A. Pengambilan
risiko adalah hal yang prinsip dan wajar dalam merealisasikan potensi sendiri
sebagai wirausaha. Para wirausaha pada umumnya
menyukai pengambilan risiko usaha karena ingin berhasil di dalam mengelola usaha atau bisnisnya. Pengambilan risiko dalam hidup melibatkan suatu kendala akan peristiwa-peristiwa yang terjadi, perhatian akan masa depan dan keinginan hidup di masa sekarang.
menyukai pengambilan risiko usaha karena ingin berhasil di dalam mengelola usaha atau bisnisnya. Pengambilan risiko dalam hidup melibatkan suatu kendala akan peristiwa-peristiwa yang terjadi, perhatian akan masa depan dan keinginan hidup di masa sekarang.
B. sumber/penyebab
resiko dapat dibedakan kedalam 2 bagian :
1. Resiko intern yaitu resiko yang berasal dari dalam
perusahaan itu
sendiri, seperti kesalahan kerja, korupsi, kesalahan
manajemen dsb.
2. Resiko Ekstern resiko yang berasal dari luar perusahaan
seperti
resiko pencurian, penipuan, persaingan, fluktuasi harga,
perubahan
kebijakan pemerintah dsb.
RISIKO WIRAUSAHA
Pada saat memulai usaha, wirausaha biasanya menghadapi
risiko (risk) usaha yang besar. Di Amerika Serikat lebih dari 3 juta bisnis
baru dimulai tiap tahunnya, dan dua pertiga dari bisnis tersebut bergerak
sebagai bisnis/usaha kecil. Rata-rata kegagalan di antara bisnis baru ini cukup
mengganggu. Berdasarkan penelitian, 25 sampai 33% usaha kecil mengalami
kegagalan selama 2 tahun pertama masa operasinya.
Ada 3 penyebab yang menjadi alasan kegagalan bisnis, yaitu :
1. Mereka Masuk ke Dalam Bisnis Terlalu Cepat
Mereka terjun ke dalam suatu pekerjaan baru yang mengandung
risiko tergesa-gesa, tanpa melakukan busnisse plan yang mendalam. Tidak
melakukan analisis SWOT, Strength (kekuatan), Weakness (kelemahan),
Oppurtunities (peluang) and Treath (ancaman).
2. Mereka Kehabisan Uang
Perencanaan/perkiraan kebutuhan kas adalah hal yang paling
prioritas dalam bisnis, dalam hal ini kita mempunyai suatu target tanpa keluar
dari rencana yang sudah ditentukan, sehingga wirausaha bisa mengontrol anggaran
apa saja yang dikeluarkan. Dengan begitu kita tidak akan mengalami faktor
kehabisan uang.
3. Kegagalan Perencanaan Jelas Merupakan Suatu Kesalahan
Wirausaha yang tidak menginginkan kegagalan dalam melakukan
suatu bisnis, tentunya hal yang didahulukan adalah sebuah perencanaan yang
secara nyata dan bisa dikonsep melalui sebuah tulisan. Dengan hal itulah,
wirausaha bisa terdorong untuk berorientasikan pada tugas dan hasil untuk
mencapai masa depan yang lebih baik. Ada 4 kategori utama dari alasan kegagalan
bisnis adalah :
a. kesalahan perencanaan,
b. rendahnya kualitas manajemen,
c. metode bisnis yang tidak mencukupi,
d. kurangnya dana atau modal.
Di samping risiko bisnis wirausaha juga akan menghadapi :
1. Risiko Finansial
2. Risiko Karier
3. Risiko Keluarga dan Sosial
D. ANALISIS RISIKO USAHA
Apabila kita tekun dan ulet serta berani belajar dari
kegagalan niscaya suatu saat kita akan sukses.
apabila kita mau belajar dan kerja keras/ulet maka suatu
saat akan memperoleh keberhasilan.
Kemungkinan-kemungkinan bertahannya seseorang wirausahawan
tetap hidup dalam menghadapi risiko terburuk antara lain :
1. Memperbaiki usaha, memperbaiki tampilan, mengganti nama,
mengganti personil, melengkapi alat-alat, mengganti stretegi pemasaran,
memperbaiki cara produksi/cara kerja, dan lain-lain.
2. Melakukan alih usaha berpindah dari usaha yang satu ke
usaha yang lain yang memungkinkan, misalnya dari bengkel umum ke bengkel
khusus, warung bakso ke warung makan, dan lain-lain.
3. Pindah tempat. Bisa jadi suatu usaha tidak/kurang
berhasil karena faktor tempat yang kurang strategis, atau karena di dekatnya
ada usaha sejenis yang lain yang lebih kuat.
4. Mencari investor untuk berinvestasi : mencari orang yang
memiliki dana untuk menginvestasikan uangnya dengan kompensasi-kompensasi
tertentu, misalnya bagi hasil kalau sukses.
5. Meminta pihak lain untuk mengakuisi : meminta pihak lain
untuk membeli sebagian besar saham.
Risiko usaha yang ada tidak untuk ditakuti ataupun
dicemaskan secara berkepanjangan sehingga akan memperlambat kemajuan usaha.
Risiko usaha perlu dikenali, untuk selanjutnya diantisipasi dengan baik.
Persiapan dan membuat perhitungan yang matang, mengurangi resiko usaha yang
berakibat kerugian usaha.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar