Seorang anak pasti membutuhkan orang tua untuk melindungi dan merawat
dirinya. Siswa juga membutuhkan guru untuk membimbing dan memberi ilmu terhadap
siswa tersebut. Bahkan, seorang penjual pun memerlukan atau membutuhkan
pembeli, demikian juga yang sebaliknya.
Tampilkan postingan dengan label @E20-Naqi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @E20-Naqi. Tampilkan semua postingan
Selasa, 09 Januari 2018
Kerjasama
Manusia tentu memerlukan yang namanya suatu interaksi terhadap manusia yang
lain. Manusia tidak akan bisa hidup tanpa orang lain, dikarenakan, manusia
adalah makhluk sosial.
Mengendalikan Diri
Mengendalikan diri itu penting atau tidak sih?”berfikir
sambil menikmati secangkir wedang teh” assikk tenan hehe, dan kalau menurut
saya pribadi sih penting. mengendalikan diri aktivitas pengendalian tingkah
laku. Kita bisa mengontrol atau menimbang-nimbang susuatu sebelum kita
bertindak dan dapat juga mereduksi sifat negatif.
Mengambil Resiko
Pengertian
Risiko adalah bahaya, akibat atau konsekuensi yang dapat terjadi akibat sebuah
proses yang sedang berlangsung atau kejadian yang akan datang. Dalam bidang
asuransi, risiko dapat diartikan sebagai suatu keadaan ketidakpastian, di mana
jika terjadi suatu keadaan yang tidak dikehendaki dapat menimbulkan suatu
kerugian.
Mampu Beradaptasi
Pengertian Beradaptasi
adalah menyesuaikan diri terhadap lingkungannya. Makhluk hidup mempu
beradaptasi dengan lingkungannya, adaptasi adalah cara makhluk hidup
untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan hidup dimana mereka tinggal.
menjadi pribadi yang menarik
@E20-Naqi, @ProyekA07
Oleh: Naqi Min Gil
manusia adalah makhluk sosial yang akan membutuhkan orang lain dalam menjalani hidup dan kehidupannya.Ketika bersosialisasi, sungguh menyenangkan kalau bisa menjadi orang yang selalu disukai banyak orang. Namun, untuk bisa menjadi pribadi yang menarik bagi lingkungan tidaklah semudah membalik telapak tangan.Akan ada upaya dan konsistensi hingga akhirnya bisa menunjukkan bahwa Anda adalah sosok yang menyenangkan bagi orang lain (Dwi.2015)
Kepribadian yang optimis, menghargai, dan menyenangkan dapat membuat seseorang tampak menarik bagi orang lain. Tidak semua orang dilahirkan dengan pesona yang sama, bahkan beberapa orang dikatakan memiliki kepribadian yang tidak menarik, tapi ini adalah sesuatu yang bisa diasah dan ditingkatkan melalui perjalanan hidup seseorang. Membuat perubahan kecil tertentu dalam sikap menjadi proses awal dalam pengembangan kepribadian.
Kata kunci yang harus diperhatikan dalam berhubungan dengan orang lain adalah harga diri. Begitu pentingnya harga diri, sehingga tidak sedikit orang yang mempertaruhkan nyawanya demi mempertahankan harga dirinya. Untuk menjadi pribadi yang disukai, harus terus belajar memuaskan harga diri orang lain. Karena dengan harga diri yang terpuaskan, orang bisa menjadi lebih baik, lebih menyenangkan dan lebih bersahabat (Wijaya,2014)
Menurut Dwi(2015),Tips Membentuk Pribadi Yang Menarik adalah sebagai berikut :
1. Kenali dan Tata Ego Pribadi
Anda tidak akan bisa menjadi pribadi yang menarik jika belum mengenal secara utuh diri Anda sendiri. Untuk itu, Anda harus bisa mengenali ego yang muncul ketika berbicara dengan orang lain.Ketika sudah mulai mengenali karakter yang Anda miliki, langkah selanjutnya adalah menatanya. Anda harus bisa mengatur kapan ego dan emosi boleh dimunculkan, dan kapan harus ditahan. Jika sudah mampu menata diri sendiri, Anda sudah punya pondasi kuat untuk menjadi sosok yang disukai banyak orang.
2. Selalu Bersikap RamahSenyum termasuk sedekah. Di balik senyum yang ikhlas akan ada kebahagiaan yang dirasakan orang lain.Senyum yang ramah saat menyapa orang lain menjadi cara termudah untuk menjadi priwbadi yang baik.
3. Rendah Hati
Tidak ada orang yang senang bertemu dengan orang yang sombong alias tinggi hati. Kalaupun ada yang mau bergaul dengan orang sombong, biasanya mereka juga memang sama-sama sombong.Orang sombong cenderung akan dijauhi oleh lingkungannya. Karena itu, jangan pernah terpikir untuk merasa lebih baik dari orang lain.Justru orang yang rendah hati dan tak pernah mau mengakui kelebihan yang dimilikinya yang akan selalu disenangi orang.
4. Selalu Berempati
Bisa merasakan apa yang dirasakan orang lain, itulah pengertian singkat empati. Selalu mengetahui kondisi hati dan perasaan orang lain atas peristiwa yang mereka alami.Ketika orang lain menilai Anda punya empati terhadap dirinya, rasa hormat akan segera muncul. Mereka akan menjadikan Anda sosok yang patut dijadikan teman bahkan menjadi sahabat dekat.
5. Senang Membantu Sesama
Senang menolong merupakan cara untuk menjadi pribadi yang menarik. Apalagi jika sering berinisiatif memberikan pertolongan sebelum diminta. Inisiatif yang dilakukan akan membuat kepribadian orang tersebut semakin menarik.
6. Jadi Pendengar yang Baik
Teman atau sahabat adalah tempat untuk menumpahkan isi hati. Karena itu, untuk menjadi pribadi yang menarik jadilah pendengar yang baik bagi sahabat atau teman Anda.Relakan diri untuk menjadi “tempat sampah” atas kegalauan hati sahabat Anda.Tampunglah semua keluh kesah sahabat. Berikan masukan jika memang diminta. Karena status Anda di sini adalah hanya pendengar bukan penasihat.
7. Bersikap sopan
pribadi yang sopan akan lebih menarik hati orang lain dibanding mereka yang tak tahu aturan. Baik dalam bertutur kata dan sopan dalam bertindak bakal membuat Anda disenangi oleh banyak orang.Orang yang sopan pun akan jauh dari gosip murahan. Karena praktis tidak ada banyak kesalahan yang bisa dijadikan bahan celaan. Jadilah orang yang bisa menjaga kesopanan sehingga orang lain akan merasa segan.
Teman yang bisa bikin Anda ketawa dan bahagia adalah sosok yang selalu dicari setiap orang. Teman seperti ini akan selalu dibutuhkan untuk mengubah suasana muram menjadi riang gembira.
9. Bisa Dipercaya
Jadilah orang yang selalu bisa dipercaya. Apa pun amanah yang Anda emban, laksanakan dengan baik. Karena menjadi orang yang bisa dipercaya adalah kunci untuk menjadi sosok yang disukai banyak orang.
10. Selalu Menghargai Orang Lain
Jika Anda ingin dihargai, maka hargailah orang lain lebih dulu. Jangan minta dihargai tapi Anda sendiri tidak bisa menghargai orang lain.Begitu pula jika Anda menebar keburukan, maka yang dipanen pun keburukan juga.Menjadi pribadi yang bisa menghargai orang lain adalah sosok yang bakal banyak dicari untuk dijadikan teman. Sangat menyenangkan punya teman yang selalu bisa menghargai orang lain.
Pribadi yang menarik selalu dekat dengan kebaikan. Untuk menjadi pribadi yang menarik, selalu berbuat kebaikan dalam segala kondisi dan situasi.
Daftar pustaka
Dwi.A. 2015. 10 Cara Menjadi Pribadi yang Menarik dan Disukai Banyak Orang dalam http://www.tipspengembangandiri.com/cara-menjadi-pribadi-yang-menarik/
Wijaya, R. 2014. 10 Tips Membentuk Pribadi Yang Menarik dalam http://ronywijaya.com/10-tips-membentuk-pribadi-yang-menarik/
Selasa, 10 Oktober 2017
DISIPLIN
@E20-Naqi, @Proyek-A03
Oleh: Naqi Min Gil
Lebih Hebat dengan Disiplin
Disiplin berasal dari bahasa latin Discere yang
berarti belajar. Dari kata ini timbul kata Disciplina yang berarti pengajaran
atau pelatihan.
Dan sekarang kata disiplin mengalami perkembangan makna dalam beberapa pengertian. Pertama, disiplin diartikan sebagai kepatuhan terhadap peratuaran (hukum) atau tunduk pada pengawasan, dan pengendalian. Kedua disiplin sebagai latihan yang bertujuan mengembangkan diri agar dapat berperilaku tertib. Sedangkan guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik dan mengevaluasi peserta didik, pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Sementara pegawai dunia pendidikan merupakan bagian dari tenaga kependidikan, yaitu anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan. Dalam informasi tentang wawasan Wiyatamandala, kedisiplinan guru diartikan sebagai sikap mental yang mengandung kerelaan mematuhi semua ketentuan, peraturan dan norma yang berlaku dalam menunaikan tugas dan taggung jawab.
Dan sekarang kata disiplin mengalami perkembangan makna dalam beberapa pengertian. Pertama, disiplin diartikan sebagai kepatuhan terhadap peratuaran (hukum) atau tunduk pada pengawasan, dan pengendalian. Kedua disiplin sebagai latihan yang bertujuan mengembangkan diri agar dapat berperilaku tertib. Sedangkan guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik dan mengevaluasi peserta didik, pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Sementara pegawai dunia pendidikan merupakan bagian dari tenaga kependidikan, yaitu anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan. Dalam informasi tentang wawasan Wiyatamandala, kedisiplinan guru diartikan sebagai sikap mental yang mengandung kerelaan mematuhi semua ketentuan, peraturan dan norma yang berlaku dalam menunaikan tugas dan taggung jawab.
Dari definisi diatas dapat disimpulkan. Kedisiplinan guru dan pegawai
adalah sikap penuh kerelaan dalam mematuhi semua aturan dan norma yang ada
dalam menjalankan tugasnya sebagai bentuk tanggung jawabnya terhadap pendidikan
anak didiknya. Karena bagaimana pun seorang guru atau tenaga kependidikan
(pegawai), merupakan cermin bagi anak didiknya dalam sikap atau teladan, dan
sikap disiplin guru dan tenaga kependidikan (pegawai) akan memberikan warna
terhadap hasil pendidikan yang jauh lebih baik.
Macam – Macam Kedisiplinan
a. Disiplin dalam Menggunakan Waktu
Maksudnya bisa menggunakan dan membagi waktu dengan baik. Karena waktu
amat berharga dan salah satu kunci kesuksesan adalah dengan bisa menggunakan
waktu dengan baik
b. Disiplin dalam Beribada
Maksudnya ialah senantiasa beribadah dengan peraturan-peratuaran yang
terdapat didalamnya. Kedisiplinan dalam beribadah amat dibutuhkan, Allah SWT
senantiasa menganjurkan manusia untuk Disiplin, sebagai contoh firman Allah
SWT.
c. Disiplin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
Kedisiplinan merupakan hal yang amat menentukan dalam proses pencapaian
tujuan pendidikan, sampai terjadi erosi disiplin maka pencapaian tujuan
pendidikan akan terhambat, diantara faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah :
1) Faktor tuntutan materi lebih banyak sehingga bagaimana pun jalannya,
banyak ditempuh untuk menutupi tuntutan hidup
2) Munculnya selera beberapa manusia yang ingin terlepas dari ikatan dan
aturan serta ingin sebebas-bebasnya
3) Pola dan sistem pendidikan yang sering berubah
4) Motivasi belajar para peserta didik dan para pendidik menurun
5) Longgarnya peraturan yang ada
Pada dasarnya disiplin muncul dari kebiasaan hidup dan kehidupan belajar
dan mengajar yang teratur serta mencintai dan menghargai pekerjaannya. Disiplin
merupakan proses pendidikan dan pelatihan yang memadai, untuk itu guru
memerlukan pemahaman tentang landasan Ilmu kependidikan akan keguruan sebab
saat ini banyak terjadi erosi sopan santun dan erosi disiplin.
Macam-macam bentuk disiplin selain seperti yang
disebutkan diatas, disiplin juga terbagi menjadi:
a. Disiplin Diri Pribadi
Apabila dianalisi maka disiplin menganung beberapa unsur yaitu adanya
sesuatu yang harus ditaati atau ditinggalkan dan adanya proses sikap seseorang
terhadap hal tersebut. Disiplin diri merupakan kunci bagi kedisiplinan pada
lingkungan yang lebih luas lagi. Contoh disiplin diri pribadi yaitu tidak
pernah meninggalkan Ibadan lepada Tuhan Yang Maha Kuasa
b. Disiplin Sosial
Pada hakekatnya disiplin sosial adalah Disiplin dari dalam kaitannya
dengan masyarakat atau dalam hubunganya dengan. Contoh prilaku disiplin social
hádala melaksanakan siskaling kerja bakti. Senantiasa menjaga nama baik
masyarakat dan sebagaiannya.
c. Disiplin Nasional
Berdasarkan hasil perumusan lembaga pertahanan nasional, yang diuraikan
dalam disiplin nasional untuk mendukung pembangunan nasional. Disiplin nasional
diartikan sebagai status mental bangsa yang tercemin dalam perbuatan berupa
keputusan dan ketaatan. Baik secara sadar maupun melalui pembinaan terhadap
norma-norma kehidupan yang berlaku.
Tujuan kedisiplinan Menurut Para Ahli
Setiap manusia mempunyai tujuan tertentu dalam melaksanakan sikap dan
perbuatannya. Sedangkan tujuan dari disiplin menurut Ellen G White adalah:
Tujuan kedisiplinan Menurut Para Ahli
a. Pemerintahan atas diri;
b. Menaklukkan kuasa kemauan;
c. Perbaiki kebiasaan-kebiasaan;
d. Hancurkan benteng syetan;
e. Ajar menghormati orang tua dan ilahi; dan
f. Penurutan atas dasar prinsip, bukan paksaan.
Sementara Emile Durkheim mengatakan bahwa disiplin
mempunyai tujuan ganda yaitu mengembangkan suatu keteraturan dalam tindak
tanduk manusia dan memberinya suatu sasaran tertentu yang sekaligus membatasi
cakrawalanya.
Kalau dilihat dari sisi tujuan, pelaksanaan
pembinaan kedisiplinan mempunyai dua tujuan, yaitu tujuan jangka dekat dan
tujuan jangka panjang. Tujuan jangka dekat pembinaan kedisiplinan adalah untuk
membuat anak- anak terlatih dan terkontrol, dengan mengajarkan mereka
bentuk-bentuk tingkah laku yang pantas atau yang masih asing bagi mereka.
Sedangkan tujuan jangka panjang pembinaan kedisiplinan adalah perkembangan dari
pengendalian diri (self control) dan pengarahan diri sendiri (self direction),
dimana anak dapat mengarahkan diri sendiri tanpa pengaruh dari luar.
Pengendalian diri berarti menguasai tingkah laku
diri sendiri dengan berpedoman norma-norma yang jelas, standar-standar, dan
aturan-aturan yang sudah menjadi milik diri sendiri. Dengan demikian, tujuan
pembinaan secara umum adalah untuk menanamkan kesadaran pada anak supaya
bertingkah laku berdasarkan nilai- nilai agama, nilai budaya, aturan-aturan
pergaulan, pandangan hidup, dan sikap hidup yang bermakna bagi anak sehingga
memiliki kepribadian baik dan disiplin diri.
MANFAAT
DISIPLIN
1.Menumbuhkan
kepekaan
Anak tumbuh menjadi
pribadi yang peka/berperasaan halus dan percaya pada orang lain. Sikap ini
memudahkan dirinya mengungkapkan perasaannya kepada orang lain, termasuk orang
tuanya. Jadinya, anak akan mudah menyelami perasaan orang lain juga.
2.Menumbuhkan
kepedulian
Anak jadi peduli pada kebutuhan dan kepentingan orang lain.Disiplin
membuat anak memiliki integritas, selain dapat memikul tanggung jawab, mampu
memecahkan masalah dengan baik ,cepat dan mudah.
3.Mengajarkan
keteraturan
Anak jadi mempunyai
pola hidup yang teratur dan mampu mengelola waktunya dengan baik
4.Menumbuhkan
ketenangan
Menurut penelitian
menunjukkan bayi yang tenang/jarang menangis ternyata lebih mampu memperhatikan
lingkungan sekitarnya dengan baik. Di tahap selanjutnya bahkan ia bisa cepat
berinteraksi dengan orang lain.
5.Menumbuhkan
percaya diri
Sikap ini tumbuh
berkembang pada saat anak diberi kepercayaan untuk melakukan sesuatu pekerjaan
yang mampu ia kerjakan dengan sendiri.
6.Menumbuhkan
kemandirian
Dengan kemandirian anak dapat diandalkan untuk bisa memenuhi kebutuhan
sendiri. Anak juga dapat mengeksplorasi lingkungan dengan baik.Disiplin
merupakan bimbingan yang tepat pada anak untuk sanggup menentukan pilihan yang
bijak.
7.Menumbuhkan
keakraban
Anak menjadi cepat akrab dan ramah terhadap orang lain karena
kemampuannya beradaptasi lebih terasah.
8.Membantu
perkembangan otak
Pada usia 3 tahun pertama, pertumbuhan otak anak sangat pesat, disini ia
menjadi peniru perilaku yang piawai. ia mampu mencontoh dengan sempurna tingkah
laku orang tua yang disiplin dengan sendirinya akan membentuk kebiasaan dan
sikap yang positif.
9.Membantu anak
yang “sulit”
Kadang-kadang kita lupa pada anak yang berkebutuhan khusus yang
memerlukan penangan khusus, melalui disiplin yang menekankan keteraturan anak
berkebutuhan khusus bisa hidup lebih baik.
10 Menumbuhkan
kepatuhan
Hasilnya anak akan
menuruti aturan yang ditetapkan orangtua atas kemauan sendiri.
Daftar Pustaka ;
Setiawan Dimas, 2016. Definisi dan Macam-macam kedisipinan.
TANGGUNG JAWAB
@E20-Naqi, @Proyek-A04
Oleh: Naqi Min Gil
Tanggung Jawab
Definisi
Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib
menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus Bahasa
Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab,mananggung segala
sesuatunya, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan
yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti
berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Tanggung jawab itu bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian
kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab.
Apabila ia tidak mau bertanggung jawab, maka ada pihak lain yang memaksakan
tanggung jawab itu. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dilihat dari dua
sisi, yaitu dari sisi pihak yang berbuat dan dari sisi kepentingan pihak lain.
Tanggung jawab adalah ciri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa
bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu,
dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan mengabdian atau pengorbanannya.
Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaran bertanggung jawab perlu ditempuh
usaha melalui pendidikan, penyuluhan, keteladanan, dan takwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa.
Macam-Macam Tanggung
Jawab
Sesuai dengan
eksistensi manusia sebagai makhluk Tuhan, makhluk individual dan makhluk
sosial, maka tanggung jawab dapat dibedakan sebagai berikut :
1. Tanggung
jawab terhadap dirinya sendiri.
Manusia diciptakan oleh
Tuhan Yang Maha Esa mengalami periode lahir, hidup, kemudian mati. Agar manusia
dalam hidupnya mempunya “harga”, sebagai pengisi fase kehidupannya itu maka
manusia tersebut atas namanya sendiri harus dibebani tanggung jawab. Sebab
apabila tidak ada tanggung jawab terhadap dirinya sendiri maka tindakannya
tidak akan terkontrol lagi, yang artinya tidak ada artinya hidup ini.
Pada hakekatnya manusia dilahirkan di dunia dalam keadaan suci bersih
tanpa dosa; dalam hidupnya manusia akan dibentuk apakah menjadi manusia yang
jahat dan sebagainya tergantung dari tindakannya selama di dunia. Itu semua
dituntut adanya tanggung jawab dari masing-masing individu. Yang intinya adalah
sebagai pengisi atas keberadaan manusia itu selama hidupnya dan agar dapat
melangsungkan hidupnya sebagai makhluk tuhan.
Contoh :
Manusia mencari
makan, tidak lain adalah karena adanya tanggung jawab terhadap dirinya sendiri
agar dapat melangsungkan hidupnya.
2. Tanggung
jawab terhadap keluarga.
Seperti halnya
makhluk tuhan yang lain, maka manusia secara naluri juga mengembangkan
keturunannya agar sejarah hidupnya tidak terputus. Untuk
melangsungkan/mengembangkan keturunannya tersebut manusia dibebani tanggung
jawab agar anggota keluarganya tidak menderita atau dapat hidup sesuai dengan
keberadaannya. Manusia yang sudah mempunyai anak/keluarga harus berani
bertanggung jawab mengantarkan keturunannya lagi secara layak ke tingkat hidup
yang lebih tinggi bagi generasi berikutnya, agar keluarga tersebut mempunyai
“harga” baik secara individual, terhadap masyarakat maupun terhadap Tuhan
sebagai Penciptanya. Untuk memenuhi tentunya tanggung jawab dalam keluarga
tersebut kadang-kadang manusia memerlukan pengorbanan.
Contoh :
Seseorang ibu telah
dikaruniai tiga anak, kemudian oleh sesuatu sebab suaminya meninggal dunia,
karena ia tidak mempunyai pekerjaan pada
Waktu suaminya masih
hidup maka demi rasa tanggung jawabnya terhadap keluarga ia melacurkan diri.
Ditinjau dari segi moral hal ini tidak bisa diterima karena tindakan melacurkan
diri termasuk tindakan yang dikutuk, tetapi dari segi tanggung jawab ia
termasuk orang yang dipuji, karena demi rasa tanggung jawabnya terhadap
keluarga ia rela berkorban menjadi manusia hina dan dikutuk.
3. Tanggung
jawab terhadap masyarakat.
Pada hakekatnya
manusia adalah tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia yang lain, sesuai dengan
kedudukannya sebagai makhluk sosial. Karena membutuhkan bantuan manusia lain
maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain tersebut, sehingga dengan
demikian manusia di sini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai
tanggung jawab sepeti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan
hidupnya dalam masyarakat tersebut dalam masyarakat tersebut sebagai makhluk
sosial.
Contoh :
Seseorang yang
menyediakan rumahnya sebagai tempat pelacuran pada lingkungan masyarakat yang
baik-baik, apapun alasannya tindakan ini termasuk tidak bertanggung jawab
terhadap masyarakat, karena secara moral psikologis aka merusak masa depan
generasi penerusnya di lingkungan masyarakat tersebut.
4. Tanggung
jawab terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Tuhan menciptakan
manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab melainkan untuk mengisi
kehidupannya, manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan.
Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukum-hukum Tuhan yan g
dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama. Pelanggaran
dari hukum-hukum tersebut akan segera diperingatkan oleh Tuhan dan jika dengan
peringatan keras pun manusia masih juga tidak menghiraukan, maka Tuhan akan
melakukan kutukan. Sebab dengan mengabaikan perintah-perintah Tuhan berarti
mereka meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan manusia terhadap
Tuhan sebagai Penciptanya, bahkan untuk memenuhi tanggung jawabnya, mannusia
perlu pengorbanan.
Contoh :
Raja Fir’aun mendapat
kutukan dari Tuhan karena menentang Tuhan dengan tidak mengindahkan peringatan
Tuhan melalui Nabi Musa, bahkan ia memusuhinya. Tindakan ini merupakan contoh
dari manusia yang tidak bertanggung jawab terhadap Tuhan sebagai Penciptanya.
Manfaat tanggung
jawab
Pada saat ini, jarang ada orang yang memiliki sikap untuk bertanggung
jawab dengan baik. Baik dalam saat bekerja, berbicara, berbuat maupun sedang
mendapatkan amanah. Memiliki sikap untuk berani bertanggung jawab atas
kesalahan yang Anda lakukan, serta merubah tindakan Anda dengan tindakan yang
lebih baik, akan memudahkan Anda untuk selalu mendapatkan kepercayaan dan juga
memudahkan Anda untuk meraih sebuah kesuksesan. Apabila, dibandingkan dengan
melempar kesalahan pada orang lain.
Anda akan lebih
dihargai dan akan dipandang orang sebagai orang yang baik saat Anda memiliki
sikap betanggung jawab. Selain itu, Anda pula akan mendapatkan banyak manfaat
ketika Anda mampu memiliki sikap tanggung jawab yang baik. Berikut manfaatnya:
1. Anda akan lebih dihargai dan
dihormati
2. Tidak memudahkan Anda untuk
berbuat kesalahan
3. Anda akan mendapatkan banyak
kepercayaan, baik diorganisasi, masyarakat maupun tempat Anda bekerja
4. Anda akan lebih berhati-hati dalam
bertindak
5. Anda akan lebih fokus pada solusi
dan juga pengembangan diri Anda
6. Anda akan memegang kendali dalam
setiap sisi
7. Sikap bertanggung jawab yang Anda
terapkan akan mendorong tercapai kesuksesan
8. Anda akan lebih kuat dan tegar
menghadapi permasalahan yang harus Anda selesaikan
9. Anda tidak akan merasa capek
dengan mencari alasan atas kebohingan Anda
10. Orang lain merasa lebih tenang dan nyaman ketika berada disamping
Anda
Daftar pustaka.
Alfarisi, zainudin.”Pengertian
Tanggung Jawab”. 18 Desember 2016.http://zaysscremeemo.blogspot.co.id/2012/06/pengertian-tanggungjawab.html
Suef, Ma. “Islam
Dan Tanggng Jawab”. 18 Desember 2016.http://suefmat.blogspot.co.id/2012/12/islam-dan-tanggungjawab.html
Anonym. “Menjadi
Orang Yang Bertangung Jawab”. 18 Desember 2016. http://binauralbeats.co.id/menjadi_orang_yang_bertanggung_jawab.htm
RASA PEDULI
@E20-Naqi, @Proyek-A05
Oleh: Naqi Min Gil
Rasa Peduli
Peduli adalah suatu tindakan yang didasari pada keprihatinan terhadap
masalah orang lain. Peduli bisa pula merujuk kepada Bangsa, lingkungan, diri
sendiri, dan keluarga.
Rasa peduli yang
dapat ditanamkan sejak dini meliputi:
1.
Peduli bangsa. Bangsa merupakan sebuah kata yang berarti luas. Mewakili
sekelompok besar masyarakat, atau golongan. Mengapa bangsa perlu dipedulikan?
Bagi individu yang hidup di sebuah bangsa, seharusnya ia turut memedulikan
bangsanya. Peduli untu berpikir lebih dewasa, dan lebih mengerti lingkungan
sekitarnya. Dengan sikap peduli bangsa inilah, setiap individu dalam sebuah
bangsa dapat saling mengerti bangsa, memiliki satu tujuan, yakni untuk
memajukan bangsa bersama – sama.
Peduli bangsa juga
meliputi segala sesuatu yang ada pada bangsa tersebut. Termasuk budaya serta
sejarahnya. Peduli pada budaya yang dimiliki bangsa. Melestarikannya,
memperlajarinya, dan mengambil pelajaran berharga dari hal baik tersebut.
Peduli pada sejarah bangsa. Mengetahui dan memahami sejarah bangsa yang telah
melahirkan kita. Menghargai sejarah tersebut serta meneladani nilai perjuangan
pendahulu yang sangat berani dan gigih.
2.
Peduli lingkungan bermasyarakat. Memedulikan lingkungan sekitar, menelaah dan
menjalin komunikasi baik. Memperhatikan suatu yang unik, dan sarat akan
makrifat yang dapat kita jadikan sebagai pengalaman baru.
3.
Peduli sesama. Usia remaja, dengan kegiatan bersosialisasi antar teman juga
sebagai cerminan perilaku peduli. Peduli sesama juga patut ditanamkan sejak
dini. Agar seorang dapat menghargai sesama selayaknya. Memperbaiki hubungan
antar individu, dan terus menjalin komunikasi yang baik.
4.
Peduli keluarga. Keluarga adalah dasar pendidikan seorang dalam hidupnya.
Karena hanya keluarga yang mampu mendidik seorang anak menjadi individu yang
cerdas, tangkas, peduli, berbudaya, dan berilmu dengan akhlak yang mulia.
Faktor keluarga yang kurang mampu memberikan pendidikan dasar kepribadian pada
anaknya, akan memperngaruhi kehidupan anak tersebut di kemudian hari.
5.
Peduli diri sendiri. Dalam diri kita terdapat beberapa kepribadian terpendam.
Sifat asli bawaan lahir seperti; akhlak, watak, dan perasaan. Sifat asli yang
dikembangkan dengan kebaikan dan nilai positif kehidupan, dapat menghasilkan individu
berkualitas. Mengapa diri sendiri perlu dipedulikan? Karena, sebelum orang lain
peduli terhadap kita, sebaiknya kita memperlihatkan suatu kemampuan yang patut
khalayak perhatikan, hargai dan nilai. Maka dari itu sikap peduli dan tanggap
pada diri sendiri juga perlu untuk memotivasi diri menjadi lebih baik.
Tindakan kepedulian selayaknya telah ditanamkan sejak dini. Hal ini
dapat memengaruhi sifat, dan kepribadian penerus bangsa. Rasa peduli akan
membuat setiap individu menjadi peka, mudah mengerti, dan tanggap terhadap
berbagai perubahan lingkungan. Sikap peduli juga dapat membuat orang di sekitar
kita dapat memercayai kita, dan nyaman dengan keberadaan kita.
Dengan pendidikan dini mengenai kepedulian terhadap sesama, individu
baru akan lahir dengan kualitas yang baik, berkompeten, dan dapat diandalkan.
Maka dengan pendidikan peduli sejak dini dan berkarakter yang dibudi dayakan
pada masyarakat akan berdampak baik bagi banyak kalangan.
Dengan membudi dayakan pendidikan peduli sejak dini, maka kata peduli
tidak hanya menjadi sebuah kata di dalam sebuah kamus. Namun, kata peduli dapat
menjadi sebuah tradisi yang secara implisit dapat mengarahkan generasi penerus
bangsa ini menjadi lebih baik, serta dapat memberi makna kehidupan tanpa sebuah
kiasan. Tanpa harus mengubah banyak hal dalam sektor pendidikan, dengan
menanamkan pendidikan dasar yang baik disertai akhlak mulia dapat dengan mudah
menunjang pembelajaran di kemudian hari. Dengan konsep berpikir luas, menelaah,
dan berperilaku sesuai norma yang berlaku, akan mengarahkan para pemuda tangguh
pada masa depan cerah dan gemilang.
Sumber:
Apa Sih Prinsip Hidup?
@E20-Naqi, @Proyek-A06
Oleh: Naqi Min Gil
Apa Sih Prinsip Hidup?
Prinsip merupakan
petunjuk arah layaknya kompas. Sebagai petunjuk arah, kita bisa berpegangan
pada prinsip" yang telah kalian susun sendiri dalam menjalani hidup tanpa
harus kebingunan arah karena prinsip bisa memberikan arah dan tujuan yang jelas
pada setiap kehidupan kita.atau dengan kata lain Prinsip yaitu sebuah pendirian
yang sangat penting dalam kehidupan. orang yang memiliki prinsip artinya
memiliki sifat ketegasan sikap dalam hidup nya sebaliknya orang yang tidak
punya prinsip dalam hidup artinya hidupnya tanpa pedoman, tanpa sikap, tanpa
pendirian dan akan mudah terbawa oleh arus.
PRINSIP HIDUP MENUJU KESUKSESAN Seseorang
yang ingin sukses hal penting yang harus dilakukan adalah memiliki prinsip
hidup yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari
Seseorang yang tidak
memiliki prinsip dalam hidup nya tidak akan pernah maju dan berkembang ke arah
yang lebih baik ke depan nya ,maka mempunyai prinsip hidup sangat penting bagi
semua orang apa lagi bagi orang dengan nama besar . karena dengan prinsip nya
itu mereka bisa menggapai sesuatu yang mereka inginkan, contoh albert
einstein seorang tokoh ilmuwan dunia bisa sukses dan karya nya dikenal
orang seluruh dunia pun punya prinsip hidup
1. Buatlah Kesalahan
Mungkin kita merasa aneh
dengan prinsip hidup einstin yang satu ini tapi kalau kita mau berpikir lagi
bahwa orang yang sukses adalah orang yang bisa bangkit dari kesalahan dan mau
belajar dari pengalaman nya itu sehingga kesalahan akan membuat kita semakin
cerdas dan kreatif dalam menghadapi masalah yang lebih besar.
2. Ikutilah rasa keingintahuan mu
3. Pengetahuan datang dari pengalaman
maksudnya pengalaman adalah guru yang sangat berharga bagi kita.
4. Ketekunan sangat lah berharga
karena tak ada kesuksesan tanpa ketekunan belajar.
Bukan hanya mereka yang
punya prinsip hidup, kita juga harus mempunyai sebuah prinsip yang akan membawa
kemana arah tujuan hidup kita, di bawah ini adalah beberapa prinsip hidup saya
yang mungkin akan bermanfaat bagi saya pribadi atau orang lain :
Dengarkan Apa Kata Hatimu “ percayalah pada
suara hati anda jangan mudah terpengaruh omongan orang lain “ Meniru orang lain
sama dengan bunuh diri Kenapa? Karena setiap manusia itu terlahir unik dan
berbeda, jadi ketika kita masih punya niatan meniru orang lain maka anda sama
aja dengan bunuh diri. Apapun karya mu walaupun jelek usahakan otentik dan
nggak meniru siapa2 “ Kamu sama sekali nggak pintar ketika merasa lebih pintar
dari orang lain
Ya ampun hari ini masih
ada yang merasa pintar atau bahkan merasa lebih pintar dari orang lain? Kita
mungkin akan benar” pintar ketika orang lain yang menilai nya bukan diri kita
sendiri . berawal dari pengalaman pribadi yang pernah merasa lebih pintar atau
sombong lah bahasanya tetapi pada saat saya melakukan hal yang saya sombongi seakan
akan ilmu yang sudah saya miliki lenyap seketika dan pada saat itu saya merasa
menjadi orang paling goblok sedunia, maka janganlah merasa lebih pintar dari
siapapun ingatt! karena di atas langit masih ada langit dan begitu pun
seterusnya.
So prinsip hidup sangatlah penting bagi
kelangsungan hidup kita agar kita lebih tertata dalam berbagai hal .dan bagi
kalian yang saat ini masih belum punya prinsip hidup, luangkan lah sedikit
waktu kalian untuk berpikir apa prinsip hidup yang pantas buat kalian sendiri.
PRINSIP itu tidak pernah
gagal, karena hal itu merupakan fondasi untuk menjadi orang sukses. prinsip
atau pendirian sangat penting dalam kehidupan. Orang yang memiliki prinsip
artinya memiliki ketegasan sikap dalam hidupnya.
Sebaliknya, orang yang tidak memiliki prinsip
artinya hidupnya tanpa pedoman, tanpa sikap, tanpa pendirian, akan mudah
terbawa arus dan akhirnya kehidupannya pun dapat dipastikan tidak akan
mengalami kemajuan. Di bawah ini uraian pentingnya memiliki prinsip dalam hidup
dan manfaat yang akan dirasakannya.
1.Moto
Setiap produk,
organisasi, lembaga atau gerakan selalu punya moto. Moto artinya slogan yaitu
prinsip yang dipegang agar seseorang, komunitas atau lembaga berada dalam jalur
yang tetap dan konsisten dalam prinsip dianut bersama.
Orang hidup harus punya moto, slogan atau
prinsip. Hidup tanpa prinsip adalah hidup tak terarah, akan mudah terbawa arus,
mudah terbawa pengaruh, terombang-ambing oleh gelombang yang tak menentu.
Orang-orang yang sukses hidupnya umumnya mempunyai moto atau prinsip yang
dipegangnya dan dipertahankannya bahkan hingga mati.
2.Mata
Mengapa moto penting?
Agar mata terarah ke depan. Agar gerak dan arah hidup fokus pada tujuan
tertentu, agar optimis menggapai masa depan. Mata kuda saja ditutupi agar fokus
ke depan tidak melirik ke kiri dan kanan, apalagi manusia. Hidup manusia harus
jelas arah dan tujuannya. Hidup ini untuk apa dan mau kemana. Al-Qur’an
(At-Takwir: 26) mengatakan: “Fa ‘aina tadzhabÅ«n?” (Mau kemanakah engkau pergi?)
Arah dan tujuan hidup bisa ditentukan bila seseorang, kelompok atau lembaga
memiliki moto (prinsip).
Tanpa moto, mata dan gerak langkah akan sulit
diarahkan fokus ke depan, pasti akan banyak tergoda oleh godaan kiri kanan.
Tanpa prinsip, gerak dan langkah hidup seseorang akan susah ditegaskan dan akan
sulit menolak dan menghindari godaan-godaan yang melencengkan arah dan tujuan
hidupnya.
3.Mutu
Mengapa moto dan mata
harus diselaraskan? Agar hidup ini bermutu. Orang yang hidupnya tidak bermutu
adalah tidak berkualitas. Orang yang hidupnya tidak punya moto dan tidak
matanya mudah tergoda oleh godaan adalah hidup yang tidak bermutu. Hanya hidup
yang bermutulah yang akan memberikan jaminan sukses di masa depan. Hanya hidup
yang berkualitaslah yang dapat diandalkan untuk menggapai keberhasilan di masa
datang. Hidup yang bermutu adalah hidup yang bermoto dan bermata.
4.Metu
Dalam bahasa Sunda ada
ungkapan “saciduh metu, saucap nyata!” (ucapannya selalu menjadi kenyataan).
Metu adalah agar keberhasilan atau kesuksesan hidupnya di masa depan menjadi
nyata. Hanya akan menjadi nyata bila moto, mata dan mutunya selaras.
Orang yang hidupnya memiliki prinsip, dijalani
dengan konsisten dan hidupnya berkualitas pasti akan menggapai sukses dan
keberhasilan. Orang-orang yang sukses dalam panggung sejarah dunia dikenal
sebagai orang-orang yang memiliki prinsip yang tegas, konsisten menjalaninya
dan kualitas hidupnya baik dan bermutu.
5.Mati
Orang yang sukses dan berhasil
dalam hidupnya, tentulah matinya tidak sia-sia. Orang yang moto, mata, mutu dan
metunya sudah dirasakan dan dinikmati, ketika mati akan dikenang sebagai orang
besar, orang berjasa, pahlawan dan sebagainya. Misalnya, para tokoh sejarah
yang baik, para penemu, para pemimpin kharismatik, para ulama, para ilmuwan dan
sebagainya.
Kematiannya
tetap dikenang oleh kemanusiaan, namanya tidak pupus dalam buku catatan
sejarah. Mereka tetap hidup dalam kenangan dan ingatan generasi manusia
setelahnya. Bagi para ulama dan mereka yang berjihad dijalan Allah, Al-Qur’an
surat Al-Baqarah: 154 menggambarkannya dengan: (Dan janganlah kamu mengatakan
terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (mereka itu) mati; bahkan
(sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya.
Mengintip Prinsip Hidup Orang-orang Sukses
Sukses tidak akan dapat
diraih hanya dengan berpangku tangan atau hanya dengan bermimpi. Kesuksesan
Perlu kerja keras, terus berusaha dan berusaha meski kadang kegagalan mewarnai
perjalanan anda. Dan yang paling utama adalah berdo’a.
Sebetulnya kesuksesan dapat diraih oleh
siapapun, asalkan kita mau dan pasti kita bisa. Tak peduli apa pun yang menjadi
profesi kerja Anda sekarang, apakah karyawan rendahan atau bos sekalipun, Anda
bisa meraih sukses dengan mengembangkan dan meniru 50 kebiasaan sukses ini.
Namun, ingat juga bahwa ukuran kesuksesan bukanlah uang, melainkan mental puas
itu sendiri.
Berikut ini kebiasaan – kebiasaan Orang sukses :
1.Carilah dan temukan kesempatan di mana orang
lain saat orang lain gagal menemukannya.
2.Orang sukses melihat masalah sebagai bahan
pembelajaran an bukannya kesulitan belaka.
3.Fokus pada solusi, bukan berkubang pada
masalah yang ada.
4.Menciptakan jalan suksesnya sendiri dengan pemikiran
dan inovasi yang ada.
5.Orang sukses bisa merasa takut, namun mereka
kemudian mengendalikan dan mengatasinya.
6.Mereka mengajukan pertanyaan yang tepat,
sehingga menegaskan kualitas pikiran dan emosional yang positif.
7.Mereka jarang mengeluh.
8.Mereka tidak menyalahkan orang lain, namun
mengambil tanggung jawab atas tindakan mereka.
9.Mereka selalu menemukan cara untuk
mengembangkan potensi mereka dan menggunakannya dengan efektif.
10.Mereka sibuk, produktif, dan proaktif, bukan
luntang-lantung.
11.Mereka mau menyesuaikan diri dengan sifat dan
pemikiran orang lain.
12.Mereka memiliki ambisi atau semangat.
13.Tahu benar apa yang diinginkan.
14.Mereka inovatif dan bukan plagiat.
15.Mereka tidak menunda-nunda apa yang ada.
16.Mereka memiliki prinsip bahwa hidup adalah
proses belajar yang tiada henti.
17.Mereka tidak menganggap diri sempurna
sehingga sudi belajar dari orang lain.
18.Mereka melakukan apa yang seharusnya, bukan
apa yang mereka mau lakukan.
19.Mereka mau mengambil resiko, tapi bukan
nekat.
20.Mereka menghadapi dan menyelesaikan masalah
dengan segera.
21.Mereka tidak menunggu datangnya
keberuntungan, atau kesempatan. Merekalah yang menciptakannya.
22.Mereka bertindak bahkan sebelum disuruh/
diminta.
23.Mereka mampu mengendalikan emosi dan bersikap
profesional.
24.Mereka adalah komunikator yang handal.
25.Mereka mempunyai rencana dan berusaha
membuatnya menjadi kenyataan.
26.Mereka menjadi luar biasa karena mereka
memilih untuk itu.
27.Mereka berhasil melalui masa-masa berat yang
biasanya membuat orang lain menyerah.
28.Mereka tahu apa yang penting bagi mereka dan
melakukan yang terbaik yang mereka bisa.
29.Mereka memiliki keseimbangan. Mereka tahu
bahwa uang hanya alat, bukan segalanya.
30.Mereka paham betul pentingnya disiplin dan
pengendalian diri.
31.Mereka merasa aman karena mereka tahu mereka
berharga.
32.Mereka juga murah hati dan baik hati.
33.Mereka mau mengakui kesalahan dan tidak segan
untuk minta maaf.
34.Mereka mau beradaptasi dengan perubahan.
35.Mereka menjaga kesehatan dan performa tubuh.
36.Mereka rajin.
37.Ulet
38.Mereka terbuka dan mau menerima masukan dari
orang lain.
39.Mereka tetap bahagia saat menghadapi pasang
surut kehidupan.
40.Mereka tidak bergaul dengan orang-orang yang
salah/ merusak.
41.Mereka tidak membuang waktu dan energi
emosional untuk sesuatu yang di luar kendali mereka.
42.Mereka nyaman bekerja di tempat yang ada.
43.Mereka memasang standar yang tinggi bagi diri
sendiri.
44.Mereka tidak mempertanyakan mengapa mereka
gagal namun memetik pelajaran dari itu semua.
45.Mereka tahu bagaimana harus rileks, menikmati
apa yang ada, dan mampu bersenang-senang dalam kecerobohan sekalipun.
46.Karir mereka bukanlah siapa mereka, itu
hanyalah pekerjaan.
47.Mereka lebih tertarik pada apa yang efektif
ketimbang pada apa yang mudah.
48.Mereka menyelesaikan apa yang telah mereka
mulai.
49.Mereka menyadari bahwa mereka bukan hanya
makhluk hidup belaka, namun juga makhluk rohani.
50..Mereka melakukan pada yang mereka katakan.
DAFTAR PUSTAKA:
1.
1. Posted by : mustajab el khoir
2. By: Saad Saefullah
3. Posted By: Tb’Wahyu
Langganan:
Postingan (Atom)