Kamis, 27 September 2018

Pentingnya Menanamkan Sikap Disiplin

Oleh : Andika Yudistira (@ProyekJK03, @J08-Andika)

Abstrak
Disiplin merupakan salah satu sikap yang harus dimiliki oleh setiap individu. Disipline merupakan sikap mental seseorang yang mengandung kerelaan untuk mematuhi dan taat kepada peraturan, tata tertib, ataupun ketentuan yang berlaku dalam menunaikan tugas dan tanggunga jawab.

Kata Kunci : Disiplin, Menghargai Waktu, Taat


Cara menanamkan sikap Disiplin :
  • Buatlah aturan yang bagus dan jelas dan berlakukan dengan tegas.
  • Beri petunjuk ataupun peringatan jika ada yang melanggar.
  • Bentuk perilau positif dengan mendukung perilaku yang baik melalui pujian.
  • Cegah masalah sebelum terjadi.
  • Biasakan diri untuk bersikap disiplin.

Faktor-Faktor yang mempengaruhi Disiplin : 

      1) Faktor pembawaan 
Menurut aliran nativisme bahwa nasib anak itu sebagian besar berpusat pada pembawaannya, sedangkan pengaruh dari lingkungannya hanya sedikit. Baik buruknya perkembangan anak, sepenuhnya tergantung pada pembawaannya.  Pendapat tersebut menunjukkan bahwa salah satu faktor yang menyebabkan orang bersikap disiplin adalah pembawaan yang merupakan warisan dari keturunannya. 

2) Faktor kesadaran 
Kesadaran adalah hati yang telah terbuka atas pikiran yang telah terbuka tentang apa yang telah dikerjakan. Disiplin akan lebih mudah ditegakkan bilamana timbul dari kesadaran setiap individu, untuk selalu mau bertindak taat, patuh, tertib, teratur, bukan karena ada tekanan atau paksaan dari luar. Dengan demikian, seseorang akan berperilaku disiplin jika dia memiliki kesadaran atau pikirannya telah terbuka untuk melakukan kedisiplinan. 
3) Faktor minat 
Minat adalah suatu perangkat manfaat yang terdiri dari kombinasi, perpaduan dan campuran dari perasaan-perasaan, harapan, prasangka, cemas, takut, dan kecenderungan-kecenderungan lain yang bisa mengarahkan individu kepada suatu pilihan tertentu.40 Dalam berdisiplin, minat sangat berpengaruh untuk meningkatkan keinginan yang ada dalam diri seseorang. Jika minat seseorang dalam berdisiplin sangat kuat maka dengan sendirinya dia akan berperilaku disiplin tanpa menunggu dorongan dari luar. 
4) Faktor pengaruh pola pikir                                                           
Tentang pengaruh pola pikir, para ahli ilmu jiwa berpendapat bahwa pikiran itu tentu mendahului perbuatan, maka perbuatan berkehendak itu dapat dilakukan setelah pikirannya.41 Pola pikir yang telah ada terlebih dahulu sebelum tertuang dalam perbuatan sangat berpengaruh dalam melakukan suatu kehendak atau keinginan.


Tujuan dari sikap Disiplin :
  1. Tujuan Jangka Pendekyaitu membuat seseorang terlatih dan terkontrol dengan mengajarkan bentuk-bentuk tingkah laku yang pantas dan yang tidak pantas bagi mereka.
  2. Tujuan Jangka Panjang, yaitu perkembangan pengendalian diri sendiri dan pengarahan diri sendiri (self control and self direction) yaitu dalam hal di mana seseorang dapat mengarahkan dirinya sendiri tanpa pengaruh dan pengendalian dari pihak luar.
Pengendalian diri yang baik akan menjauhkan seseorang dari pengaruh orang lain, sehingga akan tetap teguh dengan pendirian utamanya. Sedangkan disiplin menurut Soekarto Indra Fachrudin juga terbagi menjadi dua macam, yaitu:
  • Membantu seseorang untuk menjadi matang pribadinya dan mengembangkan pribadinya dari sifat-sifat ketergantungan menuju kemandirian, sehingga ia mampu berdiri sendiri diatas tanggung jawabnya sendiri.
  • Membantu seseorang untuk mampu mengatasi, mencegah timbulnya masalah-masalah disiplin dan berusaha menciptakan situasi yang menyenangkan bagi kegiatan belajar mengajar, dimana mereka menaati segala peraturan yang telah di tetapkan dalam sebuah organisasi maupun yang lainnya.

Manfaat memiliki sifat Disiplin :

  1. Menumbuhkan Kepekaan, Anak tumbuh menjadi pribadi yang peka/berperasaan halus dan percaya pada orang lain. Sikap inimemudahkan dirinya mengungkapkan perasaannya kepada orang lain, termasuk orang tuanya. Jadinya,anak akan mudah menyelami perasaan orang lain juga.
  2. Menumbuhkan Kepeduliaan, Anak jadi peduli pada kebutuhan dan kepentingan orang lain.Disiplin membuat anak memiliki integritas,selain dapat memikul tanggung jawab, mampu memecahkan masalah dengan baik ,cepat dan mudah.
  3. Mengajarkan Keteraturan, Anak jadi mempunyai pola hidup yang teratur dan mampu mengelola waktunya dengan baik.


DAFTAR PUSTAKA :








1 komentar: