalam memutuskan suatu tindakan.

Agar menjadi seorang individu yang memiliki karakter proaktif, berikut ada tiga (3) cara yaitu :
1.         Dari awal memang sudah berkeinginan untuk bersikap proaktif, tidak harus disuruh.
2.         Peka melihat kondisi sekitar dan mau langsung bertindak.
3.         Membiasakan diri untuk bersikap proaktif.

IV.                Kesimpulan
Dalam kehidupan sosial, sikap atau tindakan pro aktif perlu dibangun dan dibudayakan. Mengingat, sikap proaktif merupakan tindakan mengenali kesempatan dan mengoptimalkannya untuk menghasilkan perubahan ke arah yang lebih baik. Tidak hanya sekedar bereaksi tetapi berdiam diri di tempat atau dikenal dengan istilah reaktif. Mengedepankan sikap proaktif dan melepaskan sikap reaktif, sebaiknya dilakukan oleh setiap warga negara tanpa kecuali.

Daftar Pustaka

Sabtu, 28 Desember 2019

SIKAP PROAKTIF





Oleh : Auliyah Pertiwi






I.                    PENGERTIAN

Bersikap proaktif lebih dari sekedar mengambil inisiatif. Bersikap proaktif berarti bertanggung jawab atas perilaku kita sendiri, baik di masa lalu, masa kini, maupun masa mendatang. Bersikap proaktif juga berarti mampu membuat pilihan-pilihan berdasarkan prinsip-prinsip serta nilai-nilai yang berlaku. 

Pemimpin Yang Proaktif akan mampu membuat keputusan secara bijak dan bertanggung jawab atas keputusan tersebut, tanpa terpengaruh suasana hati atau keadaan.  Bila dihadapkan dengan kondisi yang kurang kondusif ataupun keadaan dimana semua orang melakukannya, Pemimpin yang Proaktif tidak reaktif, tidak ikut-ikutan, dan tidak menyalahkan orang lain atas kondisi tersebut.

Pemimpin Yang Proaktif adalah pelaku-pelaku perubahan. Mereka bertekad menjadi pendorong yang kreatif dalam hidup mereka sendiri, dan mereka menjadi inspirasi bagi orang lain. 

Program Pemimpin Yang Proaktif merupakan program Dunamis Mitra Indonesia yang khusus dibangun untuk menjawab kebutuhan kepemimpinan di Indonesia. Program ini dibuat berdasarkan konsep The 7 Habits of Highly Effective People, sebuah buku manajemen yang sangat populer yang ditulis oleh DR. Stephen R. Covey.

II.                 CIRI-CIRI SIKAP PROAKTIF

·         Tidak mudah tersinggung pada apa yang membuat pada sesuatu yang tidak sesuai
·         Bertanggung jawab terhadap tindakannya sendiri dan memilih berfikir sebelum bertindak.
·         Orang-orang proaktif adalah pelaku-pelaku perubahan dan memilih untuk tidak menjadi korban, untuk tidak bersikap reaktif, untuk tidak menyalahkan orang lain.
·         Fokus pada hal-hal yang bisa mereka ubah dan tidak mengkhawatirkan hal-hal yang tidak bisa mereka ubah.
·         Tidak menyalahkan keadaan ataupun kondisi lingkungan jika seandainya ada yang tidak sesuai dengan keinginannya.
·         Mampu mengambil keputusan yang tepat walaupun pada situasi yang sangat sulit.
·         Orang proaktif biasanya menggunakan bahasa proaktif, seperti: “Saya bisa”, “Saya akan”, karena mereka berpikir positif pada setiap keadaaan.

III.              CONTOH SIKAP PROAKTIF

Bertanggungjawab akan tugas yang diberikan.

Contoh : Saya memiliki seorang teman yang selalu tepat waktu dalam mengumpulkan  tugas yang diberikan oleh dosen-dosen. Dia itu sangat patut untuk dicontohi.

Memiliki sifat yang bisa mengatur waktu dengan baik

Contohnya : Saya dalam 1 minggu ini sering melihat banyak sekali orang yang mengatur waktunya dengan baik, yaitu semua teman kelas saya apalagi pada saat mata kuliah KEPEMIMPINAN, jarang sekali teman-teman dan saya  yang  terlambat ke kampus.

IV.               CARA MENJADI PROAKTIF

1.       Memprediksi

Agar proaktif, Anda harus terlebih dahulu mengembangkan pandangan ke depan. Orang proaktif jarang sekali tertangkap terkejut. Belajarlah untuk mengantisipasi masalah dan kejadian. Memahami cara kerja, mencari pola, mengenali rutinitas biasa, praktek sehari-hari, dan siklus alami yang ada dalam bisnis Anda.

Pada saat yang sama, jangan biarkan diri Anda menjadi puas. Gunakan imajinasi Anda ketika mengantisipasi hasil masa depan. Jangan hanya mengandalkan pengalaman yang lalu untuk selalu menjadi prediktor yang akurat untuk masa depan tapi gunakan kreativitas dan logika Anda. Pikirkan beberapa skenario bagaimana sebuah peristiwa bisa terungkap. Orang proaktif selalu dapat bersikap mandiri.

2.       Mencegah

Orang proaktif akan meramalkan potensi hambatan yang dapat terjadi dan mengerahkan upaya mereka untuk menemukan cara mengatasinya sebelum mereka berubah menjadi hambatan hambatan “beton”. Ketika kita tampil untuk mengupayakan masalah yang dihadapi, tapi sebagian besar orang mungkin justru mengatakan bahwa itu sulit untuk diatasi. Jangan biarkan diri Anda terpengaruh dan terhanyut dengan perasaan ketidakberdayaan. Ketika tantangan datang lakukan pendekatan, upayakan untuk segera memegang kendali dan hadapi sebelum berkembang menjadi masalah besar.

3.       Perencanaan

Jelas bahwa orang proaktif merencanakan masa depan. Jangan hanya berpikir dalam konteks “sekarang” dan sebagai gantinya, melihat ke depan dan mengantisipasi konsekuensi jangka panjang. Membawa masa depan ke masa kini, apa yang dapat Anda lakukan hari ini untuk memastikan keberhasilan besok? Jangan membuat keputusan dalam ruang hampa, setiap keputusan memiliki kaitan dalam rantai peristiwa yang mengarah ke satu kesimpulan akhir. Dalam rangka membuat keputusan yang terbaik, Anda harus tahu di mana Anda saat ini, dan di mana Anda ingin berakhir.

4.       Berpartisipasi

Orang proaktif tidak sebagai pengamat yang menganggur, mereka adalah peserta aktif. Agar proaktif, Anda harus terlibat. Anda harus mengambil inisiatif dan menjadi bagian dari solusi. Menyadari bahwa diri Anda adalah sepotong bagian dari keseluruhan dan bahwa Anda mempengaruhi dan dipengaruhi oleh tindakan orang lain. Jangan hanya bersikap reaktif terhadap mereka. Namun terlibat bersama-sama dan gunakan pengaruh serta berikan kontribusi.

5.       Bertindak

Menjadi proaktif berarti memanfaatkan waktu dengan melakukan tindakan yang efektif. Anda perlu bersikap tegas dan bersedia untuk melakukan pekerjaan SEKARANG. Penundaan bukanlah pilihan. Miliki ownership atas kinerja Anda sendiri. Anda perlu bertanggung jawab dan berdiri di belakang keputusan Anda sendiri. Menjadi proaktif berarti Anda telah mengambil langkah-langkah yang hati-hati dan bijaksana. Sehingga Anda memilih jalan yang tepat. Anda tidak perlu reaktif dengan lingkungan Anda.


DAFTAR PUSTAKA