Tampilkan postingan dengan label @D14-Humairoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @D14-Humairoh. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Desember 2017

Proaktif

@D14-Humairoh, @proyekB14












Pengertian proaktif adalah suatu sikap untuk bertanggung jawab atas hidup diri kita sendiri. Hidup yang kita jalani berasal dari berbagai macam bentuk keputusan yang kita buat dan kita sebagai manusia juga punya tanggung jawab dan berbagai inisiatif untuk membuat segalanya terjadi. (Stephen R. Covey : 1997)
ciri-ciri individu proaktif (dibandingkan dengan individu reaktif) setidaknya ada 5 (lima), yaitu :
1. Orang proaktif selalu bertanggung jawab. Mereka tidak menyalahkan keadaan, kondisi, atau pengkondisian untuk perilaku mereka. Perilaku adalah produk dari pilihan sadar, berdasarkan nilai, dan bukan produk dari suasana hati, conditioning, atau tekanan sosial yang diterima.
2. Orang proaktif menfokuskan upaya mereka pada lingkaran pengaruh (mencakup segala hal yang dapat dipengaruhi). Mereka mengerjakan hal-hal yang terhadapnya mereka dapat perbuat sesuatu. Sifat dari energi mereka adalah positif, memperluas dan memperbesar, yang menyebabkan lingkaran pengaruh mereka meningkat.
3. Berfokus pada lingkaran pengaruh, orang proaktif bekerja dari dalam ke luar (in side – out), yaitu berusaha memulai perubahan dengan mengubah dirinya lebih dahulu, bahkan dari yang paling dalam dari dirinya, yaitu dengan memeriksa kebenaran paradigma dan persepsi-persepsinya.
4. Orang proaktif hidup berpusat pada prinsip (principle centered) kemudian ia menerjemahkan prinsip-prinsip itu kedalam seperangkat nilai-nilai (values) yang telah dipilihnya dengan sadar. Berdasarkan nilai-nilai itulah ia mengarahkan pilihan sikap dan perilakunya.
5. Orang proaktif mengembangkan dan menggunakan “empat anugrah unik manusianya” secara optimal. Empat anugrah itu adalah seperti yang diyakini oleh pengikut madzhab psikologi humanistik sebagai sifat-sifat unik manusia yang membuatnya berbeda dengan makhluk hidup lainnya. Covey menyebutkan “four unique himant gifts” itu adalah Self Awareness (kesadaran diri), Conscience (hati nurani), Creative Imagination (imajinasi kreatif) dan Independent Will (kebebasan kehendak).
“Sebaik baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain” ( HR. Ahmad, Thabrani, Daruquttni)
Hadist diatas tentunya sudah tidak asing lagi bagi kita seorang muslim ataupun muslimah. Dengan hadist tersebut kita akan semakin termotivasi untuk selalu menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Orang yang bermanfaat bagi orang lain akan ditinggikan derajatnya oleh Allah SWT dengan predikat manusia terbaik dari yang terbaik.

Senin, 18 Desember 2017

membangun kerja sama dalam tim


@D14-Humairoh, @proyekB12














 Bekerja sama adalah hal yang perlu kita tanamkan dalam sebuah organisasi bahkan dalam bekerja dan yang lainnya. Dengan bekerja sama suatu tujuan akan terlaksana dengan cepat dan maksimal. Contohnya jika kita ingin memindahkan sebuah lemari akan susah dan lama jika kita mendorong nya atau memindahkan nya sendirian, tapi jika didorong oleh 2 orang atau lebih akan mudah dan lebih cepat. Itulah gambaran perlunya bekerja sama.
Berikut ini beberapa cara untuk membangun kerja sama dalam team :

Komunikasi
Membangun team building berarti membangun komunikasi dengan sesama anggota team. Tanpa adanya komunikasi, tidak ada pesan yang bisa tersampaikan. Pesan yang bisa mengokohkan team work. Pesan yang berupa arahan, perintah, saran, dan pendapat akan membuat team work bersifat dinamis. Selain itu, komunikasi yang terjalin dengan baik antar sesama anggota team akan membuat team work mampu menginterpretasikan dengan benar gambaran tentang target perusahaan yang ingin dicapai.

Target yang jelas
Setelah memiliki komunikasi yang baik, seseorang team leader atau pemimpin perlu mengkomunikasikan gambaran target perusahaan yang akan dicapai oleh para anggota team. Selain itu, team leader juga perlu mengkomunikasikan dengan jelas jangka waktu yang diperlukan dan cara kerja team untuk lancarnya proses pencapaian target perushaan. Sedangkan para anggota team perlu memahami tujuan perusahaan. Mereka dan itu tergantung hasil kerja mereka.

Koordinasi
Team work yang terbentuk perlu koordinasi yang tepat dari pimpinan. Oleh sebab itu, seorang pimpinan dituntut untuk mampu memberikan pengarahan kepada teamnya sehingga mereka bisa bekerja sesuai dengan terfokus untuk mencapai target perusahaan. Selain itu, koordinasi yang baik tidak hanya dilakukan oleh team leader, tapi juga koordinasi atau kontrol langsung dari perusahaan.

Kontrol
Setelah memiliki koordinasi yang baik, maka diperlukan kontrol antara pimpinan dan anggota team tersebut. Seorang team leader perlu menegaskan batasan yang jelas kepada anggota team dalam melaksanakan misinya. Selain itu, anggota team juga perlu memberikan saran atau meminta kewenangan tertentu untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Dengan demikian, kerja sama yang baik akan terus menerus terbangun.

Komitmen
Untuk memudahkan tercapainya target perusahaan, setiap individu yang ada dalam team perlu memiliki komitmen berkaitan dengan pekerjaan mereka. Dengan adanya komitmen tersebut, maka kerja sama team yang terbangun akan lebih kokoh karena kesadaran dari setiap individu dalam team. Untuk itu, seorang team leader perlu menanamkan pemahaman pada setiap individu dalam team bahwa peran mereka sangat penting dalam menjalankan misi dan mencapai target yang telah ditentukan.

Kompetensi
Setelah komitmen dalam team sudah terbangun, maka yang dibutuhkan selanjutnya adalah kompetensi. Misi tidak akan berjalan tanpa adanya skill atau kompetensi yang dimiliki oleh setiap individu. Sebab, skill itulah yang menjadi modal pertama untuk mencapai target perusahaan. Setiap individu tentu memiliki skill yang berbeda-beda yang dibutuhkan dalam team. Walaupun berbeda, tapi skill mereka saling melengkapi. Oleh sebab itu, perlu ada penempatan posisi pekerjaan yang sesuai dengan skill agar pekerjaan bisa diselesaikan secara optimal.

Kolaborasi
Setelah penempatan posisi pekerjaan sesuai dengan skill, hal yang dibutuhkan selanjutnya adalah kolaborasi. Karena banyaknya perbedaan yang ada di antara setiap individu dalam team, maka setiap anggota perlu saling melengkapi dan saling mengerti dengan perbedaan tersebut. Inilah fungsi dari kolaborasi, yaitu menghindari adanya perselisihan antar anggota team agar pekerjaan yang dilakukan bisa efektif.

Inovasi kreatif
Team building yang bagus merupakan team yang bersedia menerima karya kreatif dan penemuan baru baik itu berasal dari pimpinan atau dari para anggota. Setelah itu, ide-ide kreatif itu perlu dirumuskan sehingga bisa diaplikasikan dalam pencapaian target perusahaan.



bersikap adil

@D14-Humairoh, @proyekB13










Pengertian Adil menurut bahasa Arab disebut dengan kata ‘adilun, yang berarti sama dengan seimbang. Menurut kamus besar bahasa Indonesia, adalah diartikan tidak berat sebelah,tidak memihak,berpihak pada yang benar,berpegang pada kebenaran, sepatutnya, dan tidak sewenang-wenang. Dan menurut ilmu akhlak ialah meletakan sesuatu pada tempatnya, memberikan atau menerima sesuatu sesuai haknya, dan menghukum yang jahat sesuai haknya, dan menghukumyang jahat sesuai dan kesalahan dan pelanggaranya.
Adil merupakan suatu tindakan atas dasar kebenaran, bukan karena mengikuti hawa nafsu. Firman Allah :
"Wahai orang-rang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu-bapak dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka, janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan."(QS. An-Nisaa': 135)
Maksud dari berlaku Adil ialah seseorang harus bijak dan tegas dalam menegakkan suatu keadilan tanpa memandang rakyat atau pejabat, miskin atau kaya, siapa yang bersalah harus dihukum. Karena Allah Yang Maha Adil membebani hukum kepada hamba-Nyadisesuaikan dengan kemampuannya dan perbuatannya. Dalam ayat lain Allah berfirman yang berbunyi:
"Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS. An-Nisaa': 58)
Sebagai pemimpin dan hakim, Rasulullah menegakkan keadilan dengan sebaik-baiknya. Hal ini beliau contohkan dalam hadisnya yang artinya "Jika sekiranya Fatimah binti Muhammad mencuri, niscaya aku potong tangannya." (HR. Bukhari)
Di dalam hadis yang lain beliau bersabda yang artinya "Sesungguhnya Allah beserta para hakim selama hakim itu tidak curang. Apabila ia telah curang Allah pun menjauh dari hakim itu mulailah setan menjadi teman yang erat bagi hakim itu." (HR. At-Turmudzi)
Dari keterangan ayat-ayat dan hadis di atas jelaslah bahwa keadilan merupakan sendi pokok ajaran Islam yang harus ditegakkan. Sebaliknya, apabila keadilan dikesampingkan dan diabaikan akan berakibat perpecahan dan kehancuran di kalangan umat.
Manfaat dan keutamaan orang yang bersikap adil, antara lain :
Membuat orang disenangi sesamanya.
Memberi ketenangan dan ketenteraman hidup.
Mendatangkan Ridha dari Allah karena telah mengerjakan perintah-Nya.
Mendapatkan pahala di akhirat kelak.
Meningkatkan semangat kerja.
Mendekatkan manusia kepada takwa dan menghindarkan manusia dari pertikaian dan perpecahan serta doanya dapat ditcrima oleh Allah .
  Macam-macam Perilaku Adil
 Berlaku adil kepada Allah
Menjadikan Allah satu-satunya Tuhan yang memiliki kesempurnaan dan kita sebagai makhluk-Nya harus senantiasa tunduk serta patuh pada perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Berlaku adil terhadap diri sendiri
Menempatkan diri pada tempat yang baik dan benar. Kita harus senantiasa terjaga dan terpelihara dalam kebaikan dan keselamatan, tidak menganiaya diri sendiri dengan menuruti hawa nafsu yang dapat mencelakakan diri sendiri.

Berlaku adil terhadap orang lain
Menempatkan orang lain pada tempat dan perilaku yang sesuai, layak, benar memberikan hak orang lain dengan jujur dan benar serta tidak menyakiti dan merugikan orang lain.

Berlaku adil terhadap makhluk lain
Memperlakukan makhluk Allah yang lain dengan layak dan sesuai dengan syari’at Islam serta menjaga kelestarian dengan merawat dan menjaga kelangsungan dengan tidak merusaknya.


Senin, 11 Desember 2017

Tetaplah Semangat!

@D14-Humairoh, @proyekB11
Oleh:Humairoh










Kehidupan layaknya sebuah Roda. Yang selalu berputar sepanjang waktu. Hidup pun seperti itu, kadang ada di atas, kadang ada dibawah, kadang bahagia, kadang sedih, kadang jatuh, kadang sukses. Mungkin bisa di bilang nano nano, rame rasanya *eh

Penting kah semangat dalam hidup?
Setiap manusia memiliki tujuan hidup, memiliki rencana, memiliki keinginan. Lalu apa yang harus di lakukan? Apakah hanya berdoa? Tentu tidak. Manusia memang memiliki keterkaitan bahkan selalu berhubungan dengan Tuhan-nya. Tapi harus disertai dengan ikhtiar atau berusaha. Dalam mewujudkan usaha itu perlu adanya vitamin yaitu Semangat. Jika seseorang bekerja tanpa semangat mungkin hasilnya biasa saja, tapi jika seseorang bekerja ditambahkan dengan vitamin semangat, hasilnya akan lebih maksimal. 

Kita lihat salah satu kisah Albert Einstein. Einstein terkenal sebagai ilmuwan sekaligus penemu multitalenta. Namun ternyata masa kecil tokoh ini dilalui di atas jalan terjal. Setelah berkali-kali gagak, Einstein pun jadi ilmuan ternama (Albert Einstein/Deism). Ia baru bisa berbicara pada umur 4 tahun, membaca saat berusia 7 tahun, dan pernah dikira cacat mental. Namun kerja kerasnya di bidang fisika diganjar Hadiah Nobel. So, keterlambatan dalam proses kerja bukanlah hambatan bila kita mau berupaya memperbaikinya.

Dari kisah di atas, bisa kita lihat. Seseorang yang sukses pasti pernah yang namanya jatuh dan gagal dalam tujuannya. Namun apa yang dilakukan oleh Albert Einstein? Dia tetap bersemangat, terus mencoba, tidak putus asa, akhirnya ia mendapatkan hasil yang ia inginkan walau harus jatuh dan gagal berkali-kali.

Kesuksesan dan kegagalan adalah dua hal yang saling berkaitan, ada kesuksesan pasti pernah mengalami kegagalan, ada kegagalan belum tentu bisa mendapatkan kesuksesan. Ini tergantung dari kita sendiri, apakah kita masih bersemangat atau tidak. Masih mau mencoba atau tidak, masih mau mewujudkan mimpi atau tidak. Jadi semangat dan bersemangat adalah hal penting dalam hidup. 

 lalu bagaimana mana cara menetapkan Semangat?
Manusia melakukan sesuatu karena ada tujuannya, untuk bisa menetapkan Semangat ialah tetap berfokus pada tujuan awal, tetap berpegang teguh pada prinsip. Dan tanamkan dalam pikiran kita jika kita gagal sekali kita harus bangun 1000 kali.

So.. tetap semangat lah dalam hidup. Apapun yang kita alami itu adalah sebuah proses, entah itu baik atau tidak. Yang terpenting jangan pernah menyerah akan kegagalan. Teruslah mencoba, tetap semangat, berdoa dan selalu memberikan semangat positif kesekeliling kita agar semangat kita tidak akan luntur.


Senin, 20 November 2017

mengendalikan diri "Redamkanlah Amarahmu"

@D14-Humairoh, @proyekB10
Oleh : Humairoh















       Mengendalikan diri adalah cara kita untuk mengatur pikiran, tindakan dan perasaan tehadap suatu hal yang tak sesuai dengan kenyataan. Contoh nya Disaat kita sedang marah dengan teman atau orang lain kita perlu mengendalikan emosi kita agar tidak meluap luap seperti api yang membara. Karena menahan emosi lebih baik. Diriwayatkan dari Abi Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda:

“Orang yang perkasa bukanlah orang yang menang dalam perkelahian, tetapi orang yang perkasa adalah orang yang mengendalikan dirinya ketika marah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Setiap orang harus punya rem dalam hidupnya. Maksudnya ialah manusia harus bisa mengendalikan diri serta situasi yang dihadapi. Dengan begitu diri akan menjadi lebih tegar, lebih sabar.

    Memang sulit untuk mengendalikan diri, apalagi disaat sedang emosi. Ketika sedang marah rasanya ingin memarahi orang tersebut, ketika diomongin oleh teman rasanya ingin melabrak orang itu *eh wkwk tapi memang seperti itu. Kebanyakan orang sekarang mudah tersinggung, sensitif, baperan, gampang marah. Untuk itu agar kita tidak termasuk orang-orang seperti itu perlu adanya pengendalian diri.

Menahan emosi adalah hal yang sangat sulit dilakukan, karena emosi adalah reapon diri terhadap suatu hal yang tidak mengenakkan.lalu Bagaimana sih mengantisipasi nya?
1.  Rasulullah SAW bersabda "Sungguh saya mengetahui ada satu kalimat, jika dibaca oleh orang ini, marahnya akan hilang. Jika dia membaca ta’awudz: A’-uudzu billahi minas syaithanir rajiim, marahnya akan hilang. (HR. Bukhari dan Muslim)
2. perbanyaklah istighfar
3. Diam dan tinggalkan tempat tersebut.
4. Ingetlah hadits ini “Siapa yang berusaha menahan amarahnya, padahal dia mampu meluapkannya, maka dia akan Allah panggil di hadapan seluruh makhluk pada hari kiamat, sampai Allah menyuruhnya untuk memilih bidadari yang dia kehendaki. (HR. Abu Daud, Turmudzi, dan dihasankan Al-Albani)

Setiap hal yang kita lakukan pasti ada manfaat atau hikmah dibalik itu semua. Ini adalah hikmah dibalik orang yang bisa mengendalikan diri.
1. Seseorang yang bisa mengendalikan diri, akan memiliki tingkat kesabaran yang luar biasa
2. Tidak mudah marah, mudah untuk memaafkan.
3. Hidupnya tidak akan gelisah, waswas, resah. Karena ia bisa mengontrol dirinya
4. akan menjadi lebih fokus akan tujuan hidupnya, dan tidak memperdulikan omongan orang disekitar nya.

Referensi:
Baits. A. N. 2013. 5 cara mengendalikan emosi dalam Islam dalam https://konsultasisyariah.com/18243-cara-mengendalikan-emosi-dalam-islam.html



Senin, 13 November 2017

jangan takut dengan Risiko

@D14-Humairoh, @proyekB09
Oleh: Humairoh








seorang ahli pengembangan diri dunia Brian Tracy mengatakan,  Masa depan yang cerah milik pengambil resiko.
The future belongs to the risk takers, not the security seekers. The more you seek security, the less of it you will have and the more you pursue opportunity, the more security you will achieve. ~Brian Tracy.

Artinya : Masa depan dimiliki oleh para pengambil resiko, bukan pencari keamanan. Semakin Anda mencari keamanan, justru akan semakin sedikiti keamanan yang Anda miliki dan semakin mengejar peluang, semakin banyak keamanan yang akan Anda raih. Dari Brian Tracy.

          Definisi berani mengambil resiko bukan asal bertindak. Bukan nekat tanpa perhitungan dan mempersiapkan diri. Bukan itu yang dimaksud berani. Perhitungan boleh, namun jangan sampai terlalu menghitung dengan berharap pasti berhasil. Karena Anda tidak akan pernah menemukannya. Perhitungan boleh tetapi jangan berlebihan sehingga Anda tidak pernah bertindak.
     
        Orang sukses terlahir dari orang yang berani mengambil risiko namun dengan persiapan dan perhitungan yang matang. Dalam hal apapun pasti ada yang namanya "gagal". Jika Anda gagal dalam suatu hal itu biasa, namun jika Anda gagal lalu tetap bersemangat untuk bangkit dan memperbaiki kesalahan itu yang namanya luar biasa.  Mengambil risiko berarti Anda sudah siap dengan kegagalan, jika Anda mendapatkan keberhasilan itu adalah point plus.

