Tampilkan postingan dengan label @P02-AULIYAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @P02-AULIYAH. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Desember 2019

SIKAP PROAKTIF





Oleh : Auliyah Pertiwi






I.                    PENGERTIAN

Bersikap proaktif lebih dari sekedar mengambil inisiatif. Bersikap proaktif berarti bertanggung jawab atas perilaku kita sendiri, baik di masa lalu, masa kini, maupun masa mendatang. Bersikap proaktif juga berarti mampu membuat pilihan-pilihan berdasarkan prinsip-prinsip serta nilai-nilai yang berlaku. 

Pemimpin Yang Proaktif akan mampu membuat keputusan secara bijak dan bertanggung jawab atas keputusan tersebut, tanpa terpengaruh suasana hati atau keadaan.  Bila dihadapkan dengan kondisi yang kurang kondusif ataupun keadaan dimana semua orang melakukannya, Pemimpin yang Proaktif tidak reaktif, tidak ikut-ikutan, dan tidak menyalahkan orang lain atas kondisi tersebut.

Pemimpin Yang Proaktif adalah pelaku-pelaku perubahan. Mereka bertekad menjadi pendorong yang kreatif dalam hidup mereka sendiri, dan mereka menjadi inspirasi bagi orang lain. 

Program Pemimpin Yang Proaktif merupakan program Dunamis Mitra Indonesia yang khusus dibangun untuk menjawab kebutuhan kepemimpinan di Indonesia. Program ini dibuat berdasarkan konsep The 7 Habits of Highly Effective People, sebuah buku manajemen yang sangat populer yang ditulis oleh DR. Stephen R. Covey.

II.                 CIRI-CIRI SIKAP PROAKTIF

·         Tidak mudah tersinggung pada apa yang membuat pada sesuatu yang tidak sesuai
·         Bertanggung jawab terhadap tindakannya sendiri dan memilih berfikir sebelum bertindak.
·         Orang-orang proaktif adalah pelaku-pelaku perubahan dan memilih untuk tidak menjadi korban, untuk tidak bersikap reaktif, untuk tidak menyalahkan orang lain.
·         Fokus pada hal-hal yang bisa mereka ubah dan tidak mengkhawatirkan hal-hal yang tidak bisa mereka ubah.
·         Tidak menyalahkan keadaan ataupun kondisi lingkungan jika seandainya ada yang tidak sesuai dengan keinginannya.
·         Mampu mengambil keputusan yang tepat walaupun pada situasi yang sangat sulit.
·         Orang proaktif biasanya menggunakan bahasa proaktif, seperti: “Saya bisa”, “Saya akan”, karena mereka berpikir positif pada setiap keadaaan.

III.              CONTOH SIKAP PROAKTIF

Bertanggungjawab akan tugas yang diberikan.

Contoh : Saya memiliki seorang teman yang selalu tepat waktu dalam mengumpulkan  tugas yang diberikan oleh dosen-dosen. Dia itu sangat patut untuk dicontohi.

Memiliki sifat yang bisa mengatur waktu dengan baik

Contohnya : Saya dalam 1 minggu ini sering melihat banyak sekali orang yang mengatur waktunya dengan baik, yaitu semua teman kelas saya apalagi pada saat mata kuliah KEPEMIMPINAN, jarang sekali teman-teman dan saya  yang  terlambat ke kampus.

IV.               CARA MENJADI PROAKTIF

1.       Memprediksi

Agar proaktif, Anda harus terlebih dahulu mengembangkan pandangan ke depan. Orang proaktif jarang sekali tertangkap terkejut. Belajarlah untuk mengantisipasi masalah dan kejadian. Memahami cara kerja, mencari pola, mengenali rutinitas biasa, praktek sehari-hari, dan siklus alami yang ada dalam bisnis Anda.

Pada saat yang sama, jangan biarkan diri Anda menjadi puas. Gunakan imajinasi Anda ketika mengantisipasi hasil masa depan. Jangan hanya mengandalkan pengalaman yang lalu untuk selalu menjadi prediktor yang akurat untuk masa depan tapi gunakan kreativitas dan logika Anda. Pikirkan beberapa skenario bagaimana sebuah peristiwa bisa terungkap. Orang proaktif selalu dapat bersikap mandiri.

2.       Mencegah

Orang proaktif akan meramalkan potensi hambatan yang dapat terjadi dan mengerahkan upaya mereka untuk menemukan cara mengatasinya sebelum mereka berubah menjadi hambatan hambatan “beton”. Ketika kita tampil untuk mengupayakan masalah yang dihadapi, tapi sebagian besar orang mungkin justru mengatakan bahwa itu sulit untuk diatasi. Jangan biarkan diri Anda terpengaruh dan terhanyut dengan perasaan ketidakberdayaan. Ketika tantangan datang lakukan pendekatan, upayakan untuk segera memegang kendali dan hadapi sebelum berkembang menjadi masalah besar.

3.       Perencanaan

Jelas bahwa orang proaktif merencanakan masa depan. Jangan hanya berpikir dalam konteks “sekarang” dan sebagai gantinya, melihat ke depan dan mengantisipasi konsekuensi jangka panjang. Membawa masa depan ke masa kini, apa yang dapat Anda lakukan hari ini untuk memastikan keberhasilan besok? Jangan membuat keputusan dalam ruang hampa, setiap keputusan memiliki kaitan dalam rantai peristiwa yang mengarah ke satu kesimpulan akhir. Dalam rangka membuat keputusan yang terbaik, Anda harus tahu di mana Anda saat ini, dan di mana Anda ingin berakhir.

4.       Berpartisipasi

Orang proaktif tidak sebagai pengamat yang menganggur, mereka adalah peserta aktif. Agar proaktif, Anda harus terlibat. Anda harus mengambil inisiatif dan menjadi bagian dari solusi. Menyadari bahwa diri Anda adalah sepotong bagian dari keseluruhan dan bahwa Anda mempengaruhi dan dipengaruhi oleh tindakan orang lain. Jangan hanya bersikap reaktif terhadap mereka. Namun terlibat bersama-sama dan gunakan pengaruh serta berikan kontribusi.

5.       Bertindak

Menjadi proaktif berarti memanfaatkan waktu dengan melakukan tindakan yang efektif. Anda perlu bersikap tegas dan bersedia untuk melakukan pekerjaan SEKARANG. Penundaan bukanlah pilihan. Miliki ownership atas kinerja Anda sendiri. Anda perlu bertanggung jawab dan berdiri di belakang keputusan Anda sendiri. Menjadi proaktif berarti Anda telah mengambil langkah-langkah yang hati-hati dan bijaksana. Sehingga Anda memilih jalan yang tepat. Anda tidak perlu reaktif dengan lingkungan Anda.


DAFTAR PUSTAKA


Minggu, 15 Desember 2019

BERSIKAP ADIL





 Oleh : AULIYAH PERTIWI (@P02-AULIYAH)





I.                   PENGERTIAN
Apa yang dimaksud dengan adil (fair)? Secara umum, pengertian adil adalah suatu sikap jujur, tidak memihak kepada pihak tertentu serta bertindak objektif berdasarkan atas kebenaran yang umum.

Secara bahasa, kata adil berasal dari bahasa arab yang artinya berada di tengah-tengah, jujur, lurus, dan tulus. Dalam bersikap adil, manusia dituntut untuk tetap mempertimbangkan hak dan kewajiban setiap orang.

Kalau dianalogikan, adil ini ibarat sebuah timbangan dengan berat beban yang sama di kedua sisinya sehingga seimbang (balance). Namun, bukan berarti adil itu harus sama. Jadi, seimbang yang dimaksud disini bukanlah memberikan sesuatu dengan porsi yang sama pada beberapa orang. Akan tetapi, dengan memperlakukan sesuai pada tempatnya tanpa ada yang ditambahkan atau dikurangi.

Jadi, intinya dalam memutuskan perkara atau hal lainnya seseorang yang adil akan terpaku pada kebenaran tanpa ada pengaruh pertemanan, hubungan keluarga, agama, ataupun ikatan lainnya.

II.                TUJUAN BERPRILAKU ADIL

Tujuan berbuat adil adalah untuk menciptakan keharmonisan dan kesinergian hidup dalam menjalankan kehidupan. Berbuat adil harus dilakukan kepada siapapun, baik terhadap diri sendiri, orang lain, seluruh ciptaan Allah, dan Allah SWT sendiri.

III.             MANFAAT ADIL

Karena adil merupakan salah satu sikap yang mulia yang memiliki banyak manfaat bagi siapa saja yang menjalaninya. Berikut beberapa manfaat adil diantaranya yaitu:

1.      Mencegah Perpecahan. Jika bersikap tidak adil maka akan terjadi perselisihan. Mereka yang merasa dirugikan pasti akan tentu akan berusaha melawan dan akhirnya, keduanya akan saling menjatuhkan dan tidak harmonis.

2.      Mempermudah Segala Urusan. Mereka yang adil akan menempatkan segala hal sesuai porsinya tanpa ada penyimpangan sehingga tidak memiliki beban yang harus dipikul.


3.      Meminimalisir Kecemburuan Sosial. Dengan berperilaku adil maka akan mengurangi kecemburuan sosial di masyarakat, mereka secara mudah akan menyadari hak dan kewajibannya. Kehidupan bermasyarakat juga menjadi lebih rukun dan sejahtera. Bahkan rasa saling percaya juga akan mudah ditumbuhkan selama bersikap adil.

IV.              JENIS-JENIS ADIL DALAM ISLAM

Dalam ajaran agama islam ada 4 (empat) jenis atau bagian sikap adil diantanya yaitu:

·         Adil Kepada Allah SWT. Umat Islam bersikap adil kepada Allah SWT dengan menjadikan-Nya satu-satunya zat yang disembah dan ditaati.
·         Adil Kepada Diri Sendiri, seseorang harus dapat menempatkan dirinya dengan baik dan benar dengan cara menjaga diri tetap sehat, tidak menyakiti diri sendiri, dan dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.
·         Adil Kepada Mahluk lain dan Lingkungan, sebagai manusia tidak akan terlepas dari hawa nafsu. Namun, manusia harus selalu berusaha adil terhadap mahluk hidup dan lingkungan sekitar dengan mengutamakan kepentingan banyak pihak ketimbang hawa nafsu.
·         Adil Kepada Sesama, manusia adalah mahluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lainnya. Dengan bersikap adil maka kebutuhan sesama manusia akan terpenuhi.

V.                 CONTOH PERILAKU ADIL

Berikut ini contoh penerapan perilaku adil di keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara.

·         Memberikan uang saku kepada anak sesuai kebutuhan dan porsinya.
·         Mencintai seluruh anggota keluarga dengan tidak berat sebelah.
·         Menjalankan hak dan kewajiban baik di lingkungan manapun dengan seimbang.
·         Berteman dan bertetangga dengan siapapun tanpa memandang latar belakangnya.
·         Melakukan perdagangan dengan jujur seperti tidak mengurangi takaran timbangan.
·         Mengadili suatu perkara hukum dengan sikap yang bijaksana dan keputusan yang adil seadil-adilnya.
·         Belajar dengan giat, tekun, dan rajin.
·         Saling tolong menolong terhadap seluruh manusia.
·         Rajin berzakat dan membayar pajak untuk memenuhi hak-hak orang lain.

VI.               KESIMPULAN
Berprilaku adil memerlukan kejelian dan ketajaman, dengan bersikap adil akan tercipta keharmonisan dalam kehidupan. Sebagai seorang muslim kita harus taat menjalankan apa yang telah disyariatkan oleh agama tanpa pengecualian termasuk untuk berbuat adil dalam kehidupan.

DAFTAR PUSTAKA


Senin, 09 Desember 2019

BEKERJASAMA

 Oleh : Auliyah Pertiwi (@P02-AULIYAH)

I.                   PENGERTIAN

kerjasama adalah sebuah usaha yang dilakukan oleh beberapa orang atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Kerjasama merupakan interaksi yang sangat penting bagi kehidupan manusia karena manusia adalah mahluk sosial yang saling membutuhkan. Kerjasama bisa terjadi ketika individu-individu yang bersangkutan mempunyai kepentingan dan kesadaran yang sama untuk bekerjasama untuk mencapai tujuan dan kepentingan bersama.

A.     KERJASAMA DALAM DUNIA BISNIS
Menurut BusinessDictionary, pengertian kerjasama adalah pengaturan kemitraan saling menguntungkan yang dilakukan secara sukarela oleh dua bidang usaha atau lebih. Kerjasama ini menjadi hal yang menguntungkan karena beberapa permasalahan menjadi lebih ringan. Selain itu, kerjasama tidak hanya soal mencari dana saja. Beberapa pebisnis lebih suka menjalin relasi yang menguntungkan dengan sesama kompetitor. Daripada bersaing yang akhirnya membuat stres, lebih baik saling melengkapi hal-hal yang tidak dimiliki. Terlebih saat darurat. Misalnya seorang suplier ikan. Ketika pada suatu hari ia kehabisan stok, ia bisa mencari ikan ke suplier lainnya.

II.                JENIS-JENIS KERJASAMA

1.      BAGI HASIL
Ini adalah bentuk kerjasama bisnis yang paling sederhana. Dalam dunia kemitraan, sistem bagi hasil dan biasanya dilakukan oleh pelaku bisnis kecil. Misalnya kita mengajak teman, saudara atau sanak keluarga untuk menjadi pemodal. Pembagian hasil ini nantinya akan diatur bersama sesuai kesepakatan.

2.      MEMBUAT PELUANG USAHA
Sistem ini biasa dikenal dengan Business Oportunity yang menawarkan keuntungan pada orang lain atau badan usaha yang menjalankannya. Misalnya seorang penulis yang menerbitkan buku, kemudian dia mengajak kerjasama seseorang untuk membantu menjualkannya. Nanti keuntungannya akan dibagi oleh penulis buku dan pemasar. Cara ini hampir mirip dengan sistem waralaba.

3.      BUILD, OPERATE AND TRANSFER (BOT)
Jenis kerjasama ini umumnya dipakai di bisnis properti. Sistem BOT ini mengandalkan kemampuan seseorang untuk melobi pemilik tanah untuk diajak kerjasama. Biasanya tanahnya dioperasikan untuk membangun usaha dalam jangka waktu tertentu.

Di tahap selanjutnya, seseorang mengembalikan tanah tersebut kepada pemilik dan memberikan keuntungan sesuai dengan kesepakatan yang disetujui.

4.      JOINT VENTURE
Joint Venture adalah sistem patungan yang dilakukan oleh beberapa orang. Yang menguntungkan dari sistem ini adalah pembagian resiko. Selain itu, sistem joint venture ini juga termasuk dalam kegiatan pemodal asing dan ini juga sudah diatur oleh pemerinah. Tentu saja kerjasama ini sangat menguntungkan, antara lain:

·         Mendapatkan modal dari Asing
·         Mendapatkan lebih banyak pengalaman karena kita juga bisa mempelajari menejemen mereka
·         Bisa menembus pasar luar negeri
·         Akses pihak asing menembus sumber lokal jadi lebih mudah
·         Dengan menggunakan mitra lokal, pihak asing lebih mudah menjangkau pasar domestik

5.      MERGER
Secara sederhana, merger diartikan sebagai penggabungan dengan melibatkan dua perseroan atau lebih yang nanti melahirkan perseroan baru. Merger juga bisa disebut dengan akuisisi sebuah perusahaan untuk dikembangkan. Dalam hal ini, salah satu perusahaan akan tetap berdiri dan sisanya akan dilebur kedalam perusahaan tersebut. Kebaikan sistem merger ini bisa melebur kompetitor dan menciptakan perusahaan yang baru namun lebih kuat dalam menghadapi persaingan pasar. Selain itu,tujuan utama merger adalah memperbesar modal dan mengembangkanjalur produksi.

6.      KONSOLIDASI
Perbedaan antara merger dan konsolidasi adalah merger salah satu perusahaan masih berdiri dan melebur yang lain, sementara konsolidasi melebur dua atau lebih perusahaan dan melahirkan nama baru. Karena semua perusahaan sudah melebur, maka status hukumnya sudah hilang. Nah, keuntungan konsolidasi ini adalah penyelamatan sebuah produksi yang nyaris bangkrut dan mengurangi pesaing. Disamping itu, jalur distribusi lebih aman dan perseroan jadi lebih besar.

7.      WARALABA ATAU FRANCHISING
ini adalah pemanfaatan kekayaan intelektual sebuah bidang usaha/ merk yang telah disetujui oleh kedua belah pihak. Sistem ini juga bisa dikatakan sebagai jalur pendistribusian terkahir kepada konsumen, namun pihak frenchisor memberikan hak pada pelaku bisnis untuk memakai nama, merk dan prosedur khasnya. Jenis usaha yang paling sering menggunakan sistem ini adalah kedai minuman, jajanan dan kuliner lainnya. Uniknya, waralaba luar negeri lebih banyak peminatnya karena sudah tumbuh besar. Namun demikian, bukan berarti waralaba lokal tidak bagus karena banyak sekali waralaba lokal yang bertumbuh pesat.
III.             CONTOH KERJASAMA

1.      LINGKUNGAN RUMAH
Bekerja bersama dalam dilakukan dalam lingkup kecil yaitu rumah. Beberapa contohnya adalah dalam hal menjaga kebersihan lingkungan rumah. Biasanya di dalam keluarga ditetapkan tugas-tugas anggota keluarganya dalam merawat kebersihan rumah seperti mengepel lantai, menyapu, menguras bak mandi dan sebagainya. Selain hal itu, contoh lain di lingkungan rumah adalah anak yang membantu ibu saat memasak. Kegiatan tersebut seperti membantu mengupas bawang, mencuci sayur, dan sebagainya. Membantu menjaga adik yang masih kecil juga termasuk kegiatan bekerja bersama dengan ibu yang biasanya dilakukan di lingkungan rumah sendiri.

2.      LINGKUNGAN SEKOLAH
Bekerja bersama-sama juga sering diterapkan di lingkungan sekolah. Salah satu contoh yang paling mudah adalah melaksanakan kegiatan piket harian di kelas. Dengan saling bahu membahu membersihkan ruang kelas bersama rekan lain yang mendapat jadwal yang sama tentu akan membuat kegiatan piket menjadi lebih ringan dan cepat selesai. Selain menjalankan piket bersama, bentuk bekerja bersama lain di lingkungan sekolah adalah dengan saling bantu satu sama lain. Membantu dalam hal ini bisa berupa bantuan dalam memahami pelajaran yang susah dimengerti. Dengan belajar bersama-sama tentu akan membuat pelajaran yang sulit akan lebih mudah dipahami dan dimengerti.

3.      LINGKUNGAN MASYARAKAT
Salah satu bentuk dalam bekerja bersama yang paling sering dilakukan adalah di lingkungan sekitar tempat tinggal. Salah satu kegiatan tersebut adalah dengan gotong royong. Dalam kegiatan ini semua warga membaur, bersatu padu membersihkan lingkungan sekitarnya agar menjadi lebih bersih dan terhindar dari segala macam penyakit. Kegiatan ini biasanya dilakukan sebulan sekali sesuai dengan kesepakatan. Contoh yang lain adalah dengan adanya kegiatan ronda atau siskamling. Kegiatan ini merupakan kegiatan menjaga keamanan dan ketertiban desa yang dilakukan oleh beberapa orang atau lebih di malam hari. Namun kegiatan meronda ini kini sudah mulai ditinggalkan dengan adanya satpam ataupun hansip yang disewa untuk menjaga keamanan warga.

4.      RAGIONAL
Sesuai dengan makna kerjasama yang sudah dijelaskan sebelumnya, hal itu tidak hanya berlaku bagi individu atau kelompok tertentu tetapi juga berlaku untuk tingkat regional atau negara. Hal ini biasanya dilakukan oleh antar negara-negara yang ada di dunia untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Dalam memfasilitasi hal itu maka munculah organisasi-organisasi tingkat dunia seperti PBB dan sebagainya. Salah satu contoh dalam kegiatan tersebut adalah dibentuknya ASEAN yaitu Association of South East Asian Nation. ASEAN merupakan organisasi dengan anggotanya adalah negara-negara yang ada di asia tenggara. Dengan adanya organisasi ini memungkinkan terjadinya kerjasama Indonesia dengan negara di Asia Tenggara ataupun sebaliknya.

IV.              MANFAAT KERJASAMA
·         Mendatangkan ide-ide Yang besar
·         Menumbuhkan perbedaan pandangan yang memicu timbulnya motivasi
·         Membuat kita lebih bahagia
·         Merupakan peluang untuk bertumbuh secara individual
·         Dapat menghilangkan kejenuhan
·         Meningkatkan kesuksesan organisasi
·         Meningkatkan prokdutivitas
·         Memampukan kita untuk berani mengambil resiko
·         Mengurangi tingkat stres
·         Meningkatkan kemampuan berkomunikasi

V.                 KESIMPULAN
Didalam suatu perusahaan maupun lembaga-lembaga, kerjasama tim sudah menjadi sebuah kebutuhan untuk berhasil didalam mencapai suatu tujuan. Apabila sebuah kerjasama tim bisa berjalan dengan baik, maka kelancaran dalam berkomunikasi maupun rasa bertanggung jawab kepada setiap individu yang ada di dalam sebuah tim kerja akan bisa terbentuk.

DAFTAR PUSTAKA

Jumat, 29 November 2019

BERSEMANGAT

Oleh : Auliyah Pertiwi (@P02-AULIYAH)


I.                   PENGERTIAN
berhubungan dengan perasaan dan tindakan. Semangat adalah keadaan pikiran ketika batin tergerak untuk melakukan satu atau banyak tindakan. Jadi, semangat itu memiliki fungsi sebagai penggerak batin untuk bertidak. Seseorang yang memiliki semangat bagus, sikap dan perilakunya biasanya terlihat dinamis. Fungsi Semangat Semangat itu memiliki fungsi sebagai penggerak batin untuk bertidak. Semangat Memiliki Sifat Spiritual Yang Angin-anginan, semangat itu sifatnya spiritual, adalah dimana batin tergerak untuk bertindak. Semangat juga bersifat angin-anginan, dia terkadang ada dan tidak ada. semangat tidak hanya datang satu kali, bisa puluhan kali atau ratusan kali bahkan lebih. Semangat bisa datang dan pergi berulang kali tanpa bisa dihitung.

II.                CARA UNTUK MENAMBAH SEMANGAT
Semangat yang melemah bisa ditambah dengan beberapa hal dibawah ini, diantaranya adalah :
·         Merasa HARUS bertindak
·         Keinginan untuk melakukan sesuatu yang bermakna bagi diri sendiri, keluarga, kerabat dan orang banyak serta alam semesta
·         Perasaan bertanggung jawab
·         Merasa peduli terhadap sesama, dan lain-lain

III.             MEMPERTAHANKAN SEMANGAT YANG ADA
Diperlukan tekad yang kuat untuk mempertahankan semangat. Jika sekarang anda merasa sedang memiliki semangat, anda pula seharusnya mengingat-ingat satu kondisi dan situasi dimana semangat itu sedang pergi atau dengan kata lain ketika anda sedang tidak bersemangat, maksudnya adalah agar anda bisa merasakan apa saja perbedaannya, lalu mempertahankan eksistensinya atau bahkan untuk menambah kekuatan dari semangat itu. Mempertahankan kehadiran semangat bisa dilakukan dengan memiliki terlebih dahulu tekad yang hebat untuk mempertahankan semangat itu sendiri, lalu meng-arah-kannya agar bisa menghasilkan hal-hal yang produktif dan membuat anda senang. Mengapa demikian ?
Sebab jika semangat itu tidak menghasilkan sesuatu yang menyenangkan, nantinya cenderung biasa-biasa saja bagi anda dalam hal tekad mendapatkan sesuatu, yang seharusnya didukung oleh semangat yang kuat.

IV.              TIPS AGAR BISA TETAP SEMANGAT SEPANJANG HARI

1.      Mulai dengan energi positif
Awali harimu dengan senyuman. Walaupun alarm telah memaksamu untuk bangun, temukanlah kebahagiaan kecil di sekitarmu saat beranjak dari kasur. Playlist lagu favorit di ponsel, wish-list yang telah kamu tulis di buku catatan, udara segar di pagi hari, atau hal-hal menyenangkan yang bisa kamu lakukan atau temukan di luar kamar bisa jadi adalah sumber kebahagiaan kecilmu. Energi positif yang telah kamu bangun itu bisa mendatangkan ide-ide cemerlang, harapan, dan membuatmu lebih semangat untuk menggapai mimpi.

2.      Jangan lupa makan dan minum yang teratur
Energi untuk fisik tentu diperlukan juga untuk menjalani hari. Agar tidak cepat lelah, biasakan untuk makan makanan yang mengandung sedikit gula dan minum secukupnya. Suplemen juga dapat ditambahkan ke dalam menu makan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Akan tetapi, jika dirasa perlu kamu boleh saja makan makanan favoritmu (yang mungkin berupa junk food atau makanan kurang sehat lainnya) demi menambah mood, asalkan tidak berlebihan dan tidak terlalu sering.

3.      Pergunakan waktu istirahat dengan baik
Istirahat bukan berarti tidak bergerak; kamu bisa menggunakan waktu istirahatmu untuk berolahraga ringan seperti peregangan anggota badan. Kamu juga bisa tidur, mendengar lagu, bermain game, mengobrol dengan teman, atau melakukan hal lainnya untuk charge kembali energimu. Dedikasikan waktu istirahatmu untuk melupakan sejenak pekerjaanmu dan jangan lupa bahagia.

4.      Ingat, sesulit apapun harimu pasti akan terlewati
Tidak semua kejadian dapat diprediksi dan diatur olehmu, namun caramu dalam menyikapi hari saat kejadian tersebut terjadi dapat mengubah persepsimu terhadap hari itu sendiri. Jika kamu gagal di hari Senin maka kamu bisa mencoba lagi di hari Selasa. Jika di hari Selasa kamu hanya bisa menangis maka jadikan hari Rabu sebagai hari kamu tersenyum kembali. Tuhan tidak mungkin memberikan ujian yang tidak bisa diselesaikan oleh hamba-Nya.

5.      Rencanakan hari esok
Entah itu rencana yang penting atau sekadar jalan-jalan ke mall dengan teman, rencana tersebut dapat menjadi motivasi untuk menyambut hari esok. Menulis rencana juga memberikanmu "arah" agar bisa lebih efisien dalam membagi waktu. Selain itu, ide-ide baru yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan juga dapat muncul setelah menulis rencana, mendorong semangatmu untuk menjadi lebih produktif dengan mewujudkannya.

V.                 KESIMPULAN
Tujuan hidup itu bukan menjadi masalah yang besar, asalkan tujuan hidup kita adalah untuk kebaikan. Dengan begitu, kehidupan kita akan dipenuhi dengan hal-hal yang baik, yang positif. Jangan sampai kita hidup justru menyusahkan orang lain atau bahkan membuat keresahan dalam masyarakat. Apapun yang kita jalani dalam kehidupan ini, sudah selayaknya kita memiliki semangat hidup hingga kita bisa menjalani kehidupan.

DAFTAR PUSTAKA
Ruslani. 2015. “Pengertian Semangat”. Dalam : http://www.ruslani.com/pengertian-tentang-semangat.html