Tampilkan postingan dengan label @A17-DHICO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @A17-DHICO. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Desember 2016

Pentingnya Sikap Proaktif



Oleh : Dhico Imtinan Setyowati
Proaktivitas adalah orang yang relatif tidak terpengaruh oleh kekuatan situasi di sekitarnya, bahkan orang tersebut mampu mempengaruhi timbulnya perubahan dalam lingkungannya.

Bersikap Adil Dalam Kehidupan Sehari - hari



Oleh : Dhico Imtinan Setyowati
Secara bahasa adil mempunyai arti meletakkan sesuatu pada tempatnya, tidak memihak ke salah satu pihak, bersikap prorporsional, dan memihak kepada yang benar.

Raih Sukses Dengan Kerjasama



Oleh: Dhico Imtinan Setyowati
Meraih sukses memerlukan waktu, usaha dan kerja sama dengan orang lain. Tanpa kerja sama, maka kita akan sulit berkembang. Demikian juga dalam hal usaha setiap orang perlu kerja sama untuk meningkatkan taraf hidupnya.

Rabu, 23 November 2016

Mempertahankan Sikap Bersemangat



Oleh : Dhico Imtinan Setyowati
Semangat adalah keadaan pikiran ketika batin tergerak untuk melakukan satu atau banyak tindakan. Jadi, semangat itu memiliki fungsi sebagai penggerak batin untuk bertidak.
Diperlukan tekad yang kuat untuk mempertahankan semangat. Jika sekarang anda merasa sedang memiliki semangat, anda pula seharusnya mengingat-ingat satu kondisi dan situasi dimana semangat itu sedang pergi atau dengan kata lain ketika anda sedang tidak bersemangat,
Mempertahankan kehadiran semangat bisa dilakukan dengan memiliki terlebih dahulu tekad yang hebat untuk mempertahankan semangat itu sendiri, lalu meng-arah-kannya agar bisa menghasilkan hal-hal yang produktif dan membuat anda senang. Mengapa demikian ?
Sebab jika semangat itu tidak menghasilkan sesuatu yang menyenangkan, nantinya cenderung biasa-biasa saja bagi anda dalam hal tekad mendapatkan sesuatu, yang seharusnya didukung oleh semangat yang kuat.

Kata semangat memiliki arti sebagai berikut.
  1. roh kehidupan yang menjiwai segala makhluk yang dapat memberi kekuatan;
  2. kekuatan (kegembiraan, gairah) batin;
  3. perasaan hati;
  4. gairah untuk bekerja, berjuang, dsb. 
Cara Menambah Semangat
Semangat yang melemah bisa ditambah dengan beberapa hal dibawah ini, diantaranya adalah :
  • Merasa HARUS bertindak
  • Keinginan untuk melakukan sesuatu yang bermakna bagi diri sendiri, keluarga, kerabat dan orang banyak serta alam semesta
  • Perasaan bertanggung jawab
  • Merasa peduli terhadap sesama, dan lain-lain
Ciri Individu yang Memiliki Semangat Kerja Tinggi
1.      Tersenyum dan tertawa
Senyuman dan tawa mencerminkan kebahagiaan individu. Walaupun tersenyum dan tertawa tidak diungkapkan dalam bentuk perilaku, tetapi individu selalu diliputi perasaan tenang dan nyaman .
2.      Memiliki inisiatif.
Individu yang memiliki semangat yang tinggi akan terus bergerak untuk mencapai hal baru. Individu cepat mengambil tindakan agar sesuatu cepat selesai, namun selalu mematuhi aturan yang berlaku.
3.      Berpikir kreatif dan luas 
Individu memiliki pemikiran yang kreatif, meneliti lingkungannya, dapat dengan leluasa dan tidak memiliki hambatan untuk menyalurkan ideidenya.
4.      Menyenangi apa yang sedang dilakukan
Individu lebih fokus terhadap pekerjaannya dan tertarik untuk mencari penyelesaian masalah yang berhubungan dengan pekerjaannya daripada merusak atau meninggalkan pekerjaannya.
5.      Tertarik dengan pekerjaannya
Individu ingin segera tiba di tempat kerja untuk menyelesaikan pekerjaannya.
6.      Bertanggung jawab 
Individu yang memiliki semangat yang tinggi selalu menghargai tugasnya, bersungguh-sungguh dan memiliki rasa tanggung jawab untuk memberikan hasil yang terbaik dalam bekerja.
7.      Memiliki kemauan bekerja sama
Bersedia untuk bekerjasama dengan pekerja yang lain untuk mempermudah atau mempertahankan kualitas kerja.

  

DAFTAR PUTAKA

Ruslani. 2015. Pengertian tentang semangat. http://www.ruslani.com/pengertian-tentang-semangat.html



(Anonym). 2011. Ciri Individu yang Memiliki Semangat Kerja Tinggi.
http://bramap.blogspot.co.id/

 

Minggu, 13 November 2016

Kemampuan Mengendalikan Diri



Oleh : Dhico Imtinan Setyowati
Kemampuan mengendalikan diri merupakan kemampuan diri dalam mengendalikan perilaku untuk mencapai tujuan tertentu. Seorang individu dengan pengendalian diri yang baik dapat memahami benar konsekuensi akibat tindakan yang akan mereka lakukan.

Pengendalian diri (self control) didefinisikan sebagai “pengaturan proses fisik, psikologis, dan perilaku seseorang, dengan kata lain serangkaian proses yang membentuk dirinya sendiri”. Pengendalian diri merupakan keseluruhan dari proses yang membentuk diri individu yang mencakup proses pengaturan fisik, psikologis dan perilaku.

Dalam keadaan tertentu kita kadang sulit untuk mengendalikan diri sendiri dimana banyak hal yang sangat membuat kita ingin marah dan berontak terhadap sesuatu hal yang membuat kita ingin marah. Semua itu timbul karena emosi yaitu perasaan yang timbul dalam diri kita sendiri secara alamiah, yaitu bisa berupa amarah, sedih, senang, benci, cinta, bosan, dan sebagainya yang merupakan efek atau respon yang terjadi dari sesuatu yang kita alami. Berikut adalah cara mengendalikan diri :

1.    Menjaga prinsip kemoralan. Seperti menjaga sikap, ucapan, maupun menjaga dari pikiran-pikiran negative terhadap apapun yang dihadapi. Saat ada dorongan hati untuk melakukan sesuatu yang negatif, coba larikan ke rambu-rambu kemoralan. Apakah yang kita lakukan ini sejalan atau bertentangan dengan nilai-nilai moral dan agama?

2.    Menggunakan kesadaran. Pada umumnya orang tidak mampu menangkap pikiran atau perasaan yang muncul. Dengan demikian mereka langsung lumpuh dan dikuasai oleh pikiran dan perasaan mereka. Kalau masih belum bisa atau dirasa berat sekali untuk mengendalikan diri, larikan pikiran kita pada prinsip moral. Biasanya kita akan lebih mampu mengendalikan diri.

3.     Perenungan. Saat kita sudah benar-benar tidak tahan, mau ”meledak” karena dikuasai emosi, saat kita mau marah besar, coba lakukan perenungan. Tanyakan pada diri seperti :
1)      sendiri pertanyaan, misalnya, berikut ini:
2)      Apa sih untungnya saya marah?
3)      Apakah benar reaksi saya seperti ini?

4.    Sibukkan diri dengan pikiran atau aktivitas yang positif. Pikiran hanya bisa memikirkan satu hal dalam suatu saat. Saat kita berhasil memaksa diri memikirkan hanya hal-hal yang positif maka dengan demikian pengaruh dari keinginan atau suatu emosi akan  mereda. 

Manfaat yang diperoleh dari keberhasilan seseorang dalam mengendalikan dirinya antara lain
1.       Mampu untuk meningkatkan kesabaran. Karena jika kita sedang dalam keadaan marah, kita tidak sabar,tawakal,bersyukur.dll.dapat meningkatkan komunikasi positif dilingkungan masyarakat sehingga di peroleh suasana tenang.

2.       Dapat mengontrol amarah.

3.    Memiliki pikiran yang lebih panjang. Tidak asal dalam mengambil keputusan jika menghadapi masalah. Dipikirkan hingga matang cara mengatasinya.

