Tampilkan postingan dengan label @D28-Selvy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @D28-Selvy. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Januari 2018

Seorang Proaktif

@D28-Selvy, @proyekB14
Oleh : Selvy Darmayudi


Apa itu Proaktivitas dan Apa Ciri-cirinya?

Pengertian Proaktivitas. 
Pengertian atau definisi proaktivitas adalah orang yang relatif tidak terpengaruh oleh kekuatan situasi di sekitarnya, bahkan orang tersebut mampu mempengaruhi timbulnya perubahan dalam lingkungannya. Orang dengan proaktivitas tinggi mampu mengidentifikasi kesempatan dan mengambil tindakan yang tepat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut, menampakkan inisiatif dan mempertahankannya sampai perubahan yang bermakna terjadi. Lawan dari proaktif adalah pasif atau reaktif, yaitu orang yang cenderung untuk beradaptasi atau berkompromi dengan keadaan, daripada berusaha merubah dirinya untuk memberikan pengaruh positif pada situasi disekitarnya.

Sedangkan Frankl (1962) mengemukakan proaktif sebagai perilaku paling utama dalam eksistensi hidup manusia, yaitu kemampuan individu untuk menemukan makna hidup dan berjuang untuk memenuhi makna hidupnya itu (Search and struggle for meaningful life) sebagai sebuah tanggung-jawab pribadi. Kehidupan manusia, secara permanen bersifat menantang dan dalam merespon tantangan hidup itu, tidak dapat dilakukan hanya dengan berbicara atau berkontemplasi saja, melainkan harus ditindaklanjuti dengan suatu tindakan proaktif, sehingga makna hidup yang telah ditemukan dapat direalisasikan.

Ciri-ciri Individu Proaktif. 
Ciri-ciri individu proaktif (dibandingkan dengan individu reaktif) setidaknya ada 5 (lima), yaitu :
1. Orang proaktif selalu bertanggung jawab. Mereka tidak menyalahkan keadaan, kondisi, atau pengkondisian untuk perilaku mereka.
2. Orang proaktif menfokuskan upaya mereka pada lingkaran pengaruh (mencakup segala hal yang dapat dipengaruhi).
3. Berfokus pada lingkaran pengaruh, orang proaktif bekerja dari dalam ke luar (in side – out), yaitu berusaha memulai perubahan dengan mengubah dirinya lebih dahulu, bahkan dari yang paling dalam dari dirinya, yaitu dengan memeriksa kebenaran paradigma dan persepsi-persepsinya.
4. Orang proaktif hidup berpusat pada prinsip (principle centered) kemudian ia menerjemahkan prinsip-prinsip itu kedalam seperangkat nilai-nilai (values) yang telah dipilihnya dengan sadar. Berdasarkan nilai-nilai itulah ia mengarahkan pilihan sikap dan perilakunya.
5. Orang proaktif mengembangkan dan menggunakan “empat anugrah unik manusianya” secara optimal. Empat anugrah itu adalah seperti yang diyakini oleh pengikut madzhab psikologi humanistik sebagai sifat-sifat unik manusia yang membuatnya berbeda dengan makhluk hidup lainnya. Covey menyebutkan “four unique himant gifts” itu adalah Self Awareness (kesadaran diri), Conscience (hati nurani), Creative Imagination (imajinasi kreatif) dan Independent Will (kebebasan kehendak).

Cara menjadi Seorang  Proaktif 
1. Refeksi diri, dan tanyakan beberapa hal kepada diri sendiri
2. Cari tahu bagaimana cara Anda mengerjakan tugas tersebut secara efisien.
3. Cegah masalah sebelum muncul. Ini berarti mencegah faktor kegagalan sebelum faktor tersebut muncul.
4. Kembangan pola pikir memecahkan masalah, bukan pola pikir mengeluh ketika ada masalah. 
5. Lakukan tugas yang sepele dan tidak mendesak jauh sebelum waktu Anda sibuk. 
6. Identifikasi tugas mana yang menjadi prioritas dan harus dikerjakan sekarang.
7. Singkirkan tugas yang tidak penting.
8. Selagi mengerjakan tugas, evaluasi efektivitas pengerjaan Anda. 
9. Cari cara untuk mengotomisasi tugas yang rutin. 
10. Pelajarilah sesuatu dengan niat belajar dan mengembangkan minat.

Pentingnya Sikap Adil

@D28-Selvy, @proyekB13 
Oleh : Selvy Darmayudi

Apa itu Adil? 
Adil berasal dari bahasa Arab yang berarti berada di tengah-tengah, jujur, lurus, dan tulus. Secara terminologis adil bermakna suatu sikap yang bebas dari diskriminasi, ketidakjujuran. 
Secara Bahasa Adil Berasal dari bahasa arab yang berarti proporsional, tidak berat sebelah, jujur Secara Istilah ada beberapa makna antara lain: menempatkan sesuatu pada tempatnya. 
Mana dari sikap adil 
Dengan demikian orang yang adil adalah orang yang sesuai dengan standar hukum baik hukum agama, hukum positif (hukum negara), maupun hukum sosial (hukum adat) yang berlaku.
Dengan demikian, orang yang adil selalu bersikap imparsial, suatu sikap yang tidak memihak kecuali kepada kebenaran. Bukan berpihak karena pertemanan, persamaan suku, bangsa maupun agama.
Penilaian, kesaksian dan keputusan hukum hendaknya berdasar pada kebenaran walaupun kepada diri sendiri, saat di mana berperilaku adil terasa berat dan sulit.
Kedua, keadilan adalah milik seluruh umat manusia tanpa memandang suku, agama, status jabatan ataupun strata sosial.
Ketiga, di bidang yang selain persoalan hukum, keadilan bermakna bahwa seseorang harus dapat membuat penilaian obyektif dan kritis kepada siapapun. Mengakui adanya kebenaran, kebaikan dan hal-hal positif yang dimiliki kalangan lain yang berbeda agama, suku dan bangsa dan dengan lapang dada membuka diri untuk belajar serta dengan bijaksana memandang kelemahan dan sisi-sisi negatif mereka.
Perilaku adil, sebagaimana disinggung di muka, merupakan salah satu tiket untuk mendapat kepercayaan orang; untuk mendapatkan reputasi yang baik. Karena dengan reputasi yang baik itulah kita akan memiliki otoritas untuk berbagi dan menyampaikan nilai-nilai kebaikan dan kebenaran dengan orang lain. Tanpa itu, kebaikan apapun yang kita bagi dan sampaikan hanya akan masuk ke telinga kiri dan keluar melalui telinga kanan. Karena, perilaku adil itu identik dengan konsistensi antara perilaku dan perkataan.
Dampak atau nilai positif dari sikap adil
Adapun nilai positif perbuatan adil antara lain :
  1. Keadilan membawa ketentraman
  2. Keadilan membawa kedamaian
  3. Keadilan menimbulkan kepercayaan
  4. Keadilan dapat meningkatkan kesejahteraan
  5. Keadilan dapat meningkatkan prestasi belajar
  6. Keadilan dapat menciptakan kemakmuran
  7. Keadilan dapat mengurangi kecemburuan sosial
  8. Keadilan dapat mempererat tali persaudaraan
  9. Keadilan dapat menimbulkan kebaikan dan mencegah kejahatan

Senin, 01 Januari 2018

Kerjasama


@D28-Selvy, @proyekB12
Oleh : Selvy Darmayudi

A. Apa itu kerja sama ?
Yang dimaksud dengan kerjasama adalah suatu pekerjaan yang di kerjakan oleh dua orang ataupun lebih untuk mencapai tujuan atau target yang sebelumnya telah direncanakan dan disepakati bersama. Atau kerjasama dapat diartikan sebagai tindakan-tindakan dalam pekerjaan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan dan demi keuntungan bersama.
B. Cara-Cara Membina Kerjasama
  • Tentukan tujuannya
  • Siapkan profil
  • Buat kesan yang positif
  • Hargai setiap pendapat dan kebiasaan rekan kerja
  • Selalu fokus pada kualitas
  • Tawarkan bantuan
  • Tunjukan antusiasme

Bentuk-Bentuk Kerjasama
Bentuk-bentuk kerjasama yang saat ini sering kita temui, yang diantaranya:
a. Tawar-menawar/Bargaining
Merupakan bentuk kerjasama mengenai kesepakatan pertukaran produk ataupun jasa antara dua orang ataupun lebih.
b. Koalisi/Coalition
Merupakan gabungan dua lembaga organisasi ataupun lebih yang memiliki tujuan sama, mereka bekerjasama untuk mencapai tujuan tersebut.
c. Joint venture
Merupakan kerjasama untuk mengerjakan proyek-proyek tertentu supaya cepat terselesaikan dan tujuan cepat tercapai. Misalnya proyek pertambangan minyak bumi, batu bara, membangun perindustrian dan lain-lain.
d. Cooptation
Merupakan proses kerjasama penerimaan berbagai unsur yang baru pada kepemimpinan suatu organisasi, hal ini dapat dijadikan cara untuk menghindari terjadinya kecurangan ataupun hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa terjadi pada organisasi.
e. Atas dasar kerukunan
Merupakan kerjasama yang didasari karena kerukunan sesama manusia, biasanya kerjasama atas dasar kerukunan ini tidak mengharapkan imbalan/upah. Contohnya Gotong-royong membangun fasilitas umum seperti jembatan, kerja bakti membersihkan lingkungan dan lain-lain.
D. Beberapa Manfaat Kerjasama
Adapun manfaat-manfaat lainnya yang bisa di dapatkan dari kerjasama, misalnya seperti:
a. Mempererat ikatan persaudaraan
b. Menumbuhkan semangat persatuan
c. Pekerjaan lebih cepat terselesaikan
d. Pekerjaan terasa lebih ringan

Selasa, 12 Desember 2017

Pentingnya Rasa Semangat dalam Diri

@D28-Selvy, @proyekB11
Oleh : Selvy Darmayudi


Terkadang kita begitu bersemangat untuk merencanakan sesuatu. Baik itu  soal pekerjaan, karir, belajar/ menuntut ilmu, menjalin hubungan, usaha, berkarya maupun dalam mengejar target. 

Kita tahu bahwa semangat itu ada pada keyakinan dalam diri kita. Kita juga tahu bahwa semangat itu ada pada minat kita terhadap apa yang akan dan kita lakukan.

Tapi terkadang itu barulah sebuah rencana dan bukan berarti semangat yang sesungguhnya. Karena  sejatinya sebuah semangat itu bukan hanya mesti ada diawal kita melakukan sesuatu. Tapi ia perlu dipertahankan dan dimunculkan terus menerus dalam menyelesaikan apa yang kita lakukan. Sehingga rasa semangat itu benar-benar menjadi energi kita dalam berproses.

Arti semangat adalah bagaimana kita bisa membuktikan dan mempertahankan semangat itu sendiri. Tentunya  bukan sebuah rencana diawal saja. Tapi dalam seluruh proses yang sudah kita inginkan dan kita jalankan sebaik mungkin dengan rangkaian rasa semangat tersebut.

Hidup terkadang berjalan tidak selalu seperti yang kita mau , terkadang kamu merasa bahwa hidupmu itu indah dan terkadang pula kamu merasa bahwa hidup itu tidak indah. Namun apapun yang kamu rasakan dalam hidup mu harus lah selalu kamu syukuri karena hal yang kamu anggap baik dan membuat kamu merasa bahagia, belum tentu hal itu juga baik menurut Allah Swt . 

Disaat kamu merasa putus asa , mengeluh dan bahkan menyerah karena keadaan yang kamu alami tidak sesuai keinginan mu , maka kamu hendak lah bersemangat dan mencoba untuk bangkit agar kamu dapat keluar dari zona yang membuat mu lemah. 

So, jangan pernah menyerah disaat kamu merasa beban mu berat, teruslah berjuang dan bersemangat dalam menjalani hidup ini 😊

Senin, 20 November 2017

Pengendalian Diri ( Self Control)

Oleh : Selvy Darmayudi


Pengertian Pengendalian diri. self control atau pengendalian diri merupakan kemampuan diri dalam mengendalikan perilaku untuk mencapai tujuan tertentu. Seorang individu dengan pengendalian diri yang baik dapat memahami benar konsekuensi akibat tindakan yang akan mereka lakukan.

Pengendalian diri (self control) didefinisikan sebagai “pengaturan proses fisik, psikologis, dan perilaku seseorang, dengan kata lain serangkaian proses yang membentuk dirinya sendiri”. Pengendalian diri merupakan keseluruhan dari proses yang membentuk diri individu yang mencakup proses pengaturan fisik, psikologis dan perilaku.
Pengendalian diri atau disebut juga kendali diri dapat pula diartikan sebagai suatu aktivitas pengendalian tingkah laku. Pengendalian tingkah laku mengandung makna, yaitu melakukan pertimbangan-pertimbangan terlebih dahulu sebelum memutuskan sesuatu untuk bertindak. Dengan menggunakan berbagai pertimbangan sebelum bertindak, individu tersebut mencoba untuk mengarahkan diri mereka sesuai dengan yang mereka kehendaki. Dengan kata lain, semakin tinggi kendali diri yang dimiliki seseorang semakin intens pengendalian terhadap tingkah laku.

Pengendalian diri dapat digunakan untuk mereduksi efek psikologis yang negatif dan sebagai upaya pencegahan. Dengan memiliki pengendalian diri, individu mampu membuat perkiraan terhadap perilaku yang hendak dilakukan sehingga individu mampu mencegah sesuatu hal yang tidak menyenangkan yang akan diterimanya kelak. Hal tersebut diperkuat dengan definisi yang menjelaskan alasan individu menggunakan kendali diri.

Cara mengendalikan diri : 
  1. . Berhenti dan atur napas
  2. Nikmatilah saat-saat ini
  3. Telusuri beban pikiran Anda tanpa menghakimi
  4. Ambil tindakan untuk mengatasi pikiran Anda
  5. Tenangkan diri Anda dalam lingkungan yang nyaman
  6. Alihkan pikiran Anda dengan melakukan aktivitas lain
  7. Bicaralah dengan seseorang untuk mengeluarkan pikiran Anda
  8. Jangan coba memilih pikiran Anda, tetapi kendalikan saat pikiran itu datang
  9. Utamakan kesehatan mental dan pikiran
  10. Ketahui kejadian yang memicu beban pikiran
  11. Lakukan meditasi
  12. Rangkai kembali pikiran Anda dalam cara yang positif dan hati-hati
  13. Sadari, ada banyak hal yang memang diluar kendali Anda

Selasa, 14 November 2017

Cara Agar Berani Mengambil Resiko

@D28-Selvy, @proyekB09
Oleh : Selvy Darmayudi

Meraih kesuksesan adalah impian semua orang. Bagi mereka yang benar-benar menginginkannya akan bersungguh-sungguh menjalani prosesnya. Mereka berani mengambil risiko, walaupun risiko tersebut sangat menantang kehidupannya. Tentu saja, risiko yang dimaksud bukanlah risiko ringan saja, tapi juga risiko berat.
Namun bagi mereka yang hanya menghayal, mereka menginginkan sesuatu tapi prosesnya mereka lalui dengan santai alias tanpa melakukan pekerjaan atau melalui langkah-langkah kecil sekalipun. Mereka terlalu cepat takut mengambil risiko bahkan tidak ingin menghadapi risiko apapun.
Lalu, adakah langkah penting bagi seseorang yang ingin menggapai kesuksesan dalam dunia apapun jika dia mesti memperolehnya dengan risiko-risiko? Tentu saja ada. Hampir tak ada masalah yang tak ada solusinya. Dalam dunia usaha juga begitu, tak ada impian yang ingin diwujudkan tanpa jalan atau langkah-langkahnya.
Agar berani mengambil risiko, paling tidak seseorang mesti memiliki beberapa hal:
Pertama, berbaik sangka kepada Allah
Meyakini adanya takdir buruk yang datang dari Allah adalah bagian dari keimanan. Takdir buruk terjadi atas izin Allah dan ada yang benar-benar menjadi cobaan maupun pelajaran bagi manusia. Namun, ada juga takdir buruk yang justru terjadi karena keteledoran manusia.
Bagi siapapun yang ingin menggapai impiannya, jika dia berani berikhtiar, maka dia mesti yakin bahwa ikhtiarnya benar-benar berada dalam naungan Allah, berada dalam ridha Allah. Keberanian untuk menerima hasil dengan segala macam risiko yang ditimbulkannya termasuk berbaik sangka kepada Allah. Nah, jika apa yang dia dapatkan kelak adalah satu di antara takdir Allah Yang Maha Kuasa di atas segalanya, lantas alasan apalagi yang membuatnya tidak semangat?
Kedua, yakin bahwa kesuksesan punya proses
Hampir tak ada kejadian yang tidak melalui proses. Orang hidup saja melalui proses. Dilahirkan dan begitu seterusnya. Begitu juga orang mati, dia mesti melalui sakaratul maut. Dan begitu seterusnya. Dalam konteks yang lain, hampir tak ada yang mendapatkan kesuksesan tanpa usaha serta tantangan yang bergulat di dalamnya.
Dengan demikian, jika seseorang ingin meraih impian atau menggapai kesuksesan, maka dia mesti melalui proses atau langkah-langkahnya. Dia harus percaya bahwa menggapai kesuksesan itu pasti melalui langkah-langkah. Selain itu, kesuksesan juga butuh waktu pencapaian. Kesuksesan tidak didapatkan seketika saja, dia butuh waktu yang kadang tak sedikit. Jika langkah-langkah yang sudah tersusun mengalami kendala pencapaian, maka itu pertanda impian tersebut butuh langkah-langkah baru yang lebih kreatif dan fleksibel.

Ketiga, percaya bahwa semuanya berisiko
Memiliki impian itu gratis, tapi menjadikannya sebagai sesuatu yang nyata atau mewujudkannya butuh kerja keras dan berisiko tinggi. Satu hal yang mesti dimiliki adalah berani mengambil sekaligus menerima risiko. Mengapa? Karena tidak ada yang diperoleh dalam hidup ini yang tidak berisiko. Risiko membangun bisnis adalah bangkrut atau rugi, risiko menjadi penulis adalah ditolak penerbit, risiko menjadi aktivis literasi ditinggal pembaca, risiko menjadi pemimpin adalah dihina, risiko menjadi pembalap adalah tabrakan, risiko menjadi orang kaya adalah kemiskinan, risiko menjadi orang jujur adalah pengasingan. Begitu seterusnya. Dengan adanya kesadaran bahwa semuanya berisiko, seseorang akan matang secara psikologis. Di samping itu, dia juga akan berusaha sejak dini untuk mencari solusi dari kemungkinan-kemungkinan yang terjadi ke depan. Dengan adanya risiko, seseorang menjadi antisipatif dalam melakoni kehidupannya.

Keempat, percaya diri atas hasil usaha
Orang sukses adalah dia yang siap menerima hasil akhir dari usaha maksimalnya. Apapun impiannya, jika perwujudannya dilalui dengan langkah-langkah terbaik dan dilalui dengan sungguh-sungguh, apapun hasilnya, itu adalah keberhasilan. Dia sangat percaya bahwa apa yang sudah dilaluinya adalah satu perjuangan yang tak sia-sia. Dia sangat yakin akan mendapatkan hasil terbaik. Dia percaya bahwa apa yang diperolehnya adalah hasil usaha dan pembuktian dari keringatnya sendiri. Dia bangga dengan hasil apapun yang dia dapatkan dari usahanya.

Kelima, percaya akan peluang
Orang sukses selalu meyakini bahwa satu jalan tempuh yang sudah dicoba dan menghasilkan sesuatu yang belum memuaskan bukanlah hasil akhir yang sesungguhnya. Itu justru pertanda bahwa dia mesti menata kembali langkah-langkah sebelumnya, atau jika tidak, dia mesti mencari jalan atau langkah-langkah baru yang lebih jitu. Sebab dia yakin bahwa peluang itu selalu terbukan bagi siapapun yang menginginkan kesuksesan. Bukankah Allah akan memberi pertolongan kepada mereka yang bersungguh-sungguh?

Pentingnya Melakukan Perubahan

@D28-Selvy,@proyekB08

Perubahan berarti beranjak/berpindah  atau berbeda dari keadaan yang semula.

Tanpa berubah tidak ada pertumbuhan dan tidak ada dorongan namun dengan berubah terjadi ketakutan, kebingungan, kegagalan, dan kegembiraan. Perubahan pertama dalam pengetahuan cenderung dapat mudah dibuat akibat dari membaca buku atau mendengarkan yaitu :
  1. Perubahan sikap biasanya digerakan oleh emosi dengan cara berpikir positif dan negatif.
  2. Perubahan Partisipatif. 
  3. Perubahan dari pengetahuan ke perilaku kelompok 
  4. Perubahan yang diarahkan 
  5. Perubahan dengan mengadakan kekuasaan (Bahua, 2008). 
Pentingnya Mengikuti Perubahan
Coba lihat ke diri kita! Dulu saat masih kanak-kanak, kita senang bermain air dan kita begitu ceria ketika orang tua memandikan kita. Kini, saat kita sudah punya anak, kitalah yang memandikan mereka.

Saat kembali ke kampong halaman, perhatikan apa yang terjadi! Apakah masih sama dengan 10 atau 20 tahun yang lalu? Lihatlah tempat bermain di sungai itu kini sudah tidak ada. Anak-anak pun sudah tidak ada lagi yang berenang di situ. Tilik kembali ke sawah, ke ladang atau ke kebun yang biasa kita bermain waktu kecil dulu. Lihatlah apa yang terjadi! Kini semua itu sudah tidak ada. Semua berubah. Beberapa bangunan kini muncul menggantikannya.

Ya, dunia ini terus berubah kawan. Terus bergulir, bergerak mengikuti hukum Allah. Dunia ini tidak diam, tidak ada yang tetap, yang tetap ya cuma perubahan itu sendiri. Dan kita sebagai penghuninya mau tidak mau harus mengikuti perubahan itu. Kalau kalau tidak, kita bisa jadi penghuni purba yang akan tergilas zaman. Inilah pentingya perubahan.

Tepat kiranya kalau kita tekadkan untuk berubah dari sekarang. Now! Don’t wait until tomorrow! Gak boleh ditunda lagi. ‘Azamkan dalam diri untuk perubahan ke arah perbaikan. Karena amat sangat beruntung orang yang hari ini lebih baik dari hari kemaren. Rugi, orang yang hari ini sama dengan kemaren. Dan celaka bagi orang yang hari ini lebih buruk dari kemaren.









Daftar Pustaka Makalah Perubahan 
Mohamad Ikbal Bahua, 2008. Teknologi Informasi dan Perubahan Sosial Masyarakat. http://eeqbal.blogspot.com/2008/01 teknologi-informasi-dan-perubahan.html, diperoleh 17 Januari 2008.
Pengertian perubahan dan definisi berubahan dalam http://www.landasanteori.com/2017/03/pengertian-perubahan-adalah-definisi.html?m=1
Pentingnya perubahan dalam http://risdiantohaleng.blogspot.co.id/p/blog-page_10.html?m=1

Sabtu, 11 November 2017

Kepribadian Menarik


@D28-Selvy, @proyekB07 
Oleh : Selvy Darmayudi
Kepribadian adalah sesuatu dari diri Anda yang lebih bersifat internal namun dapat dilihat dan dirasakan orang lain.
Salah satu faktor utama dalam pembentukan kepribadian yang menarik adalah HIDUP YANG MENARIK. Agar Anda dapat memiliki kepribadian yang menarik; yang penuh dengan petualangan, pergaulan luas, pengalaman-pengalaman baru yang unik dan menyenangkan. Anda harus menyukai dan menikmati hidup Anda terlebih dahulu sebelum membuat orang lain tertarik ingin tahu tentang Anda dan kehidupanmu.
Kalau hidup Anda hanya berputar-putar sekitar kampus atau kerjaan, lalu pulang ke rumah dan maen internet, Facebook, main video game berjam-jam, lalu setiap akhir minggu Anda hanya diam di rumah dan tiduran atau nonton drama Korea seharian, tidak pernah jalan, bersenang-senang dengan teman-teman Anda dan mencoba hal-hal baru, maka kemungkinan besar hidup Anda tidak menarik dan membosankan.

1. ROYALAH DALAM MEMBERI PUJIAN
Pujian itu seperti air segar yang bisa menawarkan rasa haus manusia akan penghargaan. Dan kalau Anda selalu siap membagikan air segar itu kepada orang lain, Anda berada pada posisi yang strategis untuk disukai oleh orang lain. Caranya? Bukalah mata lebar-lebar untuk selalu melihat sisi baik pada sikap dan perbuatan orang lain. Lalu pujilah dengan tulus.

2. BUATLAH ORANG LAIN MERASA DIRINYA SEBAGAI ORANG PENTING
Tunjukkanlah dengan sikap dan ucapan bahwa anda menganggap orang lain itu penting. Misalnya, jangan biarkan orang lain menunggu terlalu lama, katakanlah maaf bila salah, tepatilah janji, dsb.

3. JADILAH PENDENGAR YANG BAIK
Kalau bicara itu perak dan diam itu emas, maka pendengar yang baik lebih mulia dari keduanya. Pendengar yang baik adalah pribadi yang dibutuhkan dan disukai oleh semua orang. Berilah kesempatan kepada orang lain untuk bicara, ajukan pertanyaan dan buat dia bergairah untuk terus bicara. Dengarkanlah dengan antusias, dan jangan menilai atau menasehatinya bila tidak diminta.

4. USAHAKANLAH UNTUK SELALU MENYEBUTKAN NAMA ORANG DENGAN BENAR
Nama adalah milik berharga yang bersifat sangat pribadi. Umumnya orang tidak suka bila namanya disebut secara salah atau sembarangan. Kalau ragu, tanyakanlah bagaimana melafalkan dan menulis namanya dengan benar. Misalnya, orang yang dipanggil Wilyem itu ditulisnya William, atau Wilhem? Sementara bicara, sebutlah namanya sesering mungkin. Menyebut Andre lebih baik dibandingkan Anda. Pak Peter lebih enak kedengarannya daripada sekedar Bapak.

5. BERSIKAPLAH RAMAH
Semua orang senang bila diperlakukan dengan ramah. Keramahan membuat orang lain merasa diterima dan dihargai. Keramahan membuat orang merasa betah berada di dekat Anda.

6. BERMURAH HATILAH
Anda tidak akan menjadi miskin karena memberi dan tidak akan kekurangan karena berbagi. Seorang yang sangat bijak pernah menulis, Orang yang murah hati berbuat baik kepada dirinya sendiri. Dengan demikian kemurahan hati disatu sisi baik buat Anda, dan disisi lain berguna bagi orang lain.

7. HINDARI KEBIASAAN MENGKRITIK, MENCELA ATAU MENGANGGAP REMEH
Umumnya orang tidak suka bila kelemahannya diketahui oleh orang lain, apalagi dipermalukan. Semua itu menyerang langsung ke pusat harga diri dan bisa membuat orang mempertahankan diri dengan sikap yang tidak bersahabat.

8. BERSIKAPLAH ASERTIF
Orang yang disukai bukanlah orang yang selalu berkata Ya, tetapi orang yang bisa berkata Tidak bila diperlukan. Sewaktu-waktu bisa saja prinsip atau pendapat Anda berseberangan dengan orang lain. Anda tidak harus menyesuaikan diri atau memaksakan mereka menyesuaikan diri dengan Anda. Jangan takut untuk berbeda dengan orang lain. Yang penting perbedaan itu tidak menimbulkan konflik, tapi menimbulkan sikap saling pengertian. Sikap asertif selalu lebih dihargai dibanndingkan sikap Yesman.

9. PERBUATLAH APA YANG ANDA INGIN ORANG LAIN PERBUAT KEPADA ANDA
Perlakuan apapun yang anda inginkan dari orang lain yang dapat menyukakan hati, itulah yang harus anda lakukuan terlebih dahulu. Anda harus mengambil inisiatif untuk memulainya. Misalnya, bila ingin diperhatikan, mulailah memberi perhatian. Bila ingin dihargai, mulailah menghargai orang lain.

10. CINTAILAH DIRI SENDIRI
Mencintai diri sendiri berarti menerima diri apa adanya, menyukai dan melakukan apapun yang terbaik untuk diri sendiri. Ini berbeda dengan egois yang berarti mementingkan diri sendiri atau egosentris yang berarti berpusat kepada diri sendiri. Semakin Anda menyukai diri sendiri, semakin mudah Anda menyukai orang lain, maka semakin besar peluang Anda untuk disukai orang lain. Dengan menerima dan menyukai diri sendiri, Anda akan mudah menyesuaikan diri dengan orang lain, menerima mereka dengan segala kekurangan dan keterbatasannya, bekerjasama dengan mereka dan menyukai mereka. Pada saat yang sama tanpa disadari Anda memancarkan pesona pribadi yang bisa membuat orang lain menyukai Anda.

Referensi :
Wijaya Rony, june 2011. 10 tips membentuk pribadi yang menarik dalam http://ronywijaya.com/10-tips-membentuk-pribadi-yang-menarik/
Savourie Kei, 2014 . Cara Memiliki Kepribadian Menarik dalam https://www.google.com/amp/s/kelascinta.com/single-life/cara-memiliki-kepribadian-yang-menarik/amp

Sabtu, 07 Oktober 2017

10 Prinsip Hidup Orang Sukses



@D28-Selvy
Oleh : Selvy Darmayudi



Saat mendapat pertanyaan dari guru di sekolah, “Kalau sudah besar mau jadi apa?” hampir sebagian kelas akan menjawab, “Mau jadi orang sukses”.
Tapi seperti apa sebenarnya sukses itu? Atau, bagaimana caranya untuk bisa sukses? Berbagai macam usaha dan kerja keras sudah dilakukan demi meraih sukses. Sukses bukan hanya tentang memiliki jabatan tinggi atau uang yang melimpah. Faktanya, sukses itu relatif. Yang pasti adalah, sukses itu saat kita bisa menjadi berkat untuk orang lain.
Berikut ini adalah 10 pelajaran hidup yang berhasil dipelajari orang sukses sejak dulu. Tidak serumit yang pernah kamu bayangkan, justru mudah dan sederhana. Hanya butuh kemauan untuk melakukannya.


1. Sukses dimulai dari luar dan dalam

Pada dasarnya, orang sukses akan konsentrasi pada semua aspek dalam kehidupannya. Entah itu dirinya sendiri maupun orang lain. Menjadi sibuk, produktif dan kemudian sukses itu luar biasa, tapi yang terpenting adalah kamu bisa mendapatkan semua itu dengan kebahagiaan di dalamnya. Tidak melulu serius, kamu juga butuh hal-hal kecil yang bisa menyegarkan pikiranmu seperti istirahat cukup, olahraga dan juga liburan.


2. Bersama itu selalu lebih baik

Walau menggapai kesuksesan tergantung pribadi masing-masing, semua orang membutuhkan orang lain. Termasuk dengan membangun kesuksesan itu sendiri. Semua orang tidak ada yang bisa berjalan sendiri. Kebersamaan selalu lebih baik daripada sendiri. Mungkin banyak orang berpikir banyak orang justru akan lebih membuat ribet atau malah kacau, tapi justru dari banyak masukan, kamu bisa mendapat pengetahuan yang tidak bisa kamu dapatkan jika sendirian.


3. Kehidupan sosial yang sebenarnya bukan di media sosial

Kamu mungkin menghabiskan banyak waktu dengan membuka Facebook, membalas pesan Instagram atau memeriksa timeline Twitter. Sampai-sampai kamu lupa bahwa kehidupan sosial yang sebenarnya bukan dari onlinemelainkan offline. Orang-orang yang ada di sekitarmu lah yang jauh lebih penting untuk kamu perhatikan. Orang sukses tahu, bahwa bersosialisasi secara langsung jelas jauh lebih penting.


4. Hidup itu terlalu singkat jadi ‘hidup’lah sekarang.

Masalah yang banyak dialami adalah kamu pikir kamu punya cukup waktu. Sehingga kamu sering berkata “nanti saja” untuk segala sesuatu yang hendak kamu capai. Padahal, kenyataannya kamu tidak punya cukup waktu, hidup ini jauh lebih singkat dari yang orang bayangkan. Jangan berikan dirimu sendiri kelonggaran sehingga kamu bermalas-malasan. Mulai lakukan apapun yang hendak kamu capai sekarang juga.


5. Kegagalan bukan berarti kehancuran

Ketika gagal, banyak orang menghabiskan lebih banyak waktu dari yang seharusnya untuk tetap terpuruk dan merasa hancur. Dari banyak waktu itu, banyak juga orang yang tidak sadar untuk segera bangkit dan mengevaluasi kegagalan. Padahal, kegagalan bukan kehancuran. Kegagalan tidak berarti kamu tidak akan berhasil di masa depan. Justru karena kamu gagal sekarang, maka kamu akan lebih menghargai kemenangan yang menunggumu nanti.


6. Jangan biarkan hal tidak penting merampas kebahagiaanmu

Manusia mudah sekali terpengaruh. Bangun pagi dengan tekad kuat untuk menjadi bahagia lalu lima belas menit kemudian melupakan tekad tersebut karena ada teman yang berbicara tidak enak tentangmu. Jika hanya karena hal kecil kamu gampang terpengaruh, lalu bagaimana dengan hal besar? Mulailah fokus untuk tidak terganggu dengan hal apapun yang tidak begitu penting. Mementingkan hal yang tidak penting hanya akan membuang waktumu.

7. Apa yang kamu khawatirkan bisa menguasai dirimu.

Kamu mungkin cenderung was-was, merasa tidak aman atau takut, bahkan khawatir tentang hal-hal kecil yang terjadi setiap harinya. Kekhawatiranmu bukan hanya bisa mempengaruhi apa yang akan kamu lakukan, tapi juga menguasai seluruh dirimu. Jika kamu bekerja dalam keadaan khawatir, maka pekerjaanmu tidak akan selesai karena pikiranmu sedang kacau.


8. Komitmen perlu keseriusan

Banyak orang berkata berkomitmen untuk sesuatu. Namun keesokan harinya lupa dan berpikir akan mulai berkomitmen besoknya saja. Komitmen butuh keseriusan. Jika kamu hanya berkata besok, besok dan besok maka kamu akan kaget karena tiba-tiba waktumu sudah habis. Termasuk pada komitmen untuk mau belajar, lebih baik kamu merasa tidak tahu apa-apa sehingga mau terus belajar daripada merasa tahu segalanya.


9. Hal baik akan datang pada mereka yang mau mencoba.

Jika kamu bertahan pada sesuatu yang sudah kamu tahu, maka kamu tidak akan mendapatkan pengetahuan baru. Sebaliknya, jika kamu mau membuka diri untuk berbagai pengalaman baru, maka kamu akan mempelajari hal-hal baru setiap harinya. Jangan gampang puas dalam hal belajar. Semakin kamu tidak merasa puas, maka semakin banyak juga hal baru yang akan kamu pelajari. Pada akhirnya kamu akan menemukan dirimu memiliki banyak ilmu.


10. Jangan menyepelekan hal-hal kecil

Dalam relasi, hal kecil juga adalah hal besar. Jangan menyepelekan hal-hal kecil yang terjadi. Faktanya setiap hal yang terjadi entah kecil atau besar mengandung pelajaran yang berguna untuk dirimu ke depannya. Semakin kamu meletakkan pengorbanan dan waktu untuk setiap hal kecil, maka semakin hal kecil tersebut akan menjadi hal besar

Daftar pustaka :
Azasya stella. Mei 9,2017 10 prinsip hidup yang dipelajari orang sukses sejak dulu dalamhttps://www.google.com/amp/s/life.idntimes.com/inspiration/amp/stella/10-pelajaran-hidup-yang-berhasil-dipelajari-orang-sukses-sejak-dulu

Selasa, 03 Oktober 2017

Cara Mengembangkan Kepedulian

@D28-Selvy
Oleh : Selvy Darmayudi

Dengan membangun kepedulian Anda bisa memiliki kemampuan untuk berempati kepada orang lain dan menjalani hidup berdasarkan rasa kasih sayang, cinta kasih, dan belas kasih kepada orang-orang di sekitar Anda. Selalu ada saja godaan untuk menjalani hidup yang hanya peduli pada kepentingan diri sendiri dan terfokus hanya pada apa yang menjadi tujuan dan keinginan Anda sendiri, tetapi hari-hari Anda akan menjadi jauh lebih berharga jika Anda memikirkan tentang apa yang orang-orang dalam kehidupan Anda pikirkan dan rasakan. Membangun kepedulian berarti bersedia mendengarkan, mengerti jika seseorang membutuhkan bantuan, dan memberikan dukungan bagi komunitas tanpa mengharapkan penghargaan. 
Langkah memulai sikap peduli :
  1. Bangunlah kepekaan terhadap perasaan orang lain. Jika Anda ingin menjadi seseorang yang mempunyai cara pandang yang lebih terarah pada kepedulian, Anda harus lebih banyak menyempatkan diri untuk memikirkan tentang perasaan orang lain. Berusahalah untuk memahami bagaimana cara orang-orang di sekitar Anda menanggapi suatu situasi tertentu, atau sekedar mengenali seperti apa perasaan mereka pada saat mereka menghadapinya.
  2. Pertimbangkan apa dampak dari tindakan Anda terhadap orang lain.Mungkin Anda sendiri sudah sangat sibuk memikirkan segala kebutuhan Anda untuk mempertimbangkan dampak dari apa yang Anda lakukan atau katakan kepada orang lain. 
  3. Tentukan sikap. Sikap peduli pada orang lain cenderung berfokus pada usaha untuk membangun hubungan yang sehat dan positif. Kadang-kadang ini berarti akan ada perdebatan atau pertentangan dengan orang lain dengan tujuan untuk menyelesaikan suatu masalah. 
  4. Hargailah orang lain dalam kehidupan Anda. Jika Anda ingin menjadi seseorang yang lebih peduli, Anda harus menghargai orang-orang yang ada dalam kehidupan Anda sebaik mungkin. 
  5. Jauhkan rasa egois. Meskipun sulit untuk bisa menjadi orang yang sama sekali tidak mementingkan diri sendiri, setiap orang bisa berusaha untuk menjadi orang yang tidak terlalu egois dalam melakukan interaksi dan menjalani kehidupannya sehari-hari. Jika Anda ingin mengurangi rasa egois, Anda harus lebih banyak memikirkan perasaan orang lain dan tidak hanya berpikir tentang saya, saya, saya. 
  6. Berikan perhatian. Orang-orang yang memiliki rasa kepedulian menjalani kehidupan mereka sehari-hari dengan cara pandang untuk selalu memberikan perhatian. Mereka berusaha memberikan perhatian pada apa yang dilakukan oleh orang-orang yang mereka ajak bicara, selain itu mereka juga memiliki kepekaan terhadap kebutuhan dan perasaan orang-orang tersebut.

Senin, 25 September 2017

Tanggung Jawab



@D28-Selvy
Oleh : Selvy Darmayudi




A. Pengertian Tanggung Jawab
Pengertian tanggung jawab dalam Kamus Umum Bahasa Besar Indonesia adalah keadaan dimana wajib menanggung segala sesuatu, sehingga berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.

Tanggung jawab bersifat kodrati, yang artinya tanggung jawab itu sudah menjadi bagian kehidupan manusia bahwa setiap manusia dan yang pasti masing-masing orang akan memikul suatu tanggung jawabnya sendiri-sendiri. Apabila seseorang tidak mau bertanggung jawab, maka tentu ada pihak lain yang memaksa untuk tindakan tanggung jawab tersebut. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dilihat dari dua sisi, yaitu:
1.Dari sisi yang berbuat
2.dari sisi yang kepentingan pihak lain.

Tanggung jawab adalah ciri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannyaitu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian atau pengorbanannya. Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaran bertanggung jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan, penyuluhan, keteladanan dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

B. Macam-macam Tanggung Jawab
Tujuan manusia berjuang itu untuk memenuhi keperluannya sendiri atau untuk keperluan pihak lain. Untuk itu ia menghadapi manusia lain dalam masyarakat atau menghadapi lingkungan alam. Dalam usahanya itu manusia juga menyadari bahwa ada kekuatan lain yang ikut menentukan, yaitu kekuasaan Tuhan. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuatnya, atas dasar ini, lalu dikenal beberapa jenis tanggung jawab, yaitu:

1)Tanggung jawab terhadap Tuhan

Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisa kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukum-hukum Tuhan yang telah diatur sedemikian rupa dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam-macam agama.

2) Tanggung jawab terhadap diri sendiri

Tanggung jawab terhadap diri sendiri menentukan kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi.

3) Tanggung jawab terhadap keluarga

Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami, ister, ayah, ibu anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarga. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan dan kehidupan.

4) Tanggung jawab terhadap masyarakat

Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain. Sehingga dengan demikian manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyrakat tersebut. Wajarlah apabila segala tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.

5) Tanggung jawab kepada Bangsa / Negara

Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Bila perbuatan itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada Negara










Daftar Pustaka :
• Muttaqien Naufal, Juni 12, 2013. Mengenal arti Tanggung Jawab dalam http://www.kompasiana.com/nopalmtq/mengenal-arti-kata-tanggung jawab_5529e68b6ea8342572552d24
• Alfarisi Zainuddin, Juni 10, 2012. Pengertian Tanggung jawab dalam http://zaysscremeemo.blogspot.co.id/2012/06/pengertian-tanggungjawab.html?m=1
• Wikipedia . Rasa tanggung jawab dalam https://id.m.wikipedia.org/wiki/Rasa_tanggung_jawab

Selasa, 19 September 2017

Disiplin


@D28-Selvy
Oleh : Selvy Darmayudi


Pengertian Disiplin
Disiplin adalah sikap yang selalu tepat janji, sehingga orang lain mempercayainya, karena modal utama dalam berwirausaha adalah memperoleh kepercayaan dari orang lain.Disiplin berasal dari bahasa latin Discere yang berarti belajar.

Senin, 11 September 2017

Membentuk Karekter Jujur

       


@D28-Selvy, @proyekB02
Oleh : Selvy Darmayudi







              MEMBENTUK KARAKTER JUJUR
1 Definisi Kejujuran / Jujur
Kejujuran menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berasal dari kata” jujur” yang mendapat imbuhan ke-an, yang artinya “lurus hati, tidak berbohong, tidak curang, tulus atau ikhlas” kejujuran sendiri dapat lihat dari apa yang di sampaikan dan di perbuat sesuai dengan niat atau hati nurani.Menurut Alamsyah dalam bukunya Budi Nurani. filsafat berfikir. yang disebut nurani adalah sebuah wadah yang ada dalam perasaan manusia. Wadah ini menyimpan suatu getaran kejujuran. ketulusan dalam meneropong kebenaran lokal maupun kebenaran Iliahi. (M.Alanisyah.1986:83). Nurani yang diperkembangkan dapat menjadi budi nurani yang merupakan tempat yang pas untuk menyimpan keyakinan. Kejujuran ataupun ketulusan dapat ditingkatkan menjadi suatu keyakinan, dan atas diri keyakinannya maka seseorang diketahui kepribadiannya. Orang yang memiliki ketulusan tinggi akan memiliki keyakinan yang matang. sebabnya orang yang hatinya tidak bersih dan mau berpikir curang. memiliki kepribadian yang buruk dan sering tidak yakin pada dirinya. Karena apa yang ada dalam nuraninya banyak dipengaruhi oleh pemikirannya yang kadang-kadang justru bertentangan.
Adapun yang selalu berpengaruhi terhadap hati dan pemikiran adalah penglihatan dan pengdengaran apa yang selalu dilihat dan didengar akan banyak mempengaruhi hati dan juga pemikiran oleh karena itu membiasakan melihat dan mendengar hal hal yang baik akan sangat berpengaruh ke hati dalam membentuk suatu karakter jujur

2. Macam Macam Kejujuran
Kejujuran umumnya dikategorikan dalam tiga golongan kejujuran dalam niat kejujuran dalam perkataan dan kejujuran dalam perbuatan hal ini perlu di tanamkan agar menjadikan anak berkarakter.
• Jujur Dalam Niat Yang Dikembangkan Spiritualnya
Jujur dalam niat yang berhubungan dengan spiritual untuk pemahaman anak tentang Dzat Yang Maha Kuasa adalah langakah penting agar segala sesuatu yang akan di lakukan di landasi hanya mengharap ridhoNya. Seperti banyak di kutip bahwa segala sesuatu tergantung pada niatnya.Ruang lingkup spiritual adalah area yang paling penting dan agung bagi manusia. Bagi seorang anak perkembangan lingkup spiritual sangatlah penting karena hal ini yang kelak akan menentukan pribadi yang bahagia atau tidak.Karena itulah membekali anak dengan pemahaman tentang Dzat Yang MahaMenghidupkan dan Mematikan adalah dasar bagi tumbuhnya harga diri, nilai nilai, dan moralitas.
• Jujur Dalam Perkataan
Jujur dalam perkataan adalah bentuk kejujuran utama yang akan menjadi penilaan seseorang untuk melihat keseluruhan perbuatannya. Sehingga orang lainpun merasa tenang ketika di sekitarnya. Dan sebaliknya orang yang berdusta akan secara otomatis dijauhi dan tidak disukai. Jujur dalam perkataan ibarat teko yang berisi. Jika isi teko itu berisikan air susu maka yang keluar putih,dan jika teko itu berisi kopi maka yang keluar juga pasti hitam. Begitu juga dengan manusia. Dengan perkataan seseorang dapat menilai hati seseorang
• Jujur Dalam Perbuatan
Jujur dalam perbuatan akan sempurna jika dilengkapi dengan jujur ketika berinteraksi atau bergaul dengan orang lain. Seorang tidak akan pernah menipu, memalsu, dan berkhianat sekalipun terhadap orang yang tidak dikenal karena sikap dan karekter di bahasan satu dan dua sudah tertanam di hati.

Manfaat kejujuran :
1. Hidup tenang
            Jikalau kita sering jujur, maka tidak akan ada rasa khawatir / merasa bersalah atas sikap yang kita lakukan. Selain itu, kita juga bisa menabung untuk masuk surga.

2. Mendapat pekerjaan
            Jika kita menjadi orang yang jujur, maka kita dapat dipercaya orang lain dalam melakukan suatu hal. Selain itu, aura yang keluar juga akan terlihat positif.

3. Banyak teman
            Kejujuran membuat orang-orang disekitar kita akan senang dengan kita. Mereka menganggap kalau kita adalah orang yang dapat dipercaya.

4. Memperoleh kesuksesan
            Dengan memiliki sifat jujur orang akan memperoleh kesuksesan. Contoh : ada seorang pengusaha yang sukses. Ia bisa sukses karena Ia bisa dipercaya oleh banyak orang. Para klien pun akan berdatangan dan merasa senang karena proyeknya ditangani oleh orang yang jujur.

5. Memiliki nama baik
            Jikalau kita sering berbuat jujur, maka akan banyak orang yang mengetahui hal tersebut. Jika banyak orang yang mengetahui hal tersebut mungkin diluar-an mereka akan membicarakan tentang kejujuran mu.
6. Pedoman
            Jika kita sering jujur, maka kita akan menjadi pedoman bagi banyak orang.





Daftar Pustaka
http://wartatnh.blogspot.co.id/2012/04/manfaat-kejujuran.html?m=1
http://elib.unikom.ac.id/download.php?id=253917
https://www.jw.org/id/publikasi/buku/kasih-allah/manfaat-selalu-jujur/