Tampilkan postingan dengan label @A06-ANUGGRAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @A06-ANUGGRAH. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Desember 2016

Proaktif

Pengertian Proaktivitas. Pengertian atau definisi proaktivitas adalah orang yang relatif tidak terpengaruh oleh kekuatan situasi di sekitarnya, bahkan orang tersebut mampu mempengaruhi timbulnya perubahan dalam lingkungannya.

Adil

Adil  berasal dari bahasa Arab yang berarti berada di tengah-tengah, jujur, lurus, dan tulus. Secara terminologis adil bermakna suatu sikap yang bebas dari diskriminasi, ketidakjujuran.

Rabu, 23 November 2016

Kerjasama


Kerja sama, atau kooperasi merujuk pada praktik seseorang atau kelompok yang lebih besar yang bekerja di khayalak dengan tujuan atau kemungkinan metode yang disetujui bersama secara umum, alih-alih bekerja secara terpisah dalam persaingan.
Kerja sama dapat sejumlah ranah bisnis, pertanian, dan perusahaan dapat diwujudkan dalam bentuk koperasi.
Kerja sama umumnya mencakup paradigma yang berlawanan dengan kompetisi. Banyak orang yang mendukung kerja sama sebagai bentuk yang ideal untuk pengelolaan urusan perorangan.
Walau begitu, beberapa bentuk kerja sama bersifat ilegal karena mengubah sifat akses orang lain pada sumber daya ekonomi atau lainnya. Sehingga, kerja sama dalam bentuk kartel bersifat ilegal, dan penetapan harga biasanya ilegal.
Terdapat lima bentuk kerjasama, sebagai berikut
·         Kerukunan. Bentuk kerjasama ini berbentuk gotong royong dan tolong menolong antar individu.
·         Bargaining. Bentuk kerjasama ini merupakan perjanjian pertukaran barang atau jasa antara dua organisasi atau lebih.

Bersemangat


Tipe Pelaku Bersemangat adalah orang-orang periang dan spontan. Mereka penuh pesona, dipenuhi energi, dan pelaku-pelaku sesungguhnya. Mereka memiliki pemikiran dan pandangan yang jernih sekalipun sedang berada dalam situasi sulit. Ini membuat mereka dikenal sebagai pemecah masalah yang jitu. Kemampuan mereka dalam menyerap dan memroses informasi sangat fenomenal. Tipe Pelaku Bersemangat juga memiliki kekuatan dalam pengamatan dan perasaan tajam saat berhadapan dengan orang lain. Mereka mudah memahami, jenaka, dan cerdas. Mereka memiliki kemampuan alami meyakinkan orang lain akan pandangan mereka. Tipe Pelaku Bersemangat hidup dalam kekinian dan membuat keputusan-keputusan spontan dari waktu ke waktu. Mereka senang bersama-sama dengan orang lain dan adalah pebincang yang perasa, riang, dan menghibur. Tidak masalah bagi mereka menjadi pusat keriaan dalam sebuah pesta dan mereka adalah tuan rumah yang baik, murah hati, dan trampil. Mereka tidak berlama-lama memikirkan konsekuensi; dengan cepat mereka menangkap seluruh fakta yang relevan, membuat keputusan pragmatis, lalu melaksanakan keputusan itu dengan penuh semangat. Jika suatu keputusan ternyata keliru di kemudian hari, mereka selalu dapat membuat rencana baru.
Tipe Pelaku Bersemangat dengan magis menarik keriaan dan aksi. Mereka membutuhkan dorongan itu – sejauh memungkinkan dengan orang lain. Banyak contoh dari tipe ini memiliki hobi berbahaya atau menceburkan diri pada olahraga ekstrem. Dengan cukup sadar mereka menempatkan diri dalam situasi berbahaya berulang-ulang. Dalam pekerjaan, tipe Pelaku Bersemangat juga mengutamakan kesenangan dan keragaman. Mereka bosan setengah mati dengan rutinitas, keamanan, dan perhitungan. Krisis adalah ramuan mujarab bagi hidup mereka dan sungguh-sungguh memunculkan kekuatan mereka. Mereka bereaksi terhadap tantangan-tantangan baru dengan luwes dan efektif. Mereka mendapatkan rasa percaya diri mereka dari keyakinan diri yang tak tergoyahkan sehingga mampu menghadapinya. Tipe Pelaku Bersemangat lebih menyukai kegiatan praktis yang menelurkan hasil nyata ketimbang bidang-bidang pekerjaan teoritis. Diskusi yang tidak ada habisnya dengan rekan kerja dengan cepat membuat mereka jengkel dan mereka tidak memiliki kesabaran untuk berbasa-basi. Mereka mengungkapkan bagaimana sesuatu harus dilakukan, dan demikianlah harus dilakukan! Berikut adalah cara cara supaya tetap semangat :

Selasa, 22 November 2016

Mengendalikan diri


Dalam keadaan tertentu kita kadang sulit untuk mengendalikan diri sendiri di mana banyak hal yang sangat membuat kita ingin marah dan berontak terhadap sesuatu hal yang membuat kita ingin marah. Semua itu timbul karena emosi yaitu perasaan yang timbul dalam diri kita sendiri secara alami itu bisa berupa amarah, sedih, senang, benci, cinta, bosan, dan sebagainya yang merupakan efek atau respon yang terjadi dari sesuatu yang kita alami. Berbicara soal emosi maka kita harus tahu kecerdasan emosi itu sendiri dimana merupakan kemampuan manusia untuk memotivasi diri sendiri, bertahan menghadap frustasi, mengendalikan dorongan hati (kegembiraan, kesedihan, kemarahan, dan lain-lain), mengatur suasana hati dan mampu mengendalikan stres dan keadaan yang melanda kita.

Mengambil Resiko


Orang Hebat Berani Mengambil Resiko
Selalu ada satu saat di masa lalu ketika pintu terbuka, dan masa depan
masuk ke dalamnya dengan leluasa.
- Deepak Chopra -

Hidup manusia di dunia tidak lepas dari dua hal berikut: peluang dan resiko. Nasib setiap orang lebih banyak ditentukan oleh bagimana keduanya ditangkap dan dikelola daripada oleh yang lainnya. Peluang dan resiko ibarat dua sisi dari sekeping mata uang. Keduanya lekat tak terpisah. Menangkap peluang berarti sekaligus berani mengambil resikonya. Tidak ada peluang tanpa resiko. Sebaliknya, resiko adalah konsekuensi logis dari pilihan kita untuk menangkap setiap peluang. Memilih untuk menjadi pegawai, resikonya harus siap diperintah atasan. Sebaliknya, memilih untuk menjadi wirausahawan, resikonya penghasilan sering tidak menentu. Memilih untuk melamar anak orang, resikonya harus siap (saling) berbagi dan menanggung hidup masing-masing. Sebaliknya memilih hidup membujang, resikonya tiap hari kesepian di rumah, apalagi kalau malam datang, dan lain-lain.
Orang sering takut mengambil peluang karena takut resikonya. Pun setelah peluang diambil, banyak orang gagal karena tidak bisa mengatasi resiko. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keberhasilan sejatinya adalah resultan dari usaha seseorang dalam menangkap peluang dan mengatasi resikonya. Orang yang ingin berhasil - dalam hal apapun, dengan demikian, harus punya keberanian untuk menangkap peluang dan mengambil resikonya sekaligus. Menangkap peluang berarti menjadi orang-orang pertama (pioner) yang take action atas sesuatu hal. Sementara mengambil resiko diartikan sebagai tidak takut pada resiko serta punya bekal ilmu dan rencana untuk mengatasi resiko tersebut. Keberaniaan terakhir akan kita jadikan ciri kesekian dari orang hebat.
Ada 2 karakteristik resiko:
1.            Ketidakpastian atas terjadinya suatu peristiwa
2.            Ketidakpastian yang bila terjadi akan menimbulkan kerugian

Mampu Beradaptasi


Adaptasi adalah cara bagaimana organisme mengatasi tekanan lingkungan sekitarnya untuk bertahan hidup. Organisme yang mampu beradaptasi terhadap lingkungannya mampu untuk:
·         memperoleh air, udara dan nutrisi (makanan).
·         mengatasi kondisi fisik lingkungan seperti temperatur, cahaya dan panas.
·         mempertahankan hidup dari musuh alaminya.
·         bereproduksi.
·         merespon perubahan yang terjadi di sekitarnya.
Organisme yang mampu beradaptasi akan bertahan hidup, sedangkan yang tidak mampu beradaptasi akan menghadapi kepunahan atau kelangkaan jenis.(Wikipedia)
Telah kita ketahui bahwa adptasi fisiologi adalah penyesuaian diri mahluk hidup terhadap lingkungan sekitar yang diikuti dengan penyesuaian pada alat-alat tubuh atau organ untuk mempertahankan hidup lebih baik. Berikut pak guru akan uraikan beberapa contoh adaptasi fisiologi pada manusia, hewan dan tumbuhan.
contoh adaptasi fisiologi
Adaptasi fisiologi pada Manusia
a.       Pada saat hawa dingin, orang cenderung lebih banyak mengeluarkan air seni (urine).
b.      Jumlah Hemoglobin (Hb) pada sel darah merah orang yang tinggal di pantai/dataran rendah lebih sedikit jika dibandingkan dengan orang yang tinggal di pegunungan mengingat semakin tinggi suatu tempat semakin menurun kadar oksigennya di udara.
c.       Ukuran jantung orang  kebanyakan rata-rata lebih kecil dari pada ukuran jantung para atlet dikarenakan para atlet lebih banyak membutuhkan pasokan oksigen untuk latihan fisik yang cukup berat tiap hairnya. (Pak Mono)

Kamis, 20 Oktober 2016

Apa itu Pribadi Menarik?




Menjadi pribadi yang baik adalah keinginan setiap orang, pribadi yang baik adalah pribadi yang bisa membawa kebaikan bagi sekitarnya, bagi keluarga, saudara, teman, sahabat dan semua yang ada di sekitar
Kita hidup dalam keharmonisan dengan alam dan lingkungan, ada berbagai macam jenis orang dengan karakter masing-masing. Sebagai manusia yang tinggal di Indonesia yang terkenal dengan pluraalisme, kita lebih menghargai perbedaan dan selalu ramah kepada siapapun. Salah satu pelajaran penting bahwa masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang ramah. Hal ini pula yang menjadi ciri khas negara Indonesia dimana selalu ada sikap toleransi dan peduli terhadap sesama manusia.

Senin, 10 Oktober 2016

Prinsip Hidup

Setiap manusia dilahirkan dengan berbagai kekurangan dan kelebihan. Ada yang diberi keindahan secara fisik, tetapi kurang di segi intelektual. Ada yang diberi kelebihan di bidang ekonomi, tapi kurang di bidang lain dan seterusnya. Begitulah manusia dimana kelemahan dan kelebihan selalu ada di dalam dirinya. Itu sebabnya manusia memiliki keunikan sendiri-sendiri.
Karena fitrah manusia berbeda-beda itulah dibutuhkan adanya saling bahu-membahu. Saling mengingatkan dan saling menjaga hubungan kekeluargaan sebagai manusia. Adanya perbedaan akibat kelebihan dan kekurangan itu harus menjadi media manusia untuk salang mengingatkan. Dalam Islam tawashau bilhaq, tawashau bissobr. Jika kita tidak mau rugi di dalam kehidupan ini, kita harus berbagi dengan orang lain. Berbagi bisa berupa harta, ilmu, waktu luang (sosialisasi), dan lain sebagainya.

Minggu, 02 Oktober 2016

Peduli Itu..


Peduli Itu
Peduli adalah sebuah nilai dasar dan sikap memperhatikan dan bertindak proaktif terhadap kondisi atau keadaan di sekitar kita. Peduli adalah sebuah sikap keberpihakan kita untuk melibatkan diri dalam persoalan, keadaan atau kondisi yang terjadi di sekitar kita.
Orang-orang peduli adalah mereka yang terpanggil melakukan sesuatu dalam rangka memberi inspirasi, perubahan, kebaikan kepada lingkungan di sekitarnya. Ketika ia melihat suatu keadaan tertentu, ketika ia menyaksikan kondisi masyarakat maka dirinya akan tergerak melakukan sesuatu. Apa yang dilakukan ini diharapkan dapat memperbaiki atau membantu kondisi di sekitarnya.
Sikap peduli adalah sikap keterpanggilan untuk membantu mereka yang lemah, miskin, membantu mengatasi penderitaan, dan kesulitan yang dihadapi orang lain. Orang-orang peduli adalah orang-orang yang tidak bisa tinggal diam menyaksikan penderitaan orang lain.

Sabtu, 24 September 2016

Mehamahi Tanggung Jawab


1. PENGERTIAN DAN MAKNA TANGGUNG JAWAB

Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya.

Sabtu, 17 September 2016

Apa itu Disiplin?

Disiplin
adalah sikap yang selalu tepat janji, sehingga orang lain mempercayainya, karena modal utama dalam berwirausaha adalah memperoleh kepercayaan dari orang lain.

Minggu, 11 September 2016

Pentingnya Jujur!

Apa itu Jujur
JUJUR adalah sebuah kata yang indah didengar, tetapi tidak seindah mengaplikasikan dalam keseharian. Tidak pula berlebihan, bila ada yang mengatakan “jujur” semakin langka dan terkubur, bahkan tidak lagi menarik bagi kebanyakan orang. Semua orang paham akan maknanya, tetapi begitu mudah mengabaikannya. Yang lebih berbahaya lagi adalah ada orang yang ingin dan selalu bersikap jujur, tapi mereka belum sepenuhnya tahu apa saja sikap yang termasuk kategori jujur.
Jika ada seseorang berhadapan dengan sesuatu atau fenomena, maka orang itu akan memperoleh gambaran tentang sesuatu atau fenomena tersebut. Jika orang itu menceritakan informasi tentang gambaran tersebut kepada orang lain tanpa ada “perubahan” (sesuai dengan realitasnya) maka sikap yang seperti itulah yang disebut dengan jujur. Dengan kata lain seseorang dikatakan jujur, bila ucapannya sejalan dengan perbuatannya.
Jadi yang disebut dengan jujur adalah sebuah sikap yang selalu berupaya menyesuaikan atau mencocokkan antara Informasi dengan fenomena atau realitas. Dalam agama Islam sikap seperti inilah yang dinamakan shiddiq. Makanya jujur itu ber-nilai tak terhingga. Karena semua sikap yang baik selalu bersumber pada “kejujuran”. Merupakan suatu keindahan bila setiap individu bersikap jujur terhadap dirinya, pedagang senantiasa jujur dalam usaha dagangannya, demikian pula pemimpin yang jujur dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.
Manfaat Kejujuran
1. Kejujuran mendatangkan kebahagiaan
Sangat sulit memang untuk selalu bersikap jujur. Namun, ini adalah jalan terbaik untuk bisa merasakan kebahagiaan.
            2. Kejujuran mendatangkan simpati
Ada kisah seorang bapak petugas kebersihan memperoleh hadiah sebuah sepeda motor karena dia mengembalikan bungkusan kresek yang ternyata di dalamnya berisi uang ratusan juta rupiah.
            3. Kejujuran mendatangkan ketenangan
Dengan selalu bersikap jujur tidak hanya kebahagiaan yang bisa kita rasakan, tapi juga ketenangan.
            4. Kejujuran mendatangkan pahala
Tuhan tidak pernah tinggal diam dan pasti akan membalas kita dengan pahala yang yang berlimpah jika kita bisa selalu bersikap jujur dalam kehidupan ini.
            5. Kejujuran mendatangkan rasa percaya diri
Dengan bersikap jujur kita akan selalu merasa optimis dalam melakukan segala sesuatu meskipun hasil yang diperoleh mungkin tidak memuaskan.
      Aplikasi Dalam Kehidupan
 Sifat jujur yang merupakan hal yang mutlak dalam kehidupan dapat kita ambil dari begitu banyak contoh dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hidup ini banyak sekali contoh kejujuran yang dapat kita terapkan, antara lain:
1 . Melaksanakan amanat seseorang.
      Secara tidak disangka-sangka orang lain kadang –kadang menitipkan sesuatu kepada kita baik berupa pesan, uang, barang, atau yang lainnya untuk disampaikan kepada orang lain yang berhak menerimanya , atau hanya sekedar dititipkan sampai waktunya barang atau uang tersebut diambil kembali . Apabila menerima titipan seperti itu, titipan tersebut harus betul-betul dilaksanakan sesuai dengan yang dipesankan. Kalau berupa pesan maka pean tersebut tidak boleh ditambah atau dikurangi. Demikian pula kalau berupa uang atau barang harus jga dijaga dengan baik supaya tidak hilang atau rusak.
2 . Menyimpan rahasia orang yang harus dijaga.
       Dalam hidup ini banyak yang harus kita bicarakan, tetapi ada pula yang tidak boleh kita bicarakan kepada orang lain atau harus dirahasiakan. Misalnya ada seorang anak yang dikejar dan akan dibunuh orang dengan sadis dan kejam. Tiba-tiba anak tersebut bersembunyi di salah satu rumah dan kita mengetahuinya Orag yang mengejar kehilangan jejak kemudian bertanya, “Apakah Anda melihat seorang anak berlari dan bersembunyi di sekitar sini?” Kita jawab “Tidak!” Maka kita telah menolong dan menyelamatkan jiwa anak tersebut.
3 . Tidak menyontek ketika mendapat tugas pelajaran di sekolah .
       Mencontoh atau mencontek ketika mendapat tugas pelajaran di sekolah adalah perbuatan yang tidak dibenarkan. Sebab tugas pelajaran tersebut adalah tugas perorangan yang tidak boleh satu sama lain mencontoh. Andai saja dari hasil mencontoh mendapat nilai bagus sesungguhnya yang mendapat nilai bagus tersebut bukanlah kita tetapi orang lain tempat kita mencontoh . Pendek kata perbuatan mencontoh adalah perbuatan yang tidak jujur dan menipu diri sendiri.
Hadist Hadist
A.      Dari Abu Muhammad, yaitu Alhasan Ibn Ali bin Abu Thalibra. berkata: Aku menghafal sabda dari Rasulullah saw. yaitu:
Tinggalkan apa-apa yang meragukan hatimu dan ambillah yang tidak meragukanmu. Karena sesungguhnya kejujuran adalah ketenangan dan kebohongan adalah kebimbangan.
(Diriwayatkan oleh al-Tirmizi dan beliau berkata bahwa
ini adalah Hadis sahih)
Sabda Nabi SAW. Yuriibuka, boleh dengan difathahkan ya'nya dan boleh pula didhamahnya, artinya: Tinggalkanlah olehmu apa saja yang engkau ragukan perihal boleh atau halalnya sesuatu dan beralihlah kepada yang tidak ada keragu-raguan perihal itu dalam hatimu.
Hadis sahih, diriwayatkan oleh al-Tirmizi, hadis no. 2442; al-Nasa’i, hadis no. 5615; Ahmad, hadis no. 1630; al-Darimi, hadis no. 2425.
B. “Hendaknya kalian berlaku jujur, karena sesungguhnya jujur itu menunjukkan kalian kepada kebajikan. Dan kebajikan itu menunjukkan kalian jalan ke surga.” (HR. Muslim)
C.  Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu, ia berkata: “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Wajib atas kalian berlaku jujur, karena sesungguhnya jujur itu menunjukkan kepada kebaikan, dan kebaikan itu menunjukkan kepada Surga. Seseorang senantiasa jujur dan berusaha untuk selalu jujur sehingga ia ditulis di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Dan jauhilah oleh kalian sifat dusta, karena sesungguhnya dusta itu menunjukkan kepada keburukan, dan keburukan itu menunjukkan kepada Neraka. Seseorang senantiasa berdusta dan berusaha untuk selalu berdusta sehingga ia ditulis disisi Allah sebagai seorang pendusta.” (SHOHIH. Diriwayatka oleh imam Muslim no. 6586).
Beberapa hal penting dan faedah ilmiyah yang dapat diambil dari hadits ini:
1. JUJUR dalam setiap perkataan n perbuatan termasuk akhlak terpuji yang dicintai n diridhoi Allah ta’ala n manusia.
            2. Hukum JUJUR adalah WAJIB bagi setiap individu muslim dan muslimah.
3. Hal ini berdasarkan firman Allah ta’ala: (Yaa Ayyuhalladziina Aamanuttaqullaaha wa Kuunuu Ma’ash-Shoodiqiin)
4. Artinya: “Hai orang-orang yg beriman bertakwalah kalian kepada Allah, dan jadilah kalian bersama orang-orang yg JUJUR.” (QS. At-Taubah: 119).
            5. Dan jg berdasarkan hadits di atas.
6. Orang mukmin yg JUJUR ialah orang yg perkataannya sesuai dengan perbuatan n isi hatinya.
7. JUJUR termasuk sebaik-baik sebab yg mengantarkan seorang hamba ke dalam Surga, sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam di dlm hadits shohih di atas.

Daftar Pustaka :
Anonymous “JUJUR ADALAH KETENANGAN BATIN”
Isa, A. G. 12 September 2016 “Makna Sebuah Kejujuran”
Lolitasari, Intan “8 keuntungan bersikap jujur dalam kehidupan sehari-hari”
Anonymous  “JUJUR, AMANAH DAN ISTIQAMAH”
Pratiwi, Anggun (2012). “Apa itu jujur?”.


Selasa, 06 September 2016

Saya dan Potensi yang Dimiliki


APA ITU DIRI SENDIRI?
Mengenal diri sendiri merupakan sebuah hal yang sederhana namun dapat membantu untuk melakukan perubahan diri.