Adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan
lingkungan hidupnya. Ada beberapa cara penyesuaian diri yang dapat
dilakukan, yaitu dengan cara penyesuaian bentuk organ tubuh, penyesuaian
kerja organ tubuh, dan tingkah laku dalam menanggapi perubahan
lingkungan.
Tampilkan postingan dengan label Tugas Karakter 08. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Karakter 08. Tampilkan semua postingan
Senin, 09 Januari 2017
Rabu, 04 Januari 2017
Beradaptasi di Lingkungan Sekitar
Definisi Pentingnya Beradaptasi
Adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan
lingkungan hidupnya.
Ada beberapa cara penyesuaian diri yang dapat dilakukan, yaitu dengan
cara penyesuaian bentuk organ tubuh, penyesuaian kerja organ tubuh, dan tingkah
laku dalam menanggapi perubahan lingkungan. Kemampuan
beradaptasi merupakan suatu perilaku yang sangat kompleks karena didalamnya
melibatkan sejumlah fungsi dan intelektual. Misalnya : penalaran,
ingatan kerja, dan belajar keterampilan makin tinggi. Kecerdasan
atau intelegensi manusia maka seseorang tersebut akan lebiuh cepat dan efektif
didalam menentukan strategi beradaptasi dengan perubahan tugas dan lingkungan
yang baru begitu puloa sebaliknya.dimana didalam lingkungan baru harus dapat
beradaptasi dengan lingkungan itu dengan peraturan-peraturan yang berlaku dan
harus bisa menyikapi masalah-masalah sosial yang terjadi.
Jenis-jenis Adaptasi
Adaptasi
fisiologi Adaptasi fisiologi adalah penyesuaian diri makhluk hidup melalui
fungsi kerja organ-organ tubuh supaya bisa bertahan hidup. Adaptasi ini
berlangsung di dalam tubuh sehingga sulit untuk diamati. Contoh : Tubuh
manusia mampu menambah jumlah sel darah merah apabila berada di pegunungan yang
lebih tinggi. Hal tersebut dapat mengikat oksigen lebih banyak
untuk mencukupi kebutuhan sel-sel tubuh.- Adaptasi Tingkah Laku
Adaptasi tingkah laku adalah penyesuaian diri terhadap lingkungan dengan
mengubah tingkah laku supaya dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya
Kamis, 22 Desember 2016
MAMPU BERADAPTASI
Mampu Beradaptadi terhadap
Lingkungan yang Baru
Adaptasi
adalah cara bagaimana kita mengatasi tekanan lingkungan sekitarnya untuk bisa
bertahan hidup, atau Adaptasi adalah proses penyesuaian diri terhadap hal baru.
Cara untuk beradaptasi
terhadap lingkungan yang baru
1. Bersikap Ramah dan
Murah Senyum Orang akan sangat respek terhadap kita apabila kita murah senyum
dan ramah. Mereka melihat kita ini adalah sesorang yang rendah hati, mudah
bergaul dan bisa membuat orang lain nyaman.
2. Bersikap Natural / Apa
Adanya Terkadang banyak sekali orang-orang yang berlebihan berbicara ataupun
bersikap kepada orang yang baru dikenal, hal ini akan menyebabkan orang lain
ilfil terhadap kita. Sebisa mungkin bersikap senatural mungkin, apabila anda
cerewet usahakan diminimalisir kecerewetan itu.
3. Jangan
Menceritakan Hal-Hal Yang Tidak Penting Banyak kita jumpai orang disekeliling
kita, baru kenal saja sudah menceritakan soal pacarnya, istrinya, suaminya,
anaknya, tetangganya, sodara tetangganya, bahkan kucing tetangganya yang
kelaparanpun diceritakan. Apalagi terlalu menceritakan harta yang kita miliki
hal ini akan membuat orang yang mendengarnya merasa aneh dan menilai kita orang
yang terlalu terbuka dan sombong. Dengan melakukan hal itu orang disekeliling
akan dengan mudah menilai karakter buruk kita.
4. Disiplin Rekan
kerja, teman sekolah, kuliah dan lain sebagainya akan sangat menghormati dan
menghargai kita jika kita disiplin. Dengan kedisiplinan itu, orang lain juga
akan percaya bahwa kita mampu untuk melakukan sebuah pekerjaan secara baik dan
terjadwal rapi.
5. Hindari Membicarakan Keburukan Orang Lain Hal ini banyak
dilakukan oleh wanita, meskipun pria pun juga tak sedikit yang melakukan
perbuatan seperti ini. Dengan membicarakan keburukan teman sekelas, sekantor,
seinstansi malah akan merugikan diri sendiri. Orang tidak akan percaya dengan
kita, karena menilai dirikita sebagai orang bermulut besar yang tak berisi.
Selain itu untuk menghindari terjadinya adu domba antar teman.
http://www.kompasiana.com/syarahnikenasmara/agar-cepat-beradaptasi-dengan-lingkungan-baru_552a4c73f17e61b872d62456
Rabu, 21 Desember 2016
mampu beradaptasi
Mampu Beradaptadi terhadap Lingkungan yang Baru
Adaptasi adalah cara bagaimana kita mengatasi tekanan lingkungan sekitarnya untuk bisa bertahan hidup, atau Adaptasi adalah proses penyesuaian diri terhadap hal baru.
Cara untuk beradaptasi terhadap lingkungan yang baru
1. Bersikap Ramah dan Murah Senyum Orang akan sangat respek terhadap kita apabila kita murah senyum dan ramah. Mereka melihat kita ini adalah sesorang yang rendah hati, mudah bergaul dan bisa membuat orang lain nyaman.
2. Bersikap Natural / Apa Adanya Terkadang banyak sekali orang-orang yang berlebihan berbicara ataupun bersikap kepada orang yang baru dikenal, hal ini akan menyebabkan orang lain ilfil terhadap kita. Sebisa mungkin bersikap senatural mungkin, apabila anda cerewet usahakan diminimalisir kecerewetan itu.
3. Jangan Menceritakan Hal-Hal Yang Tidak Penting Banyak kita jumpai orang disekeliling kita, baru kenal saja sudah menceritakan soal pacarnya, istrinya, suaminya, anaknya, tetangganya, sodara tetangganya, bahkan kucing tetangganya yang kelaparanpun diceritakan. Apalagi terlalu menceritakan harta yang kita miliki hal ini akan membuat orang yang mendengarnya merasa aneh dan menilai kita orang yang terlalu terbuka dan sombong. Dengan melakukan hal itu orang disekeliling akan dengan mudah menilai karakter buruk kita.
4. Disiplin Rekan kerja, teman sekolah, kuliah dan lain sebagainya akan sangat menghormati dan menghargai kita jika kita disiplin. Dengan kedisiplinan itu, orang lain juga akan percaya bahwa kita mampu untuk melakukan sebuah pekerjaan secara baik dan terjadwal rapi.
5. Hindari Membicarakan Keburukan Orang Lain Hal ini banyak dilakukan oleh wanita, meskipun pria pun juga tak sedikit yang melakukan perbuatan seperti ini. Dengan membicarakan keburukan teman sekelas, sekantor, seinstansi malah akan merugikan diri sendiri. Orang tidak akan percaya dengan kita, karena menilai dirikita sebagai orang bermulut besar yang tak berisi. Selain itu untuk menghindari terjadinya adu domba antar teman.
DAFTAR PUSTAKA :
Mampu Beradaptasi
Adaptasi
adalah cara bagaimana organisme mengatasi tekanan lingkungan sekitarnya untuk
bertahan hidup. Organisme yang mampu beradaptasi terhadap lingkungannya mampu
untuk:
·
memperoleh
air, udara dan nutrisi (makanan).
Mampu Beradaptasi
Adaptasi adalah cara bagaimana organisme mengatasi tekanan lingkungan sekitarnya untuk bertahan
hidup. Organisme yang mampu beradaptasi terhadap lingkungannya mampu untuk:- memperoleh air, udara dan
nutrisi (makanan).
- mengatasi kondisi fisik
lingkungan seperti temperatur, cahaya dan panas.
- mempertahankan hidup dari musuh
alaminya.
- bereproduksi.
- merespon perubahan yang terjadi
di sekitarnya.
beradaptasi
hidupnya. Ada beberapa cara penyesuaian diri yang dapat dilakukan, yaitu
dengan cara penyesuaian bentuk organ tubuh, penyesuaian kerja organ tubuh, dan
tingkah laku dalam menanggapi perubahan lingkungan. Kemampuan
beradaptasi merupakan suatu perilaku yang sangat kompleks karena Adaptasi
adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan didalamnya
melibatkan sejumlah fungsi dan intelektual. Misalnya : penalaran,
ingatan kerja, dan belajar keterampilan makin tinggi. Kecerdasan atau
intelegensi manusia maka seseorang tersebut akan lebiuh cepat dan efektif
didalam menentukan strategi beradaptasi dengan perubahan tugas dan lingkungan
yang baru begitu puloa sebaliknya.dimana didalam lingkungan baru harus dapat
beradaptasi dengan lingkungan itu dengan peraturan-peraturan yang berlaku dan
harus bisa menyikapi masalah-masalah sosial yang terjadi.
Setiap kehidupan di dunia ini tergantung pada
kemampuan beradaptasi terhadap lingkungannya dalam arti luas. Akan tetapi
berbeda dengan kehidupan lainnya, manusia membina hubungan dengan lingkungannya
secara aktif. Manusia tidak sekedar mengandalkan hidup mereka pada
kemurahan lingkungan hidupnya seperti ketika Adam dan Hawa hidup di Taman
Firdaus. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dengan mengelola
lingkungan dan mengolah sumberdaya secara aktif sesuai
dengan seleranya. Karena itulah manusiamengembangkan kebiasaan
yang melembaga dalam struktur sosial dan kebudayaan mereka.
Karena kemampuannya beradaptasi secara aktif itu pula, manusia
berhasil menempatkan diri sebagai makhluk yang tertinggi derajatnya di muka
bumi dan paling luas persebarannya memenuhi dunia. Di lain
pihak, kemampuan manusia membina hubungan dengan lingkungannya secara aktif itu
telah membuka peluang bagi pengembangan berbagai bentuk organisasi dan
kebudayaan menuju peradaban. Dinamika sosial itu telah mewujudkan aneka ragam
masyarakat dan kebudayaan dunia, baik sebagai perwujudan adaptasi kelompok
sosial terhadap lingkungan setempat maupun karena kecepatan perkembangannya.
Jenis-jenis Adaptasi
Adaptasi fisiologi Adaptasi fisiologi adalah penyesuaian diri makhluk
hidup melalui fungsi kerja organ-organ tubuh supaya bisa bertahan hidup.
Adaptasi ini berlangsung di dalam tubuh sehingga sulit untuk diamati.
Contoh : Tubuh manusia mampu menambah jumlah sel darah merah apabila
berada di pegunungan yang lebih tinggi. Hal tersebut dapat mengikat oksigen
lebih banyak untuk mencukupi kebutuhan sel-sel tubuh.- Adaptasi
Tingkah Laku Adaptasi tingkah laku adalah penyesuaian diri terhadap lingkungan
dengan mengubah tingkah laku supaya dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya.
Contoh : Cicak akan memutuskan ekornya pada saat berada
dalam Ancaman.- Adaptasi
Morfologi Adaptasi Morfologi adalah penyesuaian makhluk hidup
melalui perubahan bentuk organ tubuh yang berlangsung sangat lama untuk
kelangsungan hidupnya. Adaptasi ini sangat mudah dikenali dan mudah diamati
karena tampak dari luar.
Contoh : Burung kolibri memiliki paruh panjang dan runcing,Paruh
ini digunakan untuk menghisap madu.
Penerapan dan Prosses Pembelajaran
Penerapannya kemampuan beradaptasi dan menyikapi masalah sosial terlebih
dahulu dapat diterapkan didalam keluarga yaitu anak trlebih dahulu diberi tahu
tentang aturan-atuaran apa saja yang perlu ditaati dalam keluarga setelah itu barulah
anak diajari cara beradaptasi dengan keluarga. setelah anak bisa beradaptasi
dengan keluarga barulah anak diajarkan cara beradaptasi dimasyarakat dan
sekolahan. Proses pembelajarannya yaitu dapat dilaksanakan dikeluarga,
masyarakat, sekolah dan dimana saja.dimana dikeluarga anak diajarkan cara
beradaptasi dengan keluarga dan menyikapi measalah dalam keluarga sedangkan
disekolahan anak bisa diajarkan cara beradaptasi dan menyikapi masalah dengan
teman-teman sebayanya dimana anak sering salah paham dan bertengkar dengan
temannya gara-gara masalah kecil nah itu bisa jadi acuan guru untuk menjelaskan
bagaimana menyikapi masalah-masalah itu sebaliknya dimasyarakat anak dapat
diajarakan beradaptasi dan menyikapi masalah dengan masyarakat sekitar bukan hanya
dengan anak-anak seusia mereka tetapi dengan orang dewasa juga.
Menerapkan dalam Kehidupan Sehari-hari
Maksud dari menerapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah agar kita bisa
saling berinteraksi dalam bermasyarakat dimana mereka harus bisa mengerti bagaimana
keadaan masyarakat tersebut serta aturan-aturan apa yang harus ditaati dalam
masyarakat tersebut. Dalam hal ini kina bisa mempelajari bagaiman
seseorang bertahan dalam tekanan masyarakat, bertahan hidup, bagaimana
seseorang mencari makan dan air di kehidupannya.
PENTINGNYA ADAPTASI DALAM PERGAULAN DUNIA REMAJA
Pentingnya adaptasi dalam dunia remaja jaman sekarang ini yang dimana telah
banyak sekali remaja – remaja yang sudah tidak sejalan dengan etika remaja.
Dalam hal ini kita sebagai para remaja jaman sekarang yang hidup di dunia
modern ini sudah semestinya untuk bisa beradaptasi sehingga kita masih bisa
atau masuk kedunia remaja yang lebih postif. Sehingga kita tidak keluar dari
asas – asas etika. Sebagai contoh ketika kita bergaul dengan anak – anak yang
mempunya sifat kurang baik, dari yang minum – minuman keras hingga yang memakai
obat – obatan telarang. Kita sebagai remaja boleh – boleh saja bergaul tetapi
ingat tidak boleh lah kita untuk mencoba hal – hal yang sekiranya itu negatif,
sebagai remaja kita boleh bergaul dengan siapa pun, tapi selalu inget untuk
menghindari hal – hal yang negatif walau pun mereka semua itu di sekeliling
kita.
Manusia dan lingkungannya
Manusia adalah satu-satunya mahluk hidup
di bumi yang memiliki akal budi dan pikiran yang dapat digunakan dalam berpikir
di kehidupan sehari-hari. Karena akal pikiran itulah, Manusia juga akhirnya
menjadi mahluk yang bersosial dan hidup menyebar di berbagai tempat di bumi
dengan berbagai kondisi alam dan tantangan hidupnya masing-masing.Semua daerah
tempat manusia hidup memiliki tantangan hidup masing-masing yang menuntut
kemampuan adaptasi manusia untuk bertahan hidup.manusia menggunakan 4 hal
dari diri mereka sendiri, yaitu:
1. akal pikiran
2. perasaan/emosi
3. Jasmani
4. komunikasi
Daftar
Pustaka: https://rismanmhmmd.wordpress.com
Mampu Beradaptasi
KEMAMPUAN ADAPTASI
Dalam
kehidupan sehari-hari kita pasti bakal menemukan orang-orang baru di sekeliling
kita. Dan kita pun hatrus bisa beradaptasi dengan mereka. Dan dalam kehidupan
sehari-hari pun pasti kita tidak hanya berdiam diri saja. Kita pasti bepergian
ke suatu tempat untuk suatu keperluan. Atau contoh terdekatnya jika kita
memasuki suatu lingkungan baru, baik itu sekolah, kampus, perkantoran atau
apapun itu kita sangat membutuhkan suatu kemampuan untuk beradaptasi.
Tidak hanya untuk manusia, semua makhluk hidup pun membutuhkan suatu adaptasi. Karena pada definisinya, Adaptasi merupakan usaha manusia untuk menyesuaikan diri dengan tingkat, tempat, dan kondisi yang berbeda. Asumsi dasar adaptasi berkembang dari pemahaman yang bersifat evolusionari yang senantiasa melihat manusia selalu berupaya untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan alam sekitarnya, baik secara biologis/genetik maupun secara budaya. Baik itu binatang, tumbuhan, manusia semua membutuhkan adaptasi untuk kelangsungan hidupnya agar mampu bertahan. Berbeda dengan makhluk lainnya, manusia dikaruniai akal pikiran untuk melakukan adaptasi.
Model konsep adaptasi pertama kali dikemukakan oleh Suster Callista Roy (1969). Konsep ini dikembangkan dari konsep individu dan proses adaptasi seperti diuraikan di bawah ini. Asumsi dasar model adaptasi Roy adalah :
- Manusia adalah keseluruhan dari biopsikologi dan sosial yang terus-menerus berinteraksi dengan lingkungan.
- Manusia menggunakan mekanisme pertahanan untuk mengatasi perubahan-perubahan biopsikososial.
- Setiap orang memahami bagaimana individu mempunyai batas kemampuan untuk beradaptasi. Pada dasarnya manusia memberikan respon terhadap semua rangsangan baik positif maupun negatif.
- Kemampuan adaptasi manusia berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya, jika seseorang dapat menyesuaikan diri dengan perubahan maka ia mempunyai kemampuan untuk menghadapi rangsangan baik positif maupun negatif.
- Sehat dan sakit merupakan adalah suatu hal yang tidak dapat dihindari dari kehidupan manusia.
Bagi manusia, adaptasi itu sendiri lebih ke bagaimana agar dia bisa diterima di suatu lingkungan baru tersebut. Kadang, saat proses adaptasi itu tersebut, tidak jarang seseorang itu mengalami hambatan. Banyak faktor-faktor yang mempengaruhinya. Misalkan saja ada seseorang yang memiliki sifat pendiam dan pemalu, akan sulit untuk beradaptasi di lingkungan barunya karena mungkin dia tertutup dan sulit untuk memulai komunikasi sehingga proses adaptasinya terhambat. Bisa juga jika ada seseorang yang 'minderan'. Dia merasa minder karena mungkin kekurangan yang dimilikinya sehingga dia sulit untuk bergaul dengan orang-orang baru maupun lingkungan baru. Sebaliknya, seseorang yang cerewet biasanya lebih mudah untuk beradaptasi karena biasanya mereka “SKSD” dengan orang-orang yang baru dikenalnya, tapi justru dialah yang memiliki kemampuan beradaptasi yang baik. Daya adaptasi memerlukan proses belajar seumur hidup. Daya adaptasi muncul dan berkembang sejak masa anak-anak namun tidak banyak orang yang memiliki kemampuan adaptasi yang bagus.
Ada pun karakteristik perubahan dapat dibedakan menjadi pertama, perubahan begitu misterius karena tidak dapat dipegang. Ia bahkan dapat memukul balik seakan tidak tahu membalas budi dan kedua, perubahan terjadi setiap saat. Oleh karena itu, perubahan harus diciptakan setiap saat pula, bukan sekali-kali. Setiap satu perubahan kecil dilakukan seseorang maka akan terjadi pula perubahan-perubahan lainnya.
Seperti yang telah disampaikan, perubahan tidak bisa menunggu. Justru saat situasi stabil, kita harus pelan-pelan memikirkan perubahan, untuk mencapai kondisi lebih baik selanjutnya. Jika sudah terlambat, tak jarang usaha perubahan apapun yang dilakukan tidak akan menolong lagi. Jadi berubahlah sebelum krisis melanda.
- Jangan Mau Menjadi Orang Biasa.
Sekarang saatnya Anda mengubah
pikiran yang terlalu sederhana dan umum agar menjadi pikiran yang kreatif.
Mulailah dengan menyikapi kehidupan Anda saat ini yang sedang menempuh
pendidikan, berilah makna pada perkuliahan Anda dan nikmatilah perkuliahan,
bukan sekedar menjalankannya. Anda bisa merasakan betapa kekuatan hadir bila
kita menyenangi pekerjaan kita (termasuk kuliah). Dengan demikian pekerjaan
sesulit apapun rasanya dapat terselesaikan atau paling tidak mendapatkan hasil
yang optimal.
- Menyerah Itu Bukan Pilihan.
Bagaimana dengan Anda? Sudahkah Anda
memiliki semangat pantang menyerah? Sudahkah Anda memiliki kesabaran untuk
tidak menyerah? Sudahkah Anda memiliki mental yang kuat untuk bertahan dalam
kesulitan? Jawaban Anda menjadi tidak penting. Yang penting adalah Anda siap
berubah untuk lebih lagi dari yang sekarang Anda miliki. Anda lakukan, dan Anda
yakini. Sekarang saatnya meningkatkan semua itu hingga kesuksesan benar-benar
dalam pelukan. Beberapa nilai yang dapat kita kembangkan : Pertama, Kedisiplinan.
Walaupun kedisiplinan terkesan kaku dan tidak diinginkan serta dapat mengurangi
kreativitas, tetapi disiplin tetap harus kita terapkan dalam kehidupan kita.
Kedua, Kejujuran. Kejujuran merupakan modal penting dalam kehidupan,
baik sebagai professional, maupun sebagai anggota masyarakat. Ketiga, Kerja
keras. Untuk mendapatkan pekerjaan tidak mudah dan menjadi mahasiswa pun
tidak mudah. Untuk meraih posisi ideal di masa depan, Anda harus berjuang
dengan gigih dan terakhir adalah Doa. Akhirnya seluruh nilai-nilai di
atas tersebut belum lengkap bila tidak diiringi dengan doa. Kita semua makhluk
beragama, dan secara mental kita memang membutuhkan kesejukan spiritual. Hal
yang spiritual ini dapat membuat kita semakin tenang; tidak lupa diri saat kita
berhasil dan tidak menjadi down pada saat keberuntungan tidak berpihak pada
Anda.
- Sekarang Giliran Anda Berubah.
Kesuksesan seperti layaknya sebuah
antrian. Anda harus bersabar, Anda harus melangkah. Anda harus memiliki waktu
yang tepat untuk bergerak. Namun ada sesuatu yang tidak bisa kita pungkiri.
Untuk sukses lebih cepat dibanding dengan yang lain, Anda harus bergerak lebih
awal. Anda harus datang lebih awal dari yang lain, maka Anda akan berada di
depan, dan Anda hanya membutuhkan waktu yang lebih singkat dibanding yang lain.
Namun, jika Anda menunda-nunda, bisa jadi Anda akan kehabisan tiket kesuksesan
itu. Pertanyaannya sekarang, apakah Anda ingin mulai “mengantri” saat barisan
itu sudah panjang, atau menjadi pengantri pertama? Jangan tunggu lagi. Segera
ambil posisi karena sekarang adalah giliran Anda, sebelum orang lain
mendahului.
