A.
Pengertian
peduli
Peduli adalah suatu tindakan yang didasari
pada keprihatinan terhadap masalah orang lain.
B. beberapa hal yang bisa kita pelajari
untuk menanamkan rasa peduli dan empati terhadap sesama . diantaranya adalah
sebagai berikut :
- Mengenali
perasaan sendiri
Mengenali
perasaan sendiri merupakan bagian dari tuntutan kecerdasan emosi. Orang yang
mengenali perasaan diri, biasanya mampu mengendalikan emosinya, sehingga ia
tidak melakukan tindakan gegabah saat mendapati kenyataan di luar dirinya yang
berbeda dengan keinginannya.
- Menyediakan waktu sendiri untuk merenung dan memikirkan apa yang sudah terjadi
Hal
ini termasuk proses pengenalan dan pengendalian emosi. Karena biasanya orang
sulit mempunyai gambaran jernih terhadap suatu persoalan dalam kondisi emosi
yang bermacam-macam. Masalah dari sudut pandang orang lain
- Berusaha untuk menjadi pendengar yang baik
Kita
lebih mudah merasa empati, memahami perasaan orang lain dan menempatkan diri
dalam keadaan orang lain, kalau kita dapat mendengar apa yang dialami orang
tersebut. Tidak hanya kemampuan mendengarkan secara seksama, tapi juga membaca
isyarat-isyarat non verbal. Sebab, seringkali bahasa tubuh dan tekanan suara
lebih efektif menggambarkan perasaan ketimbang kata-kata.
·
Menghayati berbagai fenomena yang
dialami .
saat
kita melihat seorang tunanetra di tengah keramaian, nyatakan dalam hati betapa
sulitnya orang itu memenuhi kebutuhannya. Langkah ini biasanya berlanjut dengan
kesanggupan menempatkan diri dalam keadaan orang lain. Ketika mendapati
anak-anak yang mengamen di jalanan hingga larut malam, misalnya. Katakanlah
pada diri sendiri, bagaimana jika mereka itu adalah anak-anak kita. Jika
menyaksikan himpitan rumah gubuk di pinggiran rel kereta, bayangkanlah bila
keadaan itu dialami oleh keluarga kita. Dan seterusnya.
·
Egoisme
Egoisme
merupakan doktrin bahwa semua tindakan seseorang terarah atau harus terarah
kepada diri sendiri . Egoisme terbagi menjadi dua , yaitu egoisme etis dimana
pandangan bahwa setiap pribadi hendaknya bertujuan meningkatkan kesejahteraan
dan kepentingannya sendiri . kesejahteraan tertinggi dalam hidup adalah
memperoleh sebanyak – banykanya kepuasan sendiri , dan egoisme psikologis
dimana itu mengacu pada pendapat bahwa semua individu , kenyataannya sungguh –
sungguh mencari kepentingannya sendiri pada setiap waktu . semua tindakan
manusia , sadar atau tidak , digerakkan oleh hasrat akan kesejahteraan dan
kepuasaan diri sendiri .
·
Materialistis
Mterialistis
merupakan sikap perilaku manusia yang sangat mengutamakan materi sebagai sarana
pemenuhan kebutuhan hidupnya . kaum materialistis biasanya selalu berupaya
untuk mengumpulkan materi sebanyak mungkin buat diri dan keluarganya sendiri.
Dengan pola pikir seperti , mereka cenderung akan menghalalkan segala cara agar
keinginannya untuk memiliki materi dapat terwujud . Hal ini mendorong
terjadinya korupsi , kolusi , dan nepotisme yang sering terjadi dilingkungan
birokrasi .
- Membangun suasana kehidupan yang humanis
Suasana
kehidupan dalam suatu kelompok masyarakat perlu dijaga bersama agar setiap
warganya menunjukkan sikap perilaku saling peduli , sehingga dapat terwujud
kehidupan yang nyaman , damai , tertib , dan teratur . Dalam lingkungan
masyrakat yang seperti ini selalu terlihat semangat yang gotong royong atau
kerjasama dalam banyak bidang . Kelompok – kelompok yang memiliki status
ekonomi yang kuat membantu kelompok yang lemah , yang berlebihan membantu yang
kekurangan dan seterusnya seperti itu . Tindakan saling membantu seperti ini
menjadi salah satu faktor pembangkit kesadaran untuk menaruh kepedulian sosial
terhadap sesama . Bentuk kegiatan seperti ini sangat diharapkan dan mendesak
untuk dapat dilakukan . Namun , bentuk kepedulian yang terarah untuk
memberdayakan masyarakat lemah atau kecil , perlu juga digiatkan . Mereka
diberdayakan , yang pada akhirnya mampu berdiri sendiri sehingga untuk dapat
membantu yang lain yang lebih membutuhkan .
C. Manfaat
Peduli pada sesama :
- Menumbuhkan sikap positif dalam diri kita.
- Kita bisa mengurangi sifat egois kita.
- Kita bisa ikut merasakan penderitaan orang lain sehingga kita bisa mengerti keadaan orang lain.
- Mengurangi beban dan penderitaan orang lain.
- Membuat orang lain menjadi bahagia ( karena kepedulian kita padanya ).
- Timbulnya masayarakat yang memiliki tinggat kesosialan tinggi ( tidak apatis ).
- Timbulnya hubungan yang harmonis.
DAFTAR
PUSTAKA:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar