Tampilkan postingan dengan label @P23-FIRSTA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @P23-FIRSTA. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Desember 2019

A D I L


Jika kita perhatikan dengan cermat alam raya sekitar kita, maka akan kita dapatkan prinsip adil itu menjadi ciri utama keberlangsungan dunia. Ada malam, siang, panas, dingin, pasti semua ada pasangannya. Berikut akan kita pelajari tema Pengertian Adil.

Kata Adil berasal dari bahasa Arab "adl" yang berarti sama. Dalam kamus besar bahasa indonesia, kata Adil diartikan:
  1. Tidak berat sebelah/tidak memihak
  2. Berpihak kepada kebenaran
  3. Sepatutnya/tidak sewenang-wenang. Adil
 Adil menurut istilah agama ialah melaksanakan amanat Allah dengan menempatkan sesuatu pada kedudukan yang sebenarnya, dengan tidak menambah atau menguranginya.

Sedangkan mizan berasal dari wazn yang berarti timbangan. Oleh karena itu, mizan berarti alat untuk menimbang dan dapat pula berarti keadilan, karena hasil yang diperoleh dari alat tersebut adalah keadilan.
Kepada Siapa Kita Harus Berlaku Adil?
  • Kepada Allah
Dalam hal ini kita harus bisa menempatkan Allah pada tempatnya yang benar sebagaimana. Maha Pencipta, MahaKuasa, kita tidak menyekutukan dengan yang lain, mengimani Al-Qur'an sebagai wahyu Allah dan Nabi Muhammad saw. sebagai utusan Allah.
  • Kepada Diri Sendiri
Dalam hal ini kita menempatkan diri secara baik dan benar, terpelihara dalam kebaikan dan keselamatan. Seperti tidak hasad, tidak minum-minuman keras dan lain-lain.
  • Kepada Orang Lain
Tentu dalam hal ini kita sebagai manusia harus bersikap adil kepada orang lain dengan layak dan benar kita harus memberikan orang lain dengan sikap jujur, benar dan jangan menyakiti serata merugikan orang lain.
  •  Kepada Makhluk Lain
Dalam hal ini juga kita harus belaku adil tentunya dan baik pada binatang makhluk lain pada tempat kehidupannya yang layak. Jangan sampai kita menyakiti binatang karna bagaimanapun semua makhluk adalah ciptakan Allah yang maha kuasa. 
Bisakah Kita Membiasakan Perilaku Adil?
Tentu bisa seperti yang sudah kita pelajari diatas, menunjukan siap adil kepada orang lain dapat dilakukan dengan beberapa hal, diantaranya sebagai berikut:
  1. Patuh kepada perintah Allah dan Rasulnya.
  2. Memberikan rasa aman kepada orang lain dengan sikap ramah dan santun.
  3. Menciptakan suasana aman, edukatif dan rukun.
  4. Bila bermitra harus saling menguntungkan dan bermanfaat bagi seluruh manusia dan makhluk serta dapat dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat.
  5. Tidak angkuh, sombong, kikir, boros, iri dan dengki dalam bergaul sesama manusia.
  6. Selalu berprasangka baik terhadap orang di sekitarnya.
  7. Selalu berbuat kebajikan dan tolong menolong terhadap sesama khusunya kepada fakir miskin dan anak yatim piatu.
  8. Selalu berpikir dengan benar sebelum bertindak dan berbuat.
  9. Tidak pilih kasih dalam bergaul

Daftar Pustaka
Anonym.2016.Aturan Islam.Pengertian Adil dan Contohnya. http://www.aturanislami.ga/2016/05/pengertian-adil-dan-contoh-perilaku-adil.html
Sarinur.Permata.2012.Blogspot.Tugas Pedidikan Agama Islam: Perilaku Adil. http://www.aturanislami.ga/2016/05/pengertian-adil-dan-contoh-perilaku-adil.html

Selasa, 10 Desember 2019

BUDAYAKAN KERJASAMA


OLEH : FIRSTA FAUZYAH (@P23-FIRSTA)

Suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Kerja sama merupakan interaksi yang paling penting karena pada hakikatnya manusia tidaklah bisa hidup sendiri tanpa orang lain sehingga ia senantiasa membutuhkan orang lain. Kerja sama dapat berlangsung manakala individu-individu yang bersangkutan memiliki kepentingan yang sama dan memiliki kesadaran untuk bekerja sama guna mencapai kepentingan mereka tersebut.
Adapun bentuk-bentuk kerja sama yang ada dalam masyarakat adalah sebagai berikut:
1. Bargaining yaitu perjanjian mengenai pertukaran barang-barang dan jasa antarindividu maupun antar kelompok. Dalam arti yang lebih luas, bargaining adalah nilai awar. Bargaining dilakukan agar proses kerja sama dapat memberi keuntungan secara adil bagi kedua belah pihak.
2. Kooptasi yaitu proses penerimaan unsu-unsur baru dalam kepemimpinan atau pelaksanaan politik dalam suatu organisasi, sebagai salah satu cara untuk menghindari terjadinya kegoncangan atupun kekacauan dalam stabilitas organisasi yang bersngkutan.
3. Koalisi yaitu gabungan atau kombinasi dua kelompok atau lebih yang memiliki tujuan sama dan berusaha untuk mencapai tujuan tersebut. Contoh dalam kehidupan nyata yaitu dua atau lebih partai politik berkoalisi untuk mengajukan seorang calon kepala daerah.
4. Joint Venture, yaitu bentuk kerja sama yang dilakukan oleh dua orang/ perusahaan dalam melaksanakan suatu pekerjaan/ proyek.
Kerukunan, mencakup gotong royong dan tolong menolong.
Manfaat Kerja Sama
Kerja sama memiliki banyak manfaat yang bisa di dapatkan oleh kedua belah pihak yang melakukan kerja sama. Adapun manfaat kerja sama menurut Koesnadi (2003) yaitu dapat mendorong adanya persaingan yang bisa mencapai tujuannya yaitu meningkatkan produktifitas. Selain itu, dengan bekerja sama dapat meningkatkan semangat kerja individu sehingga tenaga kerja akan lebih efektif, produktif dan efesien.
Kerja sama juga dapat mendorong terciptanya sebuah sinergi sehingga biaya operasional yang di butuhkan akan lebih rendah dan persaingan akan semakin meningkat. Kerja sama juga dapat memberikan dorongan hubungan antara dua pihak menjadi lebih erat dan harmonis dan penuh kesetiakawanan.
Semangat kerja yang tinggi juga bisa muncul karena adanya kerja sama. Bagi lingkungan kerja sama akan memberikan dampak yang positif dimana semua orang akan secara otomatis ikut menjaga dan juga melestarikan situasi dan kondisi sehingga akan lebih baik.
Dapat di simpulkan bahwa kerja sama merupakan sebuah kesepakatan antara dua orang atau lebih dimana mereka akan saling menguntungkan dan kedua pihak akan ikut berperan aktif berkontribusi sesuai dengan potensi yang di miliki oleh masing-masing sehingga keuntungan akan menjadi keuntungan bersama dalam mencapai tujuan tertentu.
Contoh Kerja Sama
Ada banyak sekali contoh-contoh kerja sama di lingkungan kita. Contoh dari kerja sama diantaranya adalah kerja sama ekonomi internasional yang biasanya di lakukan oleh suatu Negara dengan Negara lain. Jenis kerja sama ini menyangkut dengan urusan ekonomi. Selain itu, contoh kerja sama ekonomi lainnya yaitu regional yang meliputi Negara-negara yang berada pada kawasan tertentu. Kerja sama ekonomi antar regional yaitu kerja sama yang di lakukan oleh Negara dari satu kawasan dengan Negara yang berada pada kawasan lainnya. Masih banyak lagi contoh kerja sama seperti kerja saja ekonomi bilateral, dan multilaeral dan lainnya.
Macam-macam Kerjasama
Dilihat dari alasan yang mendasari lahirnya kerja sama, kerja sama dapat dibedakan menjadi dua berikut ini.
Kerja sama spontan (Spontaneous Cooperation) yaitu bentuk kerja sama atas dasar spontanitas, misalnya karena ada seseorang yang meninggal di suatu daerah, maka secara spontan masyarakat di sekitar daerah tersebut bekerja sama untuk membantu keluarga yang anggotanya meninggal dalam proses penguburan mayat.
Kerja sama langsung (Directed Coopration) yaitu bentuk kerja sama sebagai reaksi atas adanya instruksi dari atasan, misalnya TNI masuk desa yang saling bekerja sama dalam membantu rakyat di pedesaan dalam membangun desanya.
Bentuk-Bentuk Kerjasama
Adapun bentuk kerja sama jika dilihat dari motif pelaksanaannya dapat dikelompokkan menjadi lima bentuk sebagai berikut.
1.   Kerukunan (Harmony), kerja sama semacam ini terwujud dalam gotong royong dan tolong-menolong, misalnya program jumat bersih atau kerja sama kelompok masyarakat dalam menguburkan salah seorang dari anggota keluarga yang meninggal.
2.   Kooptasi (Cooptation), yaitu proses penerimaan unsur-unsur baru oleh pemimpin sebuah organisasi yang ditujukan dalam rangka mencegah terjadinya gangguan atau keguncangan dalam organisasi tersebut.
3.   Joint Venture yaitu bentuk kerja sama beberapa perusahaan dalam mengembangkan bidang usaha tertentu. Satu sebagai pemodal dan pihak lainya mengelola usaha atau proyek tertentu.
4.   Bargaining yaitu kerja sama pertukaran barang atau jasa antara dua organisasi atau dua negara, misalnya kerja sama JICA (Japan Indonesian Corporation Agencies) dengan beberapa perguruan tinggi di Indonesia untuk mengembangkan sarana dan prasarana pendidikan.
5.   Koalisi (Coalition), yaitu kerja sama antara dua pihak yang memiliki kepentingan atau tujuan yang sama, misalnya koalisi yang dibentuk oleh beberapa partai politik dalam mengusung calon Bupati/Wali Kota dalam proses PILKADA.

DAFTAR PUSAKA
Anonim. 2013. Pengertian Kerja Sama. http://www.temukanpengertian.com/2013/09/pengertian-kerja-sama.html (diakses29 November 2016)
Vidy. 2016. Pengertian Kerja Sama : Manfaat Dan Contohnya. http://artikel-az.com/pengertian-kerja-sama/ (diakses 29 November 2016)
Anonim. 2016. Pengertian KerjaSama Dan Macam-Macam. http://www.bukupedia.net/2016/11/pengertian-kerjasama-dan-macam-macam-bentuk-kerjasama-beserta-contohnya.html (diakses 29 November 2016)



Pentingnya Peduli dalam Bermasyarakat


OLEH : FIRSTA FAUZYAH (@P23-FIRSTA)


Peduli
Peduli adalah sebuah nilai dasar dan sikap memperhatikan dan bertindak proaktif terhadap kondisi atau keadaan di sekitar kita. Peduli adalah sebuah sikap keberpihakan kita untuk melibatkan diri dalam persoalan, keadaan atau kondisi yang terjadi di sekitar kita.
Orang-orang peduli adalah mereka yang terpanggil melakukan sesuatu dalam rangka memberi inspirasi, perubahan, kebaikan kepada lingkungan di sekitarnya. Ketika ia melihat suatu keadaan tertentu, ketika ia menyaksikan kondisi masyarakat maka dirinya akan tergerak melakukan sesuatu. Apa yang dilakukan ini diharapkan dapat memperbaiki atau membantu kondisi di sekitarnya.
Sikap peduli adalah sikap keterpanggilan untuk membantu mereka yang lemah, miskin, membantu mengatasi penderitaan, dan kesulitan yang dihadapi orang lain. Orang-orang peduli adalah orang-orang yang tidak bisa tinggal diam menyaksikan penderitaan orang lain.

Contoh Sikap Peduli :                                                   
1. Tidak membuang sampah sembarangan
2. Melakukan reboisasi
3. Merawat tanaman yang hampir punah
4. Melakukan kampanye 1000 pohon
5. Mengembangkan teknologi perkembangbiakan tanaman
6. Tidak menebang pohon sembarangan
7. Tidak melakukan penggundulan hutan
8. Mengolah tanah dengan cara yang baik
9. Tidak memberikan zat-zat yang berbahaya bagi tumbuhan
10. Menjaga dan melestarikan tanaman yang dilindungi

Cara Mengembangkan Sikap Peduli
1.       Bersikap sopan. Mungkin tidak terpikirkan oleh Anda bahwa bersikap sopan sangat erat hubungannya dengan kepedulian, tetapi pada kenyataannya, bersikap sopan akan membuat Anda menjadi seseorang yang lebih peduli dan Anda akan memperlakukan orang-orang di sekitar dengan rasa hormat. Bersikap sopan berarti berkelakuan baik, tidak berselera rendah atau kasar di depan orang lain, membantu menahan pintu untuk orang lain dan bertanya tentang keadaan mereka. Ini juga berarti tersenyum kepada orang lain, saling bertegur sapa, dan tidak mencampuri urusan orang lain. Apakah Anda sedang berada di kantor, berjalan kaki di jalanan, atau berbicara dengan saudara perempuan Anda, berusahalah untuk selalu bersikap sopan.
2.       Berbagi kasih sayang. Orang-orang yang peduli selalu memberikan kasih sayang kepada orang-orang yang mereka cintai atau perhatikan. Apakah Anda sedang memeluk putra Anda atau menggenggam tangan kekasih Anda, berusahalah untuk memberikan kasih sayang kepada orang lain sebagai cara untuk menunjukkan bahwa Anda peduli kepada mereka. Pelukan bisa sangat berarti dan memberikan rasa nyaman kepada orang-orang yang membutuhkannya. Anda tidak boleh menunjukkan kasih sayang secara fisik kepada orang-orang yang belum Anda kenal dengan baik, tetapi Anda harus memeluk, memberikan sentuhan kecil, ciuman, tepukan lembut, atau tanda-tanda lain sebagai ungkapan kasih sayang secara fisik kepada orang-orang yang dekat dengan Anda.
3.       Dengarkan orang lain. Orang-orang yang penuh kepedulian akan mempunyai waktu untuk mendengarkan orang lain. Mereka tidak terus menerus membicarakan diri mereka sendiri sebab mereka benar-benar tertarik dengan apa yang orang lain katakan. Pada saat seseorang sedang berbicara kepada Anda, lakukan kontak mata, abaikan dulu panggilan telepon atau hal-hal lain yang bisa mengganggu, dan jangan menyela pembicaraan orang ini. Jika Anda ingin memberikan nasihat atau tanggapan, tunggulah sampai orang ini selesai bicara. Selama Anda mendengarkan, perhatikan lebih dari sekedar kata-kata yang diucapkan; perhatikan juga wajah dan bahasa tubuh orang ini agar Anda bisa mengerti bagaimana sebenarnya pikiran dan perasaannya.
4.       Bersikap lebih murah hati. Bermurah hati, misalnya dengan memberikan waktu Anda atau uang Anda, bisa membantu Anda untuk menjadi orang yang lebih peduli. Jika Anda ingin menjadi orang yang peduli, Anda harus berbagi kepada orang lain dan tidak boleh egois dengan apa yang Anda miliki. Kita semua mempunyai jadwal yang sibuk, tetapi Anda harus berusaha untuk menyumbangkan apa yang Anda miliki, menolong orang-orang yang membutuhkan, atau sekedar memberikan pujian kepada seseorang yang dekat dengan Anda. Berusahalah untuk memberi dalam pengertian apapun tanpa melupakan diri Anda sendiri, dan Anda akan membuat diri Anda menjadi seseorang yang lebih memiliki kepedulian.

Contoh Kasus
Beberapa waktu yang lalu di negara Jerman, seorang mahasiswi bernama Tugce Albayrak dianggap pahlawan dan menginspirasi masyarakat di sana. Ia menjadi korban karena membela dua orang cewek yang diganggu oleh orang jahat. Padahal Tugce Albayrak tak mengenal dua orang cewek itu, rasa kepeduliannya membuat ia berani datang memberi bantuan. Ia belajar untuk peduli  dan tak cuek pergi meninggalkan mereka. Aksinya ini membuat orang-orang di Jerman menganggapnya teladan dan ia pun mendapat penghargaan nasional. Ia mampu menginspirasi banyak orang.

Daftar Pustaka 

Larasputri. Belajar Untuk Peduli. 2014. http://girls.kidnesia.com/Girls/Cantik/Inner-Beauty/Belajar-Untuk-Peduli. (Diakses 2 Oktober 2016)
Fayshal. 2014. http://brainly.co.id/tugas/1221261. (Diakses 2 Oktober 2016)
Anonim. Cara Mengembangkan Diri. http://id.wikihow.com/Mengembangkan-Kepedulian. (Diakses 2 Oktober 2016)
Anonim. Peduli Adalah. http://www.antaranews.com/print/223499/peduli-adalah. (Diakses 2 Oktober 2016)


Selasa, 26 November 2019

Mari Semangat dalam Menjalani Hidup


oleh : firsta fauzyah (@P23-FIRSTA)


Apa sih yang sebenarnya kita cari dalam hidup ini? Apakah mencari kebahagiaan? Atau mungkin punya misi lain dalam menjalani kehidupan? Sebenarnya, tujuan hidup itu bukan menjadi masalah yang besar, asalkan tujuan hidup kita adalah untuk kebaikan. Dengan begitu, kehidupan kita akan dipenuhi dengan hal-hal yang baik, yang positif. Jangan sampai kita hidup justru menyusahkan orang lain atau bahkan membuat keresahan dalam masyarakat. Apapun yang kita jalani dalam kehidupan ini, sudah selayaknya kita memiliki semangat hidup sehingga kita bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik lagi. Pengertian semangat sendiri adalah keadaan pikiran ketika batin tergerak untuk melakukan satu atau banyak tindakan. Jadi, semangat itu memiliki fungsi sebagai penggerak batin untuk bertidak. Seseorang yang memiliki semangat bagus, sikap dan perilakunya biasanya terlihat dinamis.

5 Tips Agar Bersemangat Menjalani Hidup

1. Mengenali kekurangan dan kelebihan diri
Setiap manusia memiliki kekurangan dan kelebihan dalam dirinya. Tidak selamanya manusia itu dipandang negatif dan tidak selamanya juga manusia itu dipandang secara positif. Perguliran sifat alamiah manusia yang baik dan buruk itu merupakan hal normal. Karena itu, Anda tidak boleh pesimis dengan kekurangan yang kamu miliki. Cobalah untuk menerima kekurangan diri sendiri dengan mengembangkan kelebihan yang ada dalam diri. Hiduplah secara beriringan dengan kelebihan dan kekurangan yang Anda miliki.

2. Memiliki passion dalam hidup
Passion adalah sesuatu yang membuat seseorang takkan jera untuk melakukannya terus-menerus meski menghadapi berbagai rintangan. Passion akan membuat hidup lebih sibuk dan lupa dengan segala kelemahan. Walau sempat jatuh berkali-kali, passion akan berperan penting untuk membuat Anda bangkit kembali.

3. Berhenti membanding-bandingkan diri dengan orang lain
Tidak ada manusia yang sempurna di atas muka bumi ini. Anda hanya perlu melihat ke dalam diri sendiri dan menerimanya sebagai anugerah Tuhan yang mesti Anda jaga. Membanding-bandingkan diri dengan orang lain hanya akan membuat hidup semakin sempit dan sesak. Bagaimanapun juga, menerima diri sendiri bisa menjadi motivasi terbesar dalam hidup Anda.

4. Melatih kepercayaan diri dengan meningkatkan kualitas sosial
Berteman dan berjiwa sosial itu penting. Kegiatan sosial yang kamu lakukan sehari-hari justru akan meningkatkan kepercayaan diri Anda. Dengan memiliki kepercayaan diri Anda lebih mendominasi ketika mengalami masalah. Kemampuan menyelesaikan masalah dan memotivasi diri lebih mudah Anda lakukan.

5. Menyusun rencana-rencana kecil dalam pencapaian hidupmu
Dengan memiliki rencana-rencana kecil, Anda lebih mudah untuk mencapai sesuatu. Kegagalan yang Anda alami justru lebih mudah untuk diatasi dengan menyusun ulang rencana. Memiliki rencana membuat Anda lebih siap dalam menghadapi segala kemungkinan dan mampu memotivasi diri ketika menghadapi rintangan.

5 Faktor yang Akan Menghancurkan Semangat dalam Hidup

1. Hidup dan kerja tanpa tujuan yang jelas
2. Memakai prinsip hidup yang salah, yaitu "Apa kata orang lain?"
3. Hanya berfokus pada hal-hal negatif
4. No action planning only
5. Takut salah dan takut gagal

Kesimpulan

Anda harus sadar jika semangat hidup berasal dari dalam diri Anda sendiri. Sebuah cara untuk selalu memiliki semangat hidup yang positif adalah dengan mengenal diri sendiri. Mengenal bagian-bagian dari diri sehingga kita bisa menata setiap bagian dari diri dengan baik. Kita harus memahami bagian mana yang merupakan fisik, pikiran dan jiwa. Dalam jiwa inilah terdapat ego, amarah dan keinginan. Sebuah bagian yang tidak dapat dipisah-pisahkan dari dalam diri kita. Jika kita dapat menatanya dengan baik, maka kita akan dapat memiliki semangat hidup yang selalu tinggi, semangat hidup yang dapat membuat hidup kita berjalan dengan tertata menuju kesuksesan yang hakiki.

DAFTAR PUSTAKA

Anggrainy, Yenny. 2018. 5 Hal Yang Wajib Kamu Lakukan Biar Semangat Menjalani Hidup. Dalam https://www.idntimes.com/life/inspiration/yenny-12/5-hal-yang-wajib-kamu-lakukan-biar-semangat-menjalani-hidup-c1c2/full
Asvi, Erlangga. 2015. Cara Membangkitkan Semangat Hidup. Dalam http://solusisupersukses.com/cara-membangkitkan-semangat-hidup/
Samosir, Fillan. 2015. Semangat Adalah Obat Kehidupan. Dalam http://fillan-sam.blogspot.com/2015/02/semangat-adalah-obat-kehidupan.html

Rabu, 20 November 2019

CARA KITA UNTUK MENGENDALIKAN DIRI




      Dalam keadaan tertentu kita kadang sulit untuk mengendalikan diri sendiri di mana banyak hal yang sangat membuat kita ingin marah dan berontak terhadap sesuatu hal yang membuat kita ingin marah. Semua itu timbul karena emosi yaitu perasaan yang timbul dalam diri kita sendiri secara alamiah, yaitu bisa berupa amarah, sedih, senang, benci, cinta, bosan, dan sebagainya yang merupakan efek atau respon yang terjadi dari sesuatu yang kita alami. Berbicara soal emosi maka kita harus tahu kecerdasan emosi itu sendiri dimana merupakan kemampuan manusia untuk memotivasi diri sendiri, bertahan menghadap frustasi, mengendalikan dorongan hati (kegembiraan, kesedihan, kemarahan, dan lain-lain), mengatur suasana hati dan mampu mengendalikan stres serta keadaan yang melanda kita.
       Kecerdasan emosional juga mencakup kesadaran diri sendiri dan mengendalikan dorongan hati, ketekunan, semangat dan motivasi diri dan kendali dorongan hati, ketekunan, semangat dan kecakapan sosial. Ketrampilan yang berkaitan dengan kecerdasan emosi antara lain misalnya kemampuan untuk memahami orang lain, kepemimpinan, kemampuan membina hubungan dengan orang lain, kemampuan berkomunikasi, kerjasama tim, membentuk citra diri positif, memotivasi dan memberi inspirasi dan sebagainya.
      Meluapkan amarah merupakan hal wajar. Namun terkadang, emosi yang terlalu meluap buat Anda jadi tak terkendali. Menurut penelitian terbaru yang telah dimuat dalam Journal of Experimental Social Psychology, perasaan marah sebenarnya dikarenakan adanya pikiran negatif terhadap suatu hal. Pikiran itu terus berkelanjutan, sehingga tidak bisa mengontrol diri sendiri. Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Dominik Mischkowski, mahasiswa psikologi sosial setingkat doktor di Ohio State University, menunjukkan jika menjaga jarak dengan situasi yang membuat Anda marah bisa membantu redakan rasa emosi yang meluap, seperti kemarahan atau kesedihan yang sedang dirasakan.
     Akan tetapi, mereka tidak dapat menjelaskan secara pasti apakah teknik menjaga jarak benar-benar menghilangkan rasa marah atau hanya menghilangkannya untuk sesaat? Mischkowski dan tim penelitiannya menemukan bahwa peserta yang mengikuti penelitian dengan menjaga jarak dari 'gangguan', lebih bisa mengendalikan emosi sehingga tidak ada keinginanan untuk 'menyerang' orang lain."Kedengarannya memang sepele karena cara ini begitu mudah, tapi pikiran seperti itulah yang dapat mencegah amarah menjadi berlebihan.
Disini ada tiga langkah yang dapat dicoba untuk mengendalikan diri :
1. Kembali Melihat Situasi
Untuk mengontrol marah yang berlebihan, coba kembali melihat situasi yang membuat Anda marah. Pikirkan apa penyebabnya. Hal ini membantu seseorang dalam mengendalikan diri mereka.
2. Analisis Masalahnya
Tanyakan kepada diri sendiri mengapa Anda bisa merasakan marah yang begitu besar dan apa penyebabnya. Dengan mengetahui secara jelas masalah yang ada, Anda bisa memiliki kemampuan untuk mengontrol amarah yang meledak.
3. Selesaikan Masalah
Bagi sebagian orang, menonton film atau video lucu dapat membuat perasaan lebih tenang. Namun, hasilnya hanya bertahan beberapa waktu saja. "Karena Anda selalu berinteraksi dengan orang lain, terutama orang yang telah membuat Anda sangat marah, maka perasaan itu bisa kembali lagi suatu saat jika tidak diselesaikan.
Ada juga beberapa cara untuk dapat mengendalikan diri sendiri antara lain :
Mengenali diri kita sendiri dan mengidentifikasi apa yang sesungguhnya Anda rasakan. Setiap kali suatu emosi tertentu muncul dalam pikiran, Anda harus dapat menangkap pesan apa yang ingin disampaikan dan di rasakan oleh kita apakah marah, senang, sedih atau hal lainnya.
Memahami dampak dari emosi yang timbul dari diri kita sendiri apakah itu berdampak negatif atau positif ??? Jika kita dapat memahami dampak dari emosi yang timbul itu maka kita bisa mengetahui apa yang akan terjadi dari emosi yang ada tersebut. Jadi emosi hanyalah awal dari respon manusia dalam sebuah peristiwa atau kejadian. Kemampuan kita untuk mengendalikan dan mengelola emosi dapat membantu Anda mencapai kesuksesan.
Tenangkan dan buang emosi negatif yang timbul dan berpikirlah secara netral dan lebih berpikir ke dampak dari pelampiasan emosi negatif itu sendiri. Sadarilah hidup kita tidak sendiri dan masih banyak orang lain di sekitar kita dan buang ego mu.
Berpikirlah dari sudut orang yang terkena dampak dari emosi dan ego kita dan kita bisa melihat mengapa orang itu bertindak seperti itu, tenangkan dan berpikirlah secara dingin untuk menangani hal seperti ini
Berusaha mengetahui pesan yang disampaikan emosi, dan meyakini bahwa kita bisa berhasil menangani emosi ini sebelumnya dan dengan bergembira kita mengambil tindakan untuk menanganinya.
Lakukan terus dan ingatlah kegagalan adalah pengalaman terbaik di mana kita bisa belajar untuk menutupi kekurangan yang ada dalam kita sendiri dan itu adalah kemampuan kita dalam mengelola emosi, karena kitalah sesungguhnya yang mengendalikan emosi atau perasaan kita, bukan sebaliknya. Dan sadarilah bahwa hidup masih panjang dan kita masih membutuhkan orang lain dalam hidup kita. Ingat anda bukan siapa siapa.


     Oleh karena itu, sebaiknya kembali 'menoleh kebelakang' agar mengetahui masalah, cari inti dari permasalahan tersebut, dan segera menyelesaikannya. Maka  akan membuat perasaan lepas dari emosi berlebihan.
Cara mengontrol diri agar tidak mudah marah
      Marah adalah suatu keadaan dimana otak tidak lagi bisa mengontrolnya. untuk anda yang sering marah jangan takut dengan niat yang tulus maka dapat berubah. karena semua itu berasal dari kebiasaan kita yang menjadi sebuah karakter yang kemudian menjadi sebuah watak. inilah yang dapat menurun ke anak-anak kita nanti. tuk kita baca artikel di bawah ini tentang Cara mengontrol diri agar tidak mudah marah
Berikut ini adalah 10 Cara mengontrol diri agar tidak mudah marah :
1.Ambil Waktu Sebentar
Mengambil waktu sebentar dan cobalahtenangkan diri anda. Jika perlu, istirahat dan menjauhlah dari orang atau situasi sampai amarah Anda mereda sedikit.
2.Ekspresikan Kemarahan Anda
Begitu Anda berpikir jernih, ungkapkan amarah Anda dengan cara yang tegas tapi tidak konfrontatif.Tanpa menyakiti orang lain atau mencoba untuk memprovokasi mereka.
3.Berolahraga
Olahraga dapat meredakan emosi Anda. Olahraga merangsang berbagai bahan kimia otak yang dapat membuat Anda merasa lebih bahagia dan lebih santai.
4.Berpikirlah Sebelum Anda Berbicara
Dalam keadaan marah, mudah untuk mengatakan sesuatu yang nanti akan anda sesali. Ambil beberapa saat untuk mengumpulkan pikiran Anda sebelum mengatakan sesuatu dan mengizinkan orang lain yang terlibat dalam situasi untuk melakukan hal yang sama.
5.Berpikir Tentang Solusi Jangan Asal Marah
Apakah kamar yang berantakan anak Anda membuat Anda gila? Apakah pasangan Anda terlambat untuk makan malam setiap malam? Alih-alih berfokus pada apa yang membuat Anda marah. Ingatkan diri Anda, kemarahan tidak akan memperbaiki apa pun, dan hanya membuat situasilebih buruk.

6.Gunakan Pernyataan 'Saya'
Untuk menghindari mengkritik, atau menyalahkan orang lain yang mungkin hanya meningkatkan amarah gunakan pernyataan "saya" untuk menggambarkan masalah. Jadilah hormat dan jaga harga diri anda.
7.Jangan Menyimpan Dendam
Jika Anda melampiaskan kemarahan dan perasaan negatif Anda kepada orang banyak, Anda mungkin akan menemukan diri Anda sendiri ditelan oleh rasa bersalah Anda sendiri. Tapi jika Anda dapat memaafkan seseorang yang membuat marah, anda mungkin mendapat pelajaran dari situasi ini.
8.Gunakan Humor Untuk Melepaskan Ketegangan
Humor dapat membantu meredakan amarah. Jangan menggunakan sindiran, karena itu bisa melukai perasaan orang lain dan membuat situasi semakin buruk.
9.Praktek Keterampilan Relaksasi
Ketika amarah naik, tempatkan relaksasi untuk bekerja. Praktek latihan pernafasan, membayangkan adegan santai, atau mengulangi kata yang menenangkan, seperti, "Tenang" atau "Sabar". Anda juga dapat relax dengan mendengarkan musik, menulis cerita di jurnal atau melakukan yoga dan apa pun yang membuat anda relax
10.Tahu Kapan Untuk Mencari Bantuan
Belajar untuk mengendalikan amarah adalah tantangan bagi semua orang di dunia. Pertimbangkan mencari bantuan untuk masalah anda jika kemarahan Anda tampaknya di luar kendali dan menyebabkan Anda menyakiti orang di sekitar Anda.
Cara Mengahapi Stres
Pertama-tama, kita harus belajar mengenali stres:
      Gejala-gejala stres mencakup mental, sosial dan fisik. Hal-hal ini meliputi kelelahan, kehilangan atau meningkatnya napsu makan, sakit kepala, sering menangis, sulit tidur dan tidur berlebihan. Melepaskan diri dari alkohol, narkoba, atau perilaku kompulsif lainnya sering merupakan indikasi-indikasi dari gelaja stres. Perasaan was-was, frustrasi, atau kelesuan dapat muncul bersamaan dengan stres.
Manajemen stres adalah kemampuan untuk mengendalikan diri ketika situasi, orang-orang, dan kejadian-kejadian yang ada memeberi tuntutan yang berlebihan.
Berikut ini adalah strategi-strategi untuk menghadapi stres antara lain:
1.Perhatikan Lingkunga Sekitar Anda
Lihatlah mungkin ada sesuatu yang benar-benar dapat anda ubah atau kendalikan dalam situasi tersebut.
2.Jauhkan Diri Anda Dari Situasi-Situasi Yang Menekan
Beri diri anda kesempatan untuk beristirahat biarpun hanya untuk beberapa saat setiap hari
3.Jangan Mempermasalahkan Hal-Hal Yang Sepele
Cobalah untuk memprioritaskan beberpa hal yang benar-benar penting dan biarkan yang lainnya mengikuti.
4.Secara Selektif Ubahlah Cara Anda Bereaksi
Tapi jangan terlalu banyak sekaligus. Fokuskan pada satu masalah dan kendalikan reaksi anda terhadap hal ini.
5.Hindari Reaksi Yang Berlebihan;
Mengapa harus membenci jika sedikit tidak suka sudah cukup? Mengapa harus merasa bingung jika cukup dengan hanya merasa gugup? Mengapa harus mengamuk jika marah saja sudah cukup? Mengapa harus depresi ketika cukup dengan merasa sedih?
6.Tidur Secukupnya
Kurang istirahat hanya akan memperburuk stress.
7.Hindari Pengobatan Diri Sendiri Atau Menghindar
Alkohol dan obat-obatan dapat menyembunyikan stres. Namun tidak dapat membantu memecahkan masalah.
8.Belajarlah Cara Terbaik Untuk Merelaksasikan Diri Anda
Meditasi dan latihan pernafasan telah terbukti efektif dalam mengendalikan stress. Berlatihlah untuk menjernihkan pikiran dari pikiran-pikiran yang menggangu.
9.Tentukan Tujuan Yang Realistis Bagi Diri Anda Sendiri
Dengan mengurangi jumlah kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidup kita, kita akan dapat mengurangi beban yang berlebihan.


10.Jangan Membebani Diri Anda Secara Berlebihan
dengan mengeluh mengenai seluruh beban kerja anda. Tangani setiap tugas sebagaimana mestinya, atau tangani secara selektif dengan memperhatikan beberapa prioritas.
11.Ubahlah Cara Pandang Anda
Belajarlah untuk mengenali stress. Tingkatkan reaksi tubuh anda dan buatlah pengaturan diri terhadap stress.
12.Lakukan Sesuatu Untuk Orang Lain
Untuk melepaskan pikiran dari masalah anda sendiri.
13.Hindari Stress
Dengan kegiatan-kegiatan fisik, misalnya jogging, tennis ataupun berkebun.
       Oleh karena itu cobalah kita tanamkan pada diri kita bahwa kita dapat mengatasi segala sesuatu dengan baik daripada hanya memikirkan betapa buruknya segala sesuatu yang terjadi. Stres sebenarnya dapat membantu ingatan, terutama pada ingatan jangka pendek dan tidak terlalu kompleks. Stress dapat menyebabkan peningkatan glukosa yang menuju otak, yang memberikan energi lebih pada neuron. Hal ini, sebaliknya, meningkatkan pembentukan dan pengembalian ingatan. Di sisi lain, jika stress terjadi secara terus-menerus, dapat menghambat pengiriman glukosa dan mengganggu ingatan kita.

Daftar Pustaka
Yordanus,Yokahim.2012.Blogspot.Bagaimana Cara Mengendalikan Diri. http://yohakimn.blogspot.co.id/
Yudiono, Herman.2012.Tipspengembangandiri. Cara efektif Mengontrol Diri. http://www.tipspengembangandiri.com/cara-mengendalikan-emosi/

Sabtu, 16 November 2019

KITA HARUS BERANI MENGAMBIL RESIKO


OLEH : FIRSTA FAUZYAH (@23-FIRSTA)


Pengertian Resiko Menurut Para Ahli

1. Menurut Arthur Wiliams dan Richard, M.H
Pengertian risiko usaha menurut mereka adalah suatu variasi dari hasil-hasil yang dapat terjadi selama periode tertentu.

2. Menurut Abas Salim
Pengertian risiko usaha menurut para ahli (Abas Salim) adalah ketidaktentuan yang dapat mendatangkan suatu kerugian.

3. Menurut Soekarto
Pengertian risiko usaha menurut Soekarto adalah ketidakpastian atas terjadinya suatu peristiwa

4. Menurut Herman Darmawi
Pengertian risiko usaha menurut Herman Darmawai adalah suatu penyebaran penyimpangan hasil actual dari hasil yang diharapkan.

Kesimpulan dari pengertian resiko adalah sesuatu yang selalu dikaitkan dengan kemungkinan terjadinya keadaan yang merugikan dan tidak diduga sebelumnya bahkan bagi kebanyakan orang tidak menginginkannya. Ada 2 karakteristik resiko Ketidakpastian atas terjadinya suatu peristiwa, Ketidakpastian yang bila terjadi akan menimbulkan kerugian.

Jenis-jenis Resiko

Menurut sifat, dibedakan :
·  Resiko Murni
Yaitu resiko yang terjadi pasti akan menimbulkan kerugian dan terjadinya tanpa sengaja.
Misal: kebakaran. bencana alam, pencurian dan sebagainya

·  Resiko Spekulatif
Yaitu resiko yang sengaja ditimbulkan oleh yang bersangkutan agar memberikan keuntungan bagi pihak tertentu.
Misal: utang piutang, perdagangan berjangka, dan sebagainya.

