Tampilkan postingan dengan label @A08-AINI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @A08-AINI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Desember 2016

proaktif



Proaktif
 Bersikap proaktif adalah bagaimana kita menentukan sikap kita terhadap segala hal yang terjadi di sekitar kita. Kita manusia memiliki akal untuk memilih bersikap negatif (baca : reaktif) atau sebaliknya yaitu bersikap positif (baca : proaktif) terhadap keadaan sekeliling kita. Bersikap proaktif adalah cara bagaimana kita mengendalikan hidup kita, bukan malah hidup kita yang mengendalikan sikap kita.
Kebiasaan proaktif membahas bahwa kita lah secara sadar merupakan sumber motivasi menuju perbaikan, kesuksesan kita masing – masing. Kitalah yang mengemudikan kemana kita akan pergi. Kita jugalah yang bertanggung jawab atas keadaan yang terjadi di sekitar kita.
Dari sini, kita pasti dapat pahami apa yang seharusnya kita lakukan. Kita memilih pilihan reaktif dan membiarkan keadaan berlarut larut tanpa pemikiran dan tindakan, atau  bisa bersikap proaktif dan lanjutkan hidup kita dengan lebih berdaya. Dengan bersikap proaktif kita telah kendalikan hidup kita dengan bersikap sesuai dengan hati nurani kita sebagai makhluk sempurna.
Orang dengan proaktivitas tinggi mampu mengidentifikasi kesempatan dan mengambil tindakan yang tepat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut, menampakkan inisiatif dan mempertahankannya sampai perubahan yang bermakna terjadi. Lawan dari proaktif adalah pasif atau reaktif, yaitu orang yang cenderung untuk beradaptasi atau berkompromi dengan keadaan, daripada berusaha merubah dirinya untuk memberikan pengaruh positif pada situasi disekitarnya.


Proaktivitas manusia selalu memiliki tujuan, bergerak maju, dan berorientasi ke masa depan, serta secara internal memunculkan perilakunya sendiri. Stimulus dari luar lebih tampak sebagai sesuatu yang menjadi kecenderungan aktualisasi dari dalam keluar daripada sesuatu yang menjadikan individu bereaksi terhadap stimulus lingkungan. Individu secara psikologis mencerna stimulus eksternal tersebut, dan bukan sekedar bereaksi terhadap stimulus. Hjelle dan Ziegler (1981) mengemukakan bahwa proaktivitas merupakan salah satu asumsi dasar sifat manusia. Lebih jauh dijelaskan bahwa proaktivitas adalah lawan dari reaktivitas. Proaktivitas merupakan keyakinan diri bahwa sumber segala perilaku adalah terletak pada diri manusia itu sendiri. Manusia melakukan aksi, bukan sekedar reaksi. Penyebab perilaku dapat ditemukan dalam diri manusia sendiri dan muncul secara internal.

Sedangkan Frankl (1962) mengemukakan proaktif sebagai perilaku paling utama dalam eksistensi hidup manusia, yaitu kemampuan individu untuk menemukan makna hidup dan berjuang untuk memenuhi makna hidupnya itu (Search and struggle for meaningful life) sebagai sebuah tanggung-jawab pribadi. Kehidupan manusia, secara permanen bersifat menantang dan dalam merespon tantangan hidup itu, tidak dapat dilakukan hanya dengan berbicara atau berkontemplasi saja, melainkan harus ditindaklanjuti dengan suatu tindakan proaktif, sehingga makna hidup yang telah ditemukan dapat direalisasikan.

Selanjutnya Maslow (dalam Mangkunegara, 2000), proaktivitas seseorang adalah terletak pada perilaku seseorang, bukan respon terhadap stimulus eksternal, artinya individu adalah beraksi, bukan bereaksi. Maslow menggambarkan manusia sebagai individu yang selalu berusaha memuaskan kebutuhan internal. Kebutuhan-kebutuhan inilah yang akan memunculkan perilaku. Konsep proaktivitas ini sangat nyata ada dalam konsep aktualisasi diri Maslow. Tidak ada stimulus eksternal dalam aktualisasi diri. Secara alami, aktualisasi diri adalah konsep proaktif. Individu dipandang sebagai organisme yang mampu melakukan antisipasi masa depan, kesadaran potensi diri dan usaha keras yang terus menerus.

Ciri-ciri Individu Proaktif. Covey meringkas definisi dan pengertian tentang sifat proaktif dari para ahli diatas dengan menjelaskan tentang ciri-ciri individu proaktif (1995). ciri-ciri individu proaktif (dibandingkan dengan individu reaktif) setidaknya ada 5 (lima),yaitu:

1. Orang proaktif selalu bertanggung jawab. Mereka tidak menyalahkan keadaan, kondisi, atau pengkondisian untuk perilaku mereka. Perilaku adalah produk dari pilihan sadar, berdasarkan nilai, dan bukan produk dari suasana hati, conditioning, atau tekanan sosial yang diterima.
2. Orang proaktif menfokuskan upaya mereka pada lingkaran pengaruh (mencakup segala hal yang dapat dipengaruhi). Mereka mengerjakan hal-hal yang terhadapnya mereka dapat perbuat sesuatu. Sifat dari energi mereka adalah positif, memperluas dan memperbesar, yang menyebabkan lingkaran pengaruh mereka meningkat.
3. Berfokus pada lingkaran pengaruh, orang proaktif bekerja dari dalam ke luar (in side – out), yaitu berusaha memulai perubahan dengan mengubah dirinya lebih dahulu, bahkan dari yang paling dalam dari dirinya, yaitu dengan memeriksa kebenaran paradigma dan persepsi-persepsinya.
4. Orang proaktif hidup berpusat pada prinsip (principle centered) kemudian ia menerjemahkan prinsip-prinsip itu kedalam seperangkat nilai-nilai (values) yang telah dipilihnya dengan sadar. Berdasarkan nilai-nilai itulah ia mengarahkan pilihan sikap dan perilakunya.
5. Orang proaktif mengembangkan dan menggunakan “empat anugrah unik manusianya” secara optimal. Empat anugrah itu adalah seperti yang diyakini oleh pengikut madzhab psikologi humanistik sebagai sifat-sifat unik manusia yang membuatnya berbeda dengan makhluk hidup lainnya. Covey menyebutkan “four unique himant gifts” itu adalah Self Awareness (kesadaran diri), Conscience (hati nurani), Creative Imagination (imajinasi kreatif) dan Independent Will (kebebasan kehendak).
Perbedaan antara Sikap Proaktif dan Sikap Reaktif dibedakan dari Fokus yang dilakukan.  Ada 2 jenis Lingkaran dalam Sikap Hidup Anda, berdasarkan Buku Stephen R Covey, 7 Habits, yakni Lingkaran Pengaruh dan Lingkaran Kepedulian.
1.  Lingkaran Pengaruh adalah Hal-hal yang berada dalam Pengaruh Anda sendiri dan Dapat Anda Kendalikan, Manfaatkan atau Daya Gunakan.  Hal yang menjadi Pilihan Anda baik Langsung atau Tidak Langsung.  Hal-hal dalam Lingkaran Pengaruh diantaranya adalah : Perkataan, Sikap Tubuh, Tindakan, Gerakan Tangan dan Kaki, Sorot Mata, Suasana Hati, Perasaan dan Emosi serta lainnya.  Hal yang mampu Anda Pengaruhi sebagai Pilihan adalah Hal dalam Lingkaran Pengaruh.
2.  Lingkaran Kepedulian adalah Hal-hal yang berada di Luar Jangkauan Anda untuk dapat dipengaruhi dan mengikuti kehendak Anda.  Anda tidak mampu mempengaruhi sedikitpun Hal tersebut untuk sesuai dengan keinginan.  Hal-hal dalam Lingkaran Kepedulian hanya bisa disikapi dengan Cara Anda membawa Diri Sendiri.  Semua Faktor diluar Kuasa Anda adalah Hal yang masuk dalam Lingkaran Kepedulian, seperti Atasan, Bawahan, Rekanan, Kolega, Cuaca, Jalan, Lingkungan dan lainnya.  Kemampuan dan Kemauan Anda menjaga Sikap Diri Sendiri berdampak terhadap Luas Lingkaran Kepedulian yang Mengecil dan Memperbesar Lingkaran Pengaruh.
Fokus Sikap Proaktif adalah Pada Diri Sendiri, untuk Menyesuaikan Perbedaan terhadap Lingkungan.  Sikap Proaktif mengajak Anda menjadi Pribadi dan Individu yang Adaptif, Kreatif dan Komunikatif.  Berikut contoh Perbedaan Implementasi Sikap Proaktif dan Sikap Reaktif dalam Kehidupan sehari-hari demi Sukses Anda:
a.  Inisiatif.
Sering Anda mendengar bahwa Orang Proaktif adalah tipe orang yang punya Inisiatif dalam pekerjaannya.  Inisiatif adalah Kemampuan seseorang untuk mempersiapkan Diri menghadapi Kemungkinan Keadaan yang terjadi dari sebuah Pekerjaannya di masa datang.  Inisiatif adalah Sikap Tidak Menunggu apa yang akan terjadi sebelum Bertindak.  Inisiatif adalah Tindakan yang dilakukan berdasarkan Nilai yang telah dipikirkan dengan Cermat.  Sedangkan Orang Reaktif akan menunggu orang lain, lingkungan dan kondisi untuk menggerakkannya.
b.  Tanggung Jawab.
Sikap Proaktif memiliki pandangan bahwa Keadaan tidak akan mampu mengubah Hasil Pencapaian jika tidak melakukan Perubahan Sendiri.  Tanggung Jawab adalah perbedaan signifikan antara Sikap Proaktif dengan Sikap Reaktif.  Sikap Reaktif akan menyalahkan Keadaan, Lingkungan dan Faktor lainnya, dengan mencari-cari Alasan.
c.  Solutif.
Sikap Proaktif mampu memberikan Pemecahan yang beragam dalam menghadapi Permasalahan.  Sehingga tidak menjadi sebuah Solusi Tunggal dalam mengantisipasi kemungkinan yang terjadi.  Sikap Proaktif mempunyai banyak Alternatif Solusi dari sebuah Problematika, dengan Analisa dan Perhitungan Matang.  Sikap Reaktif cenderung kaku dengan solusi, berpikir singkat dan kurang perhitungan atau tergesa-gesa.
d.  Positif.
Setiap Kerangka Berpikir selalu diasumsikan dengan Hal Positif dan menjauhkan diri dari Fokus pada Kelemahan.  Inilah perbedaan lain Sikap Proaktif dan Sikap Reaktif.  Berpikir Positif atau Optimis dalam Tindakan menjadikan Orang dengan Sikap Proaktif makin handal melakoni tahapan sukses.
Sikap Proaktif berarti menyadari bahwa Anda memiliki Kebebasan Memilih, dan Memfokuskan Diri pada Lingkaran Pengaruh untuk Memperkecil Lingkaran Kepedulian.  Orang Proaktif menomorduakan Mood, Perasaan, Emosi, Impulsif dan Mengutamakan Nilai-nilai Hidup.  Jadilah Orang Proaktif untuk Sukses.


Daftar Pustaka:
Anonim.2016.jadilah orang proaktif untuk sukses.[online]                                       http://ikhtisar.com/jadilah-orang-proaktif-untuk-sukses/                                                                                  (Di akses pada 20 desember 2016)
Anonim.2016.apa itu proaktifitas dan ciri-cirinya.[online].tersedia:  http://www.psikoterapis.com/?en_apa-itu-proaktivitas-dan-apa-ciri-cirinya-,85                                       (Di akses pada 21 desember 2016)



  

berprilakulah dengan adil








Berprilakulah dengan adil
Adil berasal dari bahasa Arab yang berarti berada di tengah-tengah, jujur, lurus, dan tulus. Secara terminologis adil bermakna suatu sikap yang bebas dari diskriminasi, ketidakjujuran. Dengan demikian orang yang adil adalah orang yang sesuai dengan standar hukum baik hukum agama, hukum positif (hukum negara), maupun hukum sosial (hukum adat) yang berlaku.
Dengan demikian, orang yang adil selalu bersikap imparsial, suatu sikap yang tidak memihak kecuali kepada kebenaran. Bukan berpihak karena pertemanan, persamaan suku, bangsa maupun agama. Penilaian, kesaksian dan keputusan hukum hendaknya berdasar pada kebenaran walaupun kepada diri sendiri, saat di mana berperilaku adil terasa berat dan sulit.
Kedua, keadilan adalah milik seluruh umat manusia tanpa memandang suku, agama, status jabatan ataupun strata sosial.
Ketiga, di bidang yang selain persoalan hukum, keadilan bermakna bahwa seseorang harus dapat membuat penilaian obyektif dan kritis kepada siapapun. Mengakui adanya kebenaran, kebaikan dan hal-hal positif yang dimiliki kalangan lain yang berbeda agama, suku dan bangsa dan dengan lapang dada membuka diri untuk belajar serta dengan bijaksana memandang kelemahan dan sisi-sisi negatif mereka. Perilaku adil, sebagaimana disinggung di muka, merupakan salah satu tiket untuk mendapat kepercayaan orang; untuk mendapatkan reputasi yang baik. Karena dengan reputasi yang baik itulah kita akan memiliki otoritas untuk berbagi dan menyampaikan nilai-nilai kebaikan dan kebenaran dengan orang lain. Tanpa itu, kebaikan apapun yang kita bagi dan sampaikan hanya akan masuk ke telinga kiri dan keluar melalui telinga kanan. Karena, perilaku adil itu identik dengan konsistensi antara perilaku dan perkataan.
Secara bahasa adil mempunyai arti meletakkan sesuatu pada tempatnya, tidak memihak ke salah satu pihak, bersikap prorporsional, dan memihak kepada yang benar. Kemudian secara istilah, pengertian dari perilaku terpuji adil yaitu menetakpkan suatu kebenaran terhadap dua masalah atau beberapa masalah untuk dipecahkan sesuai dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh agama. Dengan demikian perbuatan adil adalah suatu tindakan yang berdasar kepada kebenaran, bukan mengikuti kehendak hawa nafsu pribadi. Allah swt berfirman dalam Q.S. Al-Maidah ayat 8 yang artinya :
“ 5:8. Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil.  Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”
Contoh yang paling baik untuk berperilaku adil adalah pada diri Rasulullah saw. Nabi Muhammad saw selalu berbuat adil dan menegakkan keadilan kepada seluruh umatnya, dalam haditnya beliau bersabda yang artinya :

Jika sekiranya Fatimah binti Muhammad mencuri, niscaya aku potong tangannya. H.R. Bukhari

Dari hadits ini dapat kita ambil kesimpulan bawa Nabi Muhammad tidak membeda-bedakan, walaupun anaknya sendiri apabila Fatimah tertangkap mencuri Nabi Muhammad saw akan tetap memberikan sanksi yang tegas yaitu akan memotong tangannya. 

Ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam keadilan:
  1. Allah SWT. senantiasa melakukan pengawasan terhadap semua tindakan manusia termasuk apakah berperilaku adil atau zalim.
  2. Allah SWT. melarang seseorang berlaku sewenang-wenang karena sebab yang bersangkutan itu dibenci musuh atau lawan.
  3. Allah SWT. karena berbuat adil akan mendekatkan dengan ketaqwaan.
Macam-macam perilaku adil
1. Berlaku adil kepada Allah swt,
Maksud dari berlaku adil kepada Allah adalah menjadikan Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang berhak disembah. Allah swt berfirman dalam Q.S. Ads-Dzariaat ayat 56 yang artinya :

Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.

Kita harus yakin bahwa nikmat yang kita terima selama hidup di dunia ini adalah pemberian dari Allah swt. Maka berbuat adil dalam arti berlaku proporsional kepada Allah adalah dengan memenuhi hak-Nya. Dalam hadit qudsi Allah swt berfirman, yant artinya :

Aku tidak akan memerhatikan hak hamba-Ku, sebelum menunaikan ak-Ku. HR. Thabrani

Hak Allah swt adalah disembah, dan kewajiban kita adalah menyembahnya. Ini bisa dilakukan dengan menjalankan segala perintah-Nya, dan menjauhi segala larangan-Nya.

2. Berlaku adil kepada diri sendiri
Maksud dari perilaku adil terhadap diri sendiri adalah meletakkan diri pribadi pada tempat yang bak dan juga tempat yang benar. Dimana kita harus memenuhi kebutuhan baik jasmani maupun rohani sesuai dengan norma-norma syariat. Contoh berlaku adil terhadap diri sendiri, makan makanan yang halal dan baik. Istirahat yang cukup, tidak menyiksa diri sendiri seperti mentato, minum alkohol, narkoba, dan lain sebagainya.

3. Berlaku adil kepada orang lain
Maksud dari berlaku adil kepada orang lain artinya adalah meletakkan orang lain pada tempat yang seharusnya. Berperilaku adil kepada orang lain harus kita lakukan, dan itu kita lakukan kepada semuanya tidak terkecuali bahkan kepada musuh atau orang yang kita benci sesuai dengan Q.S. Al-Maidah ayat 8 yang sudah saya bahas di atas tadi. Contoh berlaku adil kepada orang lain yaitu, tidak menghukum orang lain dengan berlebihan (tidak sesuai dengan besar kesalahannya), tidak mengejek dan menghina karena kita pasti juga tidak mau bila di ejek atau dihina oleh orang lain.

4. Berlaku adil kepada makhluk hidup yang lain (hewan dan tumbuhan) serta lingkungan
Maksud dari berlaku adil yang ke empat ini adalah kita harus menyayangin dan merawat hewan atau tumbuhan serta lingkungan yang ada disekitar kita. Terlebih lagi apabila kita memelihara hewan seperti burung, kelinci, kucing atau yang lainnya maka kita harus berbuat adil, diantaranya dengan merawatnya dengan sebaik-baiknya, memberikan makan dan minum setiap hari, tidak menyiksanya dan lain sebagainya.


Hikmah berperilaku adil
Berperilaku adil pasti ada hikmahnya, dan berikut ini beberapa hikmah yang akan kita dapatkan apabila kita berbuat adil yaitu :

  1. Menjadi pribadi yang beriman dan bertaqwa kepada Allah swt, karena adil lebih dekat dengan taqwa (Q.S. Al-Maidah ayat 8)
  2. Menjadi pemimpin dan teladan sekaligus pengayom bagi orang lain
  3. Disegani dan dipercaya oleh masyarakat sekitar
  4. Menumbuhkan rasa kepuasan, aman dan nyaman bagi orang lain
  5. Menciptakan ketentraman dalam kehidupan bermasyarakat
  6. Mempererat tali persaudaraan dan pesatuan
  7. Doanya cepat dikabulkan oleh Allah swt, dan juga mendapatkan perlindungan/pertolongan (naungan) dari Allah swt ketika di akhirat nanti, jika kita menjadi pemimpin yang adil. 

Daftar Pustaka :

Anonim.2015. pengertian macam dan hikmah perilaku adli. [online]. Tersedia: http://www.kitapunya.net/2015/07/pengertian-macam-dah-hikmah-perilaku.htm                 (dia akses pada 13 desember 2016)

Qomsyatun,gustini.2015.manfaat sikap perilaku adil.[online].tersedia: http://gustiniqomsyatun.blogspot.co.id/2015/11/manfaat-sikap-perilaku-adil.html                                        (di akses pada 13 desember 2016)


Karna kerja sama semuanya jadi lebih mudah





Kerja Sama Membuat Sesuatu Menjadi Lebih mudah
Kerja sama merupakan sebuah bentuk dari interaksi social yang bersifat asosiatif yaitu hal ini di lakukan oleh dua orang atau lebih dimana mereka memiliki pandangan yang sama untuk mencapai tujuan tertentu. Jadi bisa di katakan jika kerja sama di lakukan oleh kelompok atau perorangan untuk mencapai satu tujuan bersama. Kerja sama ini terjadi antara orientasi antar kelompok maupun grup.
Menurut Charles H. Cooley mengatakan bahwa kerja sama akan timbul jika seseorang atau kelompok yang sadar jika mereka memiliki kepentingan yang sama dan pada saat yang sama pula. Bagi mereka yang bekerja sama akan memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk memenuhi segala kepentingannya.
Ada banyak sekali contoh-contoh kerja sama di lingkungan kita. Contoh dari kerja sama diantaranya adalah kerja sama ekonomi internasional yang biasanya di lakukan oleh suatu Negara dengan Negara lain. Jenis kerja sama ini menyangkut dengan urusan ekonomi.
Selain itu, contoh kerja sama ekonomi lainnya yaitu regional yang meliputi Negara-negara yang berada pada kawasan tertentu. Kerja sama ekonomi antar regional yaitu kerja sama yang di lakukan oleh Negara dari satu kawasan dengan Negara yang berada pada kawasan lainnya. Masih banyak lagi contoh kerja sama seperti kerja saja ekonomi bilateral, dan multilaeral dan lainnya.
1.      Bargaining yaitu perjanjian mengenai pertukaran barang-barang dan jasa antarindividu maupun antar kelompok. Dalam arti yang lebih luas, bargaining adalah nilai awar. Bargaining dilakukan agar proses kerja sama dapat memberi keuntungan secara adil bagi kedua belah pihak.
2.      Kooptasi yaitu proses penerimaan unsu-unsur baru dalam kepemimpinan atau pelaksanaan politik dalam suatu organisasi, sebagai salah satu cara untuk menghindari terjadinya kegoncangan atupun kekacauan dalam stabilitas organisasi yang bersngkutan.
3.      Koalisi yaitu gabungan atau kombinasi dua kelompok atau lebih yang memiliki tujuan sama dan berusaha untuk mencapai tujuan tersebut. Contoh dalam kehidupan nyata yaitu dua atau lebih partai politik berkoalisi untuk mengajukan seorang calon kepala daerah.
4.      Joint Venture, yaitu bentuk kerja sama yang dilakukan oleh dua orang/ perusahaan dalam melaksanakan suatu pekerjaan/ proyek.
Kerukunan, mencakup gotong royong dan tolong menolong.

Manfaat Kerja Sama

Kerja sama memiliki banyak manfaat yang bisa di dapatkan oleh kedua belah pihak yang melakukan kerja sama. Adapun manfaat kerja sama menurut Koesnadi (2003) yaitu dapat mendorong adanya persaingan yang bisa mencapai tujuannya yaitu meningkatkan produktifitas. Selain itu, dengan bekerja sama dapat meningkatkan semangat kerja individu sehingga tenaga kerja akan lebih efektif, produktif dan efesien.
Kerja sama juga dapat mendorong terciptanya sebuah sinergi sehingga biaya operasional yang di butuhkan akan lebih rendah dan persaingan akan semakin meningkat. Kerja sama juga dapat memberikan dorongan hubungan antara dua pihak menjadi lebih erat dan harmonis dan penuh kesetiakawanan.
Semangat kerja yang tinggi juga bisa muncul karena adanya kerja sama. Bagi lingkungan kerja sama akan memberikan dampak yang positif dimana semua orang akan secara otomatis ikut menjaga dan juga melestarikan situasi dan kondisi sehingga akan lebih baik.
Dapat di simpulkan bahwa kerja sama merupakan sebuah kesepakatan antara dua orang atau lebih dimana mereka akan saling menguntungkan dan kedua pihak akan ikut berperan aktif berkontribusi sesuai dengan potensi yang di miliki oleh masing-masing sehingga keuntungan akan menjadi keuntungan bersama dalam mencapai tujuan tertentu.

Daftar Pustaka :
Anonim.2016.kerja sama.[online].tersedia:                                        https://id.wikipedia.org/wiki/Kerja_sama                                                                                                         (di akses pada 13 desember 2016)
Anonim.2013.pengertian kerja sama.[online].tersedia: http://www.temukanpengertian.com/2013/09/pengertian-kerja-sama.html                                                (di akses pada 13 desember 2016)
Anonim.2016.pengertian kerja sama.[online].tersedia :                                                                     http://artikel-az.com/pengertian-kerja-sama/                                                                                                  (di akses pada 13 desember 2016)


Bersemangatlah dalam hidup!






 Bersemangatlah dalam hidup
Pernahkah Anda berada dalam suatu keadaan dimana Anda merasa kehilangan semangat untuk melakukan rutinitas? Atau saat dimana Anda merasa berada di titik nadir karena pikiran Anda beranggapan bahwa orang-orang tidak menghargai Anda selayaknya penghargaan yang mereka berikan kepada orang lain? Mungkin juga karena Anda beranggapan bahwa Anda merasa gagal dalam pencapaian usaha-usaha yang Anda lakukan..

Jika memang demikian keadaannya, berbahagialah.. karena keadaan seperti demikian merupakan salah satu timing yang tepat untuk membangkitkan semangat Anda kembali. Timing yang tepat berpengaruh ke cara mengkondisikan yang efektif. Semakin tepat moment anda membangkitkan semangat, semakin efektif dampaknya.

Mengangkat diri sendiri dari keterpurukan menjadi orang yang bersemangat memang sulit jika tidak mengetahui cara atau strateginya. Sulit, karena biasanya perasaan terpuruk itu menggugah perasaan sentimentil kita, bahkan membuat kita mulai menikmati menjadi orang yang layak dikasihani oleh diri kita maupun lingkungan kita.

Cara untuk membangkitkan semangat adalah mengetahui prinsip dasar bahwa satu-satunya orang yang betul-betul memahami kita adalah diri kita sendiri. Kita sendiri yang mampu menjawab apa saja yang dapat membuat diri kita bahagia. Kita sendiri yang mengerti sejauh mana kebahagiaan mempengaruhi perasaan kita dan sebaliknya perasaan kita mempengaruhi kebahagiaan kita. Hati-hati menjadikan orang lain jadi motivator atas hidup Anda sendiri, mereka tidak mempunyai kewajiban untuk itu.

Wajar bagi kita seorang manusia normal mengalami naik turunnya semangat dalam menjalani hidup. Pasti sebagian dari anda pernah mengalaminya juga bukan ?. Ya,, hal tersebut memang hal yang lumrah yang terjadi dalam kehidupan sehari2. Karena terkadang hidup begitu mudah dijalani dan terasa begitu menyenangkan. Akan tetapi terkadang pula justru hidup begitu sulit dan sangat menyedihkan. Namun ada sebagian orang yang justru bisa membuat hidupnya selalu stabil dalam hal semangat. Bukan karena hidupnya selalu mudah dan tak ada masalah. Akan tetapi itu dikarenakan ia menjadikan hidupnya bukan suatu masalah dan ia tidak menjadikan hidupnya sebagai suatu kesulitan. Lalu bagaimana hal tersebut bisa terjadi ? Kuncinya ada di dalam diri anda.
Tipe Pelaku Bersemangat adalah orang-orang periang dan spontan. Mereka penuh pesona, dipenuhi energi, dan pelaku-pelaku sesungguhnya. Mereka memiliki pemikiran dan pandangan yang jernih sekalipun sedang berada dalam situasi sulit. Ini membuat mereka dikenal sebagai pemecah masalah yang jitu. Kemampuan mereka dalam menyerap dan memroses informasi sangat fenomenal. Tipe Pelaku Bersemangat juga memiliki kekuatan dalam pengamatan dan perasaan tajam saat berhadapan dengan orang lain. Mereka mudah memahami, jenaka, dan cerdas. Mereka memiliki kemampuan alami meyakinkan orang lain akan pandangan mereka. Tipe Pelaku Bersemangat hidup dalam kekinian dan membuat keputusan-keputusan spontan dari waktu ke waktu. Mereka senang bersama-sama dengan orang lain dan adalah pebincang yang perasa, riang, dan menghibur. Tidak masalah bagi mereka menjadi pusat keriaan dalam sebuah pesta dan mereka adalah tuan rumah yang baik, murah hati, dan trampil. Mereka tidak berlama-lama memikirkan konsekuensi; dengan cepat mereka menangkap seluruh fakta yang relevan, membuat keputusan pragmatis, lalu melaksanakan keputusan itu dengan penuh semangat. Jika suatu keputusan ternyata keliru di kemudian hari, mereka selalu dapat membuat rencana baru.
Mulailah melakukan hal-hal berikut agar bisa menjadi individu yang penuh denga semangat
Berpikir Positif
Semangat ditentukan oleh cara berpikir kita. Jika kita mau untuk membiasakan diri berpikir positif, maka pikiran tersebut akan membimbing fokus kita kepada tujuan yang ingin kita capai. Sebaliknya, dengan cara berpikir yang negatif, kita akan cenderung mencari kesalahan pada diri sendiri, orang lain ataupun keadaan atas kegagalan yang kita alami. Cara berpikir yang seperti itulah yang membuat kita semakin terpuruk dan menjadi pribadi yang terlalu sentimentil.

Menata Semangat di Pagi Hari

Dipercaya bahwa awal hari adalah penentu kondisi kita seharian. Carilah cara efektif bagi anda bila anda melakukan sesuatu di awal hari tersebut, sisa hari anda begitu lancar dan terasa lebih bersemangat. Kita bisa menata semangat di pagi hari dengan cara-cara yang sederhana, seperti membereskan kamar sambil berpikir alangkah indahnya pagi ini.. menikmati sarapan pagi yang telah disediakan.. atau yang lainnya.

Ajukan Pertanyaan yang tepat, Untuk Mendapatkan Jawaban yang Tepat

Fakta menunjukkan bahwa bukan peristiwa yang membentuk kehidupan, tapi bagaimana cara interpretasi dan evaluasi pengalaman yang membentuk kehidupan kita. Ajukan beberapa pertanyaan yang membangkitkan semangat setiap kali ada peristiwa baik atau buruk yang datang kepada anda.

Berbagi Semangat Dengan Orang Lain

"Tersenyumlah, maka dunia pun akan tersenyum kepada Anda" Dunia merupakan cerminan dari pribadi kita. Jika Anda berbagi semangat dengan orang-orang yang ada di sekitar Anda, maka semangat mereka akan memantul balik kepada diri Anda sendiri. Tentu saja Anda akan menjadi lebih bersemangat jika melihat orang lain bersemangat karena Anda. ;-)

Lakukan Strategi Pembangkit Semangat ini dimanapun dan kapanpun Anda membutuhkannya.
"Bangunlah disaat orang lain tengah tertidur, Berpeluh bukan alasan untuk mengeluh"

Daftar  Pustaka:
Anonim.2016.pelaku bersemangat.[online].tersedia:                            http://www.ipersonic.net/id/9.html                                                                                                                 (di akses pada 12 desember 2016)
Anonim.2016.strategi membangkitkan semangat.[online].tersedia: http://indonesiaindonesia.com/f/109376-strategi-membangkitkan-semangat/                                      (di akses pada 12 desember 2016)