4.       Meningkatkan rasa syukur atas nikmat yang di berikan oleh Tuhan.

5.       Dapat  mengurangi rasa gelisah,cemas,iri dan tidak puas yang dapat terjadi pada semua tingkatan.



DAFTAR PUSTAKA

Rahayu, Srikandi. 2015. Pengertian Pengendalian Diri. http://seputarpengertian.blogspot.co.id/2015/08/pengertian-pengendalian-diri.html
Marita, Yulia. 2012. Pengendalian Diri. http://maritayulia.blogspot.co.id/2012/11/pengendalian-diri.html

Senin, 07 November 2016

Kiat Sukses Berani Mengambil Resiko



Oleh : Dhico Imtinan Setyowati
Resiko adalah bahaya, akibat atau konsekuensi yang dapat terjadi akibat sebuah proses yang sedang berlangsung atau kejadian yang akan datang. Meraih kesuksesan adalah impian semua orang. Bagi mereka yang benar-benar menginginkannya akan bersungguh-sungguh menjalani prosesnya. Mereka berani mengambil risiko, walaupun risiko tersebut sangat menantang kehidupannya. Tentu saja, risiko yang dimaksud bukanlah risiko ringan saja, tapi juga risiko berat.
Bagi mereka yang hanya menghayal, mereka menginginkan sesuatu tapi prosesnya mereka lalui dengan santai alias tanpa melakukan pekerjaan atau melalui langkah-langkah kecil sekalipun. Mereka terlalu cepat takut mengambil risiko bahkan tidak ingin menghadapi risiko apapun.
Lalu, adakah langkah penting bagi seseorang yang ingin menggapai kesuksesan dalam dunia apapun yang memperolehnya dengan melalui resiko-resiko?
·         Berbaik sangka kepada Allah
Siapapun yang ingin menggapai impiannya, jika dia berani berikhtiar, maka dia mesti yakin bahwa ikhtiarnya benar-benar berada dalam naungan Allah, berada dalam ridha Allah.

·         Percaya bahwa semuanya berisiko
Tidak ada yang diperoleh dalam hidup ini yang tidak berisiko

·         Percaya akan peluang
Yakin bahwa peluang itu selalu terbuka bagi siapapun yang menginginkan kesuksesan.

·         Percaya diri atas hasil usaha
Orang sukses adalah dia yang siap menerima hasil akhir dari usaha maksimalnya.

·         Yakin bahwa kesuksesan punya proses
Hampir tak ada kejadian yang tidak melalui proses. Orang hidup saja melalui proses. Jika seseorang ingin meraih impian atau menggapai kesuksesan, maka dia mesti melalui proses atau langkah-langkahnya.

Mengapa  orang sukses tidak pernah takut dengan resiko yang mereka ambil? Berikut adalah alasan mengapa harus mengambil resiko :

·         Akan mendapatkan pengalaman setiap kali mengambil resiko. Setiap masalah dan resiko, pengalamannya pun berbeda. Oleh sebab itu jangan pernah menghindari resiko. 
·      Orang yang mengambil resiko adalah orang yang kuat. Mereka ditempa oleh resiko-resiko yang mereka ambil. Sampai akhirnya mereka menjadi pribadi yang kuat. 
·         Resiko bagi adalah tanda kesuksesan dan keberhasilan. Tidak ada resiko, Tidak ada yang sukses. 
·         Orang yang mengambil resiko bukan berarti bodoh dan gegabah. Mereka cerdas, karena ketika mereka mencelupkan diri ke dalam resiko tersebut, mereka sebelumnya sudah mempelajari setiap resiko yang ada di hadapannya.
·         Setiap ada resiko, bukan hanya mengalami hal baru, tapi juga mendapatkan pengetahuan yang mungkin tidak semua orang miliki. 

 

DAFTAR PUSTAKA

Kadir, Syamsudin. 2012. Berani Mengambil Resiko. https://akarsejarah.wordpress.com/2012/07/30/berani-mengambil-risiko/
Farhana, Karla. 2015. 8 Alasan Kamu Enggak Boleh Takut Sama Resiko. http://www.bintang.com/lifestyle/read/2285064/8-alasan-kamu-enggak-boleh-takut-sama-resiko