Senin, 06 Januari 2020

SIKAP ADIL



Abstrak

Kemampuan bersikap adil kepada individu lain berperan penting untuk meraih kesuksesan dalam kehidupan personal dan profesional. Kita dapat bersikap adil dengan memahami perasaan individu lain dan bersikap sopan kepada siapa pun. Apabila individu lain sedang berbicara, simak adil adil tanpa menginterupsi atau bersikap kasar. Walaupun terjadi perbedaan pendapat, kita tetap dapat berkomunikasi dengan adil dan memberi keadilan teman bicara. Ingatlah bahwa kita juga akan mendapat keadilan apabila selalu memberi keadilan individu lain.

Kata kunci: Sikap adil, adil.


I.                   PEMBAHASAN

Secara bahasa, kata adil berasal dari bahasa arab yang berarti berada di tengah-tengah, jujur, lurus, dan tulus. Dalam bersikap adil, manusia dituntut untuk tetap mempertimbangkan hak dan kewajiban setiap orang.
Jika dianalogikan, adil diibaratkan timbangan degan berat beban yang sama di kedua sisinya. Tapi, bukan berarti adil itu harus sama. Seimbang disini maksudnya buka memberikan sesuatu dengan porsi yang sama pada beberapa orang tapi dengan memperlakukan sesuai pada tempatnya tanpa ada yang ditambahkan atau dikurangi.
Keutamaan dari sikap adil
Keutamaan-keutamaan adil juga sangat banyak sehingga dapat membuat kita hidup dengan baik. Maka berikut adalah rincian keutamaan adil terhadap diri sendiri:
1.      Adil terhadap diri sendiri, jika kita adil terhadap diri sendiri, maka kita akan lebih peduli untuk adil terhadap sesama makhluk hidup.
2.      Membuat hidup menjadi tenang, adil juga menuntun kita untuk melakukan dan memenuhi hak dan kewajiban kita terhadap diri sendiri. Sehingga akan merasa aman karena telah melaksanakan kewajiban dan merupakan cara agar hati tenang.
3.      Membuat hidup lebih baik, adil menempatkan diri kita pada tempat yang seharusnya sehingga membuat kita terarah dan membuat kita lebih baik.
4.      Membuka pintu rezeki, adil terhadap diri sendiri kita akan membuat kita memenuhi kebutuhan yang diri kita butuhkan sehingga dapat membantu kita membuka pintu rezeki dengan berusaha.
5.      Membuat hidup menjadi lebih bahagia, jika kita adil, maka kita tidak akan menganiaya diri kita sendiri sehingga mudah sekali untuk kita menjadi bahagia.
6.      Berani mengoreksi diri sendiri, kita akan tahu kesalahan kita dan dapat membenarkan diri sehingga dapat meletakkan pada tempatnya dengan segera.
7.      Menumbuhkan sifat jujur, adil menimbulkan sifat jujur dalam diri, sehingga kita akan terbiasa jujur terhadap apapun karena kita menempatkan diri pada tempatnya.

II.                KESIMPULAN
Demikian beberapa keutamaan adil terhadap diri sendiri yang dapat kita serap menggunakan logika. Adil sendiri adalah perbuatan yang pertama disebutkan pada ayat diatas. Makanya, kita harus berbuat adil dulu sehingga kita akan memiliki kebaikan-kebaikan itu sendiri.
Dan kita sadar, segalanya yang baik dalam hidup kita dimulai dari diri sendiri. kemudian dari diri kita ke segalanya yang ada disekitar kita.

DAFTAR PUSTAKA

Proaktif

Oleh: Sunu Dwi Prambudi (@P11-SUNU)


ABSTRAK
Hidup yang kita jalani berasal dari berbagai macam bentuk keputusan yang kita buat dan kita sebagai manusia juga punya tanggung jawab dan berbagai inisiatif untuk membuat segalanya terjadi. Beberapa merupakan hal-hal yang dipersiapkan dan dilakukan untuk menjadi manusia yang proaktif. Secara umum, proaktif merupakan sikap seseorang yang mampu mengenali kesempatan dan memanfaatkanya sehingga menghasilkan perubahan ke arah yang lebih baik. Tidak hanya sekedar bereaksi tetapi berdiam diri ditempat, ia memiliki inisiatif untuk melakukan aksi terhadap perubahan. contoh yang sering kita temui saat ini yakni sikap yang ditunjukkan oleh para aktivis lingkungan hidup untuk membersihkan sampah di sungai. Ini merupakan contoh sikap proaktif untuk menjaga lingkungan agar sampah tidak menumpuk di sungai yang dapat menyebabkan banjir.
KATA KUNCI : Proaktif.



I.PENDAHULUAN                  
perilaku proaktif adalah individu yang perilakunya cenderung bertindak atas inisiatif sendiri tanpa paksaan dari siapapun dalam memilih respon yang tepat sehingga dirinyalah yang bertanggung jawab terhadap pilihannya. Menurut Robbins (2001), kepribadian proaktif adalah di mana beberapa individu secara aktif berinisiatif untuk memperbaiki keadaannya atau menciptakan inisiatif-inisiatif baru di saat individu lain duduk dengan pasif dalam menghadapi berbagai situasi.



II. PEMBAHASAN
Ciri Ciri Orang Yang Proaktif
·         Tidak mudah tersinggung
·         Bertanggung jawab atas pilihan-pilihannya sendiri
·         Berpikir sebelum bertindak
·         Cepat pulih kalau terjadi sesuatu
·         Selalu mencari jalan untuk menjadikan segalanya terlaksana
·         Fokus terhadap hal-hal yang bisa mereka ubah, dan tidak mengkhawatirkan hal-hal yang tidak bisa mereka ubah


Faktor yang mendorong seseorang berperilaku proaktif
1.       Sumber (Resources)
Individu yang berperilaku proaktif percaya pada adanya sumber-sumber daya memadai baik eksternal dan internal. Barang-barang, jasa dan orang orang dapat dipengaruhi untuk mendukung pencapaian tujuan. Kecerdasan keberanian dan kekuatan.
2.       Tanggung Jawab (Responsibility)
Individu yang berperilaku proaktif, bertanggung jawab terhadap pertumbuhannya sendiri. Sebuah masa kehidupan tidaklah sepenuhnya ditentukan oleh kekuatan-kekuatan dari luar tetapi dapat dipilih. Kejadian kejadian baik atau buruk tidak secara serampangan dikaitkan pada penyebab penyebab luar.
3.       Nilai-nilai (Values)
Individu yang berperilaku proaktif digerakkan oleh nilai-nilai. Perilaku orang lain mungkin ditentukan oleh lingkungan sosial, sedangkan orang-orang proaktif memperhatikan nilai-nilai mereka dan memilih jalur tindakan yang sesuia.
4.       Visi (Vision)
Individu yang berperilaku proaktif memiliki sebuah visi dan menciptakan arti dalam kehidupan dengan mengupayakan pencapaian tujuan-tujuan yang ambisius.


Manfaat Kebiasaan Proatif
Ada berbagai manfaat kebiasaan proaktif (Covey, 2001) antara lain:
Ø  Meningkatkan keberhasilan dalam memimpin diri sendiri. Dia sendirilah yang mengendalikan dirinya dan tidak dikendalikan oleh orang lain.
Ø  Meningkatkan keterampilan berkomunikasi dengan orang lain, sehingga dapat mendukung keberhasilannya dalam menjalin hubungan dengan orang-orang di lingkungan sekitarnya.
Ø  Meningkatkan pengembangan diri menjadi pribadi dewasa yang berkembang seutuhnya dan seoptimal mungkin sesuai dengan potensinya.
Ø  Menolong diri sendiri ketika menghadapi masalah.
Ø  Meningkatkan pemahaman diri dengan merubah cara pandang terhadap sesua tu hal.
Ø  Bersedia belajar dari kesalahan.
Ø  Meningkatkan komitmen diri dalam mempengaruhi lingkungan secara positif. Orang proaktif cenderung kreatif dan berinisiatif untuk berbuat sesuatu bagi lingkungannya.



III. KESIMPULAN
Proaktif adalah kemampuan seseorang untuk memilih respon. Sikap proaktif adalah sikap seseorang yang mampu membuat pilihan dikala mendapatkan rangsangan(stimulus). Kita sebagai manusia harus pintar pintar mengolah akal pikiran kita agar setiap apa yang kita hadapi tidak menimbulkan masalah yang baru,Sesutu yang negatif yang kita hadapi lebih baik mengutamakan lihat sisi positifnya dulu. Sikap proaktif akan berdampak untuk kemajuan kelompok dan perkembangan pribadi yang bertanggung jawab (karena didasari oleh sistem nilai dan mengenal tanggung jawab masa depan).



DAFTAR PUSTAKA
Farah dina. 2009. Faktor pendorong seseorang berperilaku proaktif. https://lib.unnes.ac.id/124/1/6095.pdf
H susilawati. 2018. Perilaku proaktif. http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/2683/3/BAB%20II.pdf

Minggu, 05 Januari 2020

Proaktif

Proaktif

Oleh : Gayatri Wahyu Andini (@P13-GAYATRI)

Kata Kunci : proaktif, aspek, perkembangan, karakteristik, ciri-ciri, tips

I.                    Pendahuluan
Proaktivitas berasal dari kata proaktif. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, proaktif memiliki arti lebih aktif sehingga proaktivitas adalah kemampuan individu untuk lebih aktif dalam melakukan sesuatu. Murray (Schultz, 1994:81) mendefinisikan proaktif sebagai sebuah kebutuhan. “Proactive needs do not depend on the presence of a particular object. They are spontaneous needs that elicit appropriate behavior whenever they are aroused, independent of the environment.”Kebutuhan proaktif adalah kebutuhan yang tidak bergantung kepada objek tertentu, kebutuhan yang berasal dari dalam diri dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan.

II.                  Permasalahan
1.       Apa itu proaktif ?
2.       Apa saja yang menjadi aspek-aspek proakivitas ?
3.       Bagaimana perkembangan proaktivitas ?
4.       Bagaimana karakterisitik dalam karakter proaktivitas ?
5.       Apa saja ciri-ciri dari karakter proaktivitas ?
6.       Bagaimana cara menjadi individu proaktivitas ?

III.                Pembahasan
Secara umum proaktivitas tidak dipengaruhi oleh lingkungan fisik dan lingkungan sosial (Stephen Covey, Saputra (Ed), 2010:82). Proaktivitas tidak dipengaruhi oleh fator luar seperti perubahan cuaca dan perilaku orang lain kepada individu. Individu yang tidak menggunakan proaktivitas menunjukan respon yang dipengaruhi oleh lingkungan fisik dan lingkungan sosial, seperti cepat marah atau merasa tersinggung atas sikap orang lain atau menyalahkan cuaca buruk atas sikap yang ditunjukan. Individu yang menggunakan proaktivitas digerakan oleh nilai-nilai yang dipikirkan dengan matang, diseleksi dan dihayati dalam mengambil keputusan.

Aspek-Aspek Proaktivitas Steven Covey berpendapat proaktivitas memiliki tiga aspek, yaitu :
1.       Kebebasan memilih respon
Frankl (Covey, Saputra (Ed) 2010:81) menggambarkan sebuah peta diri dalam mengembangkan proaktivitas.
2.       Kemampuan mengambil inisiatif
Menurut Stephen Covey (Saputra (Ed) 2010: 86) sifat dasar manusia adalah bertindak, dan bukan menjadi sasaran tindakan. Kemampuan mengambil inisiatif memungkinkan seorang individu untuk memilih jawaban terhadap suatu keadaan bahkan memberi kekuatan untuk menciptakan keadaan tertentu.
3.       Kemampuan untuk bertanggung jawab
Pada bahasa inggris, tanggung jawab adalah responsibility yang berasal dari dua buah kata “response-ability” atau dalam bahasa Indonesia adalah “kemampuan merespon”. Tanggung jawab menurut Elfiky (Damasdan Fath(Ed) 2010: 235) adalah kemampuan untuk menghindari sikap menyalahkan, mengkritik, dan membanding-bandingkan apa yang terjadi pada diri individu dengan orang lain.

Perkembangan Proaktivitas
1.       Lingkaran Pengaruh
Lingkaran pengaruh adalah hal-hal yang dapat dikerjakan dan dikontrol atau segala hal yang dapat diperbuat oleh individu seperti, memfokuskan diri pada penyelesaian masalah, mengakui kesalahan dan mempertanggungjawabkannya.
2.       Lingkaran Kepedulian
Lingkaran Kepedulian adalah hal-hal yang tidak dapat dikontrol oleh individu, seperti kelemahan orang lain, sikap orang lain, cuaca buruk, dan berbagai faktor yang disebabkan dari luar diri individu.

Karakteristik Individu yang Memiliki Proaktivitas
Menurut Stephen Covey (Saputra (Ed) 2010: 86) karakteristik individu yang memiliki proaktivitas yaitu :
1.         Dapat mengambil inisiatif. Individu yang memiliki proaktivitas tidak berdiam diri dan menunggu sesuatu terjadi namun menciptakan sesuatu terjadi dengan mengambil inisiatifinisiatif.
2.         Bertindak dan tidak menjadi sasaran tindakan.
3.         Bahasa individu proaktif berbeda dengan yang tidak.
Ciri-ciri Remaja yang Memiliki Proaktivitas
Ciri-ciri remaja yang memiliki proaktivitas menurut Sean Covey (Saputra (Ed) 2010:84-85) adalah :
1.         Tidak mudah tersinggung
Remaja yang memiliki proaktivitas tidak akan mudah tersinggung. Perasaannya tidak mudah dipengaruhi oleh lingkungan luar. Remaja yang proaktif tahu apa saja hal yang baik untuk diri sendiri.
2.         Bertanggung jawab atas pilihannya sendiri Remaja yang memiliki proaktivitas akan bertanggung jawab terhadap pilihan sendiri. Setiap pilihan yang diambil telah melalui proses pemikiran yang panjang sehingga sudah menyiapkan diri untuk mendapatkan hasil terburuk dan tidak menyalahkan orang lain jika apa yang didapat tidak sesuai dengan harapan.
3.         Berpikir sebelum bertindak Remaja proaktif berpikir sebelum melakukan sesuatu. Mempertimbangkan kesadaran diri, imajinasi, kata hati dan kehendak bebas dalam memutuskan suatu tindakan.

Agar menjadi seorang individu yang memiliki karakter proaktif, berikut ada tiga (3) cara yaitu :
1.         Dari awal memang sudah berkeinginan untuk bersikap proaktif, tidak harus disuruh.
2.         Peka melihat kondisi sekitar dan mau langsung bertindak.
3.         Membiasakan diri untuk bersikap proaktif.

IV.                Kesimpulan
Dalam kehidupan sosial, sikap atau tindakan pro aktif perlu dibangun dan dibudayakan. Mengingat, sikap proaktif merupakan tindakan mengenali kesempatan dan mengoptimalkannya untuk menghasilkan perubahan ke arah yang lebih baik. Tidak hanya sekedar bereaksi tetapi berdiam diri di tempat atau dikenal dengan istilah reaktif. Mengedepankan sikap proaktif dan melepaskan sikap reaktif, sebaiknya dilakukan oleh setiap warga negara tanpa kecuali.

Daftar Pustaka

Kamis, 02 Januari 2020

Proaktif

Proaktif
Oleh : Rahmatika Chasania Meilani
(@P04-RAHMATIKA)

Abstrak
Bersikap proaktif lebih dari sekedar mengambil inisiatif. Bersikap proaktif berarti bertanggung jawab atas perilaku kita sendiri, baik di masa lalu, masa kini, maupun masa mendatang. Bersikap proaktif juga berarti mampu membuat pilihan-pilihan berdasarkan prinsip-prinsip serta nilai-nilai yang berlaku. 
Pemimpin Yang Proaktif akan mampu membuat keputusan secara bijak dan bertanggung jawab atas keputusan tersebut, tanpa terpengaruh suasana hati atau keadaan.  Bila dihadapkan dengan kondisi yang kurang kondusif ataupun keadaan dimana semua orang melakukannya, Pemimpin yang Proaktif tidak reaktif, tidak ikut-ikutan, dan tidak menyalahkan orang lain atas kondisi tersebut.
Pemimpin Yang Proaktif adalah pelaku-pelaku perubahan. Mereka bertekad menjadi pendorong yang kreatif dalam hidup mereka sendiri, dan mereka menjadi inspirasi bagi orang lain. 

Kata Kunci : Reaktif, Proaktif

       I.            Pendahuluan
·         Sikap Menurut KBBI
Apa itu sikap? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sikap adalah segala perbuatan dan tindakan yang berdasarkan pada pendirian dan keyakinan yang dimiliki. Sikap adalah pernyataan evaluatif terhadap segala sesuatu, bisa berupa objek, orang atau peristiwa. Sikap mencerminkan perasaan seseorang terhadap sesuatu. Sikap mempunyai tiga komponen utama, yaitu kesadaran, perasaan, dan perilaku.

    II.            Permasalahan
Bagaimana bersikap terhadap lingkungan? Apa yang dimaksud dengan Reaktif dan Proaktif? Ciri-ciri sikap reaktif dan proaktif?

 III.            Pembahasan
a.      Reaktif Menurut KBBI
Apa itu reaktif? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), reaktif adalah sifat cenderung, tanggap, atau segera bereaksi terhadap sesuatu yang timbul atau muncul. Reaktif merupakan reaksi negatif seseorang terhadap lingkungan. Orang reaktif sering merasa menjadi korban. Mereka tidak bisa mengambil peluang yang ada, belum sepenuhnya sadar akan tanggung jawabnya, dan suka menyalahkan orang lain. 
Selain itu, ciri-ciri sikap reaktif juga tidak memiliki visi ke depan, tidak aktif, dan tidak memiliki keinginan untuk meningkatkan kualitas kehidupannya. Sikap reaktif dipengaruhi dan digerakkan oleh lingkungan fisik mereka, perasaan, dan masa lalu.
Ciri-Ciri Sikap Reaktif
Bahasa orang reaktif membebaskan dari tanggung jawab. Biasanya, orang reaktif menggunakan bahasa reaktif seperti “Saya tidak bisa..”, “Seandainya..”. Orang reaktif percaya bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas apa yang mereka katakan dan lakukan, karena mereka merasa tidak punya pilihan.
Ciri-ciri orang yang reaktif antara lain:
Ø  Sangat mudah tersinggung
Ø  Cenderung menyalahkan orang lain
Ø  Cepat marah (lalu menyesal)
Ø  Selalu merasa menjadi korban atas situasi yang menimpa dirinya
Ø   Berubah hanya kalau perlu

b.      Proaktif Menurut KBBI
Sedangkan kebalikan dari sikap reaktif adalah sikap proaktif. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), proaktif adalah tindakan yang lebih aktif. Kata proaktif berarti lebih daripada sekedar mengambil inisiatif. Pengertian proaktif sering dikatakan sebagai lawan kata dari tindakan reaktif. Arti kata proaktif ini sering digunakan di dalam konteks pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari. 
Kata ini mengandung arti, bahwa sebagai manusia, kita bertanggung jawab atas hidup kita sendiri. Perilaku kita adalah fungsi dari keputusan kita, bukan kondisi kita. Jadi, ciri-ciri sikap proaktif lebih kepada keaktifan individu dalam merespon segala hal yang terjadi di dalam hidupnya. 
Contoh cara berpikir proaktif tercerminkan pada orang-orang yang sangat proaktif dalam mengenali tanggung jawab mereka. Selain itu, mereka juga tidak menyalahkan keadaan, masa lalu, dan kondisi. Perilaku mereka adalah produk dari pilihan sadar mereka, yang berdasar nilai, dan bukan produk dari kondisi mereka yang berdasar perasaan dan masa lalu mereka.
Sikap proaktif sangat penting sekali dalam berbisnis, karena seseorang mampu menangkap peluang yang ada, memiliki visi yang jelas kedepan, selalu aktif dan memikirkan apa yang dapat mereka lakukan untuk meningkatkan kualitas kehidupannya. Sikap proaktif telah disebutkan sebagai salah satu dari 7 kebiasaan manusia yang sangat efektif dalam buku The 7 Habits Of Highly Effective People, “Jadilah proaktif”. Proaktif berkaitan dengan mengambil tanggung jawab untuk hidup Anda. Anda tidak bisa terus menyalahkan segala sesuatu pada lingkungan atau orang lain. Orang proaktif sadar bahwa mereka mampu merespon sesuai keinginannya.
Ciri-ciri Sikap Proaktif
Lalu, apa saja tanda bahwa kita telah berpikir proaktif? Berikut adalah ciri-ciri sikap proaktif:
Ø  Tidak mudah tersinggung pada apa yang membuat pada sesuatu yang tidak sesuai
Ø  Bertanggung jawab terhadap tindakannya sendiri dan memilih berfikir sebelum bertindak.
Ø  Orang-orang proaktif adalah pelaku-pelaku perubahan dan memilih untuk tidak menjadi korban, untuk tidak bersikap reaktif, untuk tidak menyalahkan orang lain.
Ø  Fokus pada hal-hal yang bisa mereka ubah dan tidak mengkhawatirkan hal-hal yang tidak bisa mereka ubah.
Ø  Tidak menyalahkan keadaan ataupun kondisi lingkungan jika seandainya ada yang tidak sesuai dengan keinginannya.
Ø  Mampu mengambil keputusan yang tepat walaupun pada situasi yang sangat sulit.
Ø  Orang proaktif biasanya menggunakan bahasa proaktif, seperti: “Saya bisa”, “Saya akan”, karena mereka berpikir positif pada setiap keadaaan.

 IV.            Kesimpulan dan Saran
Jadilah Proaktif
Tidak ada bisnis apapun yang tidak menghadapi kompetisi, selalu ada persaingan. Untuk memenangkan persaingan itu diperlukan sikap proaktif. Orang proaktif cenderung mampu beradaptasi dengan segala kondisi, dan mampu memanfaatkan peluang untuk meraih kesuksesan. Sebaliknya, orang reaktif cenderung mengeluh terhadap segala masalah yang menimpa dirinya, dan sulit untuk maju. 
Pendekatan berpikir proaktif yaitu, dari dalam ke luar, artinya mulai dari diri sendiri, lebih menuntut diri sendiri dahulu daripada menuntut orang lain. Sedangkan pendekatan berpikir Reaktif adalah mulai dari luar ke dalam, artinya lebih menuntut orang lain dulu daripada menuntut diri sendiri, menyalahkan masa lalu dan menyalahkan keadaan.
Sikap proaktif akan berdampak untuk kemajuan kelompok dan perkembangan pribadi yang bertanggung jawab (karena didasari oleh sistem nilai dan mengenal tanggung jawab masa depan), sedangkan sikap reaktif tidak akan pernah menyelesaikan masalah. Dampak dari sikap  reaktif hanya memperkeruh suasana, menghambat perkembangan diri dan kelompok. Seperti sebotol cola yang dikocok, saat tutupnya terbuka, air cola menyembur ke segala arah dan merusak hal-hal di dekatnya. Sikap reaktif bukan hal yang Anda butuhkan untuk menjadi seorang pemimpin yang baik. Menjadi Proaktif adalah bukti bahwa anda mampu mengendalikan, memimpin diri Anda sendiri. Dan jika anda tidak mampu memimpin diri Anda sendiri dengan bersikap Reaktif, anda sudah gagal sebelum mulai memimpin orang lain.

Adil


Adil
Oleh : Rahmatika Chasania Meilani
(@P04-RAHMATIKA)


Abstrak
Adil adalah persoalan sehari-hari dalam hidup kita. Adil juga perkara besar yang diurus negara. Adil adalah isu sepanjang masa dalam sejarah manusia. 
Adil itu sangat mudah. Tapi adil juga rumit dan mahal. Kita meyebutkan kata 'adil' dalam Pancasila, dasar negara kita itu. Di sila ke-2 Pancasila kita itu, kata adil disandingkan dengan kata beradab, cita-cita kemanusiaan yang ingin kita wujudkan dalam kehidupan bernegara kita. Adil dan beradab. Kemanusiaan yang adil dan beradab. Kita mencita-citakan kemanusiaan yang seperti itu setelah pengakuan dan penghambaan kita terhadap kekuasaan, Tuhan di pasal sebelumnya. Pasal yang pertama. Kita mendahulukan ketuhanan sebelum kemanusiaan kita.

Kata Kunci : Adil

       I.            Pendahuluan
Adil berasal dari bahasa Arab yang berarti berada di tengah-tengah, jujur, lurus, dan tulus. Secara terminologis adil bermakna suatu sikap yang bebas dari diskriminasi, ketidakjujuran. Dengan demikian orang yang adil adalah orang yang sesuai dengan standar hukum baik hukum agama, hukum positif (hukum negara), maupun hukum sosial (hukum adat) yang berlaku. Dengan demikian, orang yang adil selalu bersikap imparsial, suatu sikap yang tidak memihak kecuali kepada kebenaran. Bukan berpihak karena pertemanan, persamaan suku, bangsa maupun agama.
Penilaian, kesaksian dan keputusan hukum hendaknya berdasar pada kebenaran walaupun kepada diri sendiri, saat di mana berperilaku adil terasa berat dan sulit. Kedua, keadilan adalah milik seluruh umat manusia tanpa memandang suku, agama, status jabatan ataupun strata sosial. Ketiga, di bidang yang selain persoalan hukum, keadilan bermakna bahwa seseorang harus dapat membuat penilaian obyektif dan kritis kepada siapapun. Mengakui adanya kebenaran, kebaikan dan hal-hal positif yang dimiliki kalangan lain yang berbeda agama, suku dan bangsa dan dengan lapang dada membuka diri untuk belajar serta dengan bijaksana memandang kelemahan dan sisi-sisi negatif mereka.

    II.            Permasalahan
 Apakah yang dimaksud dengan adil? Mengapa keadilan sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari? Siapa sajakah yang berlaku adil? Manfaat perilaku adil dalam kehidupan sehari-hari dan dimata agama?

 III.            Penyelsaian
Pengertian adil adalah dimana semua orang mendapat hak menurut kewajibannya. kata ADIL adalah suatu sikap yang tidak memihak atau sama rata, tidak ada yang lebih dan tidak ada yang kurang, tidak ada pilih kasih dan masih banyak lagi persepsi yang lainnya. Menurut bahasa adil mempunyai arti meletakkan sesuatu pada tempatnya atau dapat diartikan tidak berat sebelah, tidak memihak dengan kata lain berlaku adil adalah memperlakukan hak dan berpegang pada kebenaran. Adila1 sama berat; tidak berat sebelah; tidak memihak: keputusan hakim itu --;2 berpihak kepada yang benar; berpegang pada kebenaran; 3sepatutnya; tidak sewenang-wenang.
al-Khotib al-Badawi berpendapat bahwa pengertian adil dalam ilmu hadis adalah rawi yang menjalankan segala kewajiban, menepati segala yang diperintahkan, menjaga hal-hal yang dilarang, menjauhi hal-hal yang keji oleh syara', bersungguh-sungguh dalam menjalankan taqwa dan kewajiban dan menjaga ucapannya yang dapt merusak agama dan muru'ah.

 IV.            Kesimpulan dan Saran
Perilaku adil, sebagaimana disinggung di muka, merupakan salah satu tiket untuk mendapat kepercayaan orang; untuk mendapatkan reputasi yang baik. Karena dengan reputasi yang baik itulah kita akan memiliki otoritas untuk berbagi dan menyampaikan nilai-nilai kebaikan dan kebenaran dengan orang lain. Tanpa itu, kebaikan apapun yang kita bagi dan sampaikan hanya akan masuk ke telinga kiri dan keluar melalui telinga kanan. Karena, perilaku adil itu identik dengan konsistensi antara perilaku dan perkataan.