Sabtu, 19 Desember 2015

Proaktif

Pengertian Proaktif

Seseorang yang memiliki sikap proaktif selalu memiliki visi ke depan, memandang masa depan dengan penuh optimisme, selalu aktif dan memikirkan apa yang dapat mereka lakukan untuk meningkatkan kualitas kehidupannya. Sikap proaktif cenderung mengarah pada tindakan ( action ) yang positif.
Tindakan proaktif berbeda dengan tindakan reaktif yang hanya bisa mengumbar keluhan akan keadaannya. proaktifReaktif adalah sikap seseorang yang bereaksi negatif terhadap lingkungannya. Mereka berasumsi kalau mereka adalah korban dari lingkungan sekitar. Korban dari keluarga, teman, sekolah, universitas, kantor, tempat kerja, dan sebagainya. Mengetahui bahwa mereka adalah korban lingkungan, mereka pun berperilaku reaktif, yaitu tidak berbuat apa-apa, hanya mengeluh saja. Seakan-akan membiarkan lingkungan yang mengambil alih kehidupan mereka. Sikap Proaktif Di dalam buku yang berjudul “The 7 Habits Of Highly Effective People” dimana dijelaskan mengenai tujuh kebiasaan dari orang-orang yang sangat efektif, dijelaskan bahwa bersikap proaktif adalah lebih dari sekedar mengambil inisiatif. Bersikap proaktif artinya bertanggung jawab atas perilaku kita sendiri (di masa lalu, di masa sekarang, maupun di masa mendatang), dan membuat pilihan-pilihan berdasarkan prinsip-prinsip serta nilai-nilai ketimbang pada suasana hati atau keadaan. Orang-orang proaktif adalah pelaku- pelaku perubahan dan memilih untuk tidak menjadi korban, untuk tidak bersikap reaktif, untuk tidak menyalahkan orang lain. Mereka lakukan ini dengan mengembangkan serta menggunakan keempat karunia manusia yang unik ( kesadaran diri, hati nurani, daya imajinasi, dan kehendak bebas ) dan dengan menggunakan pendekatan dari dalam ke luar untuk menciptakan perubahan. Mereka bertekad menjadi daya pendorong kreatif dalam hidup mereka sendiri, yang adalah keputusan paling mendasar yang bisa diambil setiap orang. Manusia yang proaktif selalu berpusat pada lingkaran pengaruh, dalam arti hidupnya selalu dipenuhi dengan kata “Menjadi”. Mereka menjadi lebih sabar, menjadi lebih bijaksana, menjadi lebih penuh kasih sayang, menjadi pendengar yang baik. Pada dasarnya, manusia proaktif tidak hanya berangan-angan atau terbuai dengan mimpi mereka. Namun mereka cenderung take action untuk mewujudkan mimpinya, penuh kreativitas, memiliki komitmen yang kuat untuk meraih kesuksesan. Ciri-Ciri Orang Proaktif Bertanggung jawab terhadap tindakannya sendiri Segala tindak tanduk prilaku mereka adalah produk dari pilihan sadar mereka, berdasarkan nilai-nilai yang mereka yakini Berfikir sebelum bertindak Mampu mengambil keputusan yang tepat walaupun pada situasi terburuk Tidak mudah tersinggung Fokus pada hal-hal yang bisa mereka ubah dan tidak mengkhawatirkan hal-hal yang tidak bisa mereka ubah Tidak menyalahkan keadaan, kondisi lingkungan Konsekuensi Sikap Proaktif Seorang yang memiliki sikap proaktif, bebas melakukan tindakan apa saja namun tetap mengacu kepada nilai-nilai yang diyakininya. Tapi perlu disadari bahwa segala tindakan yang dilakukan memiliki konsekuensi yang harus dihadapi dimasa mendatang. Dengan kata lain, bagaimana keadaan kita hari ini merupakan akibat dari keputusan yang kita ambil dihari kemarin. Bila seseorang menyadari telah mengambil tindakan yang salah,kita harus segera mengakuinya dengan sportif, lalu belajar dari kesalahan tersebut Hal yang paling penting dari semua itu adalah kemampuan kita dalam mengambil semua konsekuensi yang ada. Lalu membuat sebuah komitmen pada diri sendiri, dan memenuhinya.
Ciri-ciri Individu Proaktif. Covey meringkas definisi dan pengertian tentang sifat proaktif dari para ahli diatas dengan menjelaskan tentang ciri-ciri individu proaktif (1995). ciri-ciri individu proaktif (dibandingkan dengan individu reaktif) setidaknya ada 5 (lima), yaitu :
1. Orang proaktif selalu bertanggung jawab. Mereka tidak menyalahkan keadaan, kondisi, atau pengkondisian untuk perilaku mereka. Perilaku adalah produk dari pilihan sadar, berdasarkan nilai, dan bukan produk dari suasana hati, conditioning, atau tekanan sosial yang diterima.
2. Orang proaktif menfokuskan upaya mereka pada lingkaran pengaruh (mencakup segala hal yang dapat dipengaruhi). Mereka mengerjakan hal-hal yang terhadapnya mereka dapat perbuat sesuatu. Sifat dari energi mereka adalah positif, memperluas dan memperbesar, yang menyebabkan lingkaran pengaruh mereka meningkat.
3. Berfokus pada lingkaran pengaruh, orang proaktif bekerja dari dalam ke luar (in side – out), yaitu berusaha memulai perubahan dengan mengubah dirinya lebih dahulu, bahkan dari yang paling dalam dari dirinya, yaitu dengan memeriksa kebenaran paradigma dan persepsi-persepsinya.
4. Orang proaktif hidup berpusat pada prinsip (principle centered) kemudian ia menerjemahkan prinsip-prinsip itu kedalam seperangkat nilai-nilai (values) yang telah dipilihnya dengan sadar. Berdasarkan nilai-nilai itulah ia mengarahkan pilihan sikap dan perilakunya.
5. Orang proaktif mengembangkan dan menggunakan “empat anugrah unik manusianya” secara optimal. Empat anugrah itu adalah seperti yang diyakini oleh pengikut madzhab psikologi humanistik sebagai sifat-sifat unik manusia yang membuatnya berbeda dengan makhluk hidup lainnya. Covey menyebutkan “four unique himant gifts” itu adalah Self Awareness (kesadaran diri), Conscience (hati nurani), Creative Imagination (imajinasi kreatif) dan Independent Will (kebebasan kehendak).
Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar