Tampilkan postingan dengan label @A11-DINDA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @A11-DINDA. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Desember 2016

Menjadi Pribadi yang Proaktif

Pengertian atau definisi proaktivitas adalah orang yang relatif tidak terpengaruh oleh kekuatan situasi di sekitarnya, bahkan orang tersebut mampu mempengaruhi timbulnya perubahan dalam lingkungannya.

Bersikap Adil Terhadap Sesama

A. Pengertian Adil - Perilaku Terpuji
Secara bahasa adil mempunyai arti meletakkan sesuatu pada tempatnya, tidak memihak ke salah satu pihak, bersikap prorporsional, dan memihak kepada yang benar.

Selasa, 29 November 2016

Membangun Kerjasama dalam Team

Pengertian Kerja sama adalah suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Kerja sama merupakan interaksi yang paling penting karena pada hakikatnya manusia tidaklah bisa hidup sendiri tanpa orang lain sehingga ia senantiasa membutuhkan orang lain. Kerja sama dapat berlangsung manakala individu-individu yang bersangkutan memiliki kepentingan yang sama dan memiliki kesadaran untuk bekerja sama guna mencapai kepentingan mereka tersebut.
Kesuksesan ditentukan oleh kemampuan dalam berkomunikasi dengan orang lain secara efektif. “Kecerdasan Sosial”, atau kemampuan untuk berinteraksi, berbicara, berunding, dan membujuk orang lain merupakan bentuk kecerdasan yang paling mahal dan paling dihormati, dan kecerdasan ini dapat dikembangkan.
Adapun bentuk-bentuk kerja sama yang ada dalam masyarakat adalah sebagai berikut:
1. Bargaining yaitu perjanjian mengenai pertukaran barang-barang dan jasa antarindividu maupun antar kelompok. Dalam arti yang lebih luas, bargaining adalah nilai awar. Bargaining dilakukan agar proses kerja sama dapat memberi keuntungan secara adil bagi kedua belah pihak.
2. Kooptasi yaitu proses penerimaan unsu-unsur baru dalam kepemimpinan atau pelaksanaan politik dalam suatu organisasi, sebagai salah satu cara untuk menghindari terjadinya kegoncangan atupun kekacauan dalam stabilitas organisasi yang bersngkutan.
3. Koalisi yaitu gabungan atau kombinasi dua kelompok atau lebih yang memiliki tujuan sama dan berusaha untuk mencapai tujuan tersebut. Contoh dalam kehidupan nyata yaitu dua atau lebih partai politik berkoalisi untuk mengajukan seorang calon kepala daerah.
4. Joint Venture, yaitu bentuk kerja sama yang dilakukan oleh dua orang/ perusahaan dalam melaksanakan suatu pekerjaan/ proyek.
Kerukunan, mencakup gotong royong dan tolong menolong.
Manfaat dari melakukan Kerjasama :
1. Pekerjaan atau tugas cepat terselesaikan Karena setiap orang bekerjasama dengan maksimal dan saling membantu untuk dapat menyelesaikan setiap permasalahan. Dengan begini maka tugas yang dikerjakan akan lebih cepat terselesaikan.
   2. Beban pekerjaan tidak terlalu berat Beban pekerjaan yang kita kerjakan berkurang karena adanya bantuan untuk menyelesaikan. Dengan adanya kerjasama pekerjaan akan terasa ringan dan tidak akan terlalu membebani pikiran.  
3. Memudahkan pekerjaan dan didukung adanya koneksi Selain memudahkan pekerjaan, penting adanya koneksi karena kita dapat mencari informasi dengan mudah. Contohnya kita bekerjasama untuk membangun suatu perusahaan. Akan tetapi, kita kekurangan sumber bagaimana untuk memajukan suatu perusahan. Beruntungnya kita memilki kenalan yang ahli dalam bidang tersebut dan bersedia membantu. Pada akhirnya perusahaan berjalan dengan baik. 
 4. Spesialisasi pekerjaan Dalam bekerjasama tentu kita mempertimbangkan keuntungan dan kerugian yang akan kita dapatkan, dengan demikian adanya spesialisai pekerjaan membuat kita dapat meminimalisir kerugian.  
5. Keputusan bervariatif Mengapa bervariatif karena kita melibatkan banyak orang. Di mana setiap individu memiliki pikiran yang berbeda-beda. Dengan adanya pertukaran pemikiran diharapkan mampu menimbulkan ide-ide baru. Hal tersebutlah yang membuat suatu keputusan lebih bervariatif.  
6. Panjang umur Sebab dengan kita bekerjasama maka secara tidak langsung kita telah bersilaturahmi. Disebutkan dalam hadist bahwa dengan bersilaturahmi niscaya Allah SWT akan memperpanjang umur hamba-Nya. 
DAFTAR PUSATAKA :
Anonim. 2013. Pengertian kerja sama. [online]. Tersedia :
(diakses 28 November 2016 )
 Lustini, apriyanti. 2013. Cara untuk memulai bekerjasama mencapai. [online]. Tersedia :
( diakses 28 November 2016 )
Anonim. 2016. Manfaat berekrjasama. [online]. Tersedia :


Minggu, 20 November 2016

Bersemangat Untuk Hidup yang Menyenangkan


Pengertian tentang semangat berhubungan dengan perasaan dan tindakan. Semangat adalah keadaan pikiran ketika batin tergerak untuk melakukan satu atau banyak tindakan. Jadi, semangat itu memiliki fungsi sebagai penggerak batin untuk bertidak. Seseorang yang memiliki semangat bagus, sikap dan perilakunya biasanya terlihat dinamis.

Semangat itu sifatnya spiritual, adalah dimana batin tergerak untuk bertindak.
Semangat juga bersifat angin-anginan, dia terkadang ada dan tidak ada. semangat tidak hanya datang satu kali, bisa puluhan kali atau ratusan kali bahkan lebih. Semangat bisa datang dan pergi berulang kali tanpa bisa dihitung. Jika memang demikian,bagaimana cara mempertahankannya ?

Dan berikut adalah tips nya agar selalu diliputi semangat hidup :

  1. Sibukkan diri dengan kegiatan positif. Dengan kegiatan positif anda akan  terhindar dari zona nyaman yang akan meninabobokan gairah anda.
  2. Carilah teman yang selalu memberikan pengaruh positif, hindari teman yang memberi pengaruh negatif. Ada pepatah yang bilang, "Jika ingin menjadi seorang kiyai bertemanlah dengan seorang kiyai dan jika ingin menjadi seorang pengusaha betemanlah dengan seorang pengusaha". Dalam pengalaman hidup saya sadari banyak sekali pengaruh baik itu positif atau pun negatif dari teman sepergaulan. Alangkah lebih baiknya jika teman kita selalu memberikan pengaruh positif. Tapi semua itu kembali ke pribadi masing-masing. Upayakan agar anda tidak terpengaruh oleh pengaruh negatif teman anda tersebut. Tapi sebaiknya carilah teman yang selalu memberikan pengaruh positif.
  3. Gunakan waktu luang untuk hal-hal positif.  Manfaatkan waktu luang untuk hal-hal yang lebih positif seperti membaca, menulis, berolahraga, melukis, dan lain-lain. Hindari rutinitas negatif seperti, kebanyakan nonton TV, dan mengobrol yang berlebihan.
  4. Miliki lah hobi yang positif. Setiap orang pasti memiliki hobi yang berbeda-beda. Semua itu tidak bermasalah selagi hobi itu bernilai positif bagi hidup kita. Kenalilah apakah hobi yang selama ini bernilai positif bagi hidup anda atau sebaliknya? Jika hobi itu terkesan negatif segeralah ganti dengan kegiatan yang lebih bernilai positif lainnya.
  5. Berdoa dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tidak dapat di pungkiri lagi bahwa di balik keberhasilan seorang Muhammad SAW adalah berkat kedekatannya dengan Allah. Dengan kita dekat dengan Allah maka segala seseuatunya tidak akan melenceng dari kebenaran karena kita merasa selalu di awasi oleh Allah. Dan sumber kekuatan berasal dari berdoa, karena doa dapat memberikan kekuatan yang luar biasa bagi seseorang apalagi ketika sesorang sedang merasakan sulit. Jika perlu menangislah dalam berdoa karena akan lebih terasa kekuatan doanya
Semoga kita semua senantiasa bersemangat. memahami dan merasakan    arti semangat di hari-hari kita. semangat di setiap waktu dan keadaan di hidup kita. Amiiinnn
DAFTAR PUSTAKA
Anonim. 2012. Arti sebuah semangat. [online]. Tersedia :
Setiawan, wawan. 2012. Tips memiliki semangat hidup. [online]. Tersedia :
Ruslani. 2015. Pengertian tentang semangat. [online]. Tersedia :

Belajar Mengendalikan Diri

Pengertian Pengendalian diri. self control atau pengendalian diri merupakan kemampuan diri dalam mengendalikan perilaku untuk mencapai tujuan tertentu. Seorang individu dengan pengendalian diri yang baik dapat memahami benar konsekuensi akibat tindakan yang akan mereka lakukan.
Pengendalian diri (self control) didefinisikan sebagai “pengaturan proses fisik, psikologis, dan perilaku seseorang, dengan kata lain serangkaian proses yang membentuk dirinya sendiri”. Pengendalian diri merupakan keseluruhan dari proses yang membentuk diri individu yang mencakup proses pengaturan fisik, psikologis dan perilaku.
Pengendalian diri atau disebut juga kendali diri dapat pula diartikan sebagai suatu aktivitas pengendalian tingkah laku. Pengendalian tingkah laku mengandung makna, yaitu melakukan pertimbangan-pertimbangan terlebih dahulu sebelum memutuskan sesuatu untuk bertindak. Dengan menggunakan berbagai pertimbangan sebelum bertindak, individu tersebut mencoba untuk mengarahkan diri mereka sesuai dengan yang mereka kehendaki. Dengan kata lain, semakin tinggi kendali diri yang dimiliki seseorang semakin intens pengendalian terhadap tingkah laku.
Ada juga beberapa cara untuk dapat mengendalikan diri sendiri antara lain :

  • Mengenali diri kita sendiri dan mengidentifikasi apa yang sesungguhnya Anda rasakan. Setiap kali suatu emosi tertentu muncul dalam pikiran, Anda harus dapat menangkap pesan apa yang ingin disampaikan dan di rasakan oleh kita apakah marah, senang, sedih atau hal lainnya.
  • Memahami dampak dari emosi yang timbul dari diri kita sendiri apakah itu berdampak negatif atau positif ??? Jika kita dapat memahami dampak dari emosi yang timbul itu maka kita bisa mengetahui apa yang akan terjadi dari emosi yang ada tersebut. Jadi emosi hanyalah awal dari respon manusia dalam sebuah peristiwa atau kejadian. Kemampuan kita untuk mengendalikan dan mengelola emosi dapat membantu Anda mencapai kesuksesan.
  • Tenangkan dan buang emosi negatif yang timbul dan berpikirlah secara netral dan lebih berpikir ke dampak dari pelampiasan emosi negatif itu sendiri. Sadarilah hidup kita tidak sendiri dan masih banyak orang lain di sekitar kita dan buang ego mu.
  • Berpikirlah dari sudut orang yang terkena dampak dari emosi dan ego kita dan kita bisa melihat mengapa orang itu bertindak seperti itu, tenangkan dan berpikirlah secara dingin untuk menangani hal seperti ini
  • Berusaha mengetahui pesan yang disampaikan emosi, dan meyakini bahwa kita bisa berhasil menangani emosi ini sebelumnya dan dengan bergembira kita mengambil tindakan untuk menanganinya.
  • Lakukan terus dan ingatlah kegagalan adalah pengalaman terbaik di mana kita bisa belajar untuk menutupi kekurangan yang ada dalam kita sendiri dan itu adalah kemampuan kita dalam mengelola emosi, karena kitalah sesungguhnya yang mengendalikan emosi atau perasaan kita, bukan sebaliknya. Dan sadarilah bahwa hidup masih panjang dan kita masih membutuhkan orang lain dalam hidup kita. Ingat anda bukan siapa siapa

DAFTAR PUSTAKA
Yordaus, yohakim.2012. bagaimana cara mengendalikan diri.[online]. tersedia :
http://yohakimn.blogspot.co.id/  ( diakses 20 November 2016)

Minggu, 06 November 2016

Mengambil Resiko

Risiko adalah bahaya, akibat atau konsekuensi yang dapat terjadi akibat sebuah proses yang sedang berlangsung atau kejadian yang akan datang. Dalam bidang asuransi, risiko dapat diartikan sebagai suatu keadaan ketidakpastian, di mana jika terjadi suatu keadaan yang tidak dikehendaki dapat menimbulkan suatu kerugian.
Jenis-jenis risiko yang umum di kenal dalam usaha asuransi antara lain meliputi:
• Risiko murni atau pure risk adastian terjadinya suatu kerugian atau dengan kata lain hanya ada suatu peluang merugi dan bukan suatu peluang keuntungan. Risiko murni adalah suatu risiko yang bilamana terjadi akan memberikan kerugian dan apabila tidak terjadi maka tidak menimbulkan kerugan namun juga tidak menimbulkan keuntungan. Risiko ini akibatnya hanya ada 2 macam: rugi atau break event, contohnya adalah pencurian, kecelakaan atau kebakaran.
• Risiko spekulatif atau speculative risk adalah risiko yang berkaitan dengan terjadinya dua kemungkinan, yaitu peluang mengalami kerugian financial atau memperoleh keuntungan. Risiko ini akibatnya ada 3 macam: rugi, untung atau break event, contohnya adalah investasi saham di bursa efek, membeli undian dan sebagainya.
• Risiko individu atau individual risk adalah kemungkinan-kemungkinan yang terjadi pada kehidupan sehari-hari. Misalnya risiko yang akan tibul bila kita memiliki rumah, mobil, melakukan investasi usaha, atau menyewa apartemen. Risiko ini di bagi ke dalam tiga macam risiko, yaitu:
 Risiko pribadi atau personal risk, adalah risiko yang mempengaruhi kapasitas atau kemampuan seseorang dalam memperoleh keuntungan, cotohnya adalah mati muda, uzur, cacat fisik, dan kehilangan pekerjaan.
 Risiko harta atau property risk adalah risiko terjadinya kerugian keuangan apabila kita memiliki suatu benda atau harta. Yaitu adanya peluang harta tersebut untuk hilang, di curi, atau rusak. Kehilangan suatu harta dapat di bedakan menjadi dua jenis:
a)Kerugian langsung atau direct losses terjadi apabila harta kita hilang atau rusak. Kerugian finansial terjadi karena kita kehilangan nilai dari harta tersebut, uang yang kita investasikan di dalamnya dan biaya yang di gunakan untuk menggantikannya.
b)Kerugian tidak langsung atau indirect losses (consequential) adalah setiap kerugian yang terjadi akibat kerugian asal (original losses). Contoh dari kerugian ini adalah kehancuran rumah karena bencana alam sehingga kita harus mengeluarkan biaya untuk tempat tinggal sementara dan renovasi rumah.
 Risiko tanggung gugat atau liability risk adalah risiko yang mungkin kita alami atau derita sebagai tanggung jawab akibat kerugian atau lukanya pihak lain. Jika kita mennggung kerugian seseorang, maka kita harus membayarnya, sehingga kerugian pihak lain menyebabkan kita mengalami kerugian finansial. Contohnya adalah memberi ganti rugi kepada orang akibat anda menabraknya.
Agar berani mengambil risiko, paling tidak seseorang mesti memiliki beberapa hal:
Pertama, berbaik sangka kepada Allah
Meyakini adanya takdir buruk yang datang dari Allah adalah bagian dari keimanan. Takdir buruk terjadi atas izin Allah dan ada yang benar-benar menjadi cobaan maupun pelajaran bagi manusia. Namun, ada juga takdir buruk yang justru terjadi karena keteledoran manusia.
Bagi siapapun yang ingin menggapai impiannya, jika dia berani berikhtiar, maka dia mesti yakin bahwa ikhtiarnya benar-benar berada dalam naungan Allah, berada dalam ridha Allah. Keberanian untuk menerima hasil dengan segala macam risiko yang ditimbulkannya termasuk berbaik sangka kepada Allah. Nah, jika apa yang dia dapatkan kelak adalah satu di antara takdir Allah Yang Maha Kuasa di atas segalanya, lantas alasan apalagi yang membuatnya tidak semangat?
Kedua, yakin bahwa kesuksesan punya proses
Hampir tak ada kejadian yang tidak melalui proses. Orang hidup saja melalui proses. Dilahirkan dan begitu seterusnya. Begitu juga orang mati, dia mesti melalui sakaratul maut. Dan begitu seterusnya. Dalam konteks yang lain, hampir tak ada yang mendapatkan kesuksesan tanpa usaha serta tantangan yang bergulat di dalamnya.
Dengan demikian, jika seseorang ingin meraih impian atau menggapai kesuksesan, maka dia mesti melalui proses atau langkah-langkahnya. Dia harus percaya bahwa menggapai kesuksesan itu pasti melalui langkah-langkah. Selain itu, kesuksesan juga butuh waktu pencapaian. Kesuksesan tidak didapatkan seketika saja, dia butuh waktu yang kadang tak sedikit. Jika langkah-langkah yang sudah tersusun mengalami kendala pencapaian, maka itu pertanda impian tersebut butuh langkah-langkah baru yang lebih kreatif dan fleksibel.
Ketiga, percaya bahwa semuanya berisiko
Memiliki impian itu gratis, tapi menjadikannya sebagai sesuatu yang nyata atau mewujudkannya butuh kerja keras dan berisiko tinggi. Satu hal yang mesti dimiliki adalah berani mengambil sekaligus menerima risiko. Mengapa? Karena tidak ada yang diperoleh dalam hidup ini yang tidak berisiko. Risiko membangun bisnis adalah bangkrut atau rugi, risiko menjadi penulis adalah ditolak penerbit, risiko menjadi aktivis literasi ditinggal pembaca, risiko menjadi pemimpin adalah dihina, risiko menjadi pembalap adalah tabrakan, risiko menjadi orang kaya adalah kemiskinan, risiko menjadi orang jujur adalah pengasingan. Begitu seterusnya. Dengan adanya kesadaran bahwa semuanya berisiko, seseorang akan matang secara psikologis. Di samping itu, dia juga akan berusaha sejak dini untuk mencari solusi dari kemungkinan-kemungkinan yang terjadi ke depan. Dengan adanya risiko, seseorang menjadi antisipatif dalam melakoni kehidupannya.
Keempat, percaya diri atas hasil usaha
Orang sukses adalah dia yang siap menerima hasil akhir dari usaha maksimalnya. Apapun impiannya, jika perwujudannya dilalui dengan langkah-langkah terbaik dan dilalui dengan sungguh-sungguh, apapun hasilnya, itu adalah keberhasilan. Dia sangat percaya bahwa apa yang sudah dilaluinya adalah satu perjuangan yang tak sia-sia. Dia sangat yakin akan mendapatkan hasil terbaik. Dia percaya bahwa apa yang diperolehnya adalah hasil usaha dan pembuktian dari keringatnya sendiri. Dia bangga dengan hasil apapun yang dia dapatkan dari usahanya.
Kelima, percaya akan peluang
Orang sukses selalu meyakini bahwa satu jalan tempuh yang sudah dicoba dan menghasilkan sesuatu yang belum memuaskan bukanlah hasil akhir yang sesungguhnya. Itu justru pertanda bahwa dia mesti menata kembali langkah-langkah sebelumnya, atau jika tidak, dia mesti mencari jalan atau langkah-langkah baru yang lebih jitu. Sebab dia yakin bahwa peluang itu selalu terbukan bagi siapapun yang menginginkan kesuksesan. Bukankah Allah akan memberi pertolongan kepada mereka yang bersungguh-sungguh?
Menanti hasil adalah aktivitas yang kadang membutuhkan banyak tenaga. Kecemasan selalu menjadi selingan dominan di dalamnya. Ya, itulah yang saya alami. Saya percaya Anda pernah mengalami apa yang saya alami. Tapi dalam penantian yang dilapis kecemasan tersebut selalu ada inspirasi yang hadir, termasuk untuk membuat tulisan sederhana sekalipun.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim.(2016). Risiko. [online]. Tersedia :
Kadir, syamsudin. (2012). Berani-mengambil-resiko. [online]. Tersedia :

Beradaptasi Dengan Lingkungan

Pengertian Beradaptasi adalah menyesuaikan diri terhadap lingkungannya. Makhluk hidup mempu beradaptasi dengan lingkungannya. Adaptasi ini diperlukan oleh makhluk hidup dibumi, karena setiap lingkungan dibumi memiliki karakteristik sendiri. Misalkan dikutub suhunya sangat dingin serta banyak terdapat air sedangkan sebaliknya di daerah gurun suhunya panas, gersang, dan sulit untuk mendapatkan air.
Adaptasi terdiri dari tiga macam, antara lain :
A. Adaptasi Morfologi
Adaptasi morfologi adalah penyesuaian bentuk tubuh makhluk hidup atau alat-alat tubuh makhluk hidup terhadap lingkungan tempat tinggalnya. Pada adaptasi ini biasanya bentuk penyesuaian bentuk tubuhnya seperti pada bentuk paruh, bentuk kaki, maupun bentuk seluruh tubuh secara keseluruhan.
Adaptasi pada bentuk tubuh ini berfungsi untuk menyesuaikan bentuk tubuhnya dengan cara ia mendapatkan makanan dan menyesuaikan bentuk tubuhnya dengan bagaimana ia tinggal di tempat tersebut.
B. Adaptasi Fisiologi
Adaptasi Fisiologi adalah penyesuaian fungsi alat tubuh suatu makhluk hidup terhadap keadaan lingkungannya. Adaptasi ini tidak dapat dilihat langsung oleh mata. Karena pada adaptasi fisiologi menyangkut tentang fungsi organ-organ bagian dalam tubuh makhluk hidup dengan lingkungannya. Seperti fungsi jantung manusia untuk beradaptasi dengan daerah tinggi.
C. Adaptasi Tingkah Laku
Adaptasi tingkah laku adalah cara makhluk hiduo beradaptasi dengan lingkungannya dalam bentuk tingkah laku. Adaptasi tingkah laku ini berhubungan dengan tindakan makhluk hidup untuk beradaptasi atau melindungi diri dari pemangsa. Selain itu juga adaptasi tingkah laku berhubungan dengan kebiasaan makhluk hidup untuk beradaptasi dan mempertahankan hidupnya disuatu lingkungan.
Contoh adaptasi ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu contoh adaptasi morfologi, contoh adaptasi fisiologi dan contoh adaptasi tingkah laku.
A. Contoh adaptasi morfologi
1) Tumbuhan xerofit seperti kaktus memiliki batang yang tebal untuk menyimpan air, memiliki daun yang berduri yang berfungsi untuk mengurangi penguapan, dan memiliki akar yang panjang dan menyebar agar lebih mudah mencari air. Hal ini dilakukan karena habitatnya yang gersang dan tandus.
2) Kelinci gurun mempunya telinga yang besar untuk mendinginkan tubuhnya. Karena pada saat darah kelinci tersebut mengalir melewati telinga maka darah akan melepaskan panas keselilingnya.
3) Katak gurun memiliki kaki bertanduk yang berguna untuk menggali lubang hingga 3 meter. Lubang ini digunakan untuk melindungi dirinya dari panas terik gurun.
B. Contoh adaptasi Fisiologi
1) Saat berada di daerah yang tinggi seperti dipuncak gunung manusia memproduksi butir darah merah lebih banyak agar lebih banyak mengikat oksigen. Sebab di dataran tinggi tekanan atmosfirnya lebih kecil daripada didataran rendah sehingga hanya sedikit oksigen yang bisa masuk ketubuh kita.
2) Ikan yang hidup di air asin lebih pekat mengeluarkan urin daripada ika yang hidup di air tawar. Ikan yang hidup diair asin mengeluarkan urin yang lebih pekat agar jumlah garam ditubuh ikan tersebut tidak berlebihan.
C. Contoh Adaptasi Tingkah Laku
1) Bunglon mengubah warna tubuhnya sesuai dengan lingkungannya adar lebih mudah mendapatkan mangsanya.
2) Ikan paus dan lumba-lumba secara berkala muncul kepermukaan air untuk bernafas. Karena Paus dan Lumba-lumba merupakan hewan mamalia yang bernafas dengan paru-paru.
3) Rayap yang kulitnya mengelupas maka akan dimakan kembali oleh rayap tersebut. Hal ini dilakukan karena didalam kulit rayap tersebut ada usus rayap yang ikut mengelupas dan usus tersebut memiliki flagelata yang menghasilkan enzim selulase yang dapat mencernakan kayu. Selain itu juga, rayap muda menjilati dubur rayao dewasa dengan tujuan mendapatkan enzim selulase untuk mencernakan kayu.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim.(2013).pengertian-beradaptasi.[online]. Tersedia :
Anonim.(2014).pengertian-macam-dan-contoh-adaptasi.[online]. Tersedia :


Kamis, 20 Oktober 2016

Tampil Beda Dengan Berkepribadian Menarik

Menjadi pribadi yang baik adalah keinginan setiap orang, pribadi yang baik adalah pribadi yang bisa membawa kebaikan bagi sekitarnya, bagi keluarga, saudara, teman, sahabat dan semua yang ada di sekitar.
Menjadi pribadi yang baik dan dicintai banyak orang adalah hal yang sangat menyenangkan dalam hidup. Ketika kita mampu bersikap baik, maka orang lain pun akan menghargai kita, mereka juga akan berbuat yang sama. Namun permasalahannya adalah bagaimana menjadi pribadi yang baik ?
Mungkin kita belum begitu peduli dengan hal-hal sepele seperti ini, namun pada kenyataannya sikap kita menentukan keberhasilan kita. Contoh sederhananya adalah sebelum kita bekerja dalam sebuah perusahaan biasanya kita akan mendapatkan tes wawancara. Tes tersebut dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan dan sikap kita akan bidang yang akan kita kerjakan. Bila saja dalam menjawab pertanyaan kita tidak mampu menunjukkan sikap yang baik, biasanya kita tidak akan lolos dalam ujian wawancara. Berbeda dengan orang yang dengan baiknya menyampaikan opini dengan sikap dan tutur kata yang baik. Otomatis mereka akan diterima kerja.
Inilah yang menjadi sebab akibat mengapa memiliki kepribadian yang baik seperti kebutuhan yang setiap saat harus kita jalankan. Jangan hanya saat kita menginginkan sesuatu baru kita menunjukkan sikap baik, namun pada saat tidak diminta kita akan kembali ke sikap biasanya. Tentu hal ini tidak akan berjalan baik, karena pada dasarnya kepribadian yang baik tidak bisa dibuat-buat apalagi di rekayasa kapan pun saat kita mau.
Menjadi pribadi yang baik dapat dimulai dengan cara mengenali diri sendiri, mengenali bagian bagian dari diri kita sendiri, terkadang kita hidup dikendalikan oleh ego, amarah dan keinginan kita snediri. Ketiga hal tersbeut sangat mendasar, jika ketiga hal tersbeut dapat ditata maka pikiranpun akan bisa menjadi selalu positif, jika positif maka kehidupan pun akan menjadi baik. Jika kita bisa mengenali diri dan menatanya, maka karakter kita akan menjadi menarik dan menyenangkan sekaligus kuat menghadapi segala kondisi yang muncul. Ketika itulah maka kita bisa menyebarkan kebaikan kepada seluruh alam semesta.
Berikut ini ada delapan tips tampil beda, menjadi pribadi yang menarik dan menyenangkan di mata orang lain, di antaranya yaitu :
1.                  Friendly atau Ramah
            Setiap orang pasti senang bila berdekatan dengan orang yang ramah, orang akan merasa dihargai dan diterima jika diperlakukan dengan ramah, lain halnya jika kita dapati muka yang jauh dari senyum dan ketus, kita pun pasti enggan berlama lama dengan orang tersebut karena takut dan malas berada di dekatnya. Beda halnya dengan sikap ramah, , Sikap ramah akan membuat orang nyaman dan senang di dekat kita. Sikap ramah akan membuat suasana menjadi hidup, mencairkan keadaan dan membuat kita banyak teman dan banyak yang menyenangi dan merindukan keberadaan kita.
2.               Senang Membantu dan Menolong Orang lain
Pernahkah ketika kita sedang kerepotan membawa sesuatu, tiba-tiba ada teman  yang menghampiri dan berinisiatif sendiri untuk membantu kita tanpa kita minta? dan hal itu pun membuat kita tersenyum senang dan bahagia  karena telah  dibantu di bawakan. Inisiatif dan niat baik teman kita itu pun pasti akan terus teringat dan terkenang di dalam hati kita ,  dan hal itu  akan menjadi contoh yang patut kita tiru kepada yang lainnya. Menolong orang lain sejatinya adalah kita menolong diri kita sendiri. dimana jika kita berbuat baik kepada orang lain maka kebaikan itu pun akan kembali pada diri kita sendiri. Mungkin kebaikan yang sudah kita lakukan kepada orang lain akan kembali menolong kita di waktu dan keadaan yang lain suatu hari nanti. Contoh kecil misal kita menolong dengan tulus seorang nenek yang hendak menyebrang jalan, mungkin kebaikan kita akan dibalas oleh-Nya dalam bentuk lain, misalnya ada orang lain yang membantu orang tua kita, adik kita, kakak kita , saudara kita ataupun pertolongan dalam bentuk lainnya.
3.               Rendah Hati
Umumnya orang tak suka dengan orang yang berbicara terlalu tinggi / menyombongkan diri dengan apa yang di milikinya misalnya kendaraan mewah yang di milikinya, lalu misalnya menyebutkan prestasi prestasinya yang telah berhasil di raihnya padahal tidak ditanya, pengalaman pengalamannya,dan lain sebagainya. Bersikaplah rendah hati, seperti ilmu padi semakin tinggi maka akan semakin merunduk. Sikap Kerendahan hatian membuat orang lain akan menaruh hormat dan menghargai kita.
4.                  Be Smart
Walaupun kita tidak memakai pakaian yang mahal atau bermerk, tapi jika kita terlihat smart, berwawasan luas dan nyambung ketika di ajak berbicara, orang pun akan senang di dekat kita, dan itupun akan memberi inner beauty tersendiri untuk kita. misalnya ketika di ajak membicarakan suatu topik, kita pun bisa menanggapinya dengan baik, karena Pengetahuan dan ilmu ilmu yang kita cari sendiri dengan jalan belajar sebelumnya, seperti belajar mengamati, banyak membaca, baik itu referensi dari buku buku, ataupun membaca di media lainnya. Ada tiga Kecerdasan yang ada dalam diri kita yaitu kecerdasan Intelektual (IQ), Kecerdasan Emosional (EQ), dan Kecerdasan Spritual (SQ). Itu pun tergantung kita bagaimana mengelolanya dengan baik.
5.                  Menepati Janji
Orang akan senang dan menghargai kita jika kita tlah berjanji pada orang lain dan kita berusaha menepati janji yang telah kita ucapkan.dan sebaliknya jika kita keseringan berjanji pada orang namun banyak juga yang tidak di tepati, orang pun akan memberi penilaian sendiri terhadap kita. Mungkin kita akan menjadi orang yang tidak akan di percaya lagi.
6.                  Menjadi Pendengar yang baik
Kebanyakan dari kita pasti akan senang jika keluh kesah kita, uneg uneg kita di dengarkan orang lain, sejatinya setiap orang hanya ingin ceritanya / curahan hatinya di dengarkan oleh lawan bicaranya, apalagi bila kita menjadi sahabat yang dipercaya oleh sahabat kita, yang siap mendengarkan keluh kesahnya dan memberi solusi terbaik untuknya. Berikanlah kesempatan kepada lawan bicara untuk mengutarakan perasaannya dan pendapatnya, Berusahalah menjadi pendengar yang baik.
7.               Peduli dan Perhatian
Sikap Kepedulian membuat orang merasa dihargai keberadaannya, misal kita tak segan segan untuk membantu lingkungan sekitar, membantu sesama, atau misal memberi ucapan selamat dan memberi hadiah untuk teman,keluarga, saudara di hari ulang tahunnya. Mungkin itu sesuatu yang kita anggap kecil dan sederhana namun tanpa kita sadari ternyata itu mungkin sangat bermakna dan bernilai besar di mata orang yang di tuju.
8.                  Mengingat dan menyapa orang dengan namanya
Umumnya orang akan senang bila kita bisa mengingat dengan baik namanya, Tak hanya mengingat saja tapi juga bisa menyebutnya dengan pelafalan yang benar dan tidak salah sebut. Berusahalah untuk menyapa orang dengan sebutan namanya yang benar. Menyapa orang dengan disertai namanya akan membuat orang merasa dihargai keberadaannya, akan terlihat lebih akrab dan orang pun akan menilai kita bahwa kita orang yang tidak mudah melupakan orang lain.
DAFTAR PUSTAKA :
Anonim.(2016).cara-menjadi-pribadi-yang-menarik.[online].tersedia :
Anonim.(2015).menjadi-pribadi-baik-dan-dicintai-banyak-orang.[online].tersedia :
Anonim.(2015).delapan-tips-tampil-beda-menjadi-pribadi-yang-menarik-dan-menyenangkan-di-mata-orang-lain.[online].tersedia :
http://www.kompasiana.com/senja.trie/delapan-tips-tampil-beda-menjadi-pribadi-yang-menarik-dan-menyenangkan-di-mata-orang-lain_55b2fea7e122bd3d10850a21

Senin, 10 Oktober 2016

Prinsip Hidup Untuk Hidup Yang Lebih Cerah

Prinsip adalah suatu pernyataan fundamental atau kebenaran umum maupun individual yang dijadikan oleh seseorang/ kelompok sebagai sebuah pedoman untuk berpikir atau bertindak. Sebuah prinsip merupakan roh dari sebuah perkembangan ataupun perubahan, dan merupakan akumulasi dari pengalaman ataupun pemaknaan oleh sebuah objek atau subjek tertentu.
Berikut adalah 6 Prinisip Sederhana yang dapat anda pegang teguh untuk menjalani kehidupan yang menakjubkan ini :
1. BE UNIQUE, BE YOURSELF (Jadilah unik, jadilah diri sendiri)
Jadilah unik, jadilah diri sendiri. Jangan pedulikan apa kata orang lain, apa penilaian orang lain. Saat saya menulis di sini, saya tidak akan pernah mendengarkan apa penilaian orang lain. Yang terpenting adalah saya menulis sesuatu yang berguna. Saya yakin ada satu atau dua orang yang menghargai dan membutuhkan serta terinspirasi dari tulisan yang saya buat. Saya hanya ingin menjadi diri saya sendiri, menjadi original, kreatif dan seunik mungkin.Jangan biarkan orang lain mengatur hidup anda, mengarahkan anda, mengendalikan anda. Inilah hidup anda satu-satunya, hidup yang paling berharga.
2. CARPE DIEM, LIVE TO THE ABSOLTE FULLEST(Hargai setiap detik dalam hidup anda, hidup sepenuhnya)
Jangan biarkan setiap detik berlalu.Lakukan hal yang bermakna, hal yang anda ingin lakukan. Jangan habiskan dalam amarah, menggerutu dan mengerjakan hal yang tidak penting.Kenali prioritas anda dan fokus mengejarnya. Buang yang tidak penting. Hidup anda diukur bukan dari lamanya anda hidup, namun dari makna yang anda berikan dan dapatkan selama hidup. Hiduplah saat ini juga. Lupakan masa lalu, jangan khawatirkan masa depan.
3. F**K WITH NEGATIVES PEOPLE (Jangan pedulikan orang negatif)
Jangan dekati mereka yang pesimis, suka mengeluh dan mempengaruhi anda untuk berhenti memimpikan hal yang besar. Bergaulah dengan mereka yang percaya dan meyakini mimpi anda. Tidak ada untungnya berteman atau bersosialisasi dengan mereka, yang ada hanya akan menghabiskan waktu hidup anda saja.
4. EVERYTHING JUST TEMPORARY, EVERYTHING SHALL PAST(Semua hanya sementara, semua pasti berlalu)
Semua duka, kepedihan, kekalahan, kebimbangan, keraguan, pasti akan berlalu. Hanya orang yang sudah bijak yang bisa menerima kegagalan layaknya kesuksesan. Perih itu tidak bisa dihindari, sakit hati itu tidak bisa ditolak, jadi bermain-mainlah dengan kepedihan, kekecewaan tersebut. Tanyakan kepada semua orang, apakah ada yang disebut luka yang permanen? Jika ada yang masih memikirkan sakit hati atau kekecewaan di masa lalu, mereka hanyalah orang bodoh. Jika anda tidak mau menerima kekalahan dan kegagalan, anda akan dikutuk menjadi seorang perfeksionis yang selalu mengeluh akan ketidakadilan. Terimalah semua hal dalam hidup, termasuk kegagalan dan kekecewaan, karena itu semua hanyalah sementara.
5. SIMPLIFY (Sederhanakan)
Mulai dari rencana anda, meja kerja anda, rumah anda, pakaian anda, pekerjaan anda, waktu anda, sederhanakan semuanya. Jalani hidup minimalis. Buang yang tidak penting, buang yang tidak berguna. Jauh lebih sulit mnyederhanakan segala hal dalam hidup anda dibanding memperumit.
6. YOU DESERVE TO HAVE THE BEST (Anda layak mendapatkan yang terbaik)
Anda adalah cerminan perilaku anda sendiri. Perlakukan diri anda dengan hormat dan sopan, karena anda layak menerima hal itu. Jangan biarkan orang lain melecehkan dan meremehkan anda. Anda adalah yang terpintar, tercerdas, terhebat, tertampan, tercantik, terseksi. Anda adalah produk terbaik dari hasil cinta kedua orang tua anda. Sadari dan yakini itu. Tidak ada yang lebih baik dibanding anda sendiri. Pantaskanlah agar anda diperlakukan hormat.
Selain itu, berikut beberapa contoh prinsip hidup sederhana yang dapat anda terapkan dalam kehidupan anda :
1.      Seberapa Bahagia Dirimu Akan Tergantung Pada Seberapa Besar Cintamu ke Diri Sendiri
2.      Intuisi Adalah Amunisi Ketika Hidup Sedang Ada di Luar Logika
3.      Sampaikanlah Apa yang Benar, Meski Tak Sesuai dengan Pendapat Kebanyakan Orang
4.      Semakin Kamu Merasa Tak Sempurna, Semakin Kamu Harus Lebih Percaya Diri
5.      Rasa Iri Bukanlah Rasa yang Manusiawi. Kita Seharusnya Tak Merasakannya.
6.      Meniru Orang Lain Adalah Tragedi yang Sekelas Dengan Bunuh Diri
7.      Hati-Hati! Traveling Bisa Bikin Hidupmu Lebih Baik Atau Malah Sebaliknya
8.      Yang Paling Buruk Bukanlah Gagal, Namun Tak Tahu Kemampuanmu Karena Takut Menjajal
9.      Berhenti Mengeluh Kenapa Orang-Orang Tak Memahamimu, Karena Setiap Tokoh Besar di Dunia Ini Selalu Sulit Dimengerti.
DAFTAR PUSTKA
Boyo.(2009).prinsip-hidup-sederhana-agar-hidup-lebih-bermakna.[online].tersedia:
 Anonim.(2016).prinsip.[online].tersedia:
https://id.wikipedia.org/wiki/Prinsip (diakses 10 Oktober 2016)
Rahman,adi.(2013).prinsip-luar-biasa-untuk-menjalani.[online].tersedia:



Rabu, 05 Oktober 2016

Bangkitkan Rasa Saling Peduli

Peduli adalah sebuah nilai dasar dan sikap memperhatikan dan bertindak proaktif terhadap kondisi atau keadaan di sekitar kita. Peduli adalah sebuah sikap keberpihakan kita untuk melibatkan diri dalam persoalan, keadaan atau kondisi yang terjadi di sekitar kita.
Orang-orang peduli adalah mereka yang terpanggil melakukan sesuatu dalam rangka memberi inspirasi, perubahan, kebaikan kepada lingkungan di sekitarnya. Ketika ia melihat suatu keadaan tertentu, ketika ia menyaksikan kondisi masyarakat maka dirinya akan tergerak melakukan sesuatu. Apa yang dilakukan ini diharapkan dapat memperbaiki atau membantu kondisi di sekitarnya.
Sebagai makhluk sosial, sudah sepatutnya kita mempunyai rasa peduli terhadap sesama yang membutuhkan. Ini biasa disebut dengan sifat kepahlawanan.
Macam-macam peduli dan contohnya :
    1.      Peduli terhadap diri sendiri
Peduli pada diri sendiri bukan berarti bersikap egois, melainkan anak diajarkan peduli pada kebutuhan dirinya sendiri. Contoh, diajarkannya menjaga kebersihan tubuhnya dengan cara mandi, menyikat gigi, berpakaian, makan tiga kali sehari, dan seterusnya. Ini adalah wujud kepedulian orangtua terhadap anak sehingga ia merasa dipedulikan dan akhirnya ikut peduli pada dirinya sendiri dan orang lain.

     2.      Peduli terhadap kakak atau adik
Untuk menanamkan rasa peduli anak pada kakak atau adik, ada beberapa hal yang harus orangtua ajarkan, yaitu:
*   Mengekspresikan rasa kasih sayang.
Mintalah anak untuk mencium adik dalam gendongan, mencium ayah dan ibu sebelum berangkat sekolah atau sebelum tidur, dan memeluk kakak yang hendak berangkat sekolah, memintanya kakak untuk menemani sang adik bermain, memberi tahu ayah atau ibu jika adik menangis, tidak merepotkan ayah dan ibu jika kakak atau adik sedang sakit, dan sebagainya.
*  Selalu berbagi.
Ingatkan pula pada si prasekolah untuk selalu berbagi. Kalau punya makanan dan adik atau kakaknya minta sedikit, minta si prasekolah untuk membaginya. Mainan pun begitu, minta dia bergiliran memainkannya dengan sang adik atau kakak.
*  Biasakan berkata dan bersikap yang baik.
Gunakan selalu kata-kata “sakti”, maaf, tolong, dan terima kasih. Sebelum si kecil dapat menggunakannya dengan tepat, orangtualah yang harus lebih dulu mencotohkan dalam keseharian. Kata-kata tersebut merupakan salah satu bentuk ekspresi saling menghargai dan menghormati. Kepedulian anak pada adik maupun kakak, membuatnya belajar bagaimana bersikap menyayangi, menghargai, dan menghormati orang lain. Tentu saja, anak pun belajar membangun rasa empati. Pasti kebahagiaan akan meliputi dirinya, sebab sikap baik terhadap adik/kakak membuahkan respons yang menyenangkan dari mereka. Demikian pula sebaliknya.

    3.      Peduli terhadap orang tua
    4.      Peduli terhadap teman
    5.      Peduli terhadap sesama
Sikap peduli yang terbentuk di lingkungan rumah, memudahkan anak untuk menaruh peduli pada lingkungan sosial yang lebih luas. Namun, anak tetap perlu contoh bahwa kedua orangtuanya peduli pada orang lain, bahkan orang yang tidak mereka kenal. Contoh kecilnya, menyisihkan uang ke kotak amal, atau menerima/menolak dengan sopan para peminta sedekah yang mampir ke rumah. Libatkan anak dengan mengajaknya mengumpulkan pakaian bekas guna disumbangkan kepada anak pembantu di rumah, korban bencana, atau panti asuhan. Jelaskan betapa senangnya jika baju-baju bekas itu diterima orang yang membutuhkan. Anak yang punya rasa peduli pada sesama akan menunjukkan pribadi yang hangat, murah hati, mudah berempati, dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi pada lingkungan sekitarnya.
             Oleh karena itu jadikanlah diri kita menjadi sesuatu yang ada agar dapat tumbuh sikap peduli atas sesama. Karena hanya dengan demikian sikap peduli bisa tumbuh, tanpa menjadikan diri kita sesuatu yang ada maka orang lain tidak akan dapat melihat kita sebagai individu sehingga tingkat kepedulian atas diri kita akan berkurang bahkan hilang. Tetapi jika kita mampu menjadikan diri kita menjadi sesuatu yang ada, maka orang akan bisa melihat kita dan kepedulian yang kita harapkanpun dapat kita rasakan, nikmati dan dapat menjadi selimut dalam pergaulaan secara umum.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim.(2012).menumbuhkan-rasa-peduli.[online].Tersedia:
Hartono,dimas.(2013). Siapa-yang-sebagai-makluk-sosial-kita. [online].Tersedia:

Minggu, 25 September 2016

Mendalami Arti Tanggung Jawab

Tanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. sehingga bertanggung jawab adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, dan memberikan jawab serta menanggung akibatnya.
Tanggung jawab itu bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab. Apabila ia tidak mau bertanggung jawab, maka ada pihak lain yang memaksakan tanggung jawab itu. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dilihat dari dua sisi, yaitu dari sisi pihak yang berbuat dan dari sisi kepentingan pihak lain.
Tanggung jawab itu dapat dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuatnya.
 Atas dasar ini, lalu dikenal beberapa jenis tanggung jawab, yaitu :
1.      Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri menentukan kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Dengan demikian bisa memevahkan masalah-masalah kemanusiaan mengenai dirinya sendiri menurur sifat dasarnya manusia adalah mahluk bermoral, tetapi manusia juga pribadi. Karena merupakan seorang pribasi maka manusia mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri, berangan-angan sendiri. Sebagai perwujudan dari pendapat, perasaan dan angan-angan itu manusia berbuat dan bertindak. Dalam hal ini manusia tidak luput dari kesalahan, kekeliruan, baik yang sengaja maupun yang tidak. Contoh tanggung jawab terhadap diri sendiri yaitu : Misalnya sebagai seorang pelajar kita haruslah mengerti dan menyadari posisi kita untuk senantiasa belajar dan mengerjakan segala pekerjaan rumah dengan penuh dedikasi, karena hal-hal seperti itulah yang akan mempengaruhi kesuksesan kita sendiri pada akhirnya. Hal-hal tersebut tidak ada kaitannya sama sekali dengan orang lain, karena yang menentukan jalan hidup kita, masa depan kita adalah kita sendiri.
2.      Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami, ister, ayah, ibu anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarga. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan dan kehidupan. Contoh tanggung jawab terhadap keluarga yaitu : Misalnya seorang anak memiliki tanggung jawab kepada keluarganya untuk selalu menjaga dan melindungi nama baik keluarganya setiap saat dengan cara bertindak dan berperilaku dengan sopan dan santun sesuai dengan aturan yang ada dalam masyarakat dan tidak melanggar aturan-aturan tersebut.
3. Tanggung jawab terhadap masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain. Sehingga dengan demikian manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyrakat tersebut. Wajarlah apabila segala tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat. Contoh tanggung jawab terhadap masyarakat yaitu : Manusia sebagai mahkluk social tentunya tidak dapat hidup sendiri dan harus bermasyarakat dengan individu lainnya, oleh karena itu setiap anggota masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam masyarakat misalnya tanggung jawab untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan ketentraman di lingkungan masyarakat tersebut.
4. Tanggung jawab kepada Bangsa / Negara
Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Bila perbuatan itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada negara. Contoh tanggung jawab kepada negara yaitu : Dalam bermasyarakat untuk mencapai tujuan kesejahteraan bersama maka diadakannya kegiatan berbangsa dan bernegara. Dimana masing-masing dari kita memiliki tanggung jawab yang sama untuk Negara yakni menjaga persatuan dan kesatuan Negara dengan mengikuti hokum dan tata tertib bernagsa dan bernegara yang diterapkan di Negara tersebut.
5.      Tanggung jawab terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkanuntuk mengisa kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab lngsung terhadap Tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukum-hukum Tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama. Pelanggaran dari hukum-hukum tersebut akan segera diperingatkan oleh Tuhan dan juga dengan peringatan yang keraspun manusia masih juga tidak menghiraukan maka Tuhan akan melakukan kutukan. Sebab dengan mengabaikan perintah-perintah Tuhan berarti mereka meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan manusia terhadap Tuhan sebagai penciptanya, bahkan untuk memenuhi tanggung jawab, manusia perlu pengorbanan. Contoh tanggung jawab kepada tuhan yaitu : Sebagai mahkluk yang telah di ciptakan oleh Tuhan di dunia ini, dilindungi dan dibesarkan, diberikan akal sehat dan berbagai macam rahmat dan karunia-Nya maka kita tentunya memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan segala sesuatu yang telah diberikan-Nya kepada kita dan serta senantiasa mensyukuri apa yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kita dengan cara beribadah dan berdoa kepada-Nya.

DAFTAR PUSTAKA
Tatang.(2016). “pengertian-dan-contoh-sikap-tanggung-jawab’’. 25 September 2016
Adjis,abdul.(2015).’’mendalami-ari-tanggung-jawab”. 25 September 2016
Anonim.(2015).”pengertian-tanggungjawab-definisi” .25 September 2016
Anonim.(2012).”pengertian-tanggungjawab”. 25 September 2016