Tampilkan postingan dengan label @ProyekA05. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @ProyekA05. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 November 2017

peduli

@E13-Fajar, @Proyek-A05
Oleh: fajar pambudi


Peduli adalah suatu tindakan yang didasari pada keprihatinan terhadap masalah orang lain. Peduli bisa pula merujuk kepada Bangsa, lingkungan, diri sendiri, dan keluarga.

Rasa peduli yang dapat ditanamkan sejak dini meliputi:

1.    Peduli bangsa. Bangsa merupakan sebuah kata yang berarti luas. Mewakili sekelompok besar masyarakat, atau golongan. Mengapa bangsa perlu dipedulikan? Bagi individu yang hidup di sebuah bangsa, seharusnya ia turut memedulikan bangsanya. Peduli untu berpikir lebih dewasa, dan lebih mengerti lingkungan sekitarnya. Dengan sikap peduli bangsa inilah, setiap individu dalam sebuah bangsa dapat saling mengerti bangsa, memiliki satu tujuan, yakni untuk memajukan bangsa bersama – sama. 

Peduli bangsa juga meliputi segala sesuatu yang ada pada bangsa tersebut. Termasuk budaya serta sejarahnya. Peduli pada budaya yang dimiliki bangsa. Melestarikannya, memperlajarinya, dan mengambil pelajaran berharga dari hal baik tersebut. Peduli pada sejarah bangsa. Mengetahui dan memahami sejarah bangsa yang telah melahirkan kita. Menghargai sejarah tersebut serta meneladani nilai perjuangan pendahulu yang sangat berani dan gigih.

2.    Peduli lingkungan bermasyarakat. Memedulikan lingkungan sekitar, menelaah dan menjalin komunikasi baik. Memperhatikan suatu yang unik, dan sarat akan makrifat yang dapat kita jadikan sebagai pengalaman baru.

3.    Peduli sesama. Usia remaja, dengan kegiatan bersosialisasi antar teman juga sebagai cerminan perilaku peduli. Peduli sesama juga patut ditanamkan sejak dini. Agar seorang dapat menghargai sesama selayaknya. Memperbaiki hubungan antar individu, dan terus menjalin komunikasi yang baik.

4.    Peduli keluarga. Keluarga adalah dasar pendidikan seorang dalam hidupnya. Karena hanya keluarga yang mampu mendidik seorang anak menjadi individu yang cerdas, tangkas, peduli, berbudaya, dan berilmu dengan akhlak yang mulia. Faktor keluarga yang kurang mampu memberikan pendidikan dasar kepribadian pada anaknya, akan memperngaruhi kehidupan anak tersebut di kemudian hari.

5.    Peduli diri sendiri. Dalam diri kita terdapat beberapa kepribadian terpendam. Sifat asli bawaan lahir seperti; akhlak, watak, dan perasaan. Sifat asli yang dikembangkan dengan kebaikan dan nilai positif kehidupan, dapat menghasilkan individu berkualitas. Mengapa diri sendiri perlu dipedulikan? Karena, sebelum orang lain peduli terhadap kita, sebaiknya kita memperlihatkan suatu kemampuan yang patut khalayak perhatikan, hargai dan nilai. Maka dari itu sikap peduli dan tanggap pada diri sendiri juga perlu untuk memotivasi diri menjadi lebih baik.

Tindakan kepedulian selayaknya telah ditanamkan sejak dini. Hal ini dapat memengaruhi sifat, dan kepribadian penerus bangsa. Rasa peduli akan membuat setiap individu menjadi peka, mudah mengerti, dan tanggap terhadap berbagai perubahan lingkungan. Sikap peduli juga dapat membuat orang di sekitar kita dapat memercayai kita, dan nyaman dengan keberadaan kita.

Dengan pendidikan dini mengenai kepedulian terhadap sesama, individu baru akan lahir dengan kualitas yang baik, berkompeten, dan dapat diandalkan. Maka dengan pendidikan peduli sejak dini dan berkarakter yang dibudi dayakan pada masyarakat akan berdampak baik bagi banyak kalangan. 

Dengan membudi dayakan pendidikan peduli sejak dini, maka kata peduli tidak hanya menjadi sebuah kata di dalam sebuah kamus. Namun, kata peduli dapat menjadi sebuah tradisi yang secara implisit dapat mengarahkan generasi penerus bangsa ini menjadi lebih baik, serta dapat memberi makna kehidupan tanpa sebuah kiasan. Tanpa harus mengubah banyak hal dalam sektor pendidikan, dengan menanamkan pendidikan dasar yang baik disertai akhlak mulia dapat dengan mudah menunjang pembelajaran di kemudian hari. Dengan konsep berpikir luas, menelaah, dan berperilaku sesuai norma yang berlaku, akan mengarahkan para pemuda tangguh pada masa depan cerah dan gemilang.

Sumber:

Selasa, 03 Oktober 2017

Belajar Peduli

@E12-Guntur, ProyekA05
Disusun Oleh Guntur Wahyu Prasetiyo
·       Pengertian Peduli
Peduli adalah sebuah nilai dasar dan sikap memperhatikan dan bertindak proaktif terhadap kondisi atau keadaan di sekitar kita. Peduli adalah sebuah sikap keberpihakan kita untuk melibatkan diri dalam persoalan, keadaan atau kondisi yang terjadi di sekitar kita. Orang-orang peduli adalah mereka yang terpanggil melakukan sesuatu dalam rangka memberi inspirasi, perubahan, kebaikan kepada lingkungan di sekitarnya. Ketika ia melihat suatu keadaan tertentu, ketika ia menyaksikan kondisi masyarakat maka dirinya akan tergerak melakukan sesuatu. Apa yang dilakukan ini diharapkan dapat memperbaiki atau membantu kondisi di sekitarnya.Sikap peduli adalah sikap keterpanggilan untuk membantu mereka yang lemah, miskin, membantu mengatasi penderitaan, dan kesulitan yang dihadapi orang lain. Orang-orang peduli adalah orang-orang yang tidak bisa tinggal diam menyaksikan penderitaan orang lain. Sikap peduli adalah sikap yang terpanggil untuk mengajak dan mengingatkan orang-orang kaya yang selama ini lalai terhadap penderitaan orang-orang miskin yang ada di sekitarnya. Sikap peduli adalah sikap untuk pro aktif dalam mengatasi masalah-masalah di masyarakat dengan menggunakan dan memanfaatkan sumber daya yang ada di masyarakat. Sikap peduli adalah sikap kesediaan untuk memberi solusi terhadap persoalan masyarakat. Agar masyarakat dapat mau berdonasi, agar masyarakat mau menyumbang, agar masyarakat memilih kerelawanan sehingga mau membantu kesulitan saudara-saudara kita.Peduli Adalah sikap untuk memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan, selalu tergerak membantu kesulitan manusia lainnya. Sikap peduli adalah sikap untuk berusaha membangkitkan kemandirian yang ada di masyarakat. Orang-orang yang peduli adalah orang-orang yang tidak bisa tinggal diam, melihat kelemahan, sikap berpangku tangan dan membiarkan keadaan-keadaan yang buruk terus terjadi di masyarakat. Sikap peduli adalah suatu sikap untuk senantiasa ikut merasakan penderitaan orang lain, ikut merasakan ketika penderitaan sebagian masyarakat lain sedang sakit, ikut merasa bersedih ketika sebagian saudara-saudara kita di timpa musibah bencana, kesulitan atau ditimpa keadaan-keadaan yang memberatkan dan membangkitkan rasa kasihan dan iba..
·       Jenis-jenis kepedulian social
Kepedulian sosial dibagi menjadi 3, yaitu:                                        
  • Kepedulian yang berlangsung saat suka maupun duka
·         Kepedulian sosial merupakan keterlibatan pihak yang satu kepada pihak yang lain dalam turut merasakan apa yang sedang dirasakan atau dialami oleh orang lain.
·         Kepedulian pribadi dan bersama. Kepedulian bersifat pribadi, namun ada kalanya kepedulian itu dilakukan bersama. Cara ini penting apabila bantuan yang dibutuhkan cukup besar atau berlangsung secara berkelanjutan. Kepedulian yang sering lebih mendesak       

·       Cara mengembangkan kepeduliansi

1.bangun kepekaan terhadap perasaan orang lain
2.pertimbangkan apa dampak dari tindakan anda terhadap orang lain
3.Tentukan sikap
4.hargailah orang lain dalam kehidupan anda
5.jauhkan rasa egois
6.berikan perhatian

·       Mengembangkan sifat-sifat peduli

            1.Bersikap sopan
            2. Berbagi kasih saying
            3.Dengarkan Orang lain
            4. Bersikap lebih murah hati
            5. Perlakukan orang lain seperti anda ingin di perlakukan
            6. Berusahalah untuk berbaik hati kepada orang lain

·       DAFTAR PUSTAKA :
Annonym https://id.wikihow.com/Mengembangkan-Kepedulian Dikutip Tanggal  Dikutip Tanggal ( 4 Oktober 2017 )
Annonym http://www.antaranews.com/print/223499/peduli-adalah%E2%80%A6 Dikutip Tanggal ( 4 Oktober 2017 )

Mengenal Diri

@E16-Tania, @proyekA05


Pengertian Mengenal Diri

Mengenal diri merupakan salah satu ciri khas manusia, sebagai makhluk istimewa, terutama karena memiliki akal budi dan kehendak bebas. Tapi banyak orang yang tidak mengenal dirinya karena menganggapnya tidak penting atau tidak tahu bagaimana caranya.
Mengenal diri: suatu keberhasilan memahami hal-hal yang penting tentang diri sendiri, yang membantu dalam usaha membangun sikap baik dan positif pada diri sendiri, mau menerima dan mengembangkan diri sendiri. Ciri khas manusia adalah bereksistensi yang secara terus menerus berada dalam proses menjadi diri sendiri. Manusia adalah sesuatu yang “sudah” dan sekaligus “belum”, yang “faktual” dan yang “potensial”; suatu realitas yang masih harus dibentuk terus menerus melalui proses pembelajaran tanpa henti, tanpa akhir, selama eksistensi manusia itu masih ada.
Usaha seseorang merealisir banyak kemungkinan (potensial) tentang dirinya harus didasarkan pada kenyataan faktual dirinya. Data faktual ini berfungsi sebagai pengarah; keberhasilannya mewujudkan apa yang potensial, tidak lain karena apa yang dia miliki sebelumnya, juga sebagai pembatas; tidak semua kemungkinan dapat diwujudkan.

Cara  mengenal diri
1.Sejarah perkembangan diri
2.Penelusuran bakat dan kepribadian
3.Pengalaman sehari-hari; sabar/tidak dalam antrian, kegigihan dalam mengejar cita, ketekunan dalam menjalankan tugas, kesetiaan menepati janji, kepekaan terhadap lingkungan, dll. Tinjau kembali pengalaman-pegalaman tersebut.
4.Kebersamaan dengan orang lain; untuk membandingkan dengan orang lain, apa perbedaan-persamaan, dan di mana kekhususan kita; bagaimana diri kita (sikap, tutur kata, dll)
5. Penilaian orang lain terhadap kita
6.Tes psikologi
Manfaat Pentingnya Mengenali Diri Sendiri
1. Mampu Menentukan Jalan Hidup
Dalam menjalani kehidupan, kita dihadapkan pada banyak pilihan. Mulai dari pilihan dalam berkarir, asmara, tempat berlibur, dan lain sebagainya. Bila kita sudah mengenali diri sendiri, tentu kita jauh lebih mudah menentukan pilihan yang tepat.
2. Mudah Mencari Solusi
Sebagai manusia biasa, tentu kita dihadapkan pada beberapa masalah entah itu masalah ringan maupun rumit. Kita akan lebih mudah mencari solusi tepat jika sudah mengenali diri sendiri.
3. Membantu Berkompromi dengan Diri Sendiri
Masih terkait dengan masalah.  Ketika kita dihadapkan pada sebuah masalah, dengan keberhasilan kita mengenali diri sendiri akan membantu kita untuk berkompromi dengan diri sendiri dan orang lain dalam berbagai situasi.
4. Mampu Hidup Bermasayarakat
Dalam hidup bermasyarakat, tentu kita dihadapkan pada ragam kepribadian. Beda kepribadian, cara bersosialisasinya juga beda. Untuk memahami kepribadian orang lain, tentu kita juga harus bisa mengenali kepribadian kita dulu.

5. Mampu Mengetahui Kelebihan dan Kekurangan
Masing-masing individu memiliki kelebihan dan kekurangan. Saat mencoba mengenali diri sendiri, kita akan mengetahui kelebihan dan kekurangan yang kita miliki. Kita bisa meningkatkan kelebihan dan memperbaiki kekurangan.
6. Mampu Menerima Kondisi Diri
Ketika kita mulai mengerti kelebihan dan kekurangan yang kita punya, tentu kita turut terbantu pula untuk menerima ikhlas segala kelebihan dan kekurangan diri sendiri. Begitu juga keikhlasan menerima dan bertoleransi terhadap kelebihan dan kelemahan orang lain. .
7. Mampu Mengetahui Potensi Diri
Saat mencoba mengenali diri, tentu kita mendapati beberapa potensi yang kita punya. Dengan mengetahui potensi-potensi yang ada pada diri, kita bisa mengoptimalkannya untuk kesuksesan dalam karir maupun kehidupan.
Daftar Pustaka
Rakhma, Ade 2016. Fakta 7 manfaat pentingnya mengenali diri sendiri. Psikoma.com. dalam http://www.psikoma.com/pentingnya-mengenali-diri-sendiri/amp/ . Di unduh Oktober 2016
Sutardjo 2009. Mengenal dan memahami kemampuan diri sendiri. Sutardjo70.wordpress.com . Dalam https://sutardjo70.wordpress.com/2009/02/06/mengenal-dan-memahami-kemampuan-diri-sendiri/ . Di unduh 6 Februari 2009


Peduli Terhadap Sesama Manusia

Peduli Terhadap Sesama Manusia

@E08-wulan
@proyekA05
oleh: Wulan Dari Mulia





Pernah mendengar pepatah “Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah”  dan juga hadits nabi Muhammad SAW.

Dari Hakîm bin Hizâm Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
 
Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah. Dan mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu. Dan sebaik-sebaik sedekah adalah yang dikeluarkan dari orang yang tidak membutuhkannya. Barangsiapa menjaga kehormatan dirinya maka Allâh akan menjaganya dan barangsiapa yang merasa cukup maka Allâh akan memberikan kecukupan kepadanya.”

Dari pepatah dan hadits nabi itu terdapat sebuah kata kunci yaitu peduli. Peduli merupakan sebuah kata kerja. Peduli (CARE) merupakan suatu hal  yang tidak bisa terlepas dari kehidupan manusia. Manusia pada dasarnya merupakan pribadi yang tidak bisa hidup tanpa adanya bantuan orang lain. Peduli merujuk pada rasa simpati seseorang  atau suatu tindakan yang didasari rasa keprihatinan terhadap masalah orang lain. Rasa kepedulian sebenarnya sudah harus di tanamkan dalam diri anak sedari dini karna kelak ketika tumbuh dewasa si anak bisa menjadi pribadi yang baik dantergerak hatinya untuk membantu sesame karna didasarkan rasa kepedulian terhadap masalah orang lain.
            Begitu banyak contoh-contoh kepedulian di sekitar kita. Seperti Saat ini kita bisa melihat begitu banyak hal-hal atau kejadian-kejadian yang tidak kita duga terjadi sebelumnya  selama 24 jam terakhir ini. Salah satu contoh yang belum lama ini kita dengar dan baca adalah mengenai “WARGA ROHINGYA”.   Mendengar tentang bagaimana perlakuan sikap yang mereka dapatkan dari warga Myanmar. Negara  Myanmar sendiri  tidak tidak mengakui status kependudukan warga Rohingya. Perlakuan dari Warga Myanmar mendapat begitu banyak kecaman dari dunia.  Dan karna hal ini warga Rohingya mendapatkan begitu banyak perhatian dari seluruh duni dengan mengadakan berbagi macam donasi baik dari segi materi, peralatan medis, pakaian dll.
            

Lalu kita pasti bertanya kenapa bisa terjadinya konflik antara warga Myanmar dengan warga Rohingya, padahalkan mereka berada di dalam satu Negara yang sama apakah ini berasal dari konflik antar agama atau politik dan ekonomi?.


    Quote Of The Day:
    "I follow three rules: do the right things, do the best you can, and allways show people you care"- Lou Holtz.       




KEPEDULIAN DI DALAM AGAMA ISLAM


Disusun oleh : Yan Setianur Wijaya
@E11-Yan

KEPEDULIAN DALAM AGAMA ISLAM

PENGERTIAN PEDULI
Peduli adalah sebuah nilai dasar dan sikap memperhatikan dan bertindak proaktif terhadap kondisi atau keadaan di sekitar kita. Peduli adalah sebuah sikap keberpihakan kita untukmelibatkan diri dalam persoalan, keadaan atau kondisi yang terjadi di sekitar kita. Orang –orang peduli adalah mereka yang terpanggil melakukan sesuatu dalam rangka memberi inspirasi, perubahan, kebaikan kepada lingkungan di sekitarnya. Seorang Muslim sejati akan suka menolong orang lain yang mendapatkan kesulitan. Apalagi membantu sesama merupakan prasyarat datangnya pertolongan Allah SWT. Seperti pada Hadist ini : "Barangsiapa yang membantu seorang muslim (dalam) suatu kesusahan di dunia maka Allah akan menolongnya dalam kesusahan pada hari kiamat, dan barangsiapa yang meringankan (beban) seorang muslim yang sedang kesulitan maka Allah akan meringankan (bebannya) di dunia dan akhirat” (HR Muslim)


DEFENISI PEDULI
                Kepedulian Sosial adalah sikap memperhatikan atau rasa peduli terhadap orang lain untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang di hadapi orang lain dengan tujuan kebaikan dan perdamaian. Secara hukum syar’i selain kita diwajibkan untuk menjalankan syariat agama untuk tiap-tiap insan muslim kita diwajibkan pula untuk sekedar mengingatkan muslim yang lalai akan syarat dan kewajiban. Karena bagi umat Islam sesama muslim adalah saudara.

BENTUK DARI KEPEDULIAN SOSIAL YANG DI AJARKAN OLEH ISLAM
                Bentuk dari kepedulian sosial ada beracam-macam diantaranya adalah sebagai berikut :
1.       Zakat
             Zakat merupakan salah satu rukun Islam ketiga yang diwajibkan kepada setiap muslim. Arti zakat dalam syariat Islam adalah sebgai harta yang wajib diberikan kepada orang-orang tertentu, dengan syarat-syarat yang tertentu pula. 
Secara teknis, zakat berati menyucikan harta milik seseorang dengan cara pendistribusian oleh seseorang yang mampu sebagiannya diberikan kepada seseorang yang kurang mampu sebagai hak mereka, dengan pembayaran zakat, maka seseorang memperoleh penyucian hati dan dirinya, serta melakukan tindakan yang benar, dan memperoleh rahmat dan hartanya akan bertambah.Allah Berfirman atas AyatNya :
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan  mereka . . .”( AT-Taubah : 103 )
2.       Infaq
       Infaq adalah pengeluaran sukarela yang di lakukan seseorang, setiap kali ia memperoleh rizki sebanyak yang dikehendakinya. Menurut bahasa infaq berasal dari kata anfaqa yang berarti mengeluarkan harta untuk kepentingan sesuatu. Sedangkan menurut istilah syari’at, infaq adalah mengeluarkan sebagian harta yang diperintahkan dalam Islam.Infaq berbeda dengan zakat, iinfaq tidak mengenal nisab atau jumlah harta yang ditentukan secara hukum. Infaq tidak harus diberikan kepada mustahik tertentu, melainkan kepada siapapun misalnya orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin, atau orong-orang yang sedang dalam perjalanan.
Adapun urgensi infaq bagi seseorang muslim antara lain :
·         Infaq merupakan bagian dari keimanan dari seorang muslim.
·         Orang yang enggan berinfaq adalah orang yang menjatuhkan diri dalam kebinasaan
·         Di dalam ibadah terkandung hikmah yang manfaat besar. Hikmah dan mafaat infaq adalah sebagai realisasi iman kepada Allah, merupakan sumber dana bagi pembangunan sarana maupun prasarana yang dibutuhkan umat Islam, menolong dan membantu kaum duafa
3.       Shodaqoh
Islam telah memerintahan umatnya untuk bersedekah, dalam firman Allah :
حَدِيْثُ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ، وَهُوَ عَلَى      الْمِنْبَرِوَذَكَرَ الصَّدَقَةَ وَالتَّعَفُّفَ وَالْمَسْئَلَةَ: اَلْيَدُ الْعُلْيَى خَيْرٌ مِّنَ الْيَدِ السُّفْلَى، فَالْيَدُ الْعُلْيَى هِيَ الْمُنْفِقَةُ وَالسُّفْلَىهِيَ السَّائِلَةُ
Dalam hadist diatas dinyatakan dengan tegas bahwa tangan orang yang di atas (pemberi sedekah) lebih baik daripada tangan yang dibawah (yang diberi). Bagi orang yang selalu membantu orang lain, disampingakan mendapatkan pahala kelak di akhirat, Allah juga akan mencukupkan  rezekinya di dunia.

HUBUNGAN ANTARA ISLAM DENGAN KEPEDULIAN SOSIAL
                Hubungan Islam terhadap kepedulian sosial itu sangat erat, karena ajaran Islam pada dasarnya ditunjukkan untuk kesejahtraan manusia, termasuk dalam bidang sosial menjunjung tinggi tolong menolong, saling menasehati tentang hak dan kesabaran, kesetikawanan, egaliter (kesamaan derajat), tentang rasa dan kebersamaan. Dalam Islam juga mengajarkan kepad kita untuk senantiasa berbagi kepada orang yang membutuhkan. Misalnya dalam Islam mengajarkan kepada kita untuk sedekah, infaq, zakat, dan lain-lain.

CIRI-CIRI ORANG PEDULI
Ø  Orang peduli akan bertanya karena memang dia ingin mengerti kondisimu.
Ø  Mereka yang peduli bakal memberimu pilihan untuk mau bercerita atau tidak.
Ø  Peduli membuat orang-orang ini tetap care walaupun kamu gak ada masalah sekalipun
Ø  Orang peduli gak bakal tahu kegiatan/kebiasaanmu secara rinci
Ø  Peduli membuat orang otomatis membantu ketika ada yag butuh bantuan
Ø  Orang peduli mencampuri urusan orang lain tanpa ada keinginan selain membuat orang yang dibantu merasa lebih baik.
Ø  Peduli membuat seseorang berusaha mengerti.

MANFAAT PEDULI DALAM ISLAM    . 
      Allah berikan kemudahan dan pertolongan
Sukakah kita jika Allah memberi kemudahan dalam segala persoalan hidup, meringankan beban di akhirat kelak serta menolong di saat kita membutuhkan pertolongan ? Maka buktikanlah dengan kepedulian pada sesama

Bukti bahwa kita merupakan bagian dari orang – orang beriman
Jangan mengaku bagian dari kaum mukminin jika kita tak memiliki rasa kepedulian sossial pada sesama. Ada banyak saudara kita yang dizhalimi hingga tewas mengenaskan, sudahkah kita peduli ? Miniimal ikut merasakan kesakitan dan mendoakan mereka. Tidak peduli pada kesusahan orang lain bisa memperlihatkan bahwa kita bukan bagian dari kaum mukminin.

 Menghindari diri dari siksa neraka
Dari Ibnu Umar ra bahwa rasulullah SAW besabda,  “Seorang wanita dimasukkan ke dalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberikan makan bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada di lantai.” (HR. Bukhari) Na’udzubillah min dzalik.

Kepedulian merupakan bentuk lain dari sedekah
Bagi yang tak memili banyak harta, perbanyaklah kepedulian terhadap sesama ! Lakukan hal-hal yang menunjukan kepedulian kita karena hal tersebut akan bernilai sama dengan sedekah.

KESIMPULAN PEDULI
Jadi, kita sebagai makhluk sosial harus memiliki rasa kepedulian yang tinggi. Karena dengan kita peduli orang lain pun akan ikut peduli terhadap kita dalam Islam mengajarkan dengan baik kepada umat, saling berbagi serta saling menghargai dengan sesama, maka dari itu inilah islam yang sangat flekxible ( bisa diterapkan di segala bidang ). Kebijakan yang diambil islam dalam gaya hidup yang serba modern ini sangat flexible.  Manusia  diperintahkan untuk mencari harta atau memperkaya diri sendiri begitu banyak manfaat yang didapat dari kita peduli terhadap orang lain. Jadi, kita harus terus peduli terhadap orang lain ya guys.

Daftar Pustaka
Bzalm.Meesbah 2015. Peduli sesama saudara kita. Wordpress.com. dalam
How.Wiki 2014. Cara mengembangkan kepedulian. Id.m.wikihow.com. dalam
Rofiah,Siti.2015.Kepedulian dalam islam
Wima.Pinka 2017. 7 Ciri-ciri orang yang peduli. Life.idntimes.com. dalam