"Biasanya perbedaan antara orang yang sukses dan gagal bukan terletak pada usaha atau ide, tetapi terletak pada keberanian merealisasikan ide, mengambil resiko yang telah diperhitungkan, dan bertindak", – Dr. Maxwell Maltz

"Salah satu penyebab kenapa orang dewasa berhenti belajar adalah karena mereka semakin kurang semangat untuk mengambil resiko terhadap kegagalan"  – John Gardner

Menurut Ronald.S (2015) 5 manfaat mengambil resiko ialah :
1. Risiko Menciptakan Perubahan
Sekecil apapu risiko yang diambil, ia tetap membawa efek perubahan dalam kehidupan seseorang. Semakin besar risiko yang diambil, semakin besar pula perubahan yang ia bisa dapatkan. Memang melakukan sesuatu yang berbeda bukanlah satu hal yang menyenangkan. Membuat pikiran menjadi lebih kreatif untuk berpikir sukses dan gagal dalam mengatasi risiko.
2. Risiko Membuat Anda Lebih Hidup
Akan ada kepuasan tersendiri jika Anda berhasil mengatasi sebuah risiko. Meskipun di waktu lain Anda akan mendapatkan rasa yang tidak menyenangkan karena melakukan kesalahan atau gagal mengatasi risiko yang ada. Pada akhirnya, kedua-duanya tetap memberi kesempatan dan pembelajaran untuk bertumbuh.
3. Risiko Menciptakan Standar Hidup yang Lebih Tinggi
Untuk berhasil mengatasi risiko yang ada, seseorang akan memaksa dirinya meningkatkan kualitas dirinya. Mulai dari cara berpikir, berbicara, berpakaian, skill, kepribadian, spiritual, sampai hal-hal yang detail seperti makanan. Kondisi ini membuat mereka secara tidak sadar meningkatkan standar diri. Sesuatu yang dulunya nyaman akan diganti dengan sesuatu yang lebih atau dulunya dirasa cukup sekarang sudah tidak lagi.
4. Risiko Sebagai Jembatan untuk Mengenal Diri Lebih Dalam
Mengambil risiko akan menghantarkan Anda pada pengenalan diri yang lebih dalam. Mulai dari kelebihan dan kekurangan, kebaikan dan keburukan, sampai potensi terpendam yang belum Anda ketahui.
Risiko adalah satu cara untuk mengekspresikan ide secara bebas. Ia akan mengajarkan lebih banyak hal tentang diri Anda sendiri. Hal yang tidak diketahui orang banyak.

Daftar pustaka
Rahmat. 2017. Berani Mengambil Resiko – Menuju Masa Depan yang Cerah dalam https://www.motivasi-islami.com/berani-mengambil-resiko/
Ronald. S. 2015. 5 manfaat mengambil resiko lebih banyak dalam http://aquariuslearning.co.id/5-manfaat-mengambil-risiko-lebih-banyak/

Perlunya Beradaptasi

@D14-Humairoh, @proyekB08
Oleh: Humairoh













       Menurut Mustafa Fahmi, penyesuaian adalah “Suatu proses dinamik terus menerus yang bertujuan untuk mengubah kelakuan guna mendapatkan hubungan yang lebih serasi antara diri dan lingkungan” (Fahmi, 1977:24).W.A.

          Manusia adalah makhluk sosial yang selalu berhubungan timbal balik dengan manusia lain. Selalu membutuhkan orang lain.  Kita sebagai makhluk sosial harus bisa mengetahui situasi lingkungan kita, lingkungan keluarga,lingkungan sekolah, lingkungan perkuliahan dan yang lainnya. Untuk itu diperlukannya adaptasi. Adaptasi ialah menyesuaikan diri. Dengan beradaptasi kita bisa mengikuti atau menyesuaikan lingkungan sekitar.

      Penyesuaian diri merupakan faktor penting dalam kehidupan manusia. Begitu pentingnya penyesuaian diri, kita sering mendengar ungkapan seperti : “ Hidup manusia dari lahir sampai mati adalah sebuah penyesuaian diri”. Dalam penyesuaian diri, dapat ditemui banyak karakteristik yang membentuk kepribadian seseorang. Tentu saja banyak perbedaan sifat yang dimiliki oleh setiap individu. Dan tugas kita disini adalah bagaimana kita dapat menyesuaikan diri dan masuk ke dunia yang dipenuhi berbagai perbedaan itu. Dalam psikologi klinis, sering ditemui pernyataan para ahli yang menyebutkan bahwa “ Kelainan-kelainan kepribadian tidak lain adalah kelainan-kelainan penyesuaian diri.” Dan kelainan-kelainan kepribadian seseorang itu sering dikenal dengan sebutan “maladjustment” yang artinya tidak ada penyesuaian atau tidak mampu menyesuaikan diri(putri.2010)

Aspek-Aspek Penyesuaian Diri
Menurut Fatimah (2006) penyesuaian diri memiliki dua aspek, yaitu sebagai berikut:
1.      Penyesuaian pribadi
Penyesuaian pribadi adalah kemampuan seseorang untuk menerima diri demi tercapai hubungan yang harmonis antara dirinya dengan lingkungan sekitarnya. Individu menyatakan sepenuhnya siapa dirinya sebenarnya, apa kelebihan dan kekurangannya dan mampu bertindak objektif sesuai dengan kondisi dirinya tersebut.
Pada aspek ini, keberhasilan penyesuaian pribadi ditandai oleh:
1.        Tidak adanya rasa benci,
2.        Tidak ada keinginan untuk lari dari kenyataan atau tidak percaya pada potensi dirinya.
         
Sebaliknya, kegagalan penyesuaian pribadi ditandai oleh:
   a.  Kegoncangan emosi
    b.  Kecemasan
c.  Ketidakpuasan dan keluhan terhadap nasib yang dialaminya sebagai akibat adanya jarak pemisah anatara kemampuan individu dan tuntutan yang diharapkan oleh lingkungannya.

2.         Penyesuaian sosial
Penyesuaian sosial terjadi dalam lingkup hubungan sosial di tempat individu itu hidup dan berinterakasi dengan orang lain. Hubungan-hubungan sosial tersebut mencakup hubungan dengan anggota keluarga, masyarakat, sekolah, teman sebaya, atau anggota masyarakat luas secara umum.
Proses yang harus dilakukan individu dalam penyesuaian sosial adalah kemauan untuk mematuhi nilai dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat. Setiap kelompok masyarakat atau suku bangsa memiliki sistem nilai dan norma sosial yang berbeda-beda. Dalam proses penyesuaian sosial individu berkenalan dengan nilai dan norma sosial yang berbeda-beda lalu berusaha untuk mematuhinya, sehingga menjadi bagian dan membentuk kepribadiannya.

Dampak
Akibat yang ditimbulkan apabila individu tidak mampu melakukan penyesuaian diri terhadap lingkungannya menurut Supriyo (2008: 94), di antaranya sebagai berikut:
1)      Kesulitan bergaul, seperti kesulitan bila berkomunikasi dengan orang lain
2)      Minder, yaitu tidak punya keberanian, takut salah jika individu tersebut berkomunikasi dengan oorang lain
3)      Tertutup, jika sudah menjadi minder, maka ia cenderung akan menutup diri, atau tertutup terhadap orang lain
Selain itu dampak lain seperti dikucilkan oleh masyarakat sekitar, karena masyarakat akan menganggap orang tersebut menyimpang dari yang seharusnya ada dalam masyarakat tersebut dimana individu itu tinggal.


Daftar pustaka
Fatimah, N. 2006. Psikologi perkembangan. Bandung : Pusaka Setia
Irvan. 2012.PENYESUAIAN DIRI & KETIDAKMAMPUAN MENYESUAIKAN DIRI dalam http://irvanhavefun.blogspot.co.id/2012/03/penyesuaian-diri-ketidakmampuan.html?m=1
Putri. R. A. 2010. PERLUNYA PENYESUAIAN DIRI DALAM KEHIDUPAN MANUSIA dalam https://shareppba.wordpress.com/2010/01/23/perlunya-penyesuaian-diri-dalam-kehidupan-manusia/


Sabtu, 11 November 2017

milikilah kepribadian yang menarik

@D14-Humairoh, @proyekB07
Oleh: Humairoh










      manusia adalah makhluk sosial yang akan membutuhkan orang lain dalam menjalani hidup dan kehidupannya.Ketika bersosialisasi, sungguh menyenangkan kalau bisa menjadi orang yang selalu disukai banyak orang. Namun, untuk bisa menjadi pribadi yang menarik bagi lingkungan tidaklah semudah membalik telapak tangan.Akan ada upaya dan konsistensi hingga akhirnya bisa menunjukkan bahwa Anda adalah sosok yang menyenangkan bagi orang lain (Dwi.2015)
         Kepribadian yang optimis, menghargai, dan menyenangkan dapat membuat seseorang tampak menarik bagi orang lain. Tidak semua orang dilahirkan dengan pesona yang sama, bahkan beberapa orang dikatakan memiliki kepribadian yang tidak menarik, tapi ini adalah sesuatu yang bisa diasah dan ditingkatkan melalui perjalanan hidup seseorang. Membuat perubahan kecil tertentu dalam sikap menjadi proses awal dalam pengembangan kepribadian.
        Kata kunci yang harus diperhatikan dalam berhubungan dengan orang lain adalah harga diri. Begitu pentingnya harga diri, sehingga tidak sedikit orang yang mempertaruhkan nyawanya demi mempertahankan harga dirinya. Untuk menjadi pribadi yang disukai, harus terus belajar memuaskan harga diri orang lain. Karena dengan harga diri yang terpuaskan, orang bisa menjadi lebih baik, lebih menyenangkan dan lebih bersahabat (Wijaya,2014)

Menurut Dwi(2015),Tips Membentuk Pribadi Yang Menarik adalah sebagai berikut :
1. Kenali dan Tata Ego Pribadi
Anda tidak akan bisa menjadi pribadi yang menarik jika belum mengenal secara utuh diri Anda sendiri. Untuk itu, Anda harus bisa mengenali ego yang muncul ketika berbicara dengan orang lain.Ketika sudah mulai mengenali karakter yang Anda miliki, langkah selanjutnya adalah menatanya. Anda harus bisa mengatur kapan ego dan emosi boleh dimunculkan, dan kapan harus ditahan. Jika sudah mampu menata diri sendiri, Anda sudah punya pondasi kuat untuk menjadi sosok yang disukai banyak orang.
2. Selalu Bersikap Ramah
Senyum termasuk sedekah. Di balik senyum yang ikhlas akan ada kebahagiaan yang dirasakan orang lain.Senyum yang ramah saat menyapa orang lain menjadi cara termudah untuk menjadi priwbadi yang baik.
3. Rendah Hati
Tidak ada orang yang senang bertemu dengan orang yang sombong alias tinggi hati. Kalaupun ada yang mau bergaul dengan orang sombong, biasanya mereka juga memang sama-sama sombong.Orang sombong cenderung akan dijauhi oleh lingkungannya. Karena itu, jangan pernah terpikir untuk merasa lebih baik dari orang lain.Justru orang yang rendah hati dan tak pernah mau mengakui kelebihan yang dimilikinya yang akan selalu disenangi orang.
4. Selalu Berempati
Bisa merasakan apa yang dirasakan orang lain, itulah pengertian singkat empati. Selalu mengetahui kondisi hati dan perasaan orang lain atas peristiwa yang mereka alami.Ketika orang lain menilai Anda punya empati terhadap dirinya, rasa hormat akan segera muncul. Mereka akan menjadikan Anda sosok yang patut dijadikan teman bahkan menjadi sahabat dekat.

5. Senang Membantu Sesama
Senang menolong merupakan cara untuk menjadi pribadi yang menarik. Apalagi jika sering berinisiatif memberikan pertolongan sebelum diminta. Inisiatif yang dilakukan akan membuat kepribadian orang tersebut semakin menarik.
6. Jadi Pendengar yang Baik
Teman atau sahabat adalah tempat untuk menumpahkan isi hati. Karena itu, untuk menjadi pribadi yang menarik jadilah pendengar yang baik bagi sahabat atau teman Anda.Relakan diri untuk menjadi “tempat sampah” atas kegalauan hati sahabat Anda.Tampunglah semua keluh kesah sahabat. Berikan masukan jika memang diminta. Karena status Anda di sini adalah hanya pendengar bukan penasihat.
7. Bersikap sopan
pribadi yang sopan akan lebih menarik hati orang lain dibanding mereka yang tak tahu aturan. Baik dalam bertutur kata dan sopan dalam bertindak bakal membuat Anda disenangi oleh banyak orang.Orang yang sopan pun akan jauh dari gosip murahan. Karena praktis tidak ada banyak kesalahan yang bisa dijadikan bahan celaan. Jadilah orang yang bisa menjaga kesopanan sehingga orang lain akan merasa segan.
8. Jadilah Sosok Humoris
Teman yang bisa bikin Anda ketawa dan bahagia adalah sosok yang selalu dicari setiap orang. Teman seperti ini akan selalu dibutuhkan untuk mengubah suasana muram menjadi riang gembira.
9. Bisa Dipercaya
Jadilah orang yang selalu bisa dipercaya. Apa pun amanah yang Anda emban, laksanakan dengan baik. Karena menjadi orang yang bisa dipercaya adalah kunci untuk menjadi sosok yang disukai banyak orang.
10. Selalu Menghargai Orang Lain
Jika Anda ingin dihargai, maka hargailah orang lain lebih dulu. Jangan minta dihargai tapi Anda sendiri tidak bisa menghargai orang lain.Begitu pula jika Anda menebar keburukan, maka yang dipanen pun keburukan juga.Menjadi pribadi yang bisa menghargai orang lain adalah sosok yang bakal banyak dicari untuk dijadikan teman. Sangat menyenangkan punya teman yang selalu bisa menghargai orang lain.

Pribadi yang menarik selalu dekat dengan kebaikan. Untuk menjadi pribadi yang menarik, selalu berbuat kebaikan dalam segala kondisi dan situasi.

Daftar pustaka
Dwi.A. 2015. 10 Cara Menjadi Pribadi yang Menarik dan Disukai Banyak Orang dalam http://www.tipspengembangandiri.com/cara-menjadi-pribadi-yang-menarik/
Wijaya, R. 2014. 10 Tips Membentuk Pribadi Yang Menarik dalam http://ronywijaya.com/10-tips-membentuk-pribadi-yang-menarik/

Kamis, 05 Oktober 2017

Bepegang Teguh pada Prinsip Hidup

@D14-Humairoh, @proyekB06
Oleh:Humairoh











 Pentingkah kita memiliki prinsip hidup? Pertanyaan yang mungkin sering kita dengar tapi banyak dari kita yang masih bingung akan prinsip dan tujuan hidupnya. Menurut KBBI , prinsip adalah asas (kebenaran yang menjadi pokok dasar berpikir, bertindak, dan sebagainya). Jadi prinsip hidup ada asas/ pokok dasar yang menjadi pedoman dan petunjuk hidup seseorang mulai dari berpikir, bertingkat laku dan lain sebagainya.

Setiap manusia harus memiliki prinsip hidup, mengapa demikian? Prinsip hidup itu sangat penting karena jika kita tidak memiliki prinsip kita akan kebawa arus ke hal yang negatif. Prinsip hidup juga bisa di bilang tameng seseorang, ada batasan hal yang kita tidak bisa lakukan seperti yang dilakukan oleh orang lain.

Dengan prinsip, seseorang akan memiliki arah dan tujuan hidup, memiliki dasar pokok hidupnya. Lalu bagaimana sih contoh prinsip hidup? Ini ada beberapa contoh prinsip yang saya terapkan dalam hidup
1. Lakukan semua hal yang terbaik, walaupun nanti hasilnya akan baik atau tidak. Yang pasti waktu tidak akan mengkhianati proses.
2. Berbuat baik ke siapapun tanpa melihat status.
3. Jujur didalam setiap tindakan.
4. Jangan banyak mengeluh, hadapi, terima dan jalani.

Menurut Rahman (2013) contoh prinsip hidup yang menakjubkan ialah:
1. Jadilah unik, jadilah diri sendiri
2. Hargai setiap detik dalam hidup anda, hidup sepenuhnya
3. Jangan pedulikan orang negatif
4. Semua hanya sementara, semua pasti berlalu

Menurut Surya (2014), Tujuan dan manfaat orang memiliki prinsip dalam hidup antara lain :
-Memiliki arah hidup yang terarah.
-Meminimalisir atau menghindari dari kegagalan.
-Menumbuhkan semangat dan daya juang hidup yang tinggi.
-Selalu berasumsi positif kepada Tuhan sebagai sang penolong dan lewat doa sebagai jembatan penghubung dalam menempuh prinsip hidup yang dituju.
-Berpotensi mengubah pola pikir orang menjadi selalu berintrospeksi diri menuju kearah yang lebih baik.
-Peka dalam menganalisis kondisi saat dia berada dimana pun.

Adanya perbedaan ini sering menimbulkan konflik baik di dalam diri kita maupun dengan orang lain. Di satu sisi kita harus mengikuti arus, tetapi di sisi lain kita memiliki tujuan sendiri. Kondisi seperti ini tentu membutuhkan sebuah sikap tegas bahwa kita harus mengabil pilihan. Mengikut arus atau mengambil jalan sendiri. Mengikuti arus berakibat pada tidak efektifnya kita mencapai tujuan . Tetapi jika kita konsisten dengan arah dan tujuan hidup, kita akan lebih efektif mencapai target-target tertentu di dalam kehidupan ini(wajiran,2012).

Daftar pustaka

KBBI online dalam. https://kbbi.web.id/prinsip
Rahman, Adi.2013. 6 Prinsip Luar Biasa Untuk Menjalani Hidup Yang Menakjubkan dalam. http://adhierachmanmotivation.blogspot.co.id/2013/08/6-prinsip-luar-biasa-untuk-menjalani.html?m=1
Surya, S. 2014. Pentingnya prinsip dalam hidup dalam. http://sandisuryaptmstaff.blogspot.co.id/2014/02/pentingnya-prinsip-dalam-hidup.html?m=1
Wajiran. 2012. Prinsip Hidup dalam. https://www.kompasiana.com/ahmadwazier/prinsip-hidup_5510aa97813311d138bc6bc0

Rabu, 27 September 2017

Peduli Bentuk Rasa Kemanusiaan

@D14-Humairoh, @proyek B05
Oleh : Humairoh












Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain dalam setiap keperluan. Kita harus membantu dan saling menolong dengan sesama, karena kita tidak bisa melakukan sesuatu dengan sendiri. Dan dalam Islam, jika kita peduli kita akan dipedulikan oleh Allah SWT.

“Abu Hurairah berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa melepasakan dari seorang muslim satu kesusahan dari sebagian kesusahan dunia, niscaya Allah akan melepasakan kesusahannya dari sebagian kesusahan hari kiamat, dan barangsiapa memberi kelonggaran dari orang yang susah, niscaya Allah akan memberi kelonggaran baginya di dunia dan akhirat, dan barangsiapa menutupi aib seorang muslim, niscaya Allah akan menutupi aib dia didunia dan akhirat, Allah akan senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya.”

Begitu juga Allah menghargai mereka yang melaksanakan amal sosial dalam konteks kepedulian sosial tersebut sebagaimana juga Allah sangat mengecam mereka yang tidak mempunyai rasa kepedulian sosial (rofiah, 2015)

Di zaman sekarang, mencari orang yang memiliki sifat peduli itu susah, karena moderenisasi dan globalisasi membuat kita menjadi individual dan tidak memperhatikan sekeliling kita. Bukan kah kita ingin di perhatikan dengan sesama? 

Dengan kita peduli seseorang kita akan mendapatkan kemudahan dari Allah sebagaimana kita mempermudah urusan orang lain, kita akan mendapatkan rasa kasih dan sayang dari orang yang kita pedulikan, kita akan mendapatkan banyak kawan, yang pasti kepedulian akan membuat kita disukai oleh sesama. 

Menurut Firnanda(2015),  contoh sifat Peduli yaitu :
Rutin bersedekah
Mengunjungi panti jompo
Menengok saudara atau tetangga yang sedang sakit
Memberikan sumbangan pada korban bencana alam
Menyuguhi minuman pada tukang sampah yang mengangkut sampah dari rumah kita

Coba perhatikan sekeliling kita. Sudahkah kita peduli? Sudahkah kita membantu nya? Peduli itu bukan tentang siapa dia, siapa kita. Peduli adalah tentang kemanusiaan. Jadi kita harus memiliki sifat peduli, peduli terhadap diri sendiri, peduli kepada masyarakat, peduli kepada lingkungan dan yang lainnya

Daftar pustaka
Rofiah, Siti. 2015. Kepedulian dalam Islam dalam http://blog.unnes.ac.id/sitirofiah/2015/11/19/kepedulian-dalam-islam/
Firnanda, Dicky. 2015. 13 sikap sosial dalam http://dickyfirnanda.blogspot.co.id/2015/10/13-sikap-sosial.html?m=1

Jumat, 22 September 2017

Tanamkan sikap Tanggung Jawab

 @D14-Humairoh, @proyekB04
Oleh : Humairoh











Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sesuatu sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya ( Fitriyanto, R. 2016)
Tiap-tiap manusia sebagai makhluk Allah bertanggung jawab atas perbuatannya. Firman Allah SWT :
كُلُّ نَفْسٍ بِمَا كَسَبَتْ رَهِينَةٌ
Tiap-tiap diri ( individu ) bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya. ( QS.al-Mudatstsir, 74: 38)
Menurut Indarti.P.J (2012), dalam usahanya itu manusia juga menyadari bahwa ada kekuatan lain yang ikut menentukan, yaitu kekuasaan Tuhan. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuatnya, atas dasar ini, lalu dikenal beberapa jenis tanggung jawab, yaitu
1. Tanggungjawab terhadap diri sendiri
 Misalnya sebagai seorang pelajar kita haruslah mengerti dan menyadari posisi kita untuk senantiasa belajar dan mengerjakan segala pekerjaan rumah dengan penuh dedikasi, karena hal-hal seperti itulah yang akan mempengaruhi kesuksesan kita sendiri pada akhirnya. Hal-hal tersebut tidak ada kaitannya sama sekali dengan orang lain, karena yang menentukan jalan hidup kita, masa depan kita adalah kita sendiri.
2. Tanggungjawab terhadap keluarga
Misalnya seorang anak memiliki tanggung jawab kepada keluarganya untuk selalu menjaga dan melindungi nama baik keluarganya setiap saat dengan cara bertindak dan berperilaku dengan sopan dan santun sesuai dengan aturan yang ada dalam masyarakat dan tidak melanggar aturan-aturan tersebut
3.      Tanggung jawab terhadap masyarakat
Manusia sebagai mahkluk social tentunya tidak dapat hidup sendiri dan harus bermasyarakat dengan individu lainnya, oleh karena itu setiap anggota masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam masyarakat misalnya tanggung jawab untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan ketentraman di lingkungan masyarakat tersebut.
4. Tanggungjawab terhadap bangsa dan negara
Manusia sebagai mahkluk social tentunya tidak dapat hidup sendiri dan harus bermasyarakat dengan individu lainnya, oleh karena itu setiap anggota masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam masyarakat misalnya tanggung jawab untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan ketentraman di lingkungan masyarakat tersebut.
5. Tanggungjawab terhadap Tuhan
Sebagai mahkluk yang telah di ciptakan oleh Tuhan di dunia ini, dilindungi dan dibesarkan, diberikan akal sehat dan berbagai macam rahmat dan karunia-Nya maka kita tentunya memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan segala sesuatu yang telah diberikan-Nya kepada kita dan serta senantiasa mensyukuri apa yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kita dengan cara beribadah dan berdoa kepada-Nya.

Daftar Pustaka
Fitriyanto, R. 2016. Tanggungjawab dalam Islam dalam
http://rahmadfitriyanto.blogspot.co.id/2016/04/tanggung-jawab-dalam-islam.html?m=1
Indarti, P.J. 2012. Manusia dan Tanggungjawab (IBD) dalam
https://putrijayantia.wordpress.com/tag/tanggung-jawab-terhadap-diri-sendiri/

Jumat, 15 September 2017

Tanamkan Kedisiplinan Mulai sekarang



@D14-Humairoh, @proyekB03

         


         




            Disiplin adalah kunci sukses, sebab dalam disiplin akan tumbuh sifat yang teguh dalam memegang prinsip, tekun dalam usaha maupun belajar, pantang mundur dalam kebenaran, dan rela berkorban untuk kepentingan agama dan jauh dari sifat putus asa. Perlu kita sadari bahwa betapa pentingnya disiplin dan betapa besar pengaruh kedisiplinan dalam kehidupan, baik dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa maupun kehidupan bernegara. (Husein,2015)


            Disiplin itu sangat penting, karena dengan kita menerapkan karakter disiplin kita akan lebih teratur, terarah dan akan tepat waktu disegala bidang. Maka tak heran orang sukses mempunyai sifat disiplin yang luar biasa. 

Bagaimana sih cara kita agar bisa menerapkan sikap disiplin?

             Yang pertama ialah tanamkan kedisiplinan dari diri sendiri, mulai dari mengatur jadwal kegiatan sehari-hari, seperti bangun pagi jam berapa, mandi jam berapa, belajar jam berapa dan lain-lain. Nah dengan begitu kalau kita sudah disiplin mengenai diri sendiri, pasti aspek yang lain akan mengikuti. Seperti di pekerjaan, organisasi dan lainnya.

             Dalam dunia pekerjaan, disiplin itu nomer satu, karena perusahaan memerlukan orang yang disiplin. Orang yang disiplin mampu mengatur diri sendiri maka otomatis dalam pekerjaan dia akan disiplin. Maka dari itu yuk tanamkan kedisiplinan sejak dini, biasakan tepat waktu, dan mulailah open minded bahwa dengan kita malas-malasan, ngulur-ngulur waktu kita tidak akan bisa menjadi orang sukses karena memimpin,mengatur dan mengendalikan dirinya sendiri saja belum bisa apalagi mengatur, memimpin suatu perusahaan atau pekerjaan. 

Daftar pustaka
Husein, F. 2015. DISIPLIN MENURUT AJARAN AGAMA ISLAM dalam http://islamtuntunanku.blogspot.co.id/2015/02/disiplin-diri-dalam-islam.html?m=1 (diakses 14 September 2017)
Syuff Ainayya.2016.Disiplin Berawal Dari Diri Sendiri dalam http://www.kompasiana.com/syiva/disiplin-berawal-dari-diri-sendiri_56af846bf67e61f20ada6f74 (diakses 15 September 2017)




Senin, 11 September 2017

kapan kita harus jujur?


@D14-Humairoh, @proyekB02
Oleh : Humairoh












             "Kapan kita harus jujur?" ini adalah satu bentuk pertanyaan yang sulit untuk dijawab, namun bagi seorang yang selalu melandasi perbuatan dengan perilaku jujur pasti bisa menjawabnya dengan mudah. Jujur adalah suatu perbuatan yang berlandaskan keimanan, tidak membohongi, tidak mencurangi suatu hal. Jujur mencerminkan kepribadian dan keimanan seseorang melalu tindakan nya(Humairoh,2017)
"Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amal-amalmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. [Al-Ahzab : 70 – 71]"
         Pada zaman sekarang, mencari kejujuran itu sulit, entah mereka tak perduli dengan kejujuran atau memang mereka tak biasa dengan kejujuran. Contoh nya dalam ujian sekolah, banyak dari mereka yang mengerjakan soal dengan tidak jujur seperti mencontek, bawa kunci jawaban yang di simpan di semua tempat terpencil atau bertanya saat ujian berlangsung.
         Itu hal kecil dalam kehidupan. Masih banyak contoh lain permasalahan yang mengenai jujur dan kejujuran. Kini yang jadi pertanyaan apakah mereka tidak merasa takut, canggung atau merasa bersalah? Disinilah bisa di bilang seberapa besar tingkat keimanan tergantung kejujurannya.
        Saat di tanya kapan kita harus jujur? Maka jawabannya adalah setiap waktu, disemua perkataan, disemua tindakan, dimanapun, kapanpun dan dengan siapapun harus di landasi dengan kejujuran, karena kejujuran mendatangkan kedamaian dah ketentraman hati. Dan juga menurut sayyidina ali orang yang jujur mendapatkan 3 hal yaitu kepercayaan, cinta dan rasa hormat. Orang yang jujur akan disukai oleh semua dan dengan begitu ia akan diberi kepercayaan. Dengan kepercayaan ia akan di cintai serta di hormati.
         Saat kita berada diantara pilihan harus jujur atau berperilaku curang. Pilihlah jujur, karena Allah bakan memberkahi setiap langkah kita, kita tak perlu risau dengan perbuatan mereka, tak perlu takut dengan kejujuran kita, Allah pasti membalas semua perbuatan hambanya.
        Kejujuran merupakan sumber keberhasilan seseorang, dengan itu kita harus berprilaku jujur. Tanamkan kejujuran sejak dini, agar kita terbiasa berkata dan erbuat jujur.

Daftar Link
1. Lia Fitriani.2016.ARTI DAN MAKNA KEJUJURAN DALAM AJARAN ISLAM dalam http://lia-fitriani.blogspot.co.id/2015/05/arti-dan-makna-kejujuran-dalam-ajaran.html?m=1


Sabtu, 02 September 2017

Kenali, Pahami dan Kembangkan

Mengenali Diri Sendiri




 @D14-Humairoh, @proyekB01
Disusun oleh : Humairoh












"Siapa aku?"
"Apa yang aku sukai?"
"Apa bakat aku?"

     Mungkin masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan seperti itu didalam benak kita. Bahkan  banyak hal-hal yang belum kita ketahui dari diri kita dan mingkin masih terpendam manis. Yang harus kita ketahui adalah Setiap manusia memiliki potensi diri dan kelebihan masing-masing. Yang membedakan ialah cara mengembangkan potensi tersebut. Salah satu langkah awal untuk mengembangkan potensi yang ada didalam diri kita adalah dengan mengenal diri sendiri. Seseorang bisa dikatakan sukses apabila ia telah mengenal dirinya sendiri karena dengan begitu ia tahu apa tujuan hidupnya dan  Itu adalah kunci dari segala kesuksesan.

Apa itu mengenal diri?
         Mengenal diri adalah suatu proses untuk mengetahui siapa kita, potensi apa yang kita punya dan apa yang kita inginkan atau butuhkan. Selain itu mengenal diri adalah kunci kesuksesan karena dengan kita tahu diri kita seperti apa, minat dan bakat kita dimana, kita jadi tahu apa yang harus kita lakukan untuk mengembangkan potensi tersebut. Banyak dari kita yang sampai sekarang tidak tahu dirinya sendiri. Menurut John Robert Powers (1977),  konsep diri adalah ‘kesadaran dan pemahaman terhadap dirinya sendiri yang meliputi ; siapa aku, apa kemampuanku, apa kekuranganku, apa kelebihanku, apa perananku, dan apa keinginanku’Konsep diri menjadi dasar perilaku hidup sehari-hari yang disadari. Kesadaran dan pemahaman akan dirinya semakin mencerminkan prinsip hidup dan kehidupannya.
      Dalam psikologi ada konsep yang disebut Johari Window atau Jendela Johari, yang menggambarkan pengenalan diri kita. Ada empat jendela dalam Jendela Johari.
1.Jendela terbuka. Hal-hal yang kita tahu tentang diri sendiri, tapi orang lain pun tahu. Misalnya keadaan fisik, profesi, asal daerah, dan lain-lain
.2.Jendela tertutup. Hal-hal mengenai diri kita yang kita tahu tapi orang lain tidak tahu. Misalnya isi perasaan, pendapat, kebiasaan tidur, dan sebagainya
.3.Jendela buta. Hal-hal yang kita tidak tahu tentang diri sendiri maupun orang lain tidak tahu. Ini adalah wilayah misteri dalam kehidupan. 

Manfaatnya dan tujuan mengenal diri

1. seseorang dapat mengenal kenyataan dirinya, dan sekaligus kemungkinan-kemungkinannya, serta (diharapkan mengetahui peran apa yang harus dia mainkan untuk mewujudkannya.
2. Mampu menentukan jalan hidup
3. Mudah mencari solusi
4. Mampu mengetahui kelebihan dan kekurangan diri
5. Mampu hidup bermasyarakat

Cara mengenali diri

1. Bersikap terbuka (open minded) terhadap kritik, saran orang lain, dan mau menerima apa adanya demi perkembangan dirinya
2. Melalui penelusuran bakat dan kepribadian
3. Melalui pengalaman sehari-hari
4.Melalui kebersamaan dengan orang lain
5. Melalui refleksi dan perenungan diri pribadi merumuskan potret diri sendiri.

Kesimpulan
        Kita harus bisa mengetahui apapun potensi, kebutuhan, keinginan diri kita. Agar kita tahu tujuan hidup apa yang ingin kita capai saat ini bahkan di masa yang akan datang. Tak lupa, kita juga harus di sertai dengan tindakan nyata. Percuma saja jika kita punya kemampuan tapi tidak di kembangkan, karena yang tahu diri kita seperti apa itu hanya diri kita sendiri bukan orang lain.

Daftar pustaka 
https://oktaviantz.wordpress.com/2013/08/15/mengenalmenerimadan-mengembangkan-diri-sendiri/ (diakses 31 Agustus 2017)
https://dykaandrian.blogspot.com/2014/10/materi-pengenalan-diri (diakses 31 Agustus 2017)
https://gunadibenardo.wordpress.com/pengenalan-diri-sendiri/ (diakses 31 Agustus 2017)
http://d2vonline.blogspot.co.id/2012/03/manfaat-dan-tujuan-mengenal-diri.html (diakses 31 Agustus 2017)
http://www.psikoma.com/pentingnya-mengenali-diri-sendiri/amp/ (diakses 1 September 2017),