- Bangun Perlaku yang Baik.
Berdasarkan penelitian bahwa 80 %
keberhasilan dalam berkarir ditentukan oleh kemampuan seseorang dalam bersikap
dan beradaptasi secara tepat dalam lingkungan kerjanya. Kalau Anda merasa
tingkah laku yang ditampilkan salah terus, lama kelamaan Anda pasti jadi
ragu-ragu membina hubungan dengan orang lain. Dengan begitu, berarti sikap yang
baik bagi diri Anda penting bukan? Bagaimana cara kita bersikap?
KEMAMPUAN BERADAPTASI DAN MENYIKAPI MASALAH SOSIAL
1. Definisi
Kemampuan beradaptasi merupakan
suatu perilaku yang sangat kompleks karena didalamnya melibatkan sejumlah
fungsi dan intelektual.
Misalnya : penalaran, ingatan kerja,
dan belajar keterampilan makin tinggi.
Kecerdasan atau intelegensi manusia
maka seseorang tersebut akan lebiuh cepat dan efektif didalam menentukan
strategi beradaptasi dengan perubahan tugas dan lingkungan yang baru begitu
puloa sebaliknya.dimana didalam lingkungan baru harus dapat beradaptasi dengan
lingkungan itu dengan peraturan-peraturan yang berlaku dan harus bisa menyikapi
masalah-masalah sosial yang terjadi.
2. Penerapan dan Proses
pembelajaran
Penerapannya kemampuan beradaptasi dan
menyikapi masalah sosial terlebih dahulu dapat diterapkan didalam keluarga
yaitu anak trlebih dahulu diberi tahu tentang aturan-atuaran apa saja yang
perlu ditaati dalam keluarga setelah itu barulah anak diajari cara beradaptasi
dengan keluarga . setelah anak bisa beradaptasi dengan keluarga barulah anak
diajarkan cara beradaptasi dimasyarakat dan sekolahan.
Proses pembelajarannya yaitu dapat
dilaksanakan dikeluarga, masyarakat, sekolah dan dimana saja.dimana dikeluarga
anak diajarkan cara beradaptasi dengan keluarga dan menyikapi measalah dalam
keluarga sedangkan disekolahan anak bisa diajarkan cara beradaptasi dan
menyikapi masalah dengan teman-teman sebayanya dimana anak sering salah paham
dan bertengkar dengan temannya gara-gara masalah kecil nah itu bisa jadi acuan
guru untuk menjelaskan bagaimana menyikapi masalah-masalah itu sebaliknya
dimasyarakat anak dapat diajarakan beradaptasi dan menyikapi masalah dengan
masyarakat sekitar bukan hanya dengan anak-anak seusia mereka tetapi dengan
orang dewasa juga.
3. Evaluasi atau Cara Mengatasinya
Setelah anak tau apa itu adaptasi
dan cara menyikapi masalah sosial anak harus dievaluasi untuk mengetahuin
seberapa besar pengetahuan anak
Peserta didik diberi tugas untuk
mengamati kegiatan apa saja yang dilakukan dimasyarakat sekitarnya dan
aturan-aturean apa saja yang berlaku dimasyarakat tersebur tertulis maupun tak
tertulis , setelah itu anak-anak disuruh membuat laopran tentang pengamatan
tersebut.
4. Implementasi dalam kehidupan
sehari-hari
Yaitu dimana dalam implementasi ini
anak dihimbau agar mereka belajar bagaimana beradaptasi dan menyikapi masalah
sosial didalam masyarakat sekitar dan menyuruh siswa untuk melaksanakan atau
praktek langung dimasyarakt.dimana mereka harus bisa mengerti bagaimana keadaan
masyarakat tersebuat aturan-aturan apa yang harus ditaati dalam masyarakat
tersebut.
Daftar Pustaka
Nugroho,bagus.2013.blogsopt.kemampuan beradaptasi. http://bagusnunu.blogspot.co.id/2013/10/kemampuan-beradaptasi.html
Muhammad,Risman.2013.blogspot.kemampuan
beradaptasi. https://rismanmhmmd.wordpress.com/2013/10/21/kemampuan-beradaptasi/
ADAPTASI
Pengertian adaptasi adalah cara makhluk hidup untuk menyesuaikan
diri dengan lingkungan hidup dimana mereka tinggal. Adaptasi ini diperlukan
oleh makhluk hidup dibumi, karena setiap lingkungan dibumi memiliki
karakteristik sendiri. Misalkan dikutub suhunya sangat dingin serta banyak
terdapat air sedangkan sebaliknya di daerah gurun suhunya panas, gersang, dan
sulit untuk mendapatkan air.
Oleh karena itu ditempat tersebut makhluk hidupnya memiliki bentuk
dan karakteristik berbeda untuk menyeseuaikan diri dengan lingkungannya.
Seperti, Beruang kutub memiliki bulu yang lebat untuk melindungi tubuhnya dari
suhu dingin dan di gurun unta memiliki punuk atau bagian yang menonjol di
punggungnya sebagai penyimpan cadangan air karena digurun sulit untuk
mendapatkan air.
Lingkungan tempat makhluk hidup berkembang biak disebut dengan
habitat. Pada umumnya, makhluk hidup yang sudah beradaptasi dilingkungan
tertentu sulit untuk beradaptasi ditempat lain. Kecuali manusia, karena manusia
memliki otak dan pikiran sebagai alat untuk beradaptasi dengan berbagai
lingkungan yang ada. Otak dan pikiran ini digunakan untuk menyesuaikan
lingkungan dengan kemauannya. Misalkan, dikutub itu dingin maka ia membuat
rumah yang berbentuk seperti kubah karena dengan bentuk seperti itu maka suhu
didalamnya akan lebih hangat.
Macam-Macam Adaptasi
Adaptasi terdiri dari tiga macam, antara lain :
A. Adaptasi Morfologi
Adaptasi morfologi adalah penyesuaian bentuk tubuh makhluk hidup
atau alat-alat tubuh makhluk hidup terhadap lingkungan tempat tinggalnya. Pada
adaptasi ini biasanya bentuk penyesuaian bentuk tubuhnya seperti pada bentuk
paruh, bentuk kaki, maupun bentuk seluruh tubuh secara keseluruhan.
Adaptasi pada bentuk tubuh ini berfungsi untuk menyesuaikan bentuk
tubuhnya dengan cara ia mendapatkan makanan dan menyesuaikan bentuk tubuhnya
dengan bagaimana ia tinggal di tempat tersebut.
B. Adaptasi Fisiologi
Adaptasi Fisiologi adalah penyesuaian fungsi alat tubuh suatu
makhluk hidup terhadap keadaan lingkungannya. Adaptasi ini tidak dapat dilihat
langsung oleh mata. Karena pada adaptasi fisiologi menyangkut tentang fungsi
organ-organ bagian dalam tubuh makhluk hidup dengan lingkungannya. Seperti
fungsi jantung manusia untuk beradaptasi dengan daerah tinggi.
C. Adaptasi Tingkah Laku
Adaptasi tingkah laku adalah cara makhluk hiduo beradaptasi dengan
lingkungannya dalam bentuk tingkah laku. Adaptasi tingkah laku ini berhubungan
dengan tindakan makhluk hidup untuk beradaptasi atau melindungi diri dari
pemangsa. Selain itu juga adaptasi tingkah laku berhubungan dengan kebiasaan
makhluk hidup untuk beradaptasi dan mempertahankan hidupnya disuatu lingkungan.
Contoh-Contoh Adaptasi
Contoh adaptasi ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu contoh
adaptasi morfologi, contoh adaptasi fisiologi dan contoh adaptasi tingkah laku.
A. Contoh adaptasi morfologi
Contoh adaptasi morfologi pada makhluk hidup darat :
1) Tumbuhan xerofit seperti kaktus memiliki batang yang tebal
untuk menyimpan air, memiliki daun yang berduri yang berfungsi untuk mengurangi
penguapan, dan memiliki akar yang panjang dan menyebar agar lebih mudah mencari
air. Hal ini dilakukan karena habitatnya yang gersang dan tandus.
2) Kelinci gurun mempunya telinga yang besar untuk mendinginkan
tubuhnya. Karena pada saat darah kelinci tersebut mengalir melewati telinga
maka darah akan melepaskan panas keselilingnya.
3) Katak gurun memiliki kaki bertanduk yang berguna untuk menggali
lubang hingga 3 meter. Lubang ini digunakan untuk melindungi dirinya dari panas
terik gurun.
B. Contoh adaptasi Fisiologi
contoh adaptasi fisiologi antara lain :
1) Saat berada di daerah yang tinggi seperti dipuncak gunung
manusia memproduksi butir darah merah lebih banyak agar lebih banyak mengikat
oksigen. Sebab di dataran tinggi tekanan atmosfirnya lebih kecil daripada
didataran rendah sehingga hanya sedikit oksigen yang bisa masuk ketubuh kita.
2) Ikan yang hidup di air asin lebih pekat mengeluarkan urin
daripada ika yang hidup di air tawar. Ikan yang hidup diair asin mengeluarkan
urin yang lebih pekat agar jumlah garam ditubuh ikan tersebut tidak berlebihan.
C. Contoh Adaptasi Tingkah Laku
Contoh adaptasi tingkah laku :
1) Bunglon mengubah warna tubuhnya sesuai dengan lingkungannya
adar lebih mudah mendapatkan mangsanya.
2) Ikan paus dan lumba-lumba secara berkala muncul kepermukaan air
untuk bernafas. Karena Paus dan Lumba-lumba merupakan hewan mamalia yang
bernafas dengan paru-paru.
3) Rayap yang kulitnya mengelupas maka akan dimakan kembali oleh
rayap tersebut. Hal ini dilakukan karena didalam kulit rayap tersebut ada usus
rayap yang ikut mengelupas dan usus tersebut memiliki flagelata yang
menghasilkan enzim selulase yang dapat mencernakan kayu. Selain itu juga, rayap
muda menjilati dubur rayao dewasa dengan tujuan mendapatkan enzim selulase
untuk mencernakan kayu.
Penerapan dan Prosses Pembelajaran
Penerapannya kemampuan
beradaptasi dan menyikapi masalah sosial terlebih dahulu dapat diterapkan
didalam keluarga yaitu anak trlebih dahulu diberi tahu tentang aturan-atuaran
apa saja yang perlu ditaati dalam keluarga setelah itu barulah anak diajari
cara beradaptasi dengan keluarga. setelah anak bisa beradaptasi dengan keluarga
barulah anak diajarkan cara beradaptasi dimasyarakat dan sekolahan. Proses
pembelajarannya yaitu dapat dilaksanakan dikeluarga, masyarakat, sekolah dan
dimana saja.dimana dikeluarga anak diajarkan cara beradaptasi dengan keluarga
dan menyikapi measalah dalam keluarga sedangkan disekolahan anak bisa diajarkan
cara beradaptasi dan menyikapi masalah dengan teman-teman sebayanya dimana anak
sering salah paham dan bertengkar dengan temannya gara-gara masalah kecil nah
itu bisa jadi acuan guru untuk menjelaskan bagaimana menyikapi masalah-masalah
itu sebaliknya dimasyarakat anak dapat diajarakan beradaptasi dan menyikapi
masalah dengan masyarakat sekitar bukan hanya dengan anak-anak seusia mereka
tetapi dengan orang dewasa juga.
Menerapkan dalam Kehidupan Sehari-hari
Maksud dari menerapkan
dalam kehidupan sehari-hari adalah agar kita bisa saling berinteraksi dalam
bermasyarakat dimana mereka harus bisa mengerti bagaimana keadaan masyarakat
tersebut serta aturan-aturan apa yang harus ditaati dalam masyarakat tersebut.
Dalam hal ini kina bisa mempelajari bagaiman seseorang bertahan dalam
tekanan masyarakat, bertahan hidup, bagaimana seseorang mencari makan dan air
di kehidupannya.
PENTINGNYA ADAPTASI
DALAM PERGAULAN DUNIA REMAJA
Pentingnya adaptasi
dalam dunia remaja jaman sekarang ini yang dimana telah banyak sekali remaja –
remaja yang sudah tidak sejalan dengan etika remaja. Dalam hal ini kita sebagai
para remaja jaman sekarang yang hidup di dunia modern ini sudah semestinya
untuk bisa beradaptasi sehingga kita masih bisa atau masuk kedunia remaja yang
lebih postif. Sehingga kita tidak keluar dari asas – asas etika. Sebagai contoh
ketika kita bergaul dengan anak – anak yang mempunya sifat kurang baik, dari
yang minum – minuman keras hingga yang memakai obat – obatan telarang. Kita
sebagai remaja boleh – boleh saja bergaul tetapi ingat tidak boleh lah kita
untuk mencoba hal – hal yang sekiranya itu negatif, sebagai remaja kita boleh
bergaul dengan siapa pun, tapi selalu inget untuk menghindari hal – hal yang
negatif walau pun mereka semua itu di sekeliling kita.
Manusia dan lingkungannya
Manusia adalah
satu-satunya mahluk hidup di bumi yang memiliki akal budi dan pikiran yang
dapat digunakan dalam berpikir di kehidupan sehari-hari. Karena akal pikiran
itulah, Manusia juga akhirnya menjadi mahluk yang bersosial dan hidup menyebar
di berbagai tempat di bumi dengan berbagai kondisi alam dan tantangan hidupnya
masing-masing.
Daftar Pustaka :
1.
Anonim.2014. Pengertian
Adaptasi, Macam-macam Adaptasi dan Contoh Adaptasihttps://sainsforhuman.blogspot.cO.id/2014/06/pengertian-macam-dan-contoh-adaptasi12.html
2.
Muhammad, Risman.2013. Kemampuan Beradaptasi.https://rismanmhmmd.wordpress.com/2013/10/21/kemampuan-beradaptasi/
Langganan:
Postingan (Atom)