      · Resiko Fundamental
Yaitu resiko yang penyebabnya tidak dapat dilimpahkan kepada seseorang dan yang menderita cukup banyak.
Misal: banjir, angin topan, dan sebagainya.

Menurut sumber / penyebab timbulnya, dibedakan :

1. Resiko Intern / Internal
Yaitu resiko yang berasal dari dalam perusahaan itu sendiri.
Misal :
~ Ketidaktahuan
~ Kesalahan manuasiawi
~ Kurang pengalaman
~ Kurang pelatihan
~ Kegagalan tim untuk bekerjasama secara efektif
~ Kekurangan sumber daya
~ Teknologi tidak dikenal

2. Resiko Ekstern/ Eksternal
Yaitu resiko yang berasal dari luar perusahaan.
Misal :
~ Kegiatan pemasok yang berakibat kegagalan, perubahan spesifikasi produk
~ Kegiatan pesaing / adanya saingan usaha yang sama
~ Tingkah laku pelanggan [ perubahan permintaan, perubahan persepsi ]
~ Terjadi perubahan politik [ UU yang mempengaruhi produk/ pelanggan ]
~ Kekuatan alam

Menurut dapat tidaknya resiko dialihkan kepada pihak lain, dibedakan:

1. Resiko yang dapat dialihkan pada pihak lain, dengan mempertanggungkan suatu obyek yang akan terkena resiko pada perusahaan asuransi
2. Resiko yang tidak dialihkan pada pihak lain

Menurut kejadian ( yang mungkin terjadi ) dibedakan :

1. Perubahan permintaan
Suatu keadaan yang bisa terjadi karena perubahan ekonomi,modal, selera konsumen yang mengakibatkan terjadinya penurunan permintaan.
Contohnya :
·  Perubahan ekonomi : utang piutang, perdagangan berjangka
·  Perubahan model : pakaian, sepatu, alat komunikasi
·  Perubahan selera konsumen : jasa salon,foto copy,catering

2. Perubahan konjungtur
Perubahan kondisi ekonomi yang tidak menentu sehingga mempengaruhi keadaan usaha
Contoh :
« Pengaruh insflasi
« Pengaruh eksport / import
« Pengaruh bencana alam

3) Persaingan
Situasi dimana antar wirausaha melakukan usaha yang sejenis/sama. Penggunaan alat modern yang mempengaruhi hasil produksi antara lain kualitas barang, harga jual produk, penghematan tenaga
Contoh :
« Penemuan baru : tehnik produksi,variasi,peralatan produksi
« Kondisi perdagangan : sehat atau tidaknya mempengaruhi kelancaran keuangan , selera konsumen
« Pengaruh musim : musim dingin, musim kemarau, musim hujan

4) Perkembangan IPTEK
Perubahan teknologi tepat guna
Contoh : HP, Internet, Fax

5) Perubahan peraturan
Contoh : aturan hukum, aturan pendidikan, aturan lalu lintas, aturan administrasi pemerintah

6) Bencana alam
Contoh : banjir, gempa, angin topan

Bagaimana Pengambilan resiko dalam Bidang Kewirausahaan ?

Pengambilan resiko pada dasarnya merupakan nilai utama dalam kewirausahaan. Untuk menjadi seorang wirausaha harus berani mengambil sebuah resiko demi mencapai sebuah kesuksesan dan mempunyai jiwa yang pantang menyerah tanpa berhenti untuk selalu mencoba. Seorang wirausaha selalu berina untuk mengambil sebuah resiko yang bisa dikatakan tidak terlalu tinggi maupun tidak terlalu rendah dengan didukung sebuah komitmen yang kuat sehingga mendorong wirausaha untuk mencari peluang demi meraih sebuah kesuksesan. Apabila seorang wirausaha tidak memiliki sikap berani dalam mengambil sebuah resiko ini maka bisa dipastiakan meraka akan sulit untuk memulai dan berkembang.Tetapi pengambilan ini dilakukan dengan perhitungan yang tepat dan realistis tanpa mengada-ada atau sekedar mengkhayal saja.Pengambilan resiko itu sendiri erat kaitannya dengan rasa percaya diri yang kuat dari seorang wirausaha.
Kegagalan bukan sebuah hambatan yang secara otomatis menghambat untuk kita maju tetapi dari kegagalan itu kita harusnya belajar untuk menatanya lebih baik lagi dengan memperhitungkan lebih dan kurangnya sehingga tujuan yang diinginkan tercapai dengan baik. Kesuksesan itu sendiri diraih setelah ada kegagalan yang terjadi sebelumnya,tidak semata-mata langsung sukses begitu saja, pasti membutuhkan sebuah proses (waktu). Karena seorang wirausaha pasti menyukai dan mengkhendaki sebuah tantangan dan berani untuk mengambil resiko yang ada. Pengambilan resiko itu sendiri erat kaitannya dengan kepercayaan diri dari wirausaha tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

Hidayat, Rahmad. 2015. Pengertian Risiko Usaha Menurut Para
https://www.maxmanroe.com/vid/umum/pengertian-risiko.html
https://akarsejarah.wordpress.com/2012/07/30/berani-mengambil-risiko/
https://www.liputan6.com/bisnis/read/3211659/5-langkah-sukses-mengambil-risiko-dalam-hidup-atau-karier
https://wakastudio.com/blog/pentingnya-keberanian-mengambil-risiko/
https://www.maxmanroe.com/vid/umum/pengertian-risiko.html
https://www.cekkembali.com/resiko/