A. Dasar Kepribadian Menarik
Setiap orang
pasti menginginkan kepribadian yang menarik, disenangi banyak orang, memiliki
teman banyak, bersifat sebagai pemimpin, detail, atau sesorang yang
berkepribadian yang tenang dan damai. Kita semua memiliki karakter tersebut,
namun seberapa besar hal itu ada di dalam diri kita.Dengan memahami dasar itu kita dapat memeriksa diri kita, memahami kepribadian kita, berinteraksi dengan orang lain, menyesuaikan diri dengan lingkungan, dan kita tidak berusaha untuk meniru orang lain sehingga tidak membuang-buang energi untuk berpura-pura.
Dalam buku Personality Plus yang ditulis Florence Littauer, dijelaskan, “setelah kita tahu siapa diri kita dan mengapa kita bertindak dengan cara yang kita lakukan, kita bisa mulai memahami jiwa kita, meningkatkan kepribadian kita, dan belajar menyesuaikan diri dengan orang lain.”
Selain itu, Littauer juga menjelaskan sebagai individu kita memiliki empat watak dasar yang mendorong kita dan mengenal pribadi yang sesungguhnya dari dalam sebelum berusaha mengubahnya apa yang tampak pada permukaan.
Mungkin kita pernah mendengar ulasan tentang empat watak dasar kepribadian, yaitu kepribadian sanguinis populer yang ekstrovert, suka berbicara,periang, antusias dan optimis. Kepribadian melankolis sempurna yang introvert, pemikir, serius, detail, dan pesimis.
Kepribadian koleris kuat yang berbakat pemimpin, bebas mandiri, tidak mudah patah semangat, terorganisasi yang baik, membuat target dan memotivasi keluarga atau kelompok. Dan Kepribadian phlegmatis damai yang rendah hati, tenang, sabar, hidup konsisten, tidak mudah marah, menyenangkan dan tidak tergesa-gesa.
Dengan memahami kepribadian tersebut kita dapat menyesuaikan diri dengan baik misalnya salah satu rekan anda merupakan orang sanguinis maka yang cocok bekerja dengan orang yang berkepribadian melankolis sempurna dan koleris yang kuat sehingga program kerja yang dibuat dapat terlaksana.
B. Cara Membangun Kepribadian Menarik
Cara
membangun kepribadian menarik itu sangat lah mudah, dan bisa Anda dapatkan
dengan sesegera mungkin dengan syarat Anda serius dan komitment untuk tidak
berhenti sebelum mendapatkan hasil dari perubahan yang ingin Anda capai.
Caranya cukup dengan memperluas pergaulan Anda, luangkan waktu Anda untuk bergabung bareng teman-teman, atau mengikuti acara-acara sosial, bepetualangan, camping atau kegiatan yang benar-benarmembuat diri Anda lebih terbuka dari hari kemarin.
Waktu yang Anda butuhkan tidak begitu banyak, dan saya rasa tidak akan menggangu kegiatan kuliah maupun kerjaan kantor.
Mungkin bisa jadi contoh di atas sulit Anda jalani, dan contoh di atas tidak mesti Anda lakukan untuk membangun kepribadian menarik, itu hanya contoh asal saja yang biasa saya lakukan.
Cukup Anda cari sesuatu kegiatan yang menambah pengalaman Anda, pengalaman yang memaksa Anda untuk keluar dari kamar Anda yang sepi dan membosankan dan mungkin memiliki kenangan buruk didalamnya.Coba deh Anda bayangkan, jika sang wanita bertanya sesuatu tentang Anda, apakah yang akan Anda ceritakan, apakah Anda akan menceritakan tentang kehidupan Anda yang itu-itu saja, seperti kuliah, pulang, nonton, online, main game, tidur dan kuliah lagi.
Coba saja Anda lihat teman-teman Anda yang menarik, apakah mereka seharian hanya dikamar atau malah lebih banyak menghabiskan waktu diluar rumah?Jadi mulai hari ini, cobalah lebih banyak bergaul, jangan sampai Anda dicap sebagai "kuper", cobalah lebih banyak mengikuti kegiatan-kegiatan diluar rumah, lebih banyak mencari hal baru, buka diri Anda untuk lebih berperan di berbagai bidang, baik itu kegiatan social, olah raga, atau mungkin hobbi Anda.
Tidak ada salahnya jika Anda memberikan waktu luang dari sela-sela kesibukan Anda, karena bukan saja bisa membangun kepribadian menarik tapi juga bisa mengurangi bebang pikiran Anda dan stress, coba bayangkan, dengan Anda melakukan hal ini bisa berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan personal dan sosial Anda.Manfaat ganda bisa Anda dapatkan setelah Anda merenapkan semua yang ada di atas, bukan saja dalam urusan romansa, urusan bisnis dan pekerjaan lain juga akan lebih memberikan hasil yang baik.
Intinya, Anda akan kelihatan membosankan jika Anda tidak berani keluar dari dunia kamar Anda yang sepi, tidak berani mengeksploitasi kemampuan diri Anda untuk sesuatu yang baru dan Anda akan kelihatan menarik jika waktu Anda dikamar sesuai dengan waktu Anda diluar kamar, karena pengalaman yang menarik sumber utama dalam membangun kepribadian yang menarik.
C. 10 ciri untuk dapat melihat
kepribadian kita
Berikut
ini ada 10 ciri untuk dapat melihat kepribadian kita mana paling kuat dan yang
lemah, dalam diri kita.
1. Ketulusan
Ketulusan membuat orang lain merasa
aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibohongi atau dibodohi. Orang yang
tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ngada, pura-pura, mencari
alasan atau memutarbalikan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak di atas
Tidak. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu
diimbangi dengan kecerdikan seperti ular. Dengan begitu, ketulusan tidak
menjadi keluguan yang merugikan diri sendiri.
2. Kerendahan Hati
Berbeda dengan rendah diri yang
merupakan kelemahan, kerendahan hatian justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang
yang kuat jiwanya yang bersikap rendah hati, bisa mengakui dan menghargai
keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan
membuat orang yang dibawanya tidak merasa minder.
3. Kesetiaan
Kesetiaan suda menjadi barang langka
dan sangat tinggi harganya. Orang yang bisa setia selalu dipercayai dan
diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban
dan tidak suka berkhianat.
4. Positive Thinking
Orang yang bersifat positif
(positive thinking) selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata
positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan
kebaikan dari pada keburukan orang lain, lebih suka berbicara mengenai harapan
dari pada keputusan, lebih suka mencari solusi, dari pada frustasi, lebih suka
memuji diri, dari pada mengancam.
5. Keceriaan
Karena tidak semua orang dikaruniai
temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh
tetapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup,
tidak selalu menguluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa
menartawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk
menghibur dan mendorong semangat orang lain.
6. Bertanggung jawab
Orang yang bertanggung jawab akan
melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan,
dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak mencari kambing
hitam untuk salahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak
akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang
bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.
7. Percaya Diri
Rasa percaya diri memungkinkan
seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan
menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan
lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan
melakukannya dengan baik.
8. Kebesaran Jiwa
Kebesaran jiwa dapat dilihat dari
kemampuan seseorang memanfaatkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak
membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi
masa-masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hayut dalam kesedihan
dan keputusasaan.
9. Easy Going
Orang yang easy going menganggap hidup
ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha
mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengukit masa lalu dan tidak
mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan
masalah-masalah yang berbeda di luar kontrolnya.
10. Empati
Empati adalah sifat yang sangat
mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa
menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu
mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan
pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusah memahami dan mengerti
orang lain.
DAFTAR
